Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Hasil Penilaian Risiko Keamanan Informasi pada Laboratorium Klinik Berdasarkan Kriteria Kendali Dalam Penerapan ISO 27001 Eddy Susanto
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jrsi.v12i2.6315.155-164

Abstract

Information is part of an information system that is important to be protected in terms of confidentiality, integrity and availability, in order to increase its reliability. Moreover, information containing personal and health data is definitely available in the clinical laboratory. This becomes a consideration for clinical laboratory management to prepare for the development of its service system in digital transformation. This study aims to assess the information security risks that still arise in a clinical laboratory accredited to ISO 15189 and certified to ISO 9001, as a preparation for digital-based services. By using the ISO 27001 approach which is embedded in the qualitative method in this study, risk assessment is carried out by identification, analysis and evaluation through interviews with process owners at clinical laboratories in Jakarta. As a result, it was found that the Busdev&IT Department had the most information security risks (35 risks out of 384 total risks), which required further treatment based on the established risk appetite. Therefore, vigilance on the use of information systems in the laboratory needs to be improved in terms of information security.
Analisis Risiko Keamanan Informasi Pada Divisi Penjualan Pt Matahari Department Store Cabang Jogja City Mall Menggunakan Metode Octave Allegro Wahyu Pradana, Reza Fauzar; Guntur Utomo, Rio; Al Makky, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Keamanan informasi tidak bisa hanya difokuskan pada tools atau teknologi keamanan informasi, melainkan perlu adanya pemahaman dari setiap organisasi tentang apa yang harus dilindungi serta menentukan secara tepat mengenai solusi yang dapat menangani permasalahan kebutuhan keamanan informasi.Oleh sebab itu untuk mengantisipasi dampak risiko yang terjadi pada aset informasi di perusahaan, kerangka kerja yang akan digunakan adalah OCTAVE Allegro. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan tahapan proses analisis risiko keamanan informasi sesuai dengan kerangka kerja OCTAVE Allegro, mengetahui proses mitigasi risiko serta memberikan hasil rekomendasi kontrol terhadap penilaian risiko menggunakan pedoman ISO 27002:2013. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa jumlah risiko yang berhasil diidentifikasi sebanyak 23 area dengan nilai tertinggi adalah 43. Hasil analisis menunjukkan bahwa 15 risiko akan dimitigasi (mitigate), 4 risiko akan ditangguhkan (defer), dan 4 risiko akan diterima (accept). Kemudian rekomendasi kontrol yang diberikan berdasarkan aspek people, process, dan technology.Kata kunci— Risiko, Keamanan Informasi, Aset Informasi, OCTAVE Allegro, ISO 27002:2013
Pengenalan dan Instalasi Kali Linux untuk Langkah Awal Pengetahuan Tentang Keamanan Sistem Informasi Muhammad Irwan Syahib; Muhammad Akbar Yasin; Budi Wijaya Rauf
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 2 No 01 (2023): Edisi Juni Tahun 2023 ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v1i02.275

Abstract

Di era digital saat ini banyak sekali kejahatan cyber yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan dengan cara meretas sebuah sistem pemerintahan ataupun bisnis. Seperti yang dikutip oleh Tempo.co pada tanggal 19 mei 2023, dengan berita yang berjudul ”BSI Kena Serangan Ransomware, Nasabah Mengaku Rugi Ratusan Juta” yang menuliskan bahwa serangan tersebuat dikarenakan kelemahan sistem dan juga brainwere yang masih sangat rendah dalam hal sadar kejahatan cyber. Pelatihan tentang pengenalan dan instalasi Kali Linux sangat relevan dengan peran mahasiswa dan kondisi kejahatan cyber di Indonesia. Sebagai generasi muda, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam memperkuat keamanan sistem informasi. Dengan pelatihan ini, mahasiswa dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam menghadapi tantangan keamanan cyber yang semakin kompleks. Mereka dapat berkontribusi dalam meningkatkan keamanan sistem informasi, melakukan penetration testing, menyebarkan kesadaran tentang ancaman cyber, maupun menjadi tenaga ahli keamanan yang dibutuhkan di Indonesia. Pelatihan ini mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan tersebut dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, serta membantu menciptakan budaya keamanan cyber yang kuat di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.
Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Framework NIST SP 800-30 Revisi 1 (Studi Kasus: STMIK Sumedang) Fathoni Mahardika
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.484

