Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Dampak Keamanan IoT dan Integrasi Sistem Informasi terhadap Perlindungan Data dan Kinerja Operasional di Perusahaan Telekomunikasi Yogyakarta Anggun Nugroho; Rahmad Syaifudin; Affan Irfan Fauziawan
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i05.1197

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak dari keamanan IoT dan integrasi sistem informasi terhadap perlindungan data dan kinerja operasional di perusahaan telekomunikasi di Yogyakarta, Indonesia. Pendekatan kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan metodologi Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk menganalisis data survei yang dikumpulkan dari 150 karyawan dan manajer. Temuan ini mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara keamanan IoT, integrasi sistem informasi, perlindungan data, dan kinerja operasional. Tingkat keamanan IoT dan integrasi sistem informasi yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan praktik perlindungan data dan kinerja operasional. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya berinvestasi pada langkah-langkah keamanan yang kuat dan infrastruktur TI yang kohesif untuk meningkatkan ketahanan dan kinerja organisasi di sektor telekomunikasi. Studi ini memberikan wawasan yang berharga bagi para praktisi dan pembuat kebijakan yang ingin menavigasi lanskap keamanan siber yang kompleks dan transformasi digital di perusahaan telekomunikasi.
PERENCANAAN SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI BERDASARKAN STANDAR ISO 27001:2013 PADA KOMINFO KABUPATEN MALANG Setyaningrum, Anis; Kurniawan, Yudhi; Setiawan, Rudy
Kurawal - Jurnal Teknologi, Informasi dan Industri Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Kurawal Volume 6, Nomor 1, March 2023
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/kurawal.v6i1.1029

