Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Implementasi ISO 27001:2022 sebagai Kerangka Manajemen Keamanan Informasi untuk Meningkatkan Kepatuhan Regulasi di PT XYZ David Tri Wijayanto; Rd. Rohmat Saedudin; Mochamad Teguh Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan financial technology (fintech) seperti PT XYZ menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga keamanan informasi akibat tingginya ketergantungan terhadap sistem digital dan tuntutan regulasi dari UU ITE, PP PSTE, serta peraturan OJK dan Bank Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kerangka kerja ISO/IEC 27001:2022 guna meningkatkan pengelolaan keamanan informasi dan kepatuhan regulasi. Pendekatan yang digunakan adalah siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) dengan metode kualitatif pada divisi IT Security & Operation, IT & Network, serta IT Planning & Development. Hasil studi menunjukkan bahwa dari 93 kontrol pada Annex A ISO/IEC 27001:2022, sebanyak 76 kontrol telah diterapkan, sedangkan 17 kontrol lainnya belum diimplementasikan, sehingga tingkat kesiapan mencapai 82%. Penelitian ini menghasilkan dokumen Statement of Applicability (SoA) yang mencakup status implementasi serta justifikasi kontrol, dan juga merekomendasikan perbaikan strategis dalam pengelolaan keamanan informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi ISO 27001:2022 dapat memperkuat ketahanan sistem, menjaga integritas data, serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap layanan digital PT XYZ. Kata kunci—ISO 27001:2022, keamanan informasi, regulasi, SOA, manajemen risiko, fintech
Perancangan Manajemen Risiko Keamanan Informasi Pada Aset It Pt. Super Pembayaran Indonesia Berdasarkan Iso/Iec27005:2022 Muh. Alfian Asri; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan ISO/IEC 27005:2022 dalam manajemen risiko keamanan informasi pada aset IT di PT. Super Pembayaran Indonesia (PT. SPI). Saat ini, PT. SPI memiliki manajemen risiko yang belum terstruktur khususnya terkait dengan aset IT, seperti hardware, software, dan data sensitif yang akan sangat berisiko terhadap operasional dan reputasi perusahaan. Penelitian ini melakukan evaluasi terhadap risiko yang ada pada aset IT PT. SPI dengan mengacu pada tahapan Context Establishment, Risk Assessment, dan Risk Treatment berdasarkan ISO/IEC27005:2022. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki 47 risiko untuk ditangani. Dari 47 risiko tersebut, penelitian ini mengidentifikasi 9 risiko dengan grade A sebagai prioritas utama yang perlu segera ditangani. Risiko-risiko ini mencakup ancaman pada aset utama dan perangkat keras yang dapat mempengaruhi data sensitif serta infrastruktur fisik perusahaan. Rekomendasi mitigasi yang diberikan mengacu pada kontrol annex A pada ISO/IEC/ IEC 27001:2022 yang mencakup langkah-langkah penting seperti peningkatan kontrol akses, penggunaan enkripsi untuk data sensitif, serta penguatan pengamanan infrastruktur fisik untuk mencegah kerusakan dan kebocoran data. Penelitian ini juga memberikan panduan yang berharga bagi perusahaan fintech lainnya dalam meningkatkan manajemen risiko keamanan informasi di dunia digital yang terus berkembang. Kata kunci : Manajemen Risiko, Keamanan Informasi, ISO/IEC27005:2022, ISO/IEC27001:2022, Aset IT, PT. Super Pembayaran Indonesia, Fintech.
Perancangan Pengelolaan Risiko Keamanan Informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Menggunakan ISO 27005:2022 Zhillan Andru Atharsad; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi merupakan aspek krusial dalam era digital, terutama bagi instansi pemerintah seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor. Berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serangan siber di Indonesia meningkat signifikan, dengan sektor pemerintahan sebagai salah satu target utama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengelolaan risiko keamanan informasi di Diskominfo Kabupaten Bogor menggunakan standar ISO/IEC 27005:2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Design Science Research (DSR). Data dikumpulkan melalui wawancara, analisis dokumen, dan studi literatur. Proses manajemen risiko mengikuti kerangka kerja ISO/IEC 27005:2022, meliputi context establishment, risk assessment, dan risk treatment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 119 risiko, terdiri dari 3 risiko sangat tinggi, 2 risiko tinggi, 18 risiko sedang, 16 risiko rendah, dan 80 risiko sangat rendah. Risiko dengan tingkat sangat tinggi hingga sedang yaitu sebanyak 23 risiko kemudian diberi rekomendasi kontrol sesuai ISO/IEC 27001:2022. Kata kunci— manajemen risiko, keamanan informasi, SNI ISO/IEC 27005:2022
Perancangan Pengelolaan Risiko Keamanan Informasi Pada PT. XYZ Menggunakan ISO 27005:2022 Rico Galuh Pamungkas; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi adalah aspek krusial bagi kelangsungan bisnis, termasuk bagi PT. XYZ yang bergerak di bidang konstruksi dan properti. Perusahaan ini belum memiliki sistem manajemen risiko keamanan informasi yang terstruktur dan juga belum memiliki prioritas terhadap resiko yang telah dilakukan, sehingga rentan terhadap berbagai ancaman digital. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem pengelolaan risiko keamanan informasi dengan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 27005:2022. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Divisi TI PT. XYZ, penelitian ini mengacu dan mengikuti pada tahapan sistematis standar tersebut yang meliputi penetapan konteks, penilaian risiko, dan penanganan risiko. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 87 potensi risiko dari total aset TI yang dimiliki perusahaan. Setelah dievaluasi berdasarkan kriteria penerimaan risiko, ditemukan 18 risiko dengan level sedang hingga sangat tinggi yang memerlukan penanganan lebih lanjut melalui implementasi kontrol keamanan yang spesifik. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan pengelolaan risiko yang tervalidasi dan siap menjadi fondasi bagi PT. XYZ untuk meningkatkan tata kelola keamanan informasinya secara efektif. Kata Kunci: manajemen risiko, keamanan informasi, ISO/IEC 27005:2022, aset TI, studi kasus
MANAJEMEN KEARSIPAN DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI, KEAMANAN INFORMASI, DAN KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Brilia Rahmawati; Cunita Pujiya Restari; M. Zidni Ilman Nafian; Ngilma Uswatun Solimah; Siswadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12967

