Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Audit Keamanan Sistem Informasi IT Di PT X Fandy Arya Gunadi; Adi Wibowo; Ibnu Gunawan
Jurnal Infra Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Infra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.798 KB)

Abstract

Established on July 10, 1991 in Sidoarjo, East Java, PT X is a company engaged in the field of general printing, especially printing commercial documents. In carrying out its business processes, the company is using software, hardware, network, and machines used for the production process. But the company was less concerned about security for asset and data owned companies. Though the data and information are now becoming a very important asset. Thus the required audit information system that aims to analyze the extent to which extent the company's information system security.This thesis analyzed informationsystem security audit of IT in PT. X. The steps in the audit analysis is by using COBIT 4.1 standards. Problems were found in the company of, among others, there is no assignment letter given to employees of IT in PT X, no monthly report on IT security made by the IT division of PT X, there is no IT security standards as the reference in the company, not using cryptographic key features implemented in protecting data and information.The response given to the company that the company should make a task and make monthly reports on IT security. Soon also to make IT security standards and create cryptographic keys for protecting and and information held by company.In this study discusses one domain that Deliver and Support of 4 domain in COBIT the discussion is limited to Ensure systems security (DS5).
Rancangan Implementasi Protokol S/Mime Pada Layanan E-mail Sebagai Upaya Peningkatan Jaminan Keamanan Dalam Transaksi Informasi Secara Online (Studi Kasus : PT. XYZ ) Haerani, Reni; Muttaqin, Zaenal
Jurnal Sistem Informasi Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.408 KB) | DOI: 10.30656/jsii.v5i2.781

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak dalam segala aspek kehidupan manusia, yaitu cara berkomunikasi manusia yang awalnya bersifat konvensional menjadi digital. E-mail merupakan layanan yang disediakan sistem teknologi informasi sebagai sarana untuk bertransaksi informasi di dunia digital. Berkomunikasi menggunakan e-mail memiliki banyak kelebihan namun di sisi lain rentan terhadap kegiatan digital attacker, seperti penyadapan. Security adalah kunci untuk pengamanan informasi yang dibawa oleh e-mail. PT. XYZ merupakan organisasi yang bergerak di bidang bisnis yang menangani infrastruktur TI di kalangan instansi pemerintah maupun swasta, yang mana kesehariannya informasi rahasia ditransaksikan menggunakan e-mail online. S/MIME merupakan salah satu alternatif pengamanan yang dapat diimplementasikan pada e-mail. Hasil akhir dari penelitan ini berupa rancangan implementasi protokol S/MIME pada layanan e-mail bagi PT. XYZ yang menerapkan teknik kriptografi berupa tanda tangan digital dan/atau enkripsi yang terbukti dapat memenuhi aspek keamanan informasi. Dengan mengimplementasikan S/MIME, aspek information security seperti confidentiality, integrity, authentication dan non-repudiation yang diharapkan oleh PT. XYZ dapat terpenuhi.Kata Kunci: e-mail, digital attacker, security, S/MIME, information security
Korelasi COBIT 4.1 Domain DS5 dengan Balanced Scorecard dalam Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi Darno -; Kusrini -; Ferry Wahyu Wibowo
Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi 2018: Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK)
Publisher : STMIK Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/pss.v1i1.237