Abstract

STMIK Sumedang merupakan institusi yang sudah terbiasa menggunakan perangkat teknologi, dimana pengawasannya dilakukan oleh suatu divisi tersendiri yaitu bagian UPT LPSI. Namun terdapat permasalahan dalam penggunaan TI yang ada saat ini antara lain : (1) Masih sering terjadinya insiden keamanan informasi yang menyebabkan terganggunya proses bisnis perusahaan, (2) Belum adanya pengawasan dan perencanaan yang tepat dalam pengelolaan keamanan informasi di STMIK Sumedang.Manajemen resiko adalah metode untuk penilaian dan mitigasi resiko terhadap aspek kebutuhan keamanan informasi yang memuat 3 unsur penting yaitu : Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), dan Availability (ketersediaan). Manajemen resiko keamanan informasi yang digunakan mengacu pada NIST SP 800-30 Revisi 1. Standar ini digunakan sebagai acuan dalam melakukan manajemen resiko keamanan informasi, untuk mengantisipasi risiko agar kerugian tidak terjadi terhadap organisasi. Sehingga resiko dapat dikelola ke level yang dapat diterima organisasi. Diharapkan akan mengurangi dampak insiden sistem dan teknologi informasi di institusi perguruan tinggi, melindungi proses bisnis organisasi yang penting dari ancaman keamanan, meminimalisir risiko kerugian serta menghindari kegagalan serius terhadap informasi yang ada di STMIK Sumedang. Setelah dilakukan manajemen risiko maka diperlukan control keamanan sebagai dasar acuan bahwa risiko dilakukan mitigasi, diterima/ditransfer oleh pihak manajemen. Kontrol keamanan dikembangkan dari ISO 27002. Untuk mengetahui sejauh mana keamanan informasi organisasi maka dilakukan maturity keamanan informasi organisasi menggunakan control yang dikembangkan dari ISO 27002. Dari hasil maturity ini menjadi dasar dibuatnya rekomendasi standar kebijakan keamanan informasi di STMIK Sumedang.
Pengaruh Kejahatan Siber Terhadap Kinerja Organisasi Dengan Moderasi Kesadaran Keamanan Informasi Fenny Anita; Kennardi Tanujaya
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekuilnomi Vol 5 No 2 Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v5i2.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel kejahatan dunia maya dan kesadaran keamanan informasi terhadap kinerja organisasi serta peran kesadaran keamanan informasi dalam memoderasi hubungan kejahatan siber terhadap kinerja organisasi. Sebuah organisasi perlu mengetahui bahaya kejahatan siber terhadap kinerja perusahaan dimana peran karyawan dengan kesadaran keamanan informasi yang tinggi dapat mencegah kerugian yang timbul dari serangan siber. Penelitian ini diterapkan dengan metode survei yaitu dengan membagikan kuesioner kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang ada di Kota Batam. Responden yang dijadikan sampel adalah karyawan atau staf-staf yang berhubungan langsung dengan kinerja dan keamanan organisasi. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pentingnya bagi suatu perusahaan untuk memperhatikan kesadaran keamanan dari karyawan terhadap ancaman siber, dikarenakan lemahnya kesadaran keamanan dari karyawan tersebut dapat menentukan apakah karyawan tersebut mampu bertahan dalam situasi tertentu serta akan mempengaruhi kinerja dari suatu organisasi
Instrumen Evaluasi Keamanan Informasi Vendor menggunakan Abuse Case dan Analytical Hierarchy Process : Studi Kasus STMIK Widuri Agustina Verawati Silitonga; Ruth Silvia Damaiyanty
Journal of Data Science and Information Systems Vol. 1 No. 3 (2023): Volume 1 Number 3 August 2023
Publisher : Journal of Data Science and Information Systems

