Elvira Zulfah Aliyah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan LKPD Materi Sejarah Kerajaan Singosari Untuk Pembelajaran IPS Kelas Pendidikan dan Pengembangan Seni Tradisi Elvira Zulfah Aliyah; Agung Wiradimadja
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpips.v15i2.11935

Abstract

Traditional arts have the potential to be internalized in social studies learning. Unfortunately, social studies teachers at SMPN 24 Malang have not developed teaching materials that include elements of traditional arts even though there is already a PPST class (art class program for junior hight school). Teachers also have not improved teaching materials that apply a contextual approach in the form of the local history of the Malang area. This research and development aim to 1) produce LKPD products for the history of the Singosari Kingdom for PPST class for social studies subject by integrating the temple of Batik patterns, and 2) Do test the feasibility of the developed LKPD products. Product development in this study uses an Research and Development (R&D) approach with ADDIE design. Data collection was carried out using instruments in the form of validation sheets and student respon questionnaires. Before distributing the questionnaire to the product trial subjects, the validity and reliability of the questionnaire were tested. The LKPD feasibility test through validation is carried out by material experts, learning media experts, and language experts. The implementations of LKPD was carried out in a limited group of 29 students. Based on the results of the validation and trial tests, this LKPD is categorized as "Very Eligible" to be applied in PPST class social studies learning. LKPD improvements were also made based on input from validators and test subjects
PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 MALANG I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; Aizul Haswin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i10.2024.22

Abstract

Kompetensi sosial-emosional sangat penting dimiliki oleh peserta didik karena berkaitan dengan keberhasilan akademik dan kesejahteraan hidup mereka. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru IPS di SMPN 2 Malang untuk meningkatkan kompetensi sosial-emosional peserta didik yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran dalam mata pelajaran IPS dan (2) mengetahui hasil pencapaian kompetensi sosial-emosional peserta didik setelah melakukan pembelajaran dengan metode bermain peran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu kelas IX dan guru IPS di SMPN 2 Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran berjalan dengan kondusif dan efektif. Dari kelima kompetensi sosial emosional, tiga kompetensi yang sangat berhasil dikuasai oleh peserta didik setelah bermain peran yaitu self-awareness (kesadaran diri), responsible decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), dan social awareness (kesadaran sosial). Adapun berdasarkan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan metode bermain peran menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sosial-emosional peserta didik.
PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 MALANG I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; Aizul Haswin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i10.2024.22

Abstract

Kompetensi sosial-emosional sangat penting dimiliki oleh peserta didik karena berkaitan dengan keberhasilan akademik dan kesejahteraan hidup mereka. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru IPS di SMPN 2 Malang untuk meningkatkan kompetensi sosial-emosional peserta didik yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran dalam mata pelajaran IPS dan (2) mengetahui hasil pencapaian kompetensi sosial-emosional peserta didik setelah melakukan pembelajaran dengan metode bermain peran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu kelas IX dan guru IPS di SMPN 2 Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran berjalan dengan kondusif dan efektif. Dari kelima kompetensi sosial emosional, tiga kompetensi yang sangat berhasil dikuasai oleh peserta didik setelah bermain peran yaitu self-awareness (kesadaran diri), responsible decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), dan social awareness (kesadaran sosial). Adapun berdasarkan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan metode bermain peran menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sosial-emosional peserta didik.