Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Mata Kuliah Pertumbuhan Dan Perkembangan Motorik Berbasis Pembelajaran Inklusi Fitriana Puspa Hidasari; Lidya Natalia; Yoga Pramana
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.056 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v14i1.19979

Abstract

Penelitian bertujuan mengembangkan modul ajar untuk mata kuliah pertumbuhan dan perkembangan motorik. Urgensi penelitian didasarkan pada analisis kebutuhan mata kuliah yang memerlukan panduan berupa modul ajar yang belum tersedia agar dapat membantu optimalnya proses pembelajaran.  Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) yang terbagi dalam dua tahapan yaitu tahap pra-pengembangan dan tahap pengembangan. Tahap pra pengembangan terdiri dari studi pendahuluan, penyusunan draf produk dan validasi draf produk. Tahap pengembangan terdiri dari revisi draft produk, ujicoba skala terbatas dan ujicoba skala meluas. Validasi ahli dilakukan melibatkan satu orang ahli dengan menggunakan teknik focus group discussion (FGD).Pada uji skala terbatas dan luas dilakukan untuk melihat aspek subtansi isi dan dan format modul ajar  secara kualitatif diterima dengan baik oleh mahasiswa dan modul ajar telah layak digunakan pada proses perkuliahan mata kuliah pertumbuhan dan perkembangan motorik dengan subjek coba 34 mahasiswa. Pada uji operasional menggunakan metode eksperimen dengan subjek coba 34 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada tahap pra-pengembangan menggunakan catatan lapangan, lembar validasi, dan lembar uji keberterimaan, sedangkan pada tahap pengembangan menggunakan angket mengukur tingkat kebermanfaatan modul ajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif (statistik). Hasil dari pengembangan modul ajar terdiri dari enam materi didalamnya dengan sebagai berikut: (1) cover, (2) kata pengantar, (3) daftar isi, (4) tujuan modul ajar, (5) isi modul ajar, (6) rangkumam bab dan (7) soal-soal formatif. Berdasarkan penilaian dari validator terhadap substansi isi materi 92% termasuk dalam kategori sangat baik dan format penulisan modul ajar dinilai 92% termasuk kategori sangat baik. Secara keseluruhan penilaian dari para ahli diperoleh nilai 92% termasuk dalam kategori sangat baik. Tahapan selanjutnya adalah uji keberterimaan yang dinilai dengan hasil 87% mahasiswa menerima adanya modul ajar mata kuliah. Hasil ujicoba skala terbatas menunjukan secara aspek substantif dikategorikan baik dan format penulisan dikategorikan baik sedangkan pada ujicoba skala luas menunjukan secara aspek substantif dikategori baik dan format penulisan di kategori baik. hasil penelitian menyatakan modul ajar layak digunakan. Hasil uji skala meluas menunjukan modul ajar yang dikembangkan dapat diterima dan layak diunakan yang ditunjukkan degan pebedaan nilai mean pretest 62 dan posttest 75.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan modul ajar dapat diterima dan layak digunakan pada mata kuliah Pertumbuhan dan Perkembangan Motorik.ABSTRACT The study aims to develop teaching modules for Growth and Motor Development subject. Research urgency is based on the needs analysis of subject that required guidance in the form of teaching madules that are not yet available in order to help optimally the learning process. The research was conducted using R D method which is divided into two stage, there are pre-development stage and development stage. The pre-development stage consists of preliminary studies, products drafting, and validating product drafts. The development stage consists of revisions to product drafts, limited-scale test and large-scale test. Expert validation involves one expert used focus group discussion techniques. In the limited-scale and large-scale test conducted to see the content aspect and the format of the teaching module qualitatively well received by the students and teaching module has been feasible to be used in the lectures of growth and motor development with 34 students as subjects research. In operational tes used experimental method with 34 students. The instruments used in data collection at the pre-development stage use field notes, validation sheets, and acceptance test sheets, while in the development stage using a questionnaire measure the usefulness of the teaching module. Data analysis techniques used are qualitative descriptive and qualitative analysis techniques. The result of the teaching module development consists of six materials, there are: (1) cover, (2) introduction, (3) table of contents, (4) the purpose of teaching module, (5) the content of the teaching module, (6) chapter summary, and (7) formative questions. Based on the assessment of the validator on the substance of the content 92% is included in the very well category and the writing format is 92% considered very well category. Overall assessment of the esperts obtained 92% value include in the very well category. The next stage is the acceptance test that is assessed by the results of 87% of students receive the existence of the teaching module. The results of a limited scale test showed that the substantive aspects are categorised well and the writing format is categorized well whereas in large-scale it shows the substantive aspect and writing format categorized well. The result of the study states that the teaching module is worth using. The large-scale test results show that the developed teaching module is acceptable and feasible using the difference between the mean value of pretest 62 and posttest 75. Based on the research result, it can be concluded that the teaching module is acceptable and feasible to be used in Growth and Motor Development lectures.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL TEMATIK-INTEGRATIF DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS I SEKOLAH DASAR Norayeni Arista Estuwardani; Ali Mustadi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 6, No. 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.555 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.8620

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar modul tematik-integratif pada tema peristiwa alam dalam peningkatan karakter tanggung jawab dan disiplin yang layak bagi peserta didik kelas I di SD N 1 Kutoarjo, Purworejo; dan (2) mengetahui keefektifan bahan ajar tematikintegratif pada tema peristiwa alam dalam peningkatan karakter tanggung jawab dan disiplin peserta didik kelas I SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. Penelitian pengembangan ini mengacu pada langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Subjek uji coba terbatas adalah delapan peserta didik kelas I SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. Subjek uji coba lapangan terdiri dari 28 peserta didik kelas I SD N 1 Kutoarjo Purworejo. Subjek uji coba produk operasional pada kelas eksperimen sebanyak 28 peserta didik kelas I A SD N 1 Kutoarjo, Purworejo dan pada kelas kontrol sebanyak 28 peserta didik kelas I B SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar penilaian produk bahan ajar, lembar observasi check list guru, lembar observasi check list peserta didik, angket respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan menurut ahli materi dan ahli media berkategori “sangat baik” dengan Penerapan bahan ajar secara umum dapat terlaksana dengan kategori “baik”. Terdapat perbedaan hasil akhir antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah menggunakan bahan ajar tematik-integratif dalam peningkatan karakter tanggung jawab dan disiplin dengan p 0,05 kemudian terjadi pula peningkatan yang signifikan dengan p = 0,0001. Kata Kunci: bahan ajar modul, tematik-integratif,karakter tanggung jawab dan disiplin DEVELOPING A THEMATIC-INTEGRATIVE LEARNING MODULE TO PROMOTE THE CHARACTER OF THE FIRST YEAR PUPILS OF ELEMENTARY SCHOOL Abstract: This research aimed to: (1) produce a thematic-integrative learning module on the theme of natural events to promote the character of responsibility and discipline appropriate for the first year pupils of SD N 1 Kutoarjo, Purworejo; and (2) find out the effectiveness of the thematic-integrative learning module on the theme of natural events to promote the character of responsibility and discipline appropriate for the first year pupils of SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. This research and development referred to the research steps developed by Borg Gall. The limited try-out subjects were eight pupils of the first year of SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. The field try-out subjects consisted of 28 pupils of the first year of SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. The opeational try-out subjects in the experiment class were 28 pupils of the first year (Class IA) of SD N 1 Kutoarjo, Purworejo’ while the control group consisted of 28 pupils of the first year (Class IB) of the same school. The data collection instruments employed were interview guide, learning module evaluation sheet, teacher observation checklist, pupil observation checklist, and pupil questionnaire. The data were analyzed using an independent sample ttest with the significance value of 0,05. The results showed that the learning module developed were “very good,” according to the materials development expert, and the implementation of the learning materials was generally considered “good.” There was a difference in the final outcomes between the control group and the experiement group after the use of the thematic-integrative learning module to promote the characters of responsibility and discipline with the value of p 0,05 which improved to the value of p = 0,0001, in the end. Keywords: learning module, thematic-integrative, characters of responsibility and discipline
Konsep, prinsip, dan prosedur pengembangan modul sebagai bahan ajar Abdul Gafur
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.767 KB) | DOI: 10.21831/civics.v7i1.3445

