Filter By Year

1945 2024


Found 1,302 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

PENTINGNYA ASPEK KEAMANAN INFORMASI DATA PASIEN PADA PENERAPAN RME DI PUSKESMAS Riska Pradita; Retno Kusumo; Rahmawati
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 2 (2022): MARCH
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v2i2.437

Abstract

This study aims to provide socialization about the importance of health data security and information in the implementation of electronic medical records at Puskesmas Botania. Community Service activities were carried out by involving officers through Focus Group Discussions at Puskesmas Botania. The results show that e-Puskesmas has not fulfilled the principles of confidentiality, integrity, and data availability, so it can be accessed by unauthorized parties. In addition, the recording of electronic medical records in e-Puskesmas needs to be improved to facilitate data changes and the availability of health data related to BPJS patient claims. The PkM team recommends the use of individual usernames and passwords, automatic log off feature, network access blocking, data encryption, and integration with the BPJS Health application and data back up process to maintain patient data security.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Pendidikan Menggunakan Framework ISO/IEC 27001 dan Pendekatan Gap Analysis Fuad Zaki; Syaeful Machfud; Farida Nurlaila; Nanang Nanang
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 6 No 9 (2026): February 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v6i9.9344

Abstract

Information system security forms a fundamental backbone for ensuring the continuity of digital services in the modern era, especially in educational environments that heavily rely on information technology. Educational institutions face serious challenges in maintaining data confidentiality, integrity, and availability due to limited resources, weak policy enforcement, and low user literacy in cybersecurity. This study aims to evaluate the implementation of educational information system security using the ISO/IEC 27001 framework and Gap Analysis approach. The research method employs a qualitative approach with international standard-based evaluation techniques, system observation, and interviews with system administrators. The findings show that out of 14 ISO/IEC 27001 control domains, only 3 domains (21.4%) are fully implemented: access control (A.9), communications security (A.13), and physical security (A.11). The highest security gaps are found in the information security incident management domain (A.16) with 0% implementation, business continuity management domain (A.17) at 15%, and compliance with policies domain (A.18) at 20%. The system has implemented HTTPS protocol, limited two-factor authentication, and Role-Based Access Control (RBAC), but lacks formal security policies, SIEM-based threat monitoring systems, automated backup procedures, and regular security training programs. The gap between actual conditions and ideal standards indicates the need for a holistic approach that integrates technical, managerial, and educational aspects to build a resilient, secure, and sustainable educational information system.
Penerapan Framework COBIT dalam Meningkatkan Keamanan Data pada Sistem Informasi Pegadaian Swasta PT Budi Gadai Indonesia Oktaviana Bangun; Fransisko; Dolly; Sarah; Reski; Dewi
LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Pebruari
Publisher : Universitas Mandiri Bina Prestasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58918/lofian.v5i2.292

Abstract

Safeguarding digital assets is a critical element in overseeing corporate information infrastructures, becoming vital within the financial services landscape, including private pawnshops. This research focuses on fortifying data protection at PT Budi Gadai Indonesia by adopting the performance-based COBIT 2019 system and evaluating its operational impact. Using a descriptive-qualitative methodology, the study examines security management practices and their integration with the DSS and EDM areas of the framework. Conducted as a longitudinal evaluation (2020–2025), the deployment followed a systematic multi-phase strategy. Empirical evidence indicates that integrating this governance model bolstered security through rigorous access monitoring, refined audit logs, and structured risk mitigation. Specifically, the activation of DSS05 and DSS06 protocols lowered breach vulnerabilities by 68% and ensured stricter regulatory adherence. Notably, the integrity maturity rating surged from 2.22 to 4.24, representing a 91% enhancement. These outcomes suggest that international security standards are instrumental in securing information systems within the private pawn brokerage sector.
SOSIALISASI KEAMANAN DATA DALAM MELINDUNGI INFORMASI PRIBADI DI ERA DIGITAL Risah Subariah; Della Putri Kinanti; Muhamad Nurridwan; Putri Hamidah Tumangger; Rahmadanti Miliana
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.52366

