Filter By Year

1945 2024


Found 190 documents
Search Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun

PEMEROLEHAN BAHASA INDONESIA TATARAN KELAS KATA PADA ANAK USIA EMPAT TAHUN Saadatun Nahariyah
BASA Journal of Language & Literature Vol. 2 No. 2 (2022): Bulan 10 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/basa.v2i2.18625

Abstract

The focus of the study of this research is the acquisition of the Indonesian language of the research subjects by paying attention to language production at the word class level of the subjects. The approach used in this study is descriptive qualitative because it intends to understand phenomena about the experiences of research subjects such as behavior, perceptions, motivations, actions, and others by way of descriptions in the form of words in a special or natural context with natural methods. The data collection technique used was the transcription of the recording results, and interviews with informants who were the subject's family. The form of data is in the form of transcription results and additional notes. The analysis technique in this study was carried out by recording transcripts and recording observations in the field, then coded to make it easier to track data, collect and classify data, then find patterns and relationships. The results of the study show that in the context of playing and carrying out daily activities at home, five types of word classes have been found that have been produced by the subject, namely verbs, nouns, adjectives, pronouns, and numerals. The production of word classes which are mostly produced are verbs and nouns, while the word classes of adjectives, pronouns, and numerals are still little produced. On the basis of the results of these observations, the subject can be classified as a child who has a speech delay, because he has not mastered the construction of sentences using particles and conjunctions as a complement.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN (STUDI KASUS PADA SISWA PAUD PITARA PONDOK CABE ILIR, TANGERANG SELATAN) Fitrotul Muayyanah; Emah Khuzaemah; Indrya Mulyaningsih
MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Vol 20, No 1 (2022): Medan Makna Juni
Publisher : Balai Bahasa Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mm.v20i1.4417

Abstract

The purpose of this study was to describe language acquisition in children aged 3-4 years. The subjects of this study were 3 boys from PAUD Pitara Pondok Cabe Ilir, Pamulang, South Tangerang aged about 3-4 years. The focus of this research is the acquisition at the level of fontology to syntax. Data was collected by using documentation, interview, listening, and note-taking techniques. This study applies a qualitative descriptive method. The results showed that language acquisition in children aged 3-5 years occurred in the fields of phonology, syntax, and semantics. In terms of phonology, subjects E, A, and R have mastered most of the consonant phonemes. However, there are also some phonemes that cannot be pronounced perfectly. In terms of morphology, subjects E, A, and R have mastered the form of words that are obtained or mastered are monomorphemic word forms (one morpheme) and language acquisition in the syntactic aspect, indicating that there is a phenomenon of the production of simple sentences or called minor sentences.
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4 TAHUN BERDOMISILI DI KOTA KARAWANG Hani Handayani; Hendra Setiawan
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.13766

Abstract

AbstractThis study intends or aims to explain or describe the language acquisition of children at the age of 4 years. This language barrier is seen from the aspect of daily life with the vocabulary that the 4 year old child has, without any help from others. This study uses a qualitative descriptive method, because it is taken from factual data from everyday life. The data were taken from the technique of observing and interviewing the child. And generated or issued with the vocabulary as it is. The researcher took research data from the child, namely the aspect of the child's vocabulary or seen from the syntactic language. From the data above, it can be concluded that the language or language acquisition of children at the age of 4 years can be obtained as is without any engineering or artificiality from the parents or the researcher himself.Keywords: Language acquisition, Vocabulary, Toddler
Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2 Tahun 11 Bulan dengan Perhitungan MLU Menggunakan Teori Brown Karlinah Karlinah; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7526

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk menganalisis pemerolehan bahasa anak dengan perhitungan MLU menggunakan teori Brown anak usia 2 tahun 11 bulan. Subjek yang diteliti adalah anak umur 2 tahun 11 bulan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik libat cakap dan teknik rekam semua ujuaran yang dituturkan anak. Hasil penelitian bahwa pada usia 2 tahun 11 bulan ini tampaknya ada huruf konsonan yang dikuasi dan ada juga huruf konsosan yang belum dikuasai. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa fonologi anak usia 2 tahun 11 bulan yaitu faktor alat ucapnya dan faktor lingkungan atau keluarganya Tidak dibiasakannya anak dalam melafalkan ujarannya dan orang tua mengikuti melafalkan huruf vokal/ konsonan yang salah ketika berbicara dengan anak.
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 3-4 Tahun Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu Dessy Saputry; Lisdwiana Kurniati; Amy Sabila; Anisah Tri Hapsari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8678

