Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar melalui implementasi cerita Ngelawang berbasis kearifan lokal pada siswa kelas 3 di SD Negeri 6 Besakih. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas 3 di SD Negeri 6 Besakih, Banjar Dinas Besakih Kangin, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus Menurut Sugiyono (dalam Ritonga, dkk 2021) penelitian tindakan kelas ini dikembangkan menjadi 4 tahap Tahapan yang dilakukan meliputi (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pengamatan, dan (4) tahap refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa. Rata-rata nilai siswa sebelum tindakan adalah 63,43%, setelah siklus I meningkat menjadi 74,68%, dan pada siklus II mencapai 85,31%. Ketuntasan klasikal juga meningkat dari 56,25% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II. Pembelajaran berbasis cerita Ngelawang tidak hanya meningkatkan keterampilan membaca, tetapi juga memperkuat pengenalan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menyarankan agar guru dan sekolah terus mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan budaya lokal untuk meningkatkan minat baca siswa.
Copyrights © 2026