Abstract

This article discusses the concepts, principles, and procedures indeveloping instructional module as a unit of instruction. It best suited forindividualized learning. A module is an instructional package completed with theobjectives, lesson content, strategies, exercises, feedback, and tests.To deliver instructional message, there are two important principles thatcan be used in developing instructional module. First is instructional messagedesign (readiness and motivation, attention directing device, student’s activeparticipation, repetition, and feedback), and the second is the contextual teachingand learning (relating, experiencing, applying, cooperating, and transferring).Those principles should be used in all of the components of instructionalstrategies (pre-instructional activities, presenting instructional material, learningguidance, eliciting performance, feedback, testing, and follow up activities(enrichment and remedial).The steps in developing modular instruction begin with writing theobjectives, selecting instructional materials, determining instructional strategies,selecting media, developing instrument and evaluation procedures, and the last iswriting the reference.Key words: Modular instruction, instructional message design, contextualteaching and learning, instructional strategy
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN BAHAN AJAR MODUL DALAM PROSES PEMBELAJARAN Sungkono Sungkono
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2009): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2009
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.241 KB)

Abstract

Teachers need the competencies to develop learning material especially module,considering that the development of learning material could contribute to the efficiencyand effectiveness of students learning process. Moreover, learning materials have asignificant role both for teachers and students in individual learning and classical orgroup learning context.Learning using module has some characteristics that are, self instruction, therecognition of individual differences, including the learning objectives/competencies, theoccurrence of existence, structure and knowledge order, the use of multimedia, studentsactive participation, direct reinforcement toward students’ respond, evaluation towardstudents learning.In order to develop module, we need to consider some techniques andcomponents required, such as: the course overview component, introduction, learningactivities, exercises, summary, formative test, and answer key for formative test andfollow up. On the other hand, to develop module we can use some techniques includingstarting from scratch, information repackaging, and compilation.The utilization of module in the learning process can be done in the context ofboth individual learning and group learning system.
PENGEMBANGAN MODUL BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI SAINS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PADA MATERI TERMODINAMIKA Rizky Nafaida
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 1 No 02 (2018): GRAVITASI: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada materi termodinamika melalui pengembangan bahan ajar berbasis literasi sains. Modul dikembangkan dengan metode Research and Development selanjutnya di uji efektivitasnya pada mahasiswa program studi pendidikan fisika Unsam yang berjumlah 15 orang mahasiswa dengan desain penelitian One Group Pre-Test and Post-Test. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data pengukuran pemahaman konsep mahasiswa sebelum dan sesudah proses pembelajaran serta angket yang dikumpulkan untuk melihat keunggulan dan kelemahan modul dari sudut pandang mahasiswa. Efektivitas modul ditentukan melalui uji statistik t berkorelasi untuk gain rata-rata minat belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pemahaman konsep maha siswa sebelum dan setelah penerapan modul. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan modul adalah sangat baik.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Project Based Learning Pada Mata Pelajaran Menggabungkan Audio Kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan ., Ni Komang Yesiati; ., Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs; ., Dr. Dewa Gede Hendra Divayana, S.Kom., M
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v6i2.11591

