Itik merupakan ternak unggas tradisional yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat di pedesaan. Namun demikian potensi tersebut belum sepenuhnya berkembang di seluruh wilayah propinsi di Indonesia. Dilihat dari struktur usaha yang dilakukan peternak ada beberapa tujuan utama dimana seseorang melakukan usaha budidaya itik. Yaitu memelihara itik dengan tujuan menghasilkan bibit, untuk menghasilkan telor, untuk menghasilkan daging dengan memelihara itik memiliki tujuan ganda diantara tiga tujuan tersebut. Dilihat dari bentuk produk yang dihasilkan maka ada bentuk produk yang tidak tahan lama dan produk tahan lama. Dengan kondisi produk yang demikian akan menentukan bentuk distribusi maupun jalur pasar yang berbeda-beda antara jenis produk yang satu dengan produk lainnya. Beberapa kasus dilapangan menunjukkan bahwa pola pemasaran hasil ternak itik mengarah pada pola pemasaran yang beragam
Copyrights © 2006