Abstract

Telah ditetapkannya Undang-undang ITE Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 40 Ayat 1 yang berbunyi Fasilitas pemanfaatan Teknologi Informasi, termasuk tata kelola Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik yang aman, beretika, cerdas, kreatif, produktif, dan inovatif. Ketentuan ini termasuk memfasilitasi masyarakat luas, instansi pemerintah, dan pelaku usaha dalam mengembangkan produk dan jasa Teknologi Informasi dan komunikasi. Dengan adanya pasal tersebut maka semua instansi atau pihak yang mmanfaatkan TI harus memperhatikan keamanannya. Untuk mengetahui penerapan keamanan tersebut perlu metode pengukuran atau evaluasi, dalam penelitian ini terfokus pada model penerapan dua metode yaitu menggunakan COBIT 4.1 Domain DS5 dan Balanced Scorecard untuk metode evaluasi. Untuk menerapkan korelasi keduanya maka perlu sebuah contoh data untuk diananlisis sebagai topik kasus, dalam penelitian ini mengambil contoh perusahaan PT. Kusuma Kreasi Utama. Dengan hasil nilai maturity sebesar 2,67 untuk kematangan teknologi informasinya dengan nilai harapan minimal sebesar 3.00. dari kekurangan nilai maturity tersebut masih terdapat kekurangan dalam penrapan keamanan TI yaitu aspek/atribut Goal setting and measurement (2,30), Skill and expertise (0,83) dan Tools and automation(2,07). Dari kurangnya ketiga aspek tersebut perlu sebuah rekomendasi perbaikan berdasarkan rule hasil korelasi COBIT 4.1 domain DS5 dengan Balanced Scorecard yaitu dari segi Finansial, Customers dan Internal. Kata kunci: Komparasi, Cobit , BSC, Keamanan
Kontrol Keamanan Sistem Informasi Akuntansi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sumatera Barat Sulastri Sulastri
Jurnal Ekonomi Sakti Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : LPPM - STIE SAKTI ALAM KERINCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.34 KB)

Abstract

This study aims to determine the security control of accounting information systems that exist in West Sumatra Rural Banks. The study was conducted on 91 rural banks in the province of West Sumatra, but only 41 returned questionnaires. The results of the study show that the BPR has implemented the security control of the accounting information system well
Survei Penerapan Model Machine Learning Dalam Bidang Keamanan Informasi Arif Rachmat
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 2 No. 1 (2019): Artificial Intelligence for Smart Society
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.229 KB) | DOI: 10.37396/jsc.v2i1.20

Abstract

This paper provides a survey that discusses the spread used of machine learning models and algorithm for problems in information security. The breadth of the various types of techniques and methods by machine learning on this survey also figured by given examples of each model in the application for problems related to information security. The results of the study can be concluded that the use of machine learning in information security has spread widely in its use. Some methods are published in standard ways, with expectations this paper will give the insight to develop better models of machine learning applications in information security.
RANCANG BANGUN APLIKASI INFORMASI DAN PENGADUAN PELAYANAN KEAMANAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN SMS GATEWAY STUDI KASUS (POLSEK HARUAI kalimantan selatan) Agil Rihbhakti, Mohammad
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 2 No. 1 (2018): JATI Vol. 2 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.263 KB) | DOI: 10.36040/jati.v2i1.1721

Abstract

Teknologi SMS gateway kini merambah ke berbagai bidang, salah satunya untuk pelayanan di kantor polisi sektor haruai. Pada saat ini layanan informasi dan pengaduan masih belum memadai untuk masyarakat di wilayah kantor tersebut. Selain itu, belum memiliki layanan SMS secara terpusat dalam mengirimkan SMS ke kantor polsek haruai. Dari kepolisi juga memerlukan kemudahan dalam memberikan informasi dan kantibmas dengan mudah. Menyebabkan informasi yang akan di sampaikan atau di butuhkan masyarakat tidak terjangkau secara cepat dan tepat.Teknologi SMS gateway ini memiliki kelebihan yaitu informasi yang disampaikan langsung diterima oleh masyarakat tanpa mengakses internet terlebih dahulu, biaya yang murah dan tidak memerlukan akses jaringan yang besar sehingga masyarakat yang berada di daerah terpencil tidak akan kesulitan mengakses informasi yang diinginkan. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan CodeIgniter yang menjadikan suatu struktur pemrograman yang sangat rapi, baik dari segi kode maupun struktur file phpnya dan Gammu SMS Engine untuk menghubungkan modem dengan komputer. Gammu dapat diimplementasikan ke dalam berbagai bahasa pemrograman seperti PHP dan dapat digunakan fungsinya sesuai kebutuhan. gammu SMS engine adalah aplikasi pengolah pesan yang tidak melakukan pengiriman SMS massal pada kebanyakan SMS gateway. Gammu berfungsi sebagai antar muka yang menghubungkan modem dengan komputer. Pada aplikasi di rancang memiliki menu broadcast, SMS terjadwal, auto responder, SMS signature, menu grafik SMS, grafik SMS masuk perbulan, grafik SMS masuk pertahun, grafik SMS keluar perbulan dan grafik SMS keluar pertahun.Dari pengujian yang dilakukan, hasil pengujian fungsional pada sisi admin dan pada sisi operator semua menu dalam aplikasi berjalan 100% sesuai dengan analisis fungsional yang di harapkan. Pada pengujian SMS Auto responder dari 15 format SMS dapat membalas otomatis SMS sesuai format yang di request. Dengan melakukan 5 pengujian respon sistem di peroleh rata-rata waktu respon adalah 28,8 seconds.
Audit Tata Kelola Keamanan Data Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 4.1 Pada PT. KLM. Ferry Wahyu Wibowo, Umar Faruq Vista, Bambang Soedijono W.A,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.475 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v14i3.319

Abstract

Pada saat ini, perkembangan sebuah teknologi informasi sangatlah maju dan pesat. Teknologi tersebut dapat memiliki data yang berisiko terhadap hilangnya data atau data dicuri. Maka, diperlukan analisis keamanan informasi yang terdapat pada PT. KLM sehingga dapat ditangani yang dapat menjaga kerahasian data. Dalam analisis ini diperlukan Deliver and Support  cobit yaitu COBIT 4.1 yang digunakan untuk menilai atau mengukur tingkat kematangan dari perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tatakelola teknologi informasi berjalan dan tingkat kematangan berdasarkan Deliver and Support COBIT 4.1. Penelitian ini menggunakan metode yang terdapat pada COBIT 4.1 dengan menggunakan sub domain DS5 yang memiliki fungsi untuk memelihara integritas dari informasi dan melindungi aset-aset informasi yang dimiliki perusahaan PT.KLM dalam proses manajemen keamanan. Setelah dilakukan analisis pada sub domain DS5 pada Deliver and Support COBIT 4.1 didapatkan hasil nilai kematangan dengan jumlah 3.56 dari ukuran nilai 0 sampai 5, yang berarti bahwa PT.KLM telah memiliki tata kelola teknologi informasi yang baik. Kata kunci— Tata kelola, Keamanan, COBIT 4.1, Tingkat Kematangan,Sub domain DS5.
ANALISIS KEAMANAN INFORMASI DATA CENTER MENGGUNAKAN COBIT 5 Iik Muhamad Malik Matin; Arini Arini; Luh Kesuma Wardhani
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Department of Informatics, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.878 KB) | DOI: 10.15408/jti.v10i2.7026

