Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Aspek Keamanan Informasi Data Pasien Pada Penerapan RME di Fasilitas Kesehatan Siti Sofia; Efri Tri Ardianto; Niyalatul Muna; Sabran Sabran
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.832 KB) | DOI: 10.47134/rmik.v1i2.29

Abstract

Data security issues are becoming increasingly serious as the trend of data theft is increasing. This causes not only material losses but also psychological victims. The purpose of this study was to determine how the information security of patient data in the application of RME in terms of information security aspects. The method used is a literature review by analyzing 20 articles from various sources. The results of the study show that from the articles reviewed in terms of 6 security aspects, namely username and password, changes or deletions of data by administrators, electronic signatures and the use of PINs, aspects of using data backup processes to anticipate patient data hacking, restrictions on access rights by using user id & password for each user, as well as log file usage. Overall, health facilities basically have carried out data security on the information systems they use, but in practice there are still health facilities that do not fully meet the data security aspect or are not optimal in using the techniques used. System managers need to develop techniques or ways to secure data more optimally that can fulfill 6 aspects of information security in electronic medical records.
Informasi Nilai Gizi dan Keamanan Pangan Brownies Talas Beneng Bohari Bohari; Muhammad Ansori; Lili Amaliah; Rakhmi Setyani Sartika; Ratu Diah Koerniawati
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.383 KB) | DOI: 10.56303/jppmi.v1i1.10

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian yaitu untuk menghitung nilai gizi dan keamanan pangan produk talas beneng. Kegiatan ini dilakukan di UMKM Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang tahun 2022. Metode yang dilakukan yaitu pendampingan secara langsung kepada pimpinan dalam hal perhitungan nilai gizi dan keamanan pangan produk talas beneng. Adapun produk talas beneng yaitu Brownies Talas Beneng. Komposisi Brownies Talas Beneng yaitu Tepung Talas Beneng, Terigu, Cokelat, Telur, Gula, Margarin Nilai gizi Brownies Talas Beneng berdasarkan % AKG lemak 33%, Protein 9%, Karbohidrat 13%, dan Kalori 17%. Informasi produk pada kemasan Brownies Talas Beneng meliputi nama produk, daftar bahan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat produsen, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, kedaluwarsa. P-IRT Kue No. 206.3601.03.0017-24 dan Sertifikat Halal yaitu ID36110000006650820. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi kepada UMKM Bumi Pangan Lokal di Kabupaten Pandenglang terkait peningkatan mutu produk dalam hal informasi nilai gizi dan keamanan pangan selama proses produksi Brownies Talas Beneng
PEMBANGUNAN SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK (STUDI KASUS PADA STIKOM DINAMIKA BANGSA) Sharipuddin Sharipuddin
Jurnal PROCESSOR Vol 9 No 2 (2014): Processor
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STIKOM Dinamika Bangsa Jambi merupakan perguruan tinggi swasta di Jambi yang didirikan pada tanggal 13 Mei 2002. Dalam operasional sehari-hari STIKOM Dinamika Bangsa termasuk salah satu pengguna teknologi informasi, khususnya di bidang akademik. STIKOM Dinamika Bangsa Jambi selalu berusaha untuk meningkatkan mutu, kinerja dan pelayanan terhadap para pengguna informasi dan teknologi. Dalam hal pengolahan data-data akademik seperti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi, daftar absent, daftar ujian, daftar mata kuliah, jadwal mengajar dosen, dan daftar indek prestasi persemester sudah menggunakan sistem informasi akademik (SIAK), namun demikian keamanan sistem informasi akademik ini belum termanajemen dengan baik. Melalui tulisan ini penulis mencoba untuk membangun manajemen keamanan pada sistem informasi akademik yang tujuannya adalah memberikan hak akses kepada para user sesuai dengan fungsi dan jabatanya masing-masing
PENGEMBANGAN PROSEDUR PELAPORAN INSIDEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDARISASI ISO/IEC 27001 DAN 27002 iwan santoso
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.726 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1556

