Arianti Arianti
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 MALANG I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; Aizul Haswin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i10.2024.22

Abstract

Kompetensi sosial-emosional sangat penting dimiliki oleh peserta didik karena berkaitan dengan keberhasilan akademik dan kesejahteraan hidup mereka. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru IPS di SMPN 2 Malang untuk meningkatkan kompetensi sosial-emosional peserta didik yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran dalam mata pelajaran IPS dan (2) mengetahui hasil pencapaian kompetensi sosial-emosional peserta didik setelah melakukan pembelajaran dengan metode bermain peran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu kelas IX dan guru IPS di SMPN 2 Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran berjalan dengan kondusif dan efektif. Dari kelima kompetensi sosial emosional, tiga kompetensi yang sangat berhasil dikuasai oleh peserta didik setelah bermain peran yaitu self-awareness (kesadaran diri), responsible decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), dan social awareness (kesadaran sosial). Adapun berdasarkan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan metode bermain peran menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sosial-emosional peserta didik.
PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 MALANG I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; I Nyoman Ruja; Elvira Zulfah Aliyah; Khusnul Khotimah; Hamidah Nursuciana; Zulvi Nabilla Setya Dewi; Arianti Arianti; Aizul Haswin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i10.2024.22

Abstract

Kompetensi sosial-emosional sangat penting dimiliki oleh peserta didik karena berkaitan dengan keberhasilan akademik dan kesejahteraan hidup mereka. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru IPS di SMPN 2 Malang untuk meningkatkan kompetensi sosial-emosional peserta didik yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran dalam mata pelajaran IPS dan (2) mengetahui hasil pencapaian kompetensi sosial-emosional peserta didik setelah melakukan pembelajaran dengan metode bermain peran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu kelas IX dan guru IPS di SMPN 2 Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi upaya peningkatan kompetensi sosial-emosional melalui metode bermain peran berjalan dengan kondusif dan efektif. Dari kelima kompetensi sosial emosional, tiga kompetensi yang sangat berhasil dikuasai oleh peserta didik setelah bermain peran yaitu self-awareness (kesadaran diri), responsible decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), dan social awareness (kesadaran sosial). Adapun berdasarkan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan metode bermain peran menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sosial-emosional peserta didik.