Abstract

Records management plays a crucial role in supporting effective governance in educational institutions, especially in the digital era characterized by rapid technological advancements. This study aims to analyze the role of records management in improving efficiency, information security, and the quality of educational services. The research employs a qualitative approach using literature review and document analysis techniques. The findings indicate that the implementation of digital records management systems enhances the speed of information retrieval, minimizes data loss risks, and improves transparency and accountability. Additionally, the use of technologies such as electronic document management systems and cloud storage contributes to information security through controlled access and data backup mechanisms. Effective records management also improves the quality of educational services by ensuring that information is accessible quickly, accurately, and reliably. Therefore, digital-based records management has become a strategic necessity for educational institutions in addressing the challenges of the digital era. Keywords: records management, efficiency, information security, educational services, digital era
Manajemen Risiko Keamanan Aset Teknologi Informasi dengan Metode COBIT 2019 (Studi Kasus: Diskominfo Kabupaten Tangerang) Nida Fadhilah; Yulhendri Yulhendri
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 4 (2026): OCTOBER 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i4.6691

Abstract

Information Technology (IT) asset security is a fundamental aspect in sustaining the operational continuity of an organization, particularly within the government sector. The Tangerang Regency Communication and Information Agency (Diskominfo), as the entity responsible for managing regional information systems, is required to apply sound risk management practices to protect IT assets from various threats. This study aims to identify, assess, and manage IT asset security risks by applying the COBIT 2019 framework, which provides a structured approach to IT governance and management. The research methods employed include literature review, interviews, and analysis of IT security policies and procedures in place at Diskominfo Tangerang Regency. IT asset security was examined based on relevant domains within COBIT 2019, with emphasis on risk management processes and information security controls. The findings of this study are expected to yield strategic recommendations for Diskominfo Tangerang Regency in strengthening the effectiveness of IT asset security risk management and ensuring adherence to applicable IT governance standards
Digital Transformation and its Role in Enhancing the Security of Accounting Information An Analytical Study of the Opinions of a Sample of Accountants from Private Banks in Baghdad Governorate: Transformasi Digital dan Perannya dalam Meningkatkan Keamanan Informasi Akuntansi: Studi Analitis terhadap Pendapat Sebagian Akuntan dari Bank Swasta di Provinsi Baghdad Lecturer.Dr. Jasim Mohammed Yaseen; Alaa Abd Al-hussen Omran Al-Zubaidi; Prof. Dr. Hikmat A. Alrawi
Indonesian Journal of Law and Economics Review Vol. 21 No. 2 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijler.v21i2.1547

Abstract

General Background Digital transformation has become a central theme in modern organizations seeking to adapt to technological advancements and evolving operational environments. Specific Background This study focuses on the integration of digital transformation practices within organizational and financial systems, particularly in relation to performance and information security. Knowledge Gap Despite growing attention, limited clarity exists regarding how digital transformation interacts with organizational processes and performance outcomes in specific institutional contexts. Aims The study aims to examine the role of digital transformation in shaping organizational performance and supporting secure information systems. Results The findings indicate that digital transformation is associated with improved organizational processes, better data management, and stronger alignment with strategic objectives. Novelty The study offers a comprehensive perspective by linking digital transformation with both performance and information security considerations within organizations. Implications The results suggest that institutions should adopt structured digital strategies to optimize operational processes and ensure information security in dynamic environments. Keywords: Digital Transformation, Organizational Performance, Information Systems, Strategic Management, Information Security Key Findings Highlights Integration of technology supports structured operational processes Data management practices align with organizational objectives Security considerations are embedded within transformation strategies
Analisis Keamanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Menggunakan COBIT 2019 Pada Semen Padang Hospital Rury Moryanda; Nurul Abdillah; Chamy Rahmatiqa
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 14 No 01 (2026)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v14i01.846