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/dimis.v1i3.60

Abstract

STMIK Widuri adalah Sekolah Tinggi yang berada di Jakarta, kampus yang sedang berkembang. Penggunaan dan Kebutuhan program aplikasi sistem informasi akademik adalah kebutuhan penting dalam mengolah data mahasiswa dan kegiatan perkuliahan. Pergantian Sistem Informasi Akademik secara berkala dilakukan karena menyesuaikan dengan peraturan, perkembangan teknologi dan kebutuhan kampus. Sistem Informasi Akademik yang ada sebelumnya dibentuk melalui pihak terdekat saja, keterbatasan yang ada membuat peneliti merasa perlu untuk melakukan penelitian dalam pemilihan vendor dengan parameter atau kriteria yang lebih tepat, khususnya dari sisi keamanan, menggunakan instrumen evaluasi keamanan dalam pemilihan vendor yang sesuai dengan kebutuhan institusi pendidikan, sehingga dapat meminimalisir kerugian yang dialami dari setiap perubahannya. Proses evaluasi pemilihan vendor yang baik diperlukan, sehingga tidak hanya mendapatkan vendor yang benar-benar dapat memberikan layanan sesuai kebutuhan dari tingkat keamanan data dan keberlangsungan waktu penggunaan aplikasi tersebut. Pembentukan instrumen evaluasi vendor untuk pemilihan aplikasi Sistem Informasi Akademik ini, dibangun melalui Pengembangan model ancaman dengan Metode Abuse case melalui proses wawancara pihak Akademik STMIK Widuri untuk mendapatkan kontrol keamanan berdasar kepatuhan terhadap Standar SNI ISO/IEC 27001 dihasilkan gambaran kebutuhan keamanan informasi STMIK Widuri, selanjutnya diproses menjadi poin kuisioner bagi 5 vendor untuk seleksi. Hasil wawancara dan kuisioner dihitung dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) menggunakan Mic. Excel dan Software Expert Choice 11. Vendor.B sebagai Vendor yang mendapatkan nilai tertinggi dari kriteria keamanan yang dipilih, dalam penelitian ini. Hasil pengukuran dari proses evaluasi tersebut, didapatkan bahwa proses pemilihan vendor yang dikembangkan dapat membantu penunjang keputusan menentukan vendor yang sesuai dengan kebutuhan keamanan informasi STMIK Widuri.
PENGARUH KESADARAN KEAMANAN INFORMASI REMAJA TERHADAP PENYALAHGUNAAN DATA PRIBADI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TWITTER Dewi, Esa Putri Tungga; Dwijo Kangko, Danang; Rosini; Yahya Maulana, Aya
Jurnal TIMES Vol 12 No 2 (2023): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.12.2.2023693