Abstract

Pemerolehan bahasa adalah proses bagaimana seseorang dapat berbahasa atau proses anak-anak pada umumnya memperoleh bahasa pertama. Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia untuk berinteraksi sesama manusia, bersifat dinamis dan unik karena memiliki ciri khasnya masing-masing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemerolehan bahasa anak usia 3-4 tahun dengan cara menganalisis ujaran yang diucapkan. Dalam hal ini penulis mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 3-4 tahun di Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak libat bebas cakap. Berdasarkan analisis dari pemerolehan bahasa anak dapat disimpulkan bahwa: Anak sudah mampu mengucapkan bunyi vokal diikuti dengan bunyi konsonan, anak usia ini juga kosa-katanya mencapai beberapa ratus kata, anak mampu menguasai jenis kalimat deklaratif, kalimat imperatif dan kalimat introgatif, dan jenis kata yang sudah dapat dimunculkan oleh sebagian besar subjek penelitian yaitu kata kerja.
Perbedaan Pemerolehan Bahasa Sintaksis pada Anak Kembar Usia 2 Tahun Juanda Juanda; Arlin Arlin
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2499

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak kembar berbeda jenis kelamin merupakan hal yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemerolehan bahasa pada sepasang anak kembar pada tataran sintaksis di usia 2 tahun 7 bulan – 2 tahun 11 bulan. Subjek penelitian adalah sepasang anak kembar, ZA berjenis kelamin laki-laki, dan ZU berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZA yang berjenis kelamin laki-laki pada tataran sintaksis mampu memproduksi kalimat dua kata, hingga tiga kata atau lebih, baik itu bentuk deklaratif maupun imperatif sederhana. Demikian juga pada ZU yang berjenis kelamin perempuan, pada tataran sintaksis mampu memproduksi kalimat dua kata hingga tiga kata atau lebih dalam bentuk deklaratif, dan imperatif sederhana, hingga kalimat kompleks. Sementara itu perbandingan pemerolehan bahasa ZA dan ZU dari segi sintaksis berupa kalimat dua kata hingga tiga kata atau lebih, ZU jauh lebih produktif dibandingkan dengan ZA. Di umur yang sama, ZU mampu membuat kalimat yang lebih kompleks tanpa harus menunggu stimulus dari orang di sekitarnya. Penelitian ini bisa menjadi data baru bagi akademisi yang berkecimpung pada bidang pemerolehan bahasa, terutama terkait perbedaan pada anak laki-laki dengan anak perempuan.
Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun 10 Bulan pada Bidang Fonologi, Sintaksis, dan Semantik Yuni Pailing; Juanda Juanda
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2522

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak merupakan hal penting untuk dikaji. Pemahaman terhadap pemerolehan bahasa merupakan salah satu dasar yang tepat untuk mengajarkan bahasa kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun 10 bulan pada bidang fonologi, sintaksis, dan semantik. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan teknik rekam-catat. Subjek dalam penelitian ini adalah Arsyila Yumna (AY), anak perempuan berusia 3 tahun 10 bulan yang tinggal di Kota Parepare. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa AY telah mampu menyebutkan semua fonem vokal dengan tepat. Untuk fonem konsonan, pelafalannya sudah sempurna jika dilafalkan per-satuannya. Namun, masih ada kekeliruan dalam melafalkan dua konsonan dalam satu kata tertentu. Ditinjau dari bidang sintaksis, AY sudah mampu untuk mengucapkan kata dalam beberapa kalimat sederhana maupun kompleks. AY juga telah menunjukkan kemampuan menghasilkan berbagai variasi kalimat, seperti kalimat deklaratif, interogatif, imperatif, dan interjeksi. Sedangkan, dari aspek semantiknya, AY telah menunjukkan kemampuan untuk membedakan makna kata dan penggunaannya serta memahami kalimat atau konteks pembicaraan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi orang tua, guru, atau orang di sekitar anak dalam mengajarkan bahasa kepada anak.
PEMEROLEHAN BAHASA TATARAN SINTAKSIS ANAK USIA 4.3 TAHUN (STUDI KASUS PADA ABINAYA WAFA ANGESTI) Maulidina Pratiwi Kusumaningrum; V. Teguh Suharto; Ermi Adriani Meikayanti
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v10i2.15441