Abstract

The Department of Communication and Information (DISKOMINFO) of Malang Regency is a Regional Apparatus (PD) that utilizes Information and Communications Technology (ICT). Regarding the importance of implementing ICT Governance for the Information Security Management System, as stipulated in Presidential Regulation No. 95 of 2018 on Electronic-Based Government Systems (SPBE) and the Regulation of the Minister of Communication and Information of the Republic of Indonesia Number 4 of 2016, all government agencies are required to implement security management for all the information they handle. The method used in this study to address the discussed issues involves developing policies and standard operating procedures (SOPs) and assessing information security risks in organizational assets, referring to the ISO/IEC 27001:2013 standard as a guideline for information security management. The reason for using these standards is that the Indonesian government, through the National Standardization Body (BSN), has designated SNI ISO/IEC 27001:2013 as the national standard (SNI) for managing information security for organizations of all types and sizes. The result of this research is the creation of information security policy documents and SOP documents to enhance security controls within information security management systems based on ISO/IEC 27001:2013.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Teknologi Blockchain Untuk Optimalisasi Keamanan Dokumen Digital Ade Sulistiawati; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sistem manajemen informasi (SIM) berbasis teknologi blockchain untuk meningkatkan keamanan informasi merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan teknologi informasi.Di era digital saat ini, keamanan dan integritas data digital telah menjadi perhatian utama banyak organisasi. Risiko perubahan yang salah, penipuan, atau hilangnya informasi dapat berdampak serius pada keputusan dan proses berdasarkan informasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan data digital dengan meningkatkan pengelolaan data berbasis teknologi blockchain. Blockchain berjanji untuk memecahkan tantangan keamanan data digital melalui prinsip inti tata kelola yang terdesentralisasi, transparansi, dan kekekalan. Teknologi, arsitektur, dan desain Blockchain dirancang untuk memanfaatkan teknologi keamanan canggih seperti enkripsi, tanda tangan digital, dan kontrol akses. Teknologi blockchain yang dipilih adalah blockchain pribadi dan dianggap paling sesuai dengan kebutuhan sistem. Menerapkan dan menguji dengan membuat prototipe dan melakukan pengujian kinerja dan keamanan. Evaluasi pengguna dan ahli menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan keamanan dan efisiensi pengelolaan informasi digital di beberapa bidang. Namun, penelitian dan pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengintegrasikan proses-proses ini dengan pengetahuan manajemen digital yang ada dan memastikan adopsi dan penggunaannya
PERAN KLASIFIKASI SERANGAN SISTEM INFORMASI DALAM MEMPERKUAT KEAMANAN NASIONAL DAN MEMERANGI CYBERWARFARE Sandi Jaelani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang semakin terhubung, keamanan nasional menjadi semakin rentan terhadap serangan sistem informasi, termasuk ancaman serius seperti cyberwarfare. Artikel ini membahas peran klasifikasi serangan sistem informasi dalam memperkuat keamanan nasional dan melawan cyberwarfare. Dengan mempertimbangkan jenis-jenis serangan siber, dampaknya, serta strategi dan kebijakan yang diperlukan, upaya untuk meningkatkan ketahanan terhadap ancaman siber menjadi sangat penting. Melalui analisis literatur dan studi kasus, kita mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang serangan siber dan bagaimana klasifikasi serangan ini dapat membantu dalam mengembangkan respons yang efektif. Studi kasus yang disajikan memberikan gambaran nyata tentang dampak serangan siber terhadap infrastruktur kritis dan kepentingan nasional. Kesimpulan dari analisis ini menekankan pentingnya respons yang cepat, kerjasama lintas sektor, dan implementasi strategi keamanan holistik untuk melindungi negara dari ancaman siber. Dengan demikian, artikel ini mengilustrasikan pentingnya pemahaman mendalam tentang serangan siber dan penerapan klasifikasi yang tepat dalam memperkuat pertahanan siber nasional
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN PELAYANAN PUBLIK Selcha Miranda P.N
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang efektif dan efisien sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam era digital, pengembangan sistem informasi berbasis web menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web yang dapat meningkatkan pelayanan publik. Metode pengembangan yang digunakan adalah analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Sistem informasi ini dirancang untuk memfasilitasi berbagai layanan publik, termasuk pengajuan permohonan izin, pengaduan masyarakat, dan informasi terkait kebijakan publik. Pengguna dapat mengakses sistem ini melalui web browser dengan menggunakan perangkat komputer atau perangkat mobile. Dalam pengembangan sistem informasi ini, terdapat beberapa fitur utama, termasuk formulir online untuk pengajuan permohonan izin yang memudahkan masyarakat dalam mengakses dan mengisi data yang diperlukan. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur pelacakan status pengajuan, sehingga pengguna dapat memantau proses pengajuan mereka secara real-time. Pengguna juga dapat mengajukan pengaduan melalui sistem informasi ini. Pengaduan akan langsung diteruskan ke departemen terkait untuk ditindaklanjuti. Sistem ini juga menyediakan informasi terkait kebijakan publik, seperti undang-undang dan peraturan yang relevan. Evaluasi dilakukan melalui uji coba penggunaan sistem informasi oleh masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem informasi ini berhasil meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Masyarakat merasa lebih mudah dan cepat dalam mengakses layanan publik melalui sistem ini.
Taktik Baru Dalam Peningkatan Keamanan Sistem Informasi: Pendekatan Terintegrasi Untuk Melawan Ancaman Cyber Modern Muchtar K. Hi. Bode; Takdir Ruslan; Salman Agustiwan Akmal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang semakin maju, keamanan sistem informasi menjadi semakin penting dalam menjaga integritas dan keberlangsungan organisasi. Ancaman cyber modern seperti serangan malware, peretasan data, dan serangan jaringan menjadi semakin kompleks dan menantang untuk diatasi. Oleh karena itu, pendekatan terintegrasi dalam meningkatkan keamanan sistem informasi telah muncul sebagai respons terhadap tantangan ini. Artikel ini mengeksplorasi taktik baru dalam peningkatan keamanan sistem informasi melalui pendekatan terintegrasi. Pendekatan ini melibatkan penggabungan berbagai strategi keamanan, teknologi, kebijakan, dan prosedur ke dalam sebuah kerangka kerja yang komprehensif. Kami akan membahas konsep, strategi, manfaat, dan tantangan yang terkait dengan pendekatan ini, serta bagaimana pendekatan terintegrasi dapat menjadi fondasi yang kuat dalam melawan ancaman cyber modern. Dengan memahami dan menerapkan pendekatan terintegrasi dengan baik, organisasi dapat meningkatkan ketangguhan mereka terhadap ancaman cyber yang terus berkembang dan memastikan keberlanjutan operasi mereka dalam dunia digital yang semakin kompleks. Melalui pendekatan ini, kami berharap dapat memberikan pandangan yang jelas dan komprehensif tentang bagaimana organisasi dapat meningkatkan keamanan sistem informasi mereka dalam menghadapi ancaman cyber modern
Perilaku Kesadaran Keamanan Sistem Informasi Pada Sumber Daya Manusia Kesehatan di Layanan Kesehatan – Narrative Literrature Review Elsa Adila Ramadhian; Adang Bachtiar; Puput Oktamianti; Cicilya Candi
Syntax Idea 3341-3351.
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i7.4233