Abstract

Pengguna media sosial Twitter perlu menyadari pentingnya menjaga keamanan data pribadi miliknya dikarenakan, manusia yang menjadi faktor utama penyebab kebocoran data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran keamanan informasi remaja terhadap penyalahgunaan data pribadi dalam penggunaan media sosial Twitter dan menganalisis menurut tinjauan Islam. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif asosiatif dengan pengambilan data melalui survei. Besarnya populasi pada penelitian ini yaitu 11,1% sehingga, menggunakan Rumus Lemeshow  untuk mendapatkan sampel. Sampel penelitian ini adalah 100 remaja akhir pengguna Twitter dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan Google Form. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis Linear Sederhana, Uji t, dan Koefisien Determinasi. Hasil pengujian hipotesis atau uji t diketahui variabel X memiliki pengaruh terhadap variabel Y sebesar 0,039 < 0,05 dengan nilai t hitung sebesar 2,095 > 1,664 yang berarti kesadaran keamanan informasi mempengaruhi penyalahgunaan data pribadi, disimpulkan Ha diterima sedangkan Ho ditolak dan perhitungan nilai R Square sebesar 0,043 atau 4,3%. Remaja akhir masih perlu peningkatan dalam kesadaran keamanan informasinya dalam menggunakan media sosial Twitter agar penyalahgunaan data pribadi dapat berkurang, serta dalam perspektif Islam pengguna harus selalu berhati-hati dan teliti dalam menerima informasi, mengecek kebenaran informasi yang diterima, dan menjaga dengan baik rahasia yang diberikan.
Peningkatan Literasi Digital Dan Keamanan Informasi Bagi Masyarakat (Studi Pada Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Dalam Transaksi Online Umrah) Juwita Dwi Syafitri
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v4i1.1230

Abstract

The purpose of this study is to improve digital literacy and information security in online Umrah transactions, which often involve fraudulent activities in the name of PT. Hajj and Umrah Travel. The subjects of this study were the residents of Padang Serai Village, Kampung Melayu District, Bengkulu City. The research method used was observation, data collection, and consumer interviews. The results show that consumer interest in performing the Umrah pilgrimage has increased, but financial constraints have forced people to prioritize other interests, such as survival and education costs.
Audit Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Cobit 5 di PT. Paramita Surya Makmur Plastika Titan Parama Yoga Titan; R. Yadi Rakhman Alamsyah; Silca Silkillah Adwa
Jurnal Accounting Information System (AIMS) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the main problems for a company is information system security. High security is needed to maintain the confidentiality and misuse of information in the organization. To improve the security of business operations and the quality of information technology resources, it is necessary to evaluate to optimize the security of existing information technology assets. The purpose of this research is to carry out an information system security audit at PT. Paramita Surya Makmur Plastika using COBIT 5 and documenting the information system audit findings of PT. Paramita Surya Makmur Plastika to produce an audit report. Based on the results of research that has been carried out through interviews and questionnaires using COBIT 5 and using the APO13 and DSS05 sub domains, the results show that the existing capability is at level 1 while the expected capability level is at level 3 andt the capability gap is 2.
Analisis Tingkat Kematangan Keamanan Informasi Menggunakan Indeks KAMI pada Tiyuh Pulung Kencana Khristina Henny R; M. Said Hasibuan
Journal of Digital Literacy and Volunteering Vol. 2 No. 1 (2024): January
Publisher : Puslitbang Akademi Relawan TIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57119/litdig.v2i1.78

Abstract

Everyone must adapt quickly if they don't want to be left behind due to very rapid and significant technological developments. All institutions in Indonesia must also apply information technology to expedite and make their activities more effective and fulfill their duties and functions in implementing work programs. For this reason, the role of information security is very important to maintain the confidentiality, integrity and availability of information for the public and service interests. Based on the conditions described above, it is important to carry out a SID (Village Information System) assessment to determine the maturity and completeness of data security. Tiyuh Pulung Kencana Village in Tulang Bawang Tengah District, West Tulang Bawang Regency is the object of this research. This village or Tiyuh is one of the villages that has implemented SID effectively in the implementation of the Lampung Province Smart Village Program. The Information Security Index (KAMI) is used in Tiyuh Pulung Kencana, Tulang Bawang Tengah District, West Tulang Bawang Regency, to assess the completeness and maturity of the information security system. Document analysis and interviews with related parties are the qualitative methods used. The results of the KAMI index research show that Tiyuh Pulung Kencana relies heavily on electronic systems, but steps to protect information are still just starting (only in the initial stages). Therefore, Tiyuh Pulung Kencana must improve its information security practices by creating policies and procedures that comply with IT/IS standards and resource readiness.

Page 69 of 131 | Total Record : 1304