Abstract

AbstrakPada tahun 1996, U.S. Federal Computer Incident Response Capability (FedCIRC) melaporkan telah terjadi sekitar 2500 “insiden” dalam sistem komputer[1]. Laporan penelitian yang dilakukan oleh NPO Japan Network Security Association, “Security Incident Investigation Working Group” pada 31 Maret 2010, insiden yang terjadi selama tahun 2008 meningkat signifikan jika dibandingkan dengan  tahun sebelumnya, 509 insiden lebih banyak  menjadi 1.373 insiden. [2]. Di Indonesia, berdasarkan laporan penelitian oleh ID-CERT (Indonesia Computer Emergency Response Team) memberikan informasi pada bulan juni 2010 mendapatkan serangan spam sebanyak 300.000 kali [3].Dari sebagian data yang telah disampaikan tersebut diperlukan upaya yang serius untuk menanggulangi insiden keamanan informasi yang terjadi. Institusi  pemerintah maupun swasta harus memiliki sistem keamanan yang baik untuk menanggulangi segala bentuk serangan yang menyebabkan insiden terjadi seperti hilangnya layanan, sistem tidak berfungsi atau overload, kesalahan manusia, ketidakpatuhan dengan kebijakan, pelanggaran pengaturan fisik, perubahan sistem yang tidak terkendali, perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak berfungsi dan pelanggaran akses[4].Dalam penelitian  ini akan dilakukan pengembangan prosedur pelaporan insiden yang terjadi pada perusahaan mengacu pada standarisasi ISO/IEC 27001 dan 27002 sehingga terbentuklah Standard Operation Procedure (SOP) yang efektif untuk melakukan pelaporan terjadinya insiden tersebut.         Kata kunci : insiden, keamanan informasi, standart ISO/IEC 27001/27002
PELATIHAN INTERNET SEHAT: KEPEDULIAN DIRI AKAN KEAMANAN INFORMASI Agung Sediyono; Is Mardianto; Muhammad Najih; Gatot Budi Santoso; Abdul Rochman
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 2, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.99 KB) | DOI: 10.25105/juara.v2i1.7485

Abstract

Internet and social media usage in daily activities is continuously increasing. UKM gets the benefit of information technology to increase its sale through scale up the marketing target in order to increase its revenue. However, most of UKM are worry about the risk in using information technology in their daily activities, such as cyber fraud and stealing their private data and their identities. To overcome these problems, it needs to design training materials that can reduce theirs worry in using information technology. Designed training material based on problem faced by training participants can satisfy and give a benefit to participants even though the instructor delivery and response is not good.
EVALUASI KEAMANAN ASET INFORMASI PADA SIM PENERIMAAN MAHASISWA BARU (DAFTAR ULANG) Dicky Cahyanto; Mahiza Imam Ma'arif; Orlando Millenio Aramsa Putra; Rizq Helmy Dary Descams
Jurnal Krisnadana Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Krisnadana - Januari 2022
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.664 KB) | DOI: 10.58982/krisnadana.v1i2.113

Abstract

Penerimaan Mahasiswa baru pada perguruan tinggi merupakan proses penting untuk dijalankan dengan baik dan efektif, perlu adanya kontrol utama dan kontrol penunjang untuk dapat menjalakan proses ini dengan efektif. SIM PMB merupakan aplikasi yang berguna untuk membantu proses Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru dengan menggunakan akun yang telah disediakan oleh pihak perguruan tinggi. Meskipun SIM PMB sudah berjalan dan dilaksanakan, terdapat beberapa kelemahan dan harus melakukan perbaikan dan peningkatan untuk mencapai proses yang efektif. Penemuan kelemahan ini didapatkan dengan melakukan audit pada SIM PMB dengan Obtain Understading dari tim audit dan juga Audit Program. Tim Audit juga memberikan rekomendasi perbaikan dari masalah yang ditemukan sehingga dapat membantu proses pendaftaran ulang mahasiswa baru menjadi lebih efektif dan meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak berkesinambungan dengan sistem yang telah disediakan.
Penilaian Tingkat Efektivitas Penerapan Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Iso/Iec 27004:2009 Dan Iso/Sni 27001:2009 (Studi Ade Winarni
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 5 No 2 (2016): Bulan Oktober 2016
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.992 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v5i2.77

Abstract

Sejak tahun 2014 STT Indonesia Tanjungpinang sudah menerapkan kebijakan SMKI, hal ini guna menunjang oprasional penerapan sistem informasi khususnya sistem informasi akademik dan keuangan (SIMAK), namun sampai saat ini belum dilakukan evaluasi terhadap penerapan SMKI tersebut. Maka dari itu penelitian ini berfokus pada penilaian tingkat efektivitas penerapan keamanan sistem informasi menggunakan ISO/IEC 27004. Untuk memastikan bahwa kebijakan SMKI yang sudah diterapkan saat ini berjalan dengan baik. Tahap yang dilakukan dimulai dari pengukuran tingkat efektivitas penerapan keamanan sistem informasi, dari hasil pengukuran dilakukan penilaian tingkat efektivitas. Jika dalam proses penelitian didapat kebijakan yang lemah, maka akan diberikan rekomendasi saran perbaikan baik berupa prosedur maupun standar oprating prosedur (SOP) guna meningkatkan keamanan informasi. Metodologi yang digunakan adalah fremework ISO/SNI 27001. Dalam penelitian ini peneliti mengharapkan adanya perbaikan kebijakan dan prosedur yang lemah guna meningkatkan keamanan informasi yang dapat menunjang oprasional dan proses bisnis.
Penilaian Tingkat Efektivitas Penerapan Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Iso/Iec 27004:2009 Dan Iso/Sni 27001:2009 Linda Apriyanti
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 4 No 2 (2015): Bulan Oktober 2015
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.361 KB) | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v4i2.96

Abstract

Sejak tahun 2014 STT Indonesia Tanjungpinang sudah menerapkan kebijakan SMKI, hal ini guna menunjang oprasional penerapan sistem informasi khususnya sistem informasi akademik dan keuangan (SIMAK), namun sampai saat ini belum dilakukan evaluasi terhadap penerapan SMKI tersebut. Maka dari itu penelitian ini berfokus pada penilaian tingkat efektivitas penerapan keamanan sistem informasi menggunakan ISO/IEC 27004. Untuk memastikan bahwa kebijakan SMKI yang sudah diterapkan saat ini berjalan dengan baik. Tahap yang dilakukan dimulai dari pengukuran tingkat efektivitas penerapan keamanan sistem informasi, dari hasil pengukuran dilakukan penilaian tingkat efektivitas. Jika dalam proses penelitian didapat kebijakan yang lemah, maka akan diberikan rekomendasi saran perbaikan baik berupa prosedur maupun standar oprating prosedur (SOP) guna meningkatkan keamanan informasi. Metodologi yang digunakan adalah fremework ISO/SNI 27001. Dalam penelitian ini peneliti mengharapkan adanya perbaikan kebijakan dan prosedur yang lemah guna meningkatkan keamanan informasi yang dapat menunjang oprasional dan proses bisnis.
STUDI KEPUSTAKAAN: KEAMANAN INFORMASI DI PERPUSTAKAAN DIGITAL Asyifa Putri Triandari
VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol 24, No 3: Desember 2022
Publisher : Perpustakaan Nasional RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/visipustaka.v24i3.3244

Abstract

Are all the information stored in digital libraries, both information in the form of collections or user personal data, guaranteed security? This article discusses the threats to information security in digital libraries and their prevention. This study uses a qualitative method with a research library technique, namely research that refers to previous studies, several expert opinions, and other reliable sources obtained by the author by digitally reviewing the research results. The research conducted shows that information security threats in digital libraries do not attack programs or applications that are used to manage information only, but also physical objects to store the information. Examples of information security threats to digital libraries are malware which consists of various types. The easiest way to keep information that is stored safely is by backing up (duplicating information). However, backup alone is not enough. It is necessary to improve the performance of librarians or other training managers by including various national and international events. Not only human resources, but various devices used in digital libraries also need to be updated so that the system that is run is not easily disturbed. In addition, digital libraries should in some time hold simulations of conceding information, so that when such unexpected incidents occur, libraries can take appropriate steps so that the impact that occurs is not more widespread.
Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi dan Keamanan Aset Dengan Menggunakan Nist Sp 800-30 Revisi 1
Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Vol. 13 No. 2a (2022): Vol. 13 No. 2a Special Issue (2022)
Publisher : STMIK Dharmapala Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47927/jikb.v13i2a.403

Abstract

Teknologi informasi memiliki peran yang sangat penting dalam melakukan kegiatan operasional di SMK Teknik PAL Surabaya. Namun tidak selamanya menggunakan teknologi informasi sesuai dengan harapan. Dalam penggunaanya akan muncul berbagai risiko yang dapat menggangu kegiatan operasional sekolah. Risiko-risiko yang muncul ini harus ditangani agar masalah yang ditimbulkan tidak menyebabkaan penggunaan teknologi informasi mejadi suatu hambatan. Dalam mengatasi permasalahan yang muncul dilakukan dengan cara melakukan manajemen risiko terhadap penggunaan teknologi informasi. Dalam penelitian ini analisis manajemen risiko dilakukan dengan menggunakan NIST SP 800-30 Revisi 1. Tahapan dalam NIST SP 800-30 Revisi 1 yaitu, melakukan identifikasi sumber ancaman, identifikasi peristiwa ancaman, identifikasi kerentanan, penentuan kemungkinan, identifikasi dampak, penentuan risiko, rekomendasi pengendalian dan dokumen hasil. Maka berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, SMK Teknik PAL Surabaya memiliki 2 tingkat risiko tinggi, 1 tingkat risiko sedang, dan 5 tingkat risiko rendah. Dari hasil tersebut dibuat rekomendasi pengendalian untuk mengatasi permasalahan pada teknologi informasi.

Page 53 of 131 | Total Record : 1305