Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS PERAN ANGGARAN PENJUALAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERENCANAAN LABA PERUSAHAAN Sherin Aulia Putri; Stefani; Putri Chairunnisa Pane; Dini Vientiany
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 4 No 5 (2025): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran bahan baku sangat penting dalam kerangka penganggaran perusahaan, terutama Sales budgeting is a key component in corporate financial planning as it serves as the basis for preparing other budgets, including cost and profit budgets. The accuracy of sales budgeting significantly affects the effectiveness of profit planning. This study aims to analyze the role of sales budgets in improving the effectiveness of corporate profit planning through a review of relevant academic journals. The research method employed is a literature review by examining twelve national journals discussing sales budgeting, sales forecasting, and profit planning. The results indicate that sales budgets play a crucial role as the foundation of profit planning, a managerial control tool, and a means of evaluating profit achievement. Furthermore, accurate sales forecasting and the integration of sales budgets into comprehensive budgeting systems enhance the effectiveness of profit planning. Therefore, companies should prepare sales budgets systematically and data-driven to achieve optimal profit targets.
Profit Planning Case Study Using Break Event Point Analysis at the Lucky Fried Chicken MSME in Blitar Regency: Studi Kasus Perencanaan Laba Menggunakan Analisis Break Event Point Pada UMKM Ayam Geprek Lucky Di Kabupaten Blitar Linda Puspita Dewi; Dwi Anggarani; Khojanah Hasan
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 10 No. 2 (2026): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v10i2.497

Abstract

This case study is based on the situation of culinary MSMEs facing fluctuations in raw material prices and changes in market demand, which affect profit stability. This situation requires financial planning based on quantitative analysis. The Break Even Point (BEP) is used to determine minimum sales limits and profit targets. The case study was conducted on the Ayam Geprek Lucky MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) in Blitar Regency through interviews, observations, and documentation. The results indicate that fixed and variable costs influence business performance. The BEP has proven effective as a basis for pricing, production planning, and cost control. Practically, the study results provide an applicable model for MSMEs in managing cost structures, setting sales targets, and developing contribution margin-based pricing strategies.
Analisis cost volume profit (cvp) sebagai alat bantu perencanaan laba Diah Putri Wulansari; Yana Ulfah; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat break even point agar dapat membantu PT. Samindie Sinar Sejati dalam merencanakan laba. Analisis ini menggunakan analisis biaya volume laba (cvp) yang meliputi analisis break even point dan analisis perencanaan laba, untuk melihat seberapa besar tingkat kenaikan laba. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis maka Pada tahun 2014 total penjualan perusahaan sebesar Rp. 22.415.307.750 dan laba sebelum pajak yang diperoleh perusahaan sebesar Rp. 9.545.684.679, sementara titik impas pada tahun 2014 tercapai pada saat total penjualan sebesar Rp. 2.649.530.679. ini menunjukkan bahwa laba PT. Samindie Sinar Sejati berada diatas titik impas. Perusahaan menargetkan untuk meningkatkan laba sebesar 25% pada tahun 2015. Dari perhitungan penjualan yang telah dilakukan diketahui bahwa laba penjualan sebelum pajak adalah Rp. 9.545.684.565. perusahaan merencanakan kenaikan laba sebesar 25% dari yang telah didapat tersebut, maka rencana laba yang akan diperoleh perusahaan pada tahun berikutnya adalah sebesar Rp. 11.932.105.706. sehingga perusahaan harus dapat menjual produk minimal Rp. Rp. 27.401.752.299 agar target laba yang diharapkan dapat tercapai.    
Analisis cost-volume-profit (cvp) untuk perencanaan laba pada cv ayam sakti Gorby Ardiansyah; Yana Ulfah; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penjualan dan menentukan biaya paling efisien untuk CV Ayam Sakti dalam mencapai laba maksimal. Sebelum menggunakan analisis Cost-Volume-Profit (CVP), peneliti mengklasifikasikan biaya operasional menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Peneliti menggunakan rumus / rumus dasar analisis Cost-Volume-Profit untuk menentukan biaya variabel paling efisien untuk mencapai target laba yang diinginkan. Rumusan masalahnya adalah "Apakah dengan meningkatkan volume penjualan sebesar 20% dari target peningkatan laba yang telah direncanakan oleh manajemen minimum 15% dapat dicapai?". Berdasarkan analisis ini, dapat dilihat bahwa penjualan untuk tahun ke-5 tahun 2016 adalah sebesar Rp644.863.760,00, dan laba sebelum pajak sebesar Rp47.970.265,00, dan titik impas pada Rp192.117.169,00, dengan rinciannya adalah 1 Rp130.332.370,00 kandang 2 untuk Rp150.984.772,00 kandang 3 untuk Rp94.106.096,00 kandang 4 Rp146.980.942,00 kandang 5 Rp122.459.580,00. Ini menunjukkan bahwa pendapatan CV Ayam Sakti di Samarinda berada di atas titik impas. Perencanaan laba dilakukan oleh CV Ayam Sakti pada tahun pertama 2017 untuk meningkatkan volume penjualan sebesar 20%, yaitu Rp773.836.510,00 dengan laba sebelum pajak Rp57.657.869,00, sedangkan titik impas pada Rp203.586.850 , 00, dengan target laba yang diinginkan meningkat setidaknya 15% dari periode sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah perhitungan yang disebutkan di atas telah tercapai, CV Ayam Sakti merencanakan dengan meningkatkan volume produksi untuk mencapai target laba yang diinginkan dan biaya pemasaran sebanyak R4.300.000,00 akan berdampak pada peningkatan laba dan tingkat titik impas
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA Siti Rohmah; Maya Fitria
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v13i2.3129

