Keterbatasan pengetahuan kemasan dapat menghambat penerjemahan konsep merek menjadi desain aplikatif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan mendukung pengembangan kemasan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui pendampingan partisipatif di Teaching Factory Grafika Politeknik Negeri Jember. Program melibatkan 20 peserta bersama UD Sehat Sejahtera Bersama, Jember. Kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, pengembangan merek, pelabelan informatif, pemilihan bahan, dan pembuatan prototipe kemasan. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan deskriptif prates dan pascates serta dokumentasi luaran desain. Nilai rata-rata meningkat dari 53,00 menjadi 88,00, atau 35 poin dengan peningkatan relatif 66,04%. Desain atau label baru dilaporkan pada 17 peserta (85%); berkas siap cetak serta maket atau contoh cetak masing-masing pada 16 peserta (80%). Temuan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan penerapan melalui pendampingan. Namun, penyelesaian luaran belum membuktikan mutu kemasan yang diukur secara independen, kemandirian peserta, atau dampak pasar. Penilaian lanjutan memerlukan bukti mutu sebelum–sesudah yang berpasangan dan evaluasi tindak lanjut.
Copyrights © 2026