Filter By Year

1945 2024


Found 1,209 documents
Search PENELITIAN DI INDONESIA

PENGARUH PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Penelitian pada Karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Kota Kediri) Denny Triasmoko
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 12, No 1 (2014): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.72 KB)

Abstract

The results of this research aims to know and explains influence simultaneously and partial between job taining consisting of variabel training methods, training materials and instructors training to  performance employees of  PT Pos Indonesia (Persero) branch of Kediri city. This research type is eksplanatif research with the quantitative approach. The samples on this research amounted to 62 employess. The result of testing simultaneously variable methods of training, variable training material, and variable training instructor has a significant influence on the variable performance of employess as evidenced by the results of simultaneously test with the value significance F (0,000) < the alpha value (0,05). The result of testimg of partial variable methods of training influence significant to variable employee performance as evidenced by the value significance t <α (0.009 < 0,05). The result of testimg of partial variable training material influence significant to variable employee performance as evidenced by the value significance t <α (0,000 < 0,05). The result of testing of partial variable instructors training influence significant to variable employee performance as evidenced by the value significance t < α (0,003<0,05) Keyword : Job training, Methods of training, Training materials, Instructors training, Employee performance Abstrak Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh secara simultan dan parsial antara pelatihan kerja yang terdiri dari variabel metode pelatihan, materi pelatihan dan instruktur pelatihan terhadap kinerja karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Kota Kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatif (penelitian penjelasan) dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 62 karyawan. Hasil pengujian secara simultan variabel metode pelatihan, variabel materi pelatihan, dan variabel instrukturpelatihan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel kinerja karyawan yang dibuktikan berdasarkan hasil uji simultan dengan nilai signifikansi F (0,000) < nilai α (0,05). Hasil pengujian secara parsial variabel metode pelatihan berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi t <α (0,009 < 0,05). Hasil pengujian secara parsial variabel materi pelatihan berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi t<α (0,000 < 0,05). Hasil pengujian secara parsial variabel instruktur pelatihan berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi t <α (0,003<0,05). Kata kunci : Pelatihan kerja, Metode pelatihan, Materi pelatihan, Instruktur pelatihan, Kinerja karyawan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Penelitian pada Karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia (persero), Tbk. Kantor Cabang Blitar) Farisa Nuril Amaliyah
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 14, No 1 (2014): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.427 KB)

Abstract

Now days in the most banking service apply transactional leadership system which have definition that a leader clear the role and his employee’s task by teach and motivate them to the direction and the goal which have set before It is appropriate with Bass’s suggestion (Robbins, 2008:90-91). So researcher took this tittle because of researcher wants to know does transformational leadership style which is leadership style where the leader more increase his member’s job motivation and someday will effect on work satisfaction on PT. Bank Rakyat Indonesia (persero), Tbk. in banking service. This sample which used in this research amount 51 persons by using sampling quota technic. This research uses path analysis at counting influence among variables. The result from this research shows that there is significant influence between transformational leadership style toward employee’s work satisfaction with employee’s work motivation as mediation variable. But its value smaller compared with transformational leadership style toward employee’s work satisfaction without through employee’s work motivation. Keywords : transformational leadership style, employee motivation, employee work satisfaction ABSTRAK Dalam jasa perbankan saat ini kebanyakan menerapkan sistem kepemimpinan transaksional yang memiliki pengertian bahwa seorang pemimpin lebih memperjelas peran dan tugas karyawannya dengan cara membimbing dan memotivasi mereka pada arah dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, hal ini sesuai dengan pendapat Bass (Robbins, 2008:90-91). Sehingga peneliti mengambil judul ini dikarenakan, peneliti ingin mengetahui apakah gaya kepemimpinan transformasional yang merupakan gaya kepemimpinan dimana pemimpin lebih meningkatkan motivasi kerja pengikutnya dan nantinya akan berdampak pada kepuasan kerja berlaku pada PT. Bank Rakyat Indonesia (persero), Tbk. dalam jasa perbankan. Sampel yang digunakan dalam penilitian ini berjumlah 51 orang dengan menggunakan teknik sampling kuota. Penelitian ini menggunakan analisis path dalam menghitung pengaruh antar variabel. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja karyawan dengan motivasi kerja karyawan sebagai variabel mediasi. Namun hal ini lebih kecil nilainya dibandingkan dengan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja karyawan tanpa melewati motivasi kerja karyawan. Kata Kunci : gaya kepemimpinan transformasional, motivasi kerja karyawan, kepuasan kerja karyawan  
PENELITIAN AWAL GUNUNG API PURBA DI DAERAH MANGGARAI BARAT, FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR, INDONESIA Hill Gendoet Hartono
Jurnal Ilmiah MTG Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknologi Mineral UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9.277 KB)

