JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice)
Vol 4, No 4

PERBEDAAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ASMA INHALASI TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA

Qurrata A'yun (Unknown)
Zullies Ikawati (Unknown)
Heni Retnowulan (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2014

Abstract

Tidak semua pasien asma patuh pada rejimen terapiTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah pasien asma yang kurang patuh memiliki skor kualitas hidup 0,5 poin lebih rendah dibandingkan dengan pasien yang lebih patuh pada penggunaan obat asma inhalasi dan faktor-faktor apa sajakah selain kepatuhan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Penelitian dilakukan dengan studi potong lintang menggunakan data survei pasien asma dewasa di Poliklinik Paru RSUP Dr. Sardjito dan Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Sleman Yogyakarta. Kepatuhan merupakan variabel independen yang diukur menggunakan Medication Adherence Rating Scale for Asthma (MARS-A-10) dengan Visual Analogue Scale sebagai respon jawaban untuk tiap aitem. Skor kepatuhan berkisar 0-900 dengan titik potong <810 dinyatakan sebagai kurang patuh. Metode stepwise digunakan untuk mengeluarkan variabel- variabel dengan nilai p kurang dari 0,5. Subyek penelitian, rerata lama menggunakan obat asma inhalasi 9,09±6,51 tahun (mean±SD). Rerata skor kepatuhan 600,99±173,40, dengan 84,9% termasuk dalam kelompok kurang patuh (skor<810). Perbedaan rata-rata skor total AQLQ antara pasien yang patuh dan yang kurang patuh sebesar 0,67 poin. Dari model analisis multivariat yang terdiri dari kepatuhan sebagai variabel independen dan 3 variabel perancu (riwayat masuk UGD, tingkat kontrol asma dan lama menggunakan obat asma inhalasi), diperoleh R2 sebesar 0,445. Kualitas hidup yang lebih baik berkaitan erat dengan kontrol asma yang lebih baik, menurunnya angka kejadian rawat di UGD, lamanya menggunakan obat asma inhalasi dan tingginya skor kepatuhan pasien. Pasien asma yang kurang patuh (skor MARS-A-10 810) memiliki skor kualitas hidup (AQLQ) 0,67 poin lebih rendah dibandingkan dengan pasien asma yang lebih patuh (skor MARS-A-10 ≥810) pada penggunaan obat asma inhalasi. Kata kunci: kepatuhan, asma, MARS-A-10, obat asma inhalasi

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

jmpf

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

JMPF is the first open access journal in Indonesia specialized in both research of pharmaceutical management and pharmacy practice. Articles submitted in JMPF are peer reviewed, we accept review articles and original research articles with no submission/publication fees. JMPF receives manuscripts ...