Open Access DRIVERset
Vol. 4 No. 10 (2024)

PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 MALANG

I Nyoman Ruja (Universitas Negeri Malang)
Elvira Zulfah Aliyah (Universitas Negeri Malang)
Khusnul Khotimah (Universitas Negeri Malang)
Hamidah Nursuciana (Universitas Negeri Malang)
Zulvi Nabilla Setya Dewi (Universitas Negeri Malang)
Arianti Arianti (Universitas Negeri Malang)
I Nyoman Ruja (Unknown)
Elvira Zulfah Aliyah (Unknown)
Khusnul Khotimah (Unknown)
Hamidah Nursuciana (Unknown)
Zulvi Nabilla Setya Dewi (Unknown)
Arianti Arianti (Unknown)
Aizul Haswin (Universitas Negeri Malang)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2024

Abstract

Kompetensi sosial-emosional sangat penting dimiliki oleh peserta didik karena berkaitan dengan keberhasilan akademik dan kesejahteraan hidup mereka. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru IPS di SMPN 2 Malang untuk meningkatkan kompetensi sosial-emosional peserta didik yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran dalam mata pelajaran IPS dan (2) mengetahui hasil pencapaian kompetensi sosial-emosional peserta didik setelah melakukan pembelajaran dengan metode bermain peran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu kelas IX dan guru IPS di SMPN 2 Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran berjalan dengan kondusif dan efektif. Dari kelima kompetensi sosial emosional, tiga kompetensi yang sangat berhasil dikuasai oleh peserta didik setelah bermain peran yaitu self-awareness (kesadaran diri), responsible decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), dan social awareness (kesadaran sosial). Adapun berdasarkan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan metode bermain peran menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sosial-emosional peserta didik.

Copyrights © 2024