Abstract

Keamanan data pribadi siswa SMP, khususnya di lingkungan sekolah SMP Islam Ayatra, menjadi isu yang semakin penting di era digital saat ini. Dengan meningkatnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, siswa rentan terhadap berbagai ancaman, seperti penipuan online, pencurian identitas, dan penyalahgunaan data pribadi. Oleh karena itu, kegiatan PKM mengenai keamanan data pribadi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya melindungi informasi pribadi mereka., siswa rentan terhadap berbagai ancaman, seperti penipuan online, pencurian identitas, dan penyalahgunaan data pribadi. Oleh karena itu, kegiatan PKM mengenai keamanan data pribadi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya melindungi informasi pribadi mereka. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMP Islam Ayatra mengenai keamanan data pribadi, serta mendorong mereka untuk menjadi pengguna teknologi yang lebih bijak dan bertanggung jawab.
STRATEGI PENGELOLAAN DATABASE UNTUK MENUNJANG KEAMANAN DAN EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Firza Azzahra; Muhammad Irwan Padli Nasution
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 4 No 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today’s digital era, data has become a critical asset for every organization. All operational activities and decision-making rely heavily on how this data is managed. In this context, databases serve as the central storage and management hub, serving as the foundation of Management Information Systems. However, issues such as data security and management effectiveness often pose challenges. This study examines how sound database management strategies can help maintain security and improve effectiveness in Management Information Systems. With optimal database management, organizations not only protect data from the risk of data breaches but also manage information quickly and accurately to support better decision-making.
Integrasi HAIS-Q dan ISA Model dalam Peningkatan Kesadaran Keamanan Informasi untuk Mitigasi Risiko Siber Sari, Danar Retno; Kusno, Hendra Sanjaya; Jamal, Nurwahidah; Pongtuluran, Ezra Hartato; Anhar, Wahyu
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v10i1.23665

Abstract

Pesatnya transformasi digital di berbagai sektor telah membuka peluang besar sekaligus tantangan baru dalam menjaga keamanan informasi. Di tengah upaya pemerintah dan organisasi membangun infrastruktur digital yang kuat, faktor manusia masih menjadi titik lemah yang paling rentan terhadap serangan siber dan kebocoran data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran keamanan informasi masyarakat dengan mengintegrasikan Human Aspects of Information Security Questionnaire (HAIS-Q) dan Information Security Awareness (ISA) Model sebagai pendekatan mitigasi risiko siber. Model ini menyoroti tiga aspek utama perilaku keamanan digital, yaitu manajemen kata sandi (password management), penggunaan media sosial (social media usage), dan keamanan perangkat seluler (mobile device security), yang menggambarkan dimensi pengetahuan (knowledge), sikap (attitude), dan perilaku (behavior) pengguna. Penelitian ini melibatkan 112 responden aktif pengguna teknologi digital dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Integrasi HAIS-Q dan ISA Model dalam penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis untuk meningkatkan literasi keamanan informasi, sekaligus menempatkan pengguna sebagai aktor utama dalam upaya mitigasi risiko siber di era digital.
TANTANGAN PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI DALAM MENJAGA KEAMANAN DATA PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK Dinda Wulandari; Rahma Nurulhida
Journal of Accounting and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jafin.v5i1.15493

Abstract

Perkembangan teknologi informasi (TI) yang pesat telah mendorong transformasi digital pada berbagai sektor, termasuk Kantor Akuntan Publik (KAP). Pemanfaatan sistem informasi berbasis digital dalam pengelolaan data keuangan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menghadirkan risiko baru terkait keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan serta upaya penguatan pengendalian sistem informasi pada KAP Kumalahadi, Sugeng Pamudji & Rekan Cabang Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan auditor dan tim teknologi informasi, serta observasi langsung terhadap praktik pengendalian sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAP menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, ketergantungan pada media fisik dan platform pihak ketiga, lemahnya manajemen file, serta meningkatnya ancaman keamanan siber. Selain itu, keterbatasan kompetensi teknis auditor dalam bidang TI juga menjadi hambatan signifikan. Meski demikian, KAP telah melakukan sejumlah langkah penguatan, antara lain penggunaan email khusus berkapasitas besar, pembatasan akses data, penyusunan pedoman tata kelola data, hingga perekrutan SDM dengan kompetensi TI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian sistem informasi di KAP tidak hanya merupakan isu teknis, melainkan juga strategis yang membutuhkan integrasi teknologi, investasi infrastruktur, serta budayakepatuhan untuk menjaga integritas dan kerahasiaan data klien.
Evaluasi Tata Kelola Keamanan Informasi Indeks KAMI 5.0: Studi Kasus PT. XYZ Chelyne; Rido Dwi Kurniawan
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v11i1.71701

