Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas II SDN Karangtempel Semarang yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, khususnya pada materi keberagaman agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Problem Based Learning (PBL) berbantu media Blind Box Keberagaman Agama terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental berupa One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas 26 siswa kelas II SDN Karangtempel Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan tes. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors, Paired Sample t-Test, dan uji ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Nilai rata-rata pretest sebesar 57,5 meningkat menjadi 84,80 pada posttest. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai sebesar 15,333 lebih besar daripada sebesar 2,059, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Ketuntasan klasikal juga meningkat dari 35% menjadi 100%. Hasil observasi menunjukkan rata-rata aspek afektif sebesar 87,2 dan aspek psikomotorik sebesar 87,5. Dengan demikian, model PBL berbantu media Blind Box Keberagaman Agama efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas II SDN Karangtempel Semarang.Kata Kunci: Problem Based Learning, Blind Box Keberagaman Agama, Pendidikan Pancasila, Hasil Belajar
Copyrights © 2026