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang pemerolehan bahasa anak usia 4.3 tahun tataran sintaksis studi kasus pada Abinaya Wafa Angesti. Pemilihan Abinaya sebagai responden dikarenakan Abinaya sangat aktif berbicara dan pandai memproduksi ujaran, selain itu perkembangan bahasa pada Abinaya sangat pesat dibandingkan anak-anak pada umumnya, jadi sangat penting untuk diteliti pemerolehan sintaksisnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemerolehan frasa pada anak usia 4.3 tahun dan pemerolehan jenis kalimat berdasarkan fungsi eksternal kalimat pada anak usia 4.3 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari tuturan anak sehari-hari. Instrumen penelitian berupa dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara serta studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Berdasarkan analisis data pemerolehan frasa pada anak usia 4.3 tahun (studi kasus pada Abinaya), memperoleh 3 jenis frasa yaitu frasa nominal subordinatif, frasa verbal subordinatif dan frasa preposisional.  Sedangkan pemerolehan jenis kalimat berdasarkan fungsi eksternal kalimat, memperoleh 3 jenis kalimat yaitu kalimat deklaratif, kalimat interogatif, kalimat interjektif dan kalimat imperatif.  
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA PADA ANAK USIA 3 TAHUN Putu Agus Permanamiarta
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 10 No. 1 (2021): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.925 KB) | DOI: 10.5281/zenodo. 6466680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa kedua anak usia tiga tahun. Penelitian ini mendeskripsikan tentang panjang ayat, struktur kalimat dan ujaran anak usia tiga tahun setiap giliran tutur dalam percakapan yang dianalisis menggunakan metode kualitatif. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data yang diperoleh dari metode observasi selanjutnya dianalisis dan diolah dengan metode analisis deskriptif sinkronis, didasarkan atas pola berpikir induktif. Pola berpikir induktif yang dimaksud, yaitu pola berpikir yang berangkat dari data atau fakta yang khusus atau peristiwa yang nyata, kemudian menuju kepada kesimpulan yang bersifat umum. Berdasarkan hasil observasi, dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, berdasarkan panjang ayat anak usia tiga tahun dalam bertutur pada umumnya mengucapkan kata-kata secara terpenggal serta penguasaan bahasa yang dikuasai anak diperoleh melalui tahapan-tahapan tertentu. Kedua, anak umur tiga tahun sudah mampu menyusun kalimat dalam bertutur meskipun masih sangat sederhana dan terbatas. Ketiga, Berdasarkan jumlah ujaran setiap giliran tutur dibuktikan anak tiga tahun dalam bertutur hanya menjawab pertanyaan dari mitra tutur.
PENGARUH PERAN ORANG TUA DALAM PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Sheva Widianti Putri
20-87-2496
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.03 KB)

Abstract

Effect of Parent’s Role in Language Acquisition in 4-5 Years Children. The purpose of this study is to explain the effect of the role of parents on language acquisition in children aged 4-5 years. This analysis uses descriptive analysis. The research method used is the interview method and note-taking method. Researchers interviewed sources and then transcribed them using the note-taking method. The research sample consisted of two sources, namely (1) Adrian Salafas Putra (4 years 5 months old), and (2) Dimas Mahesa (5 years 3 months old). The results of this study are the first sample, children get Javanese language from their parents who come from Java. The second sample, children obtain language vocabulary such as "dodok" and "embung" from the language habits of their parents.

Page 11 of 19 | Total Record : 190