Penelitian ini dilakukan di kota Padang pada 8 (delapan) orang gay yang berprofesi
sebagai pelacur antara sesama jenis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana fenomena gaya hidup pelacur gay pengguna teknolgi media baru
di Kota Padang dalam melakukan proses komunikasi dan interaksi antar sesama gay.
Dengan menggunakan teori interaksi simbolik, hasil penelitian menjelaskan Pertama,
media sosial yang selalu dipergunakan secara terang-terangan untuk berinteraksi
menawarkan jasa seksual antar sesama mereka adalah jajaring sosial Facebook. Kedua,
dalam proses interaksi sesamanya, pelacur gay memaknai penggunaan bahasa dalam
media sosial sebagai simbol gaya hidup dari trend komunikasi yang terjadi antar sesama
mereka.
Kata kunci: gaya hidup, interaksi simbolik, Padang, pelacur gay, teknologi media baru.
Copyrights © 0000