Abstract

Pulau Flores terletak di antara busur Sunda di bagian barat dan busur Banda di bagian timur serta di perbatasan antara cekungan Flores di utara dan cekungan Savu di selatan. Secara umum tataan geologi Pulau Flores bagian utara sangat rumit, tersusun oleh batuan berumur Tersier seperti batuan beku, klastika gunung api dan batuan sedimen, sedangkan bagian selatan terdapat gunung api aktif. Daerah penelitian terletak di Gololajang, Manggarai Barat tersusun sebagian besar oleh batuan gunung api yang membentuk bentang alam berelief kasar dan beberapa diantaranya memperlihatkan bentuk bulan sabit dengan batuan intrusi di bagian dalamnya. Genesis yang meliputi proses, umur, sumber material dan lingkungan pengendapan hingga saat ini masih diperdebatkan dan diteliti oleh para ahli kebumian. Stratigrafi yang ada mencerminkan kerumitan tersebut terlebih bila dikaitkan dengan pentarikhan umur absolut terhadap batuan beku dan batuan gunung api yang terletak berdekatan dengan batuan sedimen yang menjadi dasar penyatuan. Metode pendekatan yang dilakukan adalah pembelajaran geologi gunung api. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formasi Kiro, Formasi Nangapanda dan Formasi Bari sebagai penyusun utama. Formasi Kiro dan Nangapanda umumnya disusun oleh material asal gunung api yang terdiri atas batuan intrusi, batuan gunung api produk lelehan dan letusan dengan berbagai variasi komposisinya. Berdasarkan analisis bentang alam dan stratigrafi gunung api maka daerah Gololajang dan sekitarnya disusun oleh satuan gunung api Khuluk Gololajang, Khuluk Tueng, Khuluk Mawe, yang berkembang di dalam Bregada Ruteng.Kata-kata kunci: Pulau Flores, gunung api, khuluk, bregada.
Retrospek Dan Prospek Penelitian Anthropologi Ragawi Dan Biologi Manusis Di Indonesia. T. Jacob, T. Jacob
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 6, No 02 (1974)
Publisher : Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.21 KB)

Abstract

Keyword : Penelitian Anthropologi Ragawi
Pembahasan Hasil Penelitian dalam Skripsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNDIKSHA Wayan Wendra, I
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.824 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v3i2.4458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui keberadaan unsur-unsur bagian pembahasan hasil penelitian dalam skripsi mahasiswa dan, (2) mengetahui unsur-unsur yang luput pada penulisan pembahasan hasil penelitian dalam skripsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitiannya pembahasan hasil penelitian  dalam skripsi mahasiswa  tahun  terakhir. Objek penelitian  adalah keberadaan unsur-unsur pembahasan hasil penelitian dan unsur-unsur yang luput dari penulisan bagian pembahasan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel yang diambil  secara random dengan jumlah sampel sebanyak delapan belas skripsi. Dengan demikian pengumpulan data dilakukan dengan metode studi dokumen dengan menggunakan instrumen format identifikasi unsur-unsur pembahasan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan unsur-unsur pembahasan hasil penelitian pada skripsi mahasiswa  S1 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tidak ada yang lengkap dengan persentase kelengkapan 83%. Unsur yang luput sama sekali dalam pembahasan hasil penelitian adalah unsur keterbatasan penelitian yang mempengaruhi generalisasi/hasil penelitian dengan persentase 17%. Kalau dirinci bila ditinjau dari keberadaan perunsurnya sebagai berikut: (1) tinjauan tentang hasil-hasil penelitian yang penting sejumlah 100%,(2) pencermatan  terhadap hasil yang mendukung/tidak hipótesis sejumlah 100%, (3) Implikasi mengenai studi tentang teori terbaru sejumlah 100%, (4) Saran-saran untuk penelitian lebih lanjut 83%, (5) pertimbangan hasil penelitian ditinjau dari penelitian yang ada sejumlah 61%, dan (6) keterbatasan penelitian  yang mempengaruhi generalisasi/hasil penelitian sejumlah 0%. Walaupun persentase kelengkapan unsur-unsur tergolong tinggi itu terbatas pada tinjauan keberadaannya atau ada tidaknya unsur-unsur. Namun dari segi kualitas penyajian pembahasan  masing-masing unsur  masih perlu ditingkatkan kualitasnya.
Analisis Pemakaian Bahasa Indonesia pada Laporan Penelitian Dosen di Lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha Suandi, I Nengah
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.036 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v3i2.4460