Abstract

Dalam era digital saat ini, menjaga kerahasiaan dan keamanan sistem informasi merupakan sebuah tantangan tersendiri. Industri terutama kesehatan saat ini melakukan investasi besar dalam teknologi informasi. Masih banyak kasus yang terjadi di lapangan, terutama terkait perilaku kesadaran pengguna informasi kesehatan. Tenaga medis menjadi salah satu faktor besar dalam insiden keamanan yang terjadi di layanan kesehatan. Saat ini belum banyak yang membahas mengenai faktor-faktor individu yang mempengaruhi perilaku kesadaran keamanan sistem informasi terutama di layanan kesehatan. Oleh karena itu, tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk memberikan tinjauan mengenai perilaku kesadaran kemanan sistem informasi pada sumber daya manusia (SDM) kesehatan di layanan kesehatan, mengumpulkan metode dan faktor penentu yang dapat meningkatkan perilaku kesadaran. Metode penelitian dengan kuantitatif yang disajikan dalam bentuk Narrative Litterature Review, diambil dari jurnal ilmiah untuk ditinjau. Hasil penelitian menunjukan pengaruh dari pelatihan yang telah diberikan kepada tenaga medis, lama pengalaman kerja serta aturan dan hukuman berlaku yang ada di layanan kesehatan terhadap perilaku keamanan sistem informasi pada SDM kesehatan di layanan kesehatan.
Pengumpulan Informasi pada Situs Web Dengan Menyusun Kerangka Kerja Keamanan Siber NIST Wibowo, Dega Surono; Nishom, M.; Abidin, Taufiq
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v9i1.6536

Abstract

In the current era, the rapid development of websites has made them one of the most significant modern information media. Website creation is not only focused on the design and information presented, but also focuses on security aspects. The presence of security on a website is very important, considering the need to protect the data and information contained therein. Information Gathering is one method used to test a website's security. This information gathering is the earliest stage to obtain ownership and other sensitive information. This research aims to conduct security testing of the oase.poltektegal.ac.id website using tools in the form of penetration testing software; then, the testing results are entered into the cybersecurity framework issued by N.I.S.T. The test results obtained and adjusted to N.I.S.T. Cybersecurity are that the oase.poltektegal.ac.id website has vulnerabilities in the form of CVE-2003-1418 (apache webserver vulnerability), CVE-2005-3299 (PHP vulnerability), CVE-2010-4344 ( Buffer Overflow Vulnerability), CVE-2007-6750 (XSS). The solution to this vulnerability is updating the software and closing unused ports. These results will be used as a benchmark in creating or improving similar websites to increase awareness and vigilance in achieving cyber resilience
Pemanfaatan COBIT 2019 Information Security Dalam Merancang Manajemen Keamanan Informasi Pada Transformasi BankCo Rahmadana, Aini; Mulyana, Rahmat; Santoso, Ari Fajar
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 3: Desember 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i3.1513

