Filter By Year

1945 2024


Found 951 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

A PENGEMBANGAN MODUL AJAR DASAR – DASAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) POROS HORISONTAL UNTUK SKALA KECIL Prinanto, Reza Awalludin; Abdillah, Hamid; Abdillah, Ikhsanudin
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.4766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan bahan ajar yang mendukung pembelajaran vokasi teknik energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) poros horizontal skala kecil, yang selama ini minim panduan praktik dan materi terstruktur. Tujuan penelitian adalah mengembangkan modul ajar PLTB yang valid, praktis, dan layak untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa SMK. Metode yang digunakan adalah pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan tahap validasi oleh ahli materi dan media. Hasil validasi menunjukkan nilai validitas rata-rata 78,13% (kategori layak) dan aspek kepraktisan modul mencapai 91,67%, menandakan modul siap digunakan dalam proses pembelajaran. Modul ini mengintegrasikan pendekatan pembelajaran konstruktif dengan aktivitas eksplorasi, praktik, dan refleksi yang mendorong siswa aktif membangun pengetahuan, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Pembahasan fokus pada aplikasi modul yang kontekstual sesuai kondisi sekolah vokasi, memudahkan guru dalam pengajaran yang berpusat pada siswa. Kesimpulan penelitian bahwa modul ajar PLTB poros horizontal skala kecil yang dikembangkan valid, praktis, dan layak untuk pembelajaran vokasi di SMK serta berkontribusi pada peningkatan kompetensi peserta didik di bidang energi terbarukan. Kata kunci: modul ajar; pembangkit listrik tenaga bayu; energi terbarukan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER BERNALAR KRITIS DAN KEMANDIRIAN SISWA KELAS V SD Purba, Juliana; Y. B. Adimassana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43781

Abstract

This research is motivated by the low critical reasoning and independence character of fifth grade elementary school students based on the results of interviews with class teachers and the results of the initial character questionnaire analysis followed by 29 fifth grade elementary school students. The purpose of this research is to develop a Project-based Pancasila Education Learning Module that is feasible and high-quality to improve students' critical reasoning and independence character. The research method used is R&D with the ADDIE development model. The research subjects consisted of 1 fifth grade elementary school teacher and 29 fifth grade elementary school students. There are research objects, namely the PjBL based Pancasila Education open module, critical reasoning character, and independence character. Data collection techniques used interview guides, character questionnaire sheets, and product validation sheets. Data analysis techniques were carried out qualitatively and quantitatively. The results of the study indicate that the R&D research method with the ADDIE model has been developed based on validation by two lecturers and two fifth grade elementary school teachers. The quality of the open module product validation was obtained with an average score of 3.60 (very good category). The implementation of the learning module has an impact on improving students' critical reasoning character from the initial questionnaire with an initial score of 1.92 (low category) to 3.71 (high category), with an increase of 1.79. Meanwhile, the independent character score increased from 1.99 (low category) to 3.60 (high category), with an increase of 1.61. This study shows that the PjBL based Pancasila Education learning module can improve the critical reasoning character and independence of fifth-grade elementary school students. Therefore, this PjBL based Pancasila Education learning module shows quality and is suitable for use.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Realistics Mathematic Educations Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Siswa SD Aisyah, Siti; Sukmawarti, Sukmawarti
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 4 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i4.1595

Abstract

The objective of this study is to determine the feasibility of a geometry teaching module design based on Realistic Mathematics Education (RME) to improve students' learning outcomes. It also aims to identify the improvement in elementary school students' geometry problem-solving skills through the implementation of the RME-based geometry teaching module. This research is a type of development research (Research and Development) using the 4D development model proposed by Thiagarajan. In this study, the researcher implemented the 4D development procedure only up to the third stage, namely development, since the focus of this study is solely on developing a problem-based module using the RME approach. The instruments used for data collection were questionnaires administered to expert validators, including subject matter experts and learning design experts. Based on the research results, the RME-based geometry teaching module design is considered highly feasible for improving the learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 101797 Deli Tua. The geometry problem-solving skills of elementary school students showed a significant improvement through the implementation of the RME-based teaching module. The pre-test results before using the module showed an average student problem-solving score of 30.4. After using the teaching module design, the average score increased to 85.3. Therefore, the RME-based teaching module is highly recommended for enhancing students' problem-solving abilities in the topic of two-dimensional geometry.
Pengembangan Bahan Ajar e-Modul dan Pemanfaatan Quizizz untuk Instrumen Penilaian Berbasis PBL-Deep Learning pada Materi Sistem Periodik Unsur Berorientasi Kemampuan Literasi Sains Murid SMA Sarah Wulandari; Zurweni, Zurweni; Febbry Romundza; Haryanto, Haryanto; Afrida, Afrida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4185