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan rancangan dan mengimplementasikan modul ajar berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran menggabungkan audio kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan; (2) mengetahui respon siswa kelas XI Multimedia terhadap modul ajar berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran mengganungkan audio kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dalah Penelitian dan Pengembangan dengan model ADDIE (Analyze, design, Development, Impementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, angket dan dokumentasi. Validasi modul ajar berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran menggabungkan audio diperoleh dri enilaian ahli dengan menggunakan angket. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan bahwa modul ajar berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran menggabungkan audio dakam kriteria baik. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis uji ahli isi, uji ahli desain, dan uji ahli media. Berdasarkan pengujian pada tahap implementasi yaitu uji individu, uji kelompok kecil dan uji lapangan bahwa modul ajar berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran menggabungkan audio dalam kriteria baik. Dalam modul ini menggunakan model pembeajaran Project Based Learning (PJBL) adapun tahapan-tahapan dari model pembelajaran ini yaitu (1) tahap eksplorasi(orientasi masalah), (2) tahap merencanakan proyek, (3) tahap elaborasi (melakukan investigasi), (4) tahap , Konfirmasi (Presentasi), (5) tahap evaluasi. Hasil analisis data respon siswa menunjukan rata-rata persentase 85.40% sehingga jika dikonversikan ersentase tersebut dalam kualifikasi baik. Hasil uji efektifitas yang dianalisis menggunakan gain score menghasilkan 0.84 sehingga efektifitas modul dalam kategori tinggi. Kata Kunci : modul ajar, menggabungkan audio, Project Based Learning Abstract- The purpose of this research are to (1) produce a design and implementation of the teaching module based on project based learning in combining audio subject in class XI Multimedia at SMK Negeri 1 Sawan. (2) to know the response of class XI Multimedia students about the teaching module according to the project based learning on the combining audio subject in class XI Multimedia at SMK Negeri 1 Sawan. The method of the research that is used in this research is Research and Development with ADDIE (Analyze, design, Development, Impementation, Evaluation). This research involves students of class XI Multimedia at SMK Negeri 1 Sawan. The techniques of data collection are interviews, questionnaires and documentation. The validation of the teaching module which is based on project based learning on combining audio subject is obtained from expert judgment by using a questionnaire. The criteria of teaching module based on project based learning on subjects combine audio obtained from students' responses which is analyzed by descriptive analysis The results of research and development shows that the teaching module based on project based learning on the subject combining audio subject has a good criteria. The results obtained are based on the judgment of the content expert test analysis, design expert test, and media expert test. Based on testing on the implementation stage i.e. individual test, small group test and field test, it is show that the teaching module based on project based learning on the combine audio subject has a good criteria. This module is using project based learning model (PJBL), the stages of this learning model are (1) exploration stage (problem orientation), (2) project planning stage, (3) elaboration stage (investigation), (4) Confirmation stage (Presentation), (5) evaluation stage. The results of student response based on the data analysis shows that the average percentage is 85.40%, it can be classified as good qualification. The effectiveness of the test result that was analyzed by using gain score yielded 0.84, the module effectiveness can be classified as high category.keyword : modules learning, audio combine, project based learning
Pengembangan Modul Ajar Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Lokal Untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan (TKJ) Di Smk Negeri 3 Tabanan Wira Adnyana, I Putu; Sugihartini, Nyoman; Windu Antara Kesiman, Made; Seri Wahyuni, Dessy
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i1.19781

Abstract

This research aimed to (1) design and implement the learning module of Conducting the Installation of Local Area Network for the students of class XI of computer and network program at SMK Negeri 3 Tabanan. (2) To know the responses of the students of class XI of computer and network program at SMK Negeri 3 Tabanan toward the development of the learning module of Conducting the Installation of Local Area Network. This research was a Research and Development research by using the development model of Dick and Carey. This research involved the students of class XI of computer and network program at SMK Negeri 3 Tabanan in academic year 2013/2014. The development of the learning module of Conducting the Installation of Local Area Network used phases of draft development. The responses of the students toward the learning module were gained by using questionnaire. The result of data analysis of students’ responses show that the percentage of the students who give the extremely positive responses are 87.71%, the percentage of the students who give the positive responses are 14.29%, and there are no students who give less positive, negative and extremely negative responses. The mean score of students’ responses is 63.67. The mean score show that the responses of the students toward the development of learning module of Conducting the Installation of Local Area Network are categorized as extremely positive.
Pengembangan Modul Ajar Simulasi Digital Pokok Bahasan Animasi 2 Dimensi dengan Model Pembelajaran SAVI untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singaraja Ariawan, I Gede; Wahyuni, Dessy Seri; Wirawan, I Made Agus; Sugihartini, Nyoman
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 3, No 5 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i5.19801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang Pengembangan Modul Ajar Simulasi Digital Pokok Bahasan Animasi 2 Dimensi Dengan Model Pembelajaran SAVI untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singaraja. (2) Mengimplementasikan Modul Ajar Simulasi Digital Pokok Bahasan Animasi 2 Dimensi Dengan Model Pembelajaran SAVI untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Validasi modul simulasi digital pokok bahasan animasi 2 dimensi diperoleh dengan menggunakan metode angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif. Pengembangan modul ajar simulasi digital pokok bahasan animasi 2 dimensi menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatis, Auditori, Visual dan Intelektual). Hasil analisis data respon siswa menunjukkan siswa memberikan penilaian dengan rata-rata persentase keseluruhan butir penilaian sebesar 86,59% sehingga jika dikonversikan persentase tersebut berada dalam kualifikasi baik. Selain hasil analisis respon juga dicari analisis keterbacaan modul ajar. Hasil analisis menunjukkan rata-rata persentase hasil uji cloze test siswa adalah 91,05%. Sehingga, jika dikonversikan kedalam tabel konversi persentase skor tersebut membuat modul ajar berada dalam kualifikasi tingkat keterbacaan tinggi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PEMBUATAN STORYBOARD BERBASIS METODE PEMBELAJARAN DRILL AND PRACTICE UNTUK SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 SAWAN Dedi Sutrisna, I Nyoman; Eka Damayanthi, Luh Putu; Resika Artana, Ketut; Seri Wahyuni, Dessy
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 3, No 7 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i7.19779