Abstract

ABSTRAK Data center pada sebuah institusi telah di amati dan dianalisa untuk mendapatkan deskripsi mengenai keamamanan informasinya. Data center pernah mengalami insiden keamanan informasi berupa Shell Injection. Akibatnya, beberapa situs web tidak dapat diakses beberapa saat. Insiden ini dapat memperngaruhi proses bisnis institusi. Untuk menghindari masalah ini di masa depan, diperlukan audit keamanan informasi. Audit ini dapat dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 5. Dalam penelitian ini, audit keamanan indormasi dilakukan terhadap keamanan informasi data center dengan fokus pada proses APO13 (Manage Security) dan DSS05 (Manage Security Service). Penelitian ini Penelitian ini dilakukan melalui tahap Initiation, Planning the Assessment, Briefing, Data Collection, Data Validation, Process Attribute Level dan Reporting the Result. Hasil penelitian ini diketahui tingkat kemampuan APO13 dan DSS05 pada saat ini (As Is) bernilai 1,54 dan 1,68 atau pada level 2, yang berarti proses APO13 dan DSS05 telah dilakukan dan dipelihara sesuai dengan rencana kerja. Oleh karena itu tingkat berikutnya (to be) ditetapkan pada level 3. Untuk mencapai level 3, beberapa rekomendasi diberikan untuk menutupi gap yang telah ditentukan dalam proses APO13 dan DSS05. Data center harus membuat rencana kerja yang rinci, data center yang dikelola dengan baik dan memiliki standar yang jelas untuk diterapkan agar dapat mencapai tujuan bisnis   ABSTRACT A data center of an institution was observed and analyzed in order to get description about its information security.  The data center had ever experienced incidents of information security which is shell injection. As a result, some websites were not accessible for a moment. This incidents can affect business processes of the institution. In order to avoid this problem in the future, this institution needs information security audit. This audit can be done by using Framework COBIT 5. In this research,  an information security audit was conducted to Data Center Information Security by using Framework COBIT 5, focus on the process DSS05 (Manage Security Service) and APO13 (Manage Security). This research was conducted through some stages of initiation, planning the assessment, briefing, data collection, data validation, process attribute level and reporting the result. Form this research, the capability level of APO13 and DSS05 at this moment (as is) worth 1.54 and 1.68 or at level 2, which means process of APO13 and DSS05 had been done and maintained in accordance with the work plan. Therefore the next level (to be) set at level 3. In order to achieve level 3, some recommendations provided to cover the gap that has been determined in the process APO13 and DSS05. The data center have to make a detail work plan, well managed data center and have clear standard to be implemented in order to reach the business goal.How to Cite : Martin, I.M. Arini. Wardani, L. K. (2017). ANALISIS KEAMANAN INFORMASI DATA CENTER  MENGGUNAKAN COBIT 5. Jurnal Teknik Informatika, 10(2), 119-128. doi: 10.15408/jti.v10i2.7026Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/jti.v10i2.7026
PENGEMBANGAN KERANGKA KERJA MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI (STUDI EMPIRIK : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG) Supradono, Bambang
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.947 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat panduan kerangka kerja manajemen keamananinformasi sebagai solusi manajemen risiko keamanan informasi yang sistematik dan holistik.Kerangka kerja ini memiliki alur tahapan proses yang diawali dari membuat tahapan persiapan .Kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi aset, kebijakkan dan dokumen pengelolaan keamananinformasi , operasional Teknologi Informasi (TI), jaringan komunikasi, pengamanan informasi sertaBusiness Continuty Planning.Langkah selanjutnya melakukan audit kelemahan infrastruktur baik hardware maupunsoftware. Dari dua tahapan tersebut ditemukan kelemahan yang menjadi acuan solusimitigasi/pengurangan risiko dengan ditindaklajuti pada tahapan rencana mitigasi risiko. Akhirnyasolusi ancaman dan kelemahan dipetakan pada rencana-rencana taktis jangka pendek dan strategiproteksi manajemen keamanan jangka panjang dan akan terus dievaluasi secara berkesinambungan.Sehingga dari tahapan ini kan menjaga keberlanjutan proses bisnis.Penelitian ini mengambil studi kasus pada proses bisnis Universitas MuhammadiyahSemarang yang berbasis teknologi informasi.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka kerja mampu mendeskripsikan secarakomprehensif karena melibatkan partisipasi seluruh penggung jawab TI dalam mengevaluasikelemahan baik dari sisi teknologi dan kebijakkan. Serta mampu memberikan panduan operasionalsecara holistik dari level taktis hingga strategis. Mampu memberikan dukungan keberlanjutan prosesbisnis dalam rangka mengantisipasi ancaman dan kelemahan yang terus berkembang.
MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE OCTAVE (OPERATIONALLY CRITICAL THREAT, ASSET, AND VULNERABILITY EVALUATION) Bambang Supradono
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 1 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.551 KB) | DOI: 10.26714/me.2.1.2009.%p

Abstract

Untuk mencapai tujuan bisnisnya, seringkali perusahaan atau organisasi menggunakan Teknologi Informasi (TI) dalam mengelola informasi sebagai basis dalam penciptaan layanan yang berkualitas ataupun dalam optimalisasi proses bisnisnya. Meningkatnya tingkat ketergantungan organisasi pada sistem informasi sejalan dengan resiko yang mungkin timbul.Salah satu risiko yang timbul adalah risiko keamanan informasi, dimana informasi menjadi suatu yang penting yang harus tetap tersedia dan dapat digunakan, serta terjaga keberadaannya dari pihak yang tidak berwenang yang akan menggunakannya untuk kepentingan tertentu atau akan merusak informasi tersebut. Informasi merupakan sebuah aset penting bagi organisasi yang perlu dilindungi dan diamankan.

Page 28 of 130 | Total Record : 1293