Abstract

Penelitian bertujuan karena melihat kondisi penurunan dan peningkatan total penjualan dan laba bersih pada perusahaan UD. Heri Jaya pada Tahun 2018-2022. Pada Tahun 2022 penjualan mengalami penurunan menjadi Rp 61.967.950.000. Hal ini terjadi akibat dampak dari pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitaif yang dilaksanakan pada data-data keuangan UD. Heri Jaya. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah perhitungan Break Even Point (BEP), perhitungan margin kontribusi, dan perhitungan perencanaan laba. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2018 perusahan UD. Heri Jaya memperoleh BEP Unit beras 5 kg sebesar 12.462 unit, beras 10 kg sebesar 4.492 unit, dan beras 25 kg sebesar 1.524 unit. Pada tahun 2019, diperoleh BEP Unit beras 5 kg sebesar 9.232 unit, beras 10 kg sebesar 3.941, dan beras 25 kg sebesar 1.472 unit. Pada tahun 2020 BEP Unit beras 5 kg sebesar 17.550 unit, beras 10 kg sebesar 7.201 unit, dan beras 25 kg sebesar 2.649. Pada tahun 2021 BEP Unit beras 5 kg sebesar 18.211, beras 10 kg sebesar 7.381, dan beras 25 kg sebesar 2.661. pada tahun 2022 BEP Unit beras 5 kg sebesar 12.684, beras 10 kg sebesar 5.750, dan beras 25 kg sebesar 2.411 unit. Setelah dilakukan analisis BEP terhadap perusahaan UD. Heri Jaya dismpulkan bahwa analisis BEP dapat mempermudah perusahaan untuk mengetahui seberapa besar unit yang harus dijual guna memperoleh laba yang diharapkan.
Analisis Perencanaan Laba pada Usaha Mikro Kecil Menengah Eko Wiji Pamungkas; Sumiati Sumiati
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 19 No 1 (2026): Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2026.19.1.4822

Abstract

This study aims to analyze the application of Break-Even Point (BEP) and Margin of Safety (MoS) as profit planning instruments in small and medium enterprises (SMEs) engaged in Nile tilapia aquaculture in Purwakarta Regency. The research employs a qualitative descriptive method with a case study approach, utilizing data collected through interviews, observations, and documentation. The data are subsequently analyzed using BEP and MoS calculations The findings indicate that the business has reached its break-even point and demonstrates a relatively high margin of safety, suggesting that it remains in a secure condition despite potential declines in revenue. These results confirm that BEP and MoS analyses are effective strategies for profit planning, as they assist business actors in determining sales targets, controlling costs, and anticipating market uncertainties.Furthermore, the implementation of simple yet strategic financial analysis is essential to enhance operational efficiency, maintain business stability, and strengthen the sustainable competitiveness of SMEs.
Analisis Perencanaan Laba Pada UMKM Bakakak Ayam Kampung M.Ocid Karawang Chantika Juliana; Santi Pertiwi Hari
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5698

Abstract

UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid Karawang merupakan usaha kuliner tradisional yang memiliki tingkat penjualan tinggi Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui, menghitung, dan menjelaskan total penjualan, (2) menghitung biaya produksi, (3) menghitung Break Even Point (BEP) dalam rupiah dan unit, serta (4) menghitung target laba pada UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder yang diperoleh dari pemilik usaha selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total volume penjualan UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid selama tahun 2024 adalah sebesar 45.150 ekor dengan harga jual Rp 80.000 per ekor, sehingga total penjualan mencapai Rp 3.612.000.000. Total biaya variabel tercatat sebesar Rp 2.262.547.500 dan total biaya tetap sebesar Rp 343.219.500. Berdasarkan perhitungan tersebut diperoleh biaya variabel rata-rata sekitar Rp 50.000 per ekor dan margin kontribusi sebesar Rp 30.000 per ekor. Hasil perhitungan Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa titik impas usaha tercapai pada tingkat penjualan sebesar 11.440 ekor atau setara dengan Rp 915.252.000. Dengan tingkat penjualan sebesar 45.150 ekor, UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid berada jauh di atas titik impas, sehingga usaha dinilai layak dan menguntungkan. Hasil perhitungan target laba menunjukkan bahwa usaha ini mampu menghasilkan laba yang signifikan setelah menutupi seluruh biaya tetap dan biaya variabel.
ANALISIS BREAK EVENT POINT TERHADAP PERENCANAAN LABA PADA PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM (PERUMDAM) TIRTA KENCANA KAB. JOMBANG Ita Rahmawati; Ahmad Fauzi
Management and Education Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Institute Development of Social Economic Cociety

