Transformatif
Vol 2, No 2 (2018): ISSUED IN OCTOBER 2018

BUDAYA BERBALAS PANTUN SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN PESAN PERKAWINAN DALAM ACARA ADAT ISTIADAT PERKAWINAN MELAYU SAMBAS

Aslan Aslan (Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas)
Ari Yunaldi (institut agama islam sultan muhammad syafiuddin sambas)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2019

Abstract

Pantun adalah kategori puisi lama yang sampai saat ini belum ditemukan siapa pembuatnya. Sejak dahulu hingga sekarang, pantun selalu digunakan oleh Suku Melayu dalam berbagai upacara sehingga pantun menjadi ciri khas utama bagi Suku Melayu. Bagi Melayu Sambas, pantun bukan hanya sebuah tradisi tetapi sekaligus adat istiadat perkawinan untuk menyampaikan pesan bagi kedua pasangan dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang budaya berbalas pantun yang digunakan oleh masyarakat Melayu Sambas dalam menyampaikan nasehat perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode Library Research. Berdasarkan analisa disimpulkan bahwa sejak dahulu hingga sekarang pantun sudah menjadi tradisi dalam upacara perkawinan Melayu Sambas. Penggunaan pantun dalam adat istiadat perkawinan Melayu Sambas adalah sebagai media penyampaian nasehat dan petuah bagi mempelai dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Selain itu pesan yang disampaikan melalui pantun juga bertujuan untuk pewarisan nilai luhur yang dianut oleh Melayu Sambas secara turun temurun.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

TF

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

The journal of Transformatif is a peer-reviewed journal published twice yearly. As a multi-disciplinary publication dedicated to the scholarly study of all aspects of Islam and of the Islamic world, its particular attention is paid to works dealing with education, history, geography, political ...