Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia
Vol 14 No 1 (2016): JIFI

Penentuan Kadar Genistein dan Aktivitas Hambatan Tirosinase Kedelai (Glycine max) Terfermentasi Aspergillus oryzae

ESTIKA YUNINDARWATI (UNIVERSITAS JEMBER)
EVI UMAYAH ULFA (UNIVERSITAS JEMBER)
ENDAH PUSPITASARI (UNIVERSITAS JEMBER)
MOCHAMMAD AMRUN HIDAYAT (UNIVERSITAS JEMBER)



Article Info

Publish Date
04 Sep 2017

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kadar genistein dan aktivitas hambatan dari ekstrak kedelai terfermentasi dan non-fermentasi. Kedelai difermentasi oleh Aspergillus oryzae selama 4 hari dan dimonitor kadar genistein serta aktivitas hambatan tirosinase setiap hari. Kadar genistein ditentukan menggunakan densitometer-KLT sedangkan aktivitas hambatan tirosinase dievaluasi menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar genistein meningkat pada saat fermentasi hari ke-1 sampai ke-3 (45,645-1256,042 μg/g ekstrak) tetapi pada hari ke-4 kadarnya menurun (54,373 μg/g ekstrak). Aktivitas hambatan tirosinase juga mengalami peningkatan pada saat fermentasi hari ke-1 sampai ke-3 (dilihat pada nilai IC50) dan menurun saat fermentasi hari ke-4. Disimpulkan bahwa kadar genistein berkaitan dengan aktivitas hambatan tirosinase (R2 = 0,949).

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jifi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia (JIFI) mainly focuses on a current topic in Pharmaceutical Sciences are also considered for publication by the Journal. Discussions on a topic in Pharmaceutical Sciences, Clinical Sciences, and Social Behaviour Administration. Detailed scopes of articles accepted ...