Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan suatu permasalahan kehidupan sesuai dengan tuntutan keadaan zaman dan sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah atau soal dalam proses belajar mengajar khususnya matematika. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan carameningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui implementasi metode problem based learning.Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan skenario tindakan menggunakan model Kemmis dan Taggart (1988) yang membagi prosedur penelitian tindakan dalam empat tahap kegiatan pada satu putaran (siklus) yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakandiĀ kelas IXdengan subyek sebanyak 30 orang siswa. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Pembelajaran dengan problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang awalnya secara klasikal dengan rata- rata 61,67 dalam kategori sedang menjadi 76,33 dengan kategori tinggi, secara individual yang kategori sangat tinggi awalnya 0% menjadi 10%, kategori tinggi dari 16,67% menjadi 56,67%, kategori sedang dari 60% menjadi 26,67%, dan kategori rendah dari 23,33% menjadi 6,67%. 2) Pembelajaran dengan metode problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan keterlaksanaan pembeljaran pada akhir siklus mencapai 86,67%. 3) Siswa yang lulus KKM pada pembelajaran dengan metode problem based learningsebesar 66,67% dengan rata- rata siswa 76,33 dari 30 siswa dengan target KKM tercapai 75 dan yang tuntas 66,67% atau 20 dari 30 siswa
Copyrights © 0000