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan bagaimanakah penyimpangan pemakaian bahasa Indonesia pada laporan penelitian dosen di lingkungan UNDIKSHA ditinjau dari segi (1) tata kalimat, (2) tata bentukan, (3) tata makna/diksi, dan (4) tata tulis. Subjek penelitian ini adalah laporan penelitian dosen UNDIKSHA tahun 2012 sebanyak 35 buah dari jumlah penelitian dosen sebanyak 116 buah (di luar dosen Bahasa Indonesia). Jumlah laporan sebanyak itu berasal dari peneliti MIPA 11 buah dan peneliti NONMIPA 24 buah. Data yang berupa penyimpangan pemakaian bahasa Indonesia dalam laporan penelitian dosen dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Untuk memperkuat penggolongan ragam penyimpangan pemakaian bahasa dalam laporan, maka dilakukan validasi dari pakar dalam bidang analisis kesalahan atau dalam bidang linguistik terapan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam  laporan penelitian dosen Universitas Pendidikan Ganesha tahun 2012 masih ditemukan aneka ragam penyimpangan pemakaian bahasa, baik yang menyangkut tata kalimat, tata bentukan, tata makna/diksi, maupun tata tulis. Dalam kaitannya dengan tata kalimat, ditemukan adanya penyimpangan kalimat tanpa subjek dan atau predikat, kalimat tanpa paralelisme, kalimat dengan frasa berpola Menerangkan-Diterangkan, dan kalimat pleonastis. Dalam kaitannya dengan tata bentukan, ditemukan adanya penyimpangan bentuk prefiks meN- dan konfiks peN-an. Dalam kaitannya dengan tata makna, ditemukan adanya penalaran yang tidak logis dan pilihan penggunaan kata yang tidak tepat. Dalam kaitannya dengan tata tulis, pada garis besarnya ditemukan adanya beberapa ragam penyimpangan, yaitu penyimpangan (1) penulisan huruf, (2) penulisan kata, (3) dan pemakaian tanda baca.
PROSPEK PENELITIAN AGAMA DALAM ILMU KEOLAHRAGAAN DAN KESEHATAN DI INDONESIA: STUDI LITERATUR Qoriah, Anirotul
Journal of Physical Education Health and Sport Vol 1, No 1 (2014): Journal of Physical Education Health and Sport
Publisher : Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.492 KB)

Abstract

Artikel ini merupakan studi literatur yang bertujuan menemukan prospek penelitian agama dalam ilmu keolahragaan dan kesehatan di Indonesia. Artikel ini ditulis berdasarkan keyakinan bahwa hubungan antara olahraga, spiritualitas dan agama adalah subjek ketertarikan akademik dan masyarakat yang layak diperhitungkan, serta harapan bahwa pengembangan area ini akan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu keolahragaan. Berbagai penelitian yang pernah dilakukan di sejumlah negara menunjukkan peran penting agama dalam peningkatan performa olahraga etika dan moral atlet, peran agama sebagai faktor protektif/ pencegah perilaku menyimpang dalam olahraga, peran pengalaman religius dalam olahraga, dan keberagamaan/ religiositas atlet. Persoalan saat ini adalah minimnya ketertarikan pada bidang baru yang bersifat interdisipliner ini. Untuk itu, artikel ini berusaha memperkenalkan kepada para mahasiswa, peneliti, maupun praktisi di bidang ilmu keolahragaan tentang penelitian agama dalam ilmu keolahragaan. This article was a literature review aims to formulate research prospects of religion in sport science and health in Indonesia. This article was written based on the belief that the relationship among sport, spirituality and religion are a subject of academic and public interest to be reckoned with, as well as the expectation that the development of this area will provide benefits for the development of sport science.  Various studies that have been conducted in a number of countries indicate an important role of religion in improving sports performance, ethics and morality of athletes, the role of religion as a protective factor or prevention of deviant behavior in sport,  the role of religious experience in the sport , and religious or religiosity athletes. The issue today is the lack of interest in the new field s interdisciplinary nature.  To that end, this article seeks to introduce to the students, researchers , and practitioners in the field of sport science about religion in sport science research
PENGEMBANGAN MODEL MATERI AJAR SEMANTIK: Penelitian dan Pengembangan Model Materi Ajar Semantik di Program Studi Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah FKIP Universitas Jambi Kusmana, Ade
Lentera Pendidikan Vol 17, No 1 (2014): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk mo­del materi ajar semantik sebagai mata kuliah di Program Studi Pendidikan Ba­hasa, Sastra Indo­nesia, dan FKIP Universitas Jambi. Pendekatan penelitian ini ada­lah pengem­bangan R and D (Research and Development). Urgensi penelitian ini, pem­belajar kurang menguasai materi ajar semantik yang telah di ajarkan ditandai dengan rendah nilai yang diperoleh. Kekurangmampuan ini, meng­aki­batkan ti­dak terca­painya visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan, tidak terpenuhi. De­ngan demikian sangat perlu dilakukan penelitian dan perlu pengembangan ma­teri ajar semantik. Hasil penelitian diperoleh gambaran berupa (1) model teoretik, (2) gam­baran tentang kebutuhan mahasiswa dan dosen pengfajar terhadap mate­ri ajar diperoleh melalui (a) hasil analisis kurikulum, (b) hasil analisis silabus, dan (c)  hasil analisis materi ajar semantik bahasa Indonesia, (3) gambaran silabus dan ma­teri ajar semantik bahasa Indonesia yang telah dikembangkan layak digu­na­kan di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, sastra Indonesia, dan Fakul­tas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi.Abstract:The purpose of this research was to create a semantik teaching material product as the a course for the Program of Language Education,  Indonesian literure, and FKIP Jambi University. The research approach used was research and deve­lop­ment. The urgency of this research was the fact that students did not master the se­mantic teaching material that had been thought and the low mark obtained by the them. This low ability resulted in not achieving the vision, mission, and the goal that have been stated. Therefore, it is very important to conduct a research and develop semantic teaching material. The result of the research show the des­crip­tion of (1) theoretical mode;(2) the need of the students and lecturer to the tea­ching material obtained from the result of (a) cirriculum anlysis, (b)syllabus ana­lysis,and (c) Indonesian semantic teaching material; (3) the description of syllabus and Indonesia semantic teaching material that has been developed and proved to be appropriate to be used in the Program of Language Education, Sastra Indone­sia, and FKIP Jambi University. Pengembangan,  model materi ajar, semantik bahasa Indonesia
Penelitian tentang ukuran acuan sepatu pelajar pria Indonesia tingkat SD, SLTP dan SLTA bandi, Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.5 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v9i17.414