Abstract

Consumer behavior changes, the rapid digital innovation pace among competitors, and regulatory directives have compelled incumbent companies to accelerate digital transformation (DT) efforts. Previous research has successfully identified the influence of information technology governance (ITG) on organizational performance (OP), fully mediated by DT. However, a deeper understanding of the design of information security management mechanisms to guide the DT journey is still necessary. This study employs the Design Science Research (DSR) approach, based on the latest ISACA framework, COBIT 2019 Information Security Focus Area. A case study is conducted at BankCo, with data collection through interviews and document triangulation. Solution design and implementation roadmaps are based on gaps identified from the assessment of the three BankCo priorities: DSS05 Managed Security Services, APO13 Managed Security, and BAI06 Managed IT Changes. This research contributes to the knowledge base of information security management in DT and is particularly practical for guiding BankCo's DT journey, as well as benefiting the broader industry.Keywords: Digital Transformation; IT Governance and Management; COBIT 2019 Information Security; Design Science Research; Bank. AbstrakPerubahan perilaku konsumen, kecepatan inovasi digital kompetitor, dan arahan regulasi telah memaksa perusahaan incumbent untuk percepatan transformasi digital (TD). Penelitian sebelumnya berhasil mengidentifikasi pengaruh tata kelola TI (TKTI) terhadap kinerja organisasi (KO), dimediasi penuh oleh TD. Namun masih diperlukan pendalaman mengenai rancangan mekanisme pengelolaan keamanan informasi untuk mengawal perjalanan TD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research (DSR) berbasis kerangka kerja terkini dari ISACA yaitu COBIT 2019 Information Security Focus Area. Studi kasus dilakukan di BankCo, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan triangulasi dokumen. Perancangan solusi dan roadmap implementasi dilakukan berdasarkan kesenjangan yang didapatkan dari hasil penilaian tujuh komponen pada ketiga prioritas BankCo yaitu DSS05 Managed Security Services, APO13 Managed Security, dan BAI06 Managed IT Changes. Penelitian ini berkontribusi terhadap basis pengetahuan mengenai pengelolaan keamanan informasi pada DT, serta secara praktis khususnya bermanfaat bagi BankCo untuk mengawal perjalanan TD-nya, dan umumnya bagi industri terkait. 
Evaluasi Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Pada Pengamanan Penyelenggaraan Sistem Elektronik Berdasarkan ISO 27001 (Studi Kasus: STT Pratama Adi) j-sika; A. Supriyadi Adung
J-SIKA|Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa Vol. 5 No. 01 (2023): Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa (J-SIKA) Vol 5 No 1 edisi Juni 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan atau menyebarkan informasi elektronik. Keamanan informasi adalah hal yang berkaitan dengan convidentiality, integrity dan availability. Sekolah Tinggi Teknologi Pratama Adi (STTPA) adalah perguruan tinggi yang berlokasi di kabupaten Bandung. STTPA telah menyelenggrakan sistem elektronik pada kegiatan akademiknya. Sehingga perlu melakukan implementasi indeks KAMI untuk mengetahui tingkatan, ukuran, maupun tingkat kepentingan penggunaan sistem penyelenggara elektronik yang dimilikinya. Indeks Keamanan Informasi (KAMI) adalah alat evaluasi untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi yang dilakukan pada beberapa area penerapan keamanan informasi. Dengan ruang lingkup pembahasan yang juga memenuhi semua aspek keamanan yang di definisikan oleh standar ISO27001. Metode penelitian yang di lakukan adalah metode deskriptif, yaitu mendeskrpsikan kejadian yang sebenarnya. Metode penilaian di lakukan dengan menerapkan indeks KAMI pada area sistem penyelenggaraan elektronik yang sesuai standar keamanan informasi ISO 27001. Dengan sejumlah pertanyaan di area kategori sistem elektronik. Tujuannya adalah menghasilkan hasil evaluasi mandiri dengan skor penetapan kategori sistem elektronik dengan nilai = 22. Dan hasil evaluasi akhir adalah Cukup Baik. Serta hasil ketergantungan TIK pada level B dengan batas bawah 16 dan batas atas 34, yang artinya klasifikasi kategori sistem elektronik adalah Tinggi. Hasilnya adalah Dokumen kategori Sistem Elektronik Tinggi yang dapat memberikan gambaran tingkat kesiapan keamanan informasi yang dimiliki.

Page 74 of 131 | Total Record : 1304