Abstract

Fokus penelitian ini adalah meningkatkan keamanan sistem informasi di Semen Padang Hospital. Kerangka acuan COBIT 2019 digunakan untuk melakukan audit, yang mencakup domain dan proses EDM03, APO12, dan APO13. Identifikasi risiko, penetapan kontrol keamanan dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang diatur dalam COBIT 2019 merupakan semua komponen yang diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi memiliki tingkat keamanan pada level 2, dengan perbedaan dua tingkat di bawah kondisi yang diharapkan. Oleh karena itu, perbaikan dan peningkatan keamanan data di Semen Padang Hospital diperlukan. Teknik keamanan informasi seperti pemindaian kelemahan, uji penetrasi, penggunaan WAF, pengawasan intrusi dan keamanan intelijen, dan enkripsi data adalah bagian dari tindakan yang diambil. Peningkatan keamanan fisik server, seperti instalasi CCTV dan pengendalian akses melalui kartu atau kunci, dan sertifikasi keamanan, seperti ISO 27001 untuk menjamin kesesuaian dengan standar keamanan. pelatihan SDM untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan menghadapi ancaman keamanan dan meningkatkan kolaborasi antar pegawai.
Integrasi Rekam Medis Elektronik (RME) Melalui Platform SatuSehat: Tinjauan Manajemen Data dan Keamanan Informasi Nasional Alya Masthura Safwan; Irwan Saputra
Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): January–March, Nutrition and Public Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/gc4kyk96

Abstract

Transformasi kesehatan di Indonesia menempatkan integrasi data sebagai fondasi utama dalam penguatan sistem pelayanan kesehatan berbasis digital. Dalam konteks tersebut, platform SATUSEHAT dikembangkan untuk mengintegrasikan data rekam medis secara nasional dan meningkatkan interoperabilitas antar fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Rekam Medis Elektronik (RME) melalui platform SATUSEHAT dengan menitikberatkan pada aspek manajemen data dan keamanan informasi nasional. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang tahun 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki fondasi regulasi yang kuat, namun implementasi masih menghadapi berbagai tantangan seperti ketimpangan infrastruktur, kendala interoperabilitas, serta risiko keamanan data. Kesimpulan menunjukkan bahwa integrasi RME melalui SATUSEHAT memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi membutuhkan penguatan tata kelola data, keamanan sistem, serta kesiapan sumber daya manusia.
Analisis Keamanan Data pada Sistem Informasi Berbasis Cloud dengan Enkripsi AES: Pendekatan Kuantitatif Berbasis State of the Art Aryanando, Ragil; Akbar, Komputerio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Advanced Encryption Standard (AES), manajemen kunci, dan kontrol akses terhadap keamanan data pada sistem informasi berbasis cloud pada konteks perguruan tinggi. Selain analisis kuantitatif, penelitian ini diperkuat dengan sintesis state of the art terhadap 30 artikel jurnal internasional periode 2021-2025 untuk memetakan kecenderungan riset, celah penelitian, dan dasar konseptual model. Pendekatan utama penelitian adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain survei potong lintang. Data diperoleh dari 214 responden yang terdiri atas staf teknologi informasi, administrator sistem, pengelola data, dan personel keamanan informasi pada organisasi yang telah menerapkan sistem berbasis cloud. Instrumen menggunakan skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan statistik deskriptif, korelasi Pearson, diagnostik multikolinearitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AES (beta = 0,301; p < 0,001), manajemen kunci (beta = 0,246; p < 0,001), dan kontrol akses (beta = 0,389; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keamanan data. Model penelitian juga signifikan secara simultan, F(3,210) = 115,864; p < 0,001, dengan Adjusted R2 sebesar 0,618. Sintesis literatur menunjukkan bahwa studi cloud security mutakhir semakin menekankan integrasi antara kriptografi, key lifecycle governance, dan zero-trust access control. Temuan ini menegaskan bahwa keamanan data cloud tidak cukup bertumpu pada algoritma enkripsi yang kuat saja, melainkan harus diperkuat oleh tata kelola kunci dan pembatasan akses yang konsisten. Kontribusi penelitian terletak pada penyusunan model empiris yang menggabungkan tiga kontrol inti keamanan cloud sekaligus menghubungkannya dengan peta perkembangan literatur terkini.

Page 120 of 130 | Total Record : 1293