Pengelolaan limbah organik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat, termasuk pemanfaatan kulit buah yang umumnya dibuang meskipun masih dapat diolah kembali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama petani dan kelompok tani Desa Kondoano, dalam memanfaatkan limbah kulit buah melalui pembuatan eco-enzyme sebagai praktik sederhana yang sejalan dengan pertanian berkelanjutan. Kegiatan melibatkan 50 peserta dan menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan dan persiapan, sosialisasi dan praktik langsung, serta evaluasi deskriptif melalui observasi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta terlibat aktif dalam pengenalan bahan dan tahapan awal pembuatan eco-enzyme serta memperoleh pengalaman praktis dalam pengolahan limbah organik. Pelatihan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kulit buah dapat menjadi media edukasi yang mudah diterapkan di tingkat masyarakat. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk memantau proses fermentasi, menilai kemandirian peserta dalam membuat eco-enzyme, serta mengevaluasi pemanfaatan produk yang dihasilkan.
Copyrights © 2026