Kejaksaan Negeri memiliki kedudukan penting dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya pada pengadaan barang dan jasa yang kompleks secara administrasi, pembuktian, dan kerugian negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara serta hambatan dan upaya penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan lapangan, melalui studi dokumen dan wawancara, dianalisis kualitatif. Hasil menunjukkan peran aktif dalam penyidikan, pemeriksaan saksi dan ahli, penetapan tersangka, penuntutan, dan pemulihan kerugian negara, dengan hambatan berupa kompleksitas pembuktian, banyaknya pihak, ketergantungan audit, kebutuhan ahli, serta dinamika hukum, yang diatasi melalui penguatan bukti dan koordinasi lintas lembaga secara efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026