Abstract

Transformasi digital menuntut perusahaan teknologi seperti PT. XYZ untuk menjamin keamanan informasi, terutama pada sistem elektronik yang diklasifikasikan sebagai kategori tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan keamanan informasi perusahaan menggunakan instrumen Indeks KAMI 5.0 yang selaras dengan standar ISO/IEC 27001:2022. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif melalui kuesioner asesmen mandiri pada lima area inti. Hasil evaluasi mengungkap adanya disparitas tata kelola yang signifikan: domain Pengelolaan Aset Informasi mencapai skor tertinggi sebesar 190, menunjukkan inventarisasi infrastruktur yang sangat matang. Sebaliknya, domain Pelindungan Data Pribadi (PDP) mencatat skor terendah sebesar 28, mengindikasikan kerentanan serius terhadap risiko privasi dan potensi ketidakpatuhan terhadap regulasi UU PDP. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kepatuhan PDP dengan memanfaatkan kekuatan manajemen aset yang telah ada sebagai landasan pemetaan data sensitif.
Tata Kelola Keamanan Informasi dan Kepatuhan Etika melalui Prosedur Audit Trail Muhammad Rajif Raditya; Evy Nurmiati
Journal Of Informatics And Busisnes Vol. 3 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jibs.v3i4.4347

Abstract

The transformation of the Electronic-Based Government System (EBGS) faces critical challenges in the form of escalating insider threats that exploit governance loopholes. This study aims to evaluate the effectiveness of audit trails in detecting security anomalies, quantify IT professional ethics compliance, and test the reliability of audit trails as an objective validation instrument in the Indeks KAMI 5.0 assessment. The method used is a quantitative approach with a pre-experimental design utilizing a One-Group Pretest-Posttest model. Observations were conducted for 180 days on the XYZ Agency's infrastructure involving 45 IT personnel, utilizing Write-Once-Read-Many (WORM) encrypted Security Information and Event Management (SIEM) tools. The main results of this study redefine the functionality of log files from a mere reactive forensic instrument into a proxy metric for professional ethical compliance (based on the ACM and IEEE Codes of Ethics). The novelty of this research lies in the formulation of the Ethics and Security Compliance Index (IKEK), a mathematical model that deterministically converts database interaction anomalies into indicators of ethical violations and governance weaknesses.
ANALISIS PERILAKU KEAMANAN INFORMASI PENGGUNA APLIKASI SHOPEE MENGUNAKAN FRAMEWORK SECURITY BEHAVIOR INTENTIONS SCALE (SeBIS) Yufentus Leokuna; Sintaria Sembiring
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v7i1.8441

Abstract

The rapid development of digital technology has increased the use of e-commerce platforms, making online transactions easier while also raising concerns regarding users’ information security. This study aims to analyze the level of information security behavior of Shopee users in Bandung City using the Security Behavior Intentions Scale (SeBIS) framework and examine the relationship between each dimension and users’ information security behavior. This research employed a quantitative survey approach using an online questionnaire covering four SeBIS dimensions: proactive awareness, password generation, software updating, and device securement. A total of 251 active Shopee users participated in this study, with the sample size determined using the Lemeshow formula with a 10% margin of error. Data analysis was conducted through validity testing, reliability testing, descriptive analysis, and Pearson correlation analysis using IBM SPSS Statistics. The results show that the information security behavior of Shopee users in Bandung is categorized as high. All SeBIS dimensions show positive and significant relationships (p < 0.001) with information security behavior with very strong correlations (r = 0.854–0.902), where device securement has the strongest relationship..

Page 118 of 131 | Total Record : 1302