Pergeseran pola bermain anak akibat perkembangan teknologi menuntut adanya strategi pedagogis yang menarik guna mengoptimalkan keterampilan motorik kasar dan kemampuan kerja sama siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan tradisional Gobak Sodor dalam meningkatkan perilaku kerja sama dan keterampilan motorik kasar siswa kelas II di SDN 1 Kotaraja. Penelitian kualitatif berdesain studi kasus ini mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berbasis triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Gobak Sodor berdampak positif terhadap aspek sosial siswa, yang terlihat dari peningkatan komunikasi, kekompakan, tanggung jawab, dan strategi kerja tim. Pada aspek fisik, permainan ini terbukti secara efektif menstimulasi motorik kasar melalui penguatan kemampuan berlari, melompat, kelincahan, koordinasi gerak, dan keseimbangan. Dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional Gobak Sodor berfungsi sebagai alternatif strategi pembelajaran yang esensial untuk mengembangkan dimensi sosial dan fisik-motorik anak, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2026