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67538/mej.v3i1.33

Abstract

PERUMDAM Tirta Kencana sangat membutuhkan analisis break eventpoint guna merencanakan tingkat laba. Menerapkan analisa titik impasdalam kegiatan produksinya diharapkan mampu membantu manajemenuntuk melakukan perencanaan laba sehingga dapat menjadi perusahaanyang mampu memperoleh laba dan menunjukkan kinerja yang baik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana analisis break eventpoint terhadap perencanaan laba pada PERUMDAM Tirta KencanaKabupaten Jombang pada tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakanmetode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakansebagai dasar penelitian yaitu laporan keuangan dan laporan tahunan.Untuk perhitungan break event point pada perusahaan, dilakukanpengumpulan data kemudian diolah untuk menentukan biaya tetap danbiaya variabel pada setiap produk yang dimiliki oleh perusahaan, setelahitu dilakukanlah perhitungan break event point, dari hasil perhitunganbreak event point didapatkan nilai yang positif artinya pendapatan setiaptahun selalu berada diatas nilai dari break event point. Nilai dari breakevent point selanjutnya dapat digunakan untuk merencanakan laba.Kemudian hasil penelitian ini digunakan oleh manajemen dalammengambil keputusan di masa mendatang.ABSTRACTThis research discusses the marketing strategy and management of the USPPERUMDAM Tirta Kencana really needs a break event point analysis to planprofit levels. Applying break-even point analysis in its production activities isexpected to be able to help management to plan profits so that it can becomea company that is able to make a profit and show good performance. Thepurpose of this study was to determine how the break event point analysis ofprofit planning at PERUMDAM Tirta Kencana Jombang Regency in 2018-2022. This research uses a descriptive method with a quantitative approach.The data used as the basis of research are financial statements and annualreports. For the calculation of the break event point in the company, datacollection is carried out then processed to determine the fixed costs andvariable costs of each product owned by the company, after which the breakevent point calculation is carried out, from the results of the calculation ofthe break event point, a positive value is obtained, which means that theincome each year is always above the value of the break event point. Thevalue of the break event point can then be used to plan profits. Then theresults of this study are used by management in making decisions in thefuture.
Analisis Break Even Point Terhadap Dasar Perencanaan Laba Pada Pt Bumi Sarana Beton Di Makassar Ahmad Fathur Zaky; Samsinar; Mukhammad Idrus
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21 No 1 (2026): Mei
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/jaked.v21i1.4939

Abstract

This research was conducted to find out how to do Break Even Point Analysis on the basis of profit planning at PT Bumi Sarana Beton in Makassar in 2021. The variables used in this research consist of two types of variables, namely independent variables and dependent variables. The independent variable in this research is Break even point (X) and the dependent variable in this research is profit planning (Y). The population in this research is the financial report of PT Bumi Sarana Beton. The analysis used to process the results and answer the formulation of this research is descriptive research using the break even point method and profit planning. The research results show that overall in 2021 the sales and production results of PT. Bumi Sarana Beton has passed the break even point both in units and rupiah. The contribution margin achieved by PT Bumi Sarana Beton in Makassar in 2021 is 30%.
ANALISIS PENYUSUNAN ANGGARAN LABA RUGI DAN METODE PENYUSUNANNYA DALAM PERENCANAAN KEUANGAN PERUSAHAAN Siti Reskiyawati Said
Journal Accounting International Mount Hope Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jaimo.v4i2.1126

Abstract

Profit and loss budgeting plays an important role in supporting financial planning, control, and performance evaluation within a company. In an increasingly competitive business environment, organizations are required to manage resources effectively and establish realistic profit targets to ensure financial sustainability. However, many companies still face challenges in preparing profit-oriented budgets that can support managerial decision-making and operational efficiency. Therefore, this study aims to analyze the concept, objectives, roles, and preparation methods of profit and loss budgets in corporate financial management. This study employs a library research method using a descriptive qualitative approach. Data were collected from books, scientific journals, and other academic references related to budgeting and financial management published between 2021 and 2025. The collected data were analyzed through identification, classification, comparison, and interpretation of relevant literature. The results indicate that profit and loss budgeting serves as a strategic tool for planning, controlling, and evaluating corporate financial performance. The preparation of a profit and loss budget requires the integration of various supporting budgets, including sales budgets, production budgets, production cost budgets, operating expense budgets, and tax information. Furthermore, the application of appropriate budgeting methods can assist management in achieving profit targets, improving resource allocation, reducing financial risks, and enhancing organizational effectiveness. In conclusion, the profit and loss budget is not only a financial planning instrument but also an essential management tool that supports decision-making processes and contributes to the achievement of corporate objectives and long-term business sustainability.

Page 38 of 40 | Total Record : 395