Abstract

The study was subjected to 500 Indonesia School boy of North- Sumatra Province (Medan), West Java Province (Bandung), Central-Java Province (Semarang), East-Java Province (Surabaya) and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP, and SLTA School boy werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school man, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-37 ps, the mean of which was 34 ps. 2. Instep girth ranged withim F,G,H,I,J,K. 3. The foot sizes scattered between (8-12) years of age at (31-32) ps.   INTISARI Penelitian dilaksanakan terhadap 500 pelajar pria Indonesia, meliputi wilayah Sumatera Utara (Medan), Jawa Barat (Bandung), Jawa Tengah (Semarang), Jawa Timur (Surabaya) dan DKI Jaya. Masing-masing daerah diambil 100 sample dari klas I Sekolah Dasar sampai dengan klas I Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Dengan mengetahui data ukuran kaki pelajar pria Indonesia, sehingga dapat disarankan bentuk desain acuan yang bagaimana yang sesuai dengan bentuk dan sifat kaki tersebut, yang enak dan tepat apabila dipergunakan untuk cetakan dalam membuat sepatu. Dari hasil analisa dapat diketahui sifat-sifat sebagai berikut : 1. Panjang telapak kaki berkisar antara 30-37 PS dengan rata-rata 34 PS. 2. Ukuran gemuk berkisar antara F,G,H,I,J,K 3. Penyebaran ukuran kaki menyebar diantara selang umur 8 – 12 tahun yaitu pada ukuran 31 – 32 PS.
Penelitian tentang ukuran acuan sepatu pelajar wanita indonesia tingkat SD, SLTP dan SLTA Bandi, Sri; Soewandi, Soewandi; Basuki, Dwi Asdono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.317 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i19.433

Abstract

The study was subjected to 500 Indonesia School girls from North Sumatra Province (Medan), West Java Province (Bandung), Central – Java Province (Semarang), East-Java Province (Surabaya) and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP and SLTA School girls werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school girls, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-35, 5 PS, the mean of which was 33 PS. 2. Instep girth ranged withim E, F, G, I.3. The foot sizes scattered between (4-17) years of age at (32-35) PS.    INTISARI Penelitian dilaksanakan terhadap 500 pelajar wanita Indonesia, meliputi wilayah Medan (Sumatera Utara), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur) dan DKI Jaya. Masing-masing daerah diambil 100 sample dari klas I Sekolah Dasar sampai dengan klas I Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Dengan mengetahui data ukuran kaki pelajar wanita Indonesia, sehingga dapat disarankan bentuk desain acuan yang bagaimana yang sesuai dengan bentuk dan sifat kaki tersebut, yang enak dan tepat apabila dipergunakan untuk cetakan dalam membuat sepatu. Dari hasil analisa dapat diketahui sifat-sifat sebagai berikut : 1. Panjang telapak kaki berkisar antara E, F, G, H, I. 3. Penyebaran ukuran kaki menyebar diantara selang umur 4 – 17 tahun yaitu pada ukuran 32 – 35 PS. 

Page 11 of 121 | Total Record : 1209