Abstract

Pembelajaran dengan cara ceramah dan tanyajawab yang dilakukan selama mata pelajaran pembuatanStoryboard tidaklah efektif, terlebih lagi denganminimnya sumber belajar yang dimiliki siswa.Pembuatan modul ajar Storyboard bertujuan untukmembantu dalam melaksanakan kegiatan belajar,sehingga peserta didik dapat belajar mandiri dan gurumudah dalam menyampaikan materi ajar dengan konsepyang jelas, dengan begitu peserta didik bisa lebih mudahdalam menumbuhkan daya imajinasinya. Modul ajarStoryboard dibuat untuk kelas XI Multimedia di sekolahSMK Negeri 1 Sawan.Tahapan pengembangan menggunakan Penelitiandan Pengembangan (Research and Development atauR&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design,Development, Implementation, Evaluation). Penelitianini melibatkan siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri1 Sawan tahun ajaran 2013/2014.Modul ajar Storyboard ini menggunakan metodepembelajaran Drill and Practice yang bertujuanmengerjakan suatu latihan-latihan secara berulang untukmendapatkan ketrampilan. Dari analisis diperoleh gainscore 0,73 yang menunjukan efektifitas modul dalamkategori tinggi.
Pengembangan Modul Ajar Melakukan Perawatan Personal Computer (PC) Untuk Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Di SMK Negeri 2 Seririt Doniawan, Dewa Putu; Antara Kesiman, Made Windu; Gede Sunarya, I Made
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 2, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v2i6.19722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk merancang pengembangan dan mengimplementasikan modul ajar melakukan perawatan Personal Computer (PC) untuk siswa kelas X program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 2 Seririt. (2) Untuk mengetahui respon siswa kelas X TKJ SMK Negeri 2 Seririt terhadap pengembangan modul Melakukan Perawatan Personal Komputer. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan model pengembangan Dick and Carey. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X TKJ SMK Negeri 2 Seririt tahun ajaran 2012/2013. Untuk mengetahui siswa terhadap modul ajar diperoleh dengan menggunakan metode angket. Pengembangan modul ajar melakukan perawatan Personal Computer (PC) informasi dengan pendekatan inkuiri ini menggunakan tahapan-tahapan pengembangan draf. Hasil analisis data respon siswa menunjukkan bahwa persentase siswa yang memberikan respon sangat positif sebesar 32,26% persentase siswa yang memberikan respon positif sebesar 67,74%, dan tidak ada siswa yang memberikan respon ragu-ragu, negatif maupun sangat negatif. Skor rata-rata respon siswa yang diperoleh adalah sebesar 45,84. Skor tersebut menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pengembangan Modul ajar Melakukan Perawatan Personal Komputer berada pada kategori positif.

Page 5 of 90 | Total Record : 896