Abstract

Kendala murid dalam menginterpretasikan konsep ilmiah pada materi Sistem Periodik Unsur yang bersifat abstrak serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pembelajaran kimia menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Studi ini berupaya untuk mengembangkan e-modul berbantuan Quizizz yang dikembangkan melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan prinsip-prinsip pendekatan deep Learning pada materi Sistem Periodik Unsur untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang menekankan interaksi aktif serta mendukung peningkatan pemahaman literasi sains murid. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model Lee & Owens yang terdiri atas beberapa tahapan, yaitu: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek yang terlibat dalam studi ini mencakup ahli materi, ahli media, guru kimia, serta murid kelas XI di SMAN 11 Muaro Jambi. Instrumen pengumpulan data meliputi validasi dan angket respons murid, yang kemudian diolah secara kuantitatif dengan metode persentase. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, dengan hasil validasi ahli materi sebesar 94,45%, ahli media 97%, serta penilaian guru mencapai 93,34%. Selain itu, uji coba kepada murid, baik pada uji coba one to one maupun kelompok kecil, menunjukkan respons yang sangat positif dengan persentase masing-masing 90% dan 93,12%. Mengacu pada temuan tersebut, media yang dikembangkan dapat dinyatakan telah memenuhi kriteria validitas dan kelayakan untuk digunakan sebagai pendukung pembelajaran yang dapat membantu murid memahami materi Sistem periodik Unsur secara lebih efektif.
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbasis Project-Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Murid pada Materi Sel Kelas VIII di SMPN 1 Banyuasin III Cappri, Herri; Saputri, Wulandari; Hidayat, Saleh
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 6 No. 1 (2026): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the 21st century, creativity is one of the most essential competencies for students. However, at SMPN 1 Banyuasin III, students’ creativity remains low. Although the Merdeka Curriculum supports 21st-century skills, the teaching materials used have not yet implemented differentiated modules based on Project Based Learning (PjBL). This study aimed to develop a differentiated PjBL-based teaching module on cell material to enhance students’ creativity in classes VIII.G and VIII.H. The research applied the 4D model (define, design, develop, disseminate). Data were collected through interviews, questionnaires, and observations, and analyzed using normality, homogeneity, and t-tests. The define stage revealed that both teachers and students needed a differentiated PjBL-based module to support creative thinking. The design stage produced cognitive creativity test items and the module framework. In the develop stage, the module achieved “very good” feasibility ratings in language (95.83%), content (88.23%), teaching materials (97.27%), and learning tools (92.72%), while the evaluation aspect was categorized as good (80%). The creativity test consisted of 10 valid items with high reliability (Cronbach’s Alpha = 0.80). Limited trials indicated the module was practical and easy to use. Effectiveness testing through pretest–posttest showed homogeneous data (Sig. 0.452) and a significant difference (0.000 < 0.05), indicating that the differentiated PjBL-based module significantly improved students’ creativity compared to conventional modules.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DIGITAL PADA MATA KULIAH MEDIA DAN SUMBER BELAJAR PAUD Setianingsih, Hesti
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v7i1.3531

Abstract

The purpose of this study is to develop digital module-based teaching materials for the Early Childhood Education Media and Learning Resources course. This study uses content expert and media expert assessments to determine the feasibility of the module. This research process was conducted using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. One of the research subjects is 100 students from the Early Childhood Education Study Program at Tadulako University who are in their second semester. This research tool uses validation sheets from subject matter experts and media experts, and the data collection methods are interviews and questionnaires. Quantitative and qualitative analyzes were performed on the data. The research results show that the developed digital module has an average feasibility percentage of 82.96%, indicating that it is suitable for use as lecture material. This research is limited to trial subjects involving only second-semester students and limited expert validation tools. This research produced alternative teaching materials that are interactive and flexible, available to both lecturers and students. Socially, this research supports the transformation of digital learning in higher education and the improvement of digital literacy among prospective early childhood education teachers. The novelty of this research lies in the development of a digital module tailored to the ADDIE model, specifically designed for the Early Childhood Education Media and Learning Resources course at Tadulako University.   Keywords: Digital Module; Media; Learning Resources.
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbasis Sad Kerti Loka Bali pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Siswa Kelas V Gugus II Kecamatan Busungbiu Tahun Pelajaran 2024/2025 Putu Agus Trisna; Made Ariasa Giri; Ni Luh Gede Hadriani
Widya Accarya Vol. 16 No. 2 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.2.1681.134-152

Abstract

Kemampuan 4C yang rendah pada siswa kelas lima akibat kurangnya pembelajaran kontekstual memerlukan dukungan pembelajaran dari berbagai aspek, termasuk modul pembelajaran yang digunakan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan desain modul pembelajaran dengan Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarkan mata pelajaran Sad Kerthi Loka Bali IPAS; (2) menganalisis kelayakan modul pembelajaran dengan Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarkan mata pelajaran Sad Kerthi Loka Bali IPAS; (3) menganalisis kelayakan modul pembelajaran dengan Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarkan mata pelajaran Sad Kerthi Loka Bali IPAS; dan (4) menentukan efektivitas modul pembelajaran dengan Pembelajaran Berdiferensiasi berdasarkan mata pelajaran Sad Kerthi Loka Bali IPAS dalam meningkatkan kompetensi 4C siswa kelas V di Gugus II Kec. Busungbiu pada Tahun Ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) melalui model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kompetensi 4C. Teknik analisis penelitian ini menerapkan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) desain modul pembelajaran terdiri dari 3 bab yang mencakup konsep Wana Kerthi, Danu Kerthi, dan Jaga Kerthi, dan disusun berdasarkan komponen modul pembelajaran dalam kurikulum mandiri; (2) Modul pembelajaran telah memenuhi aspek validitas konten, media, dan bahasa dengan kategori baik dan valid; (3) Praktisitas guru dalam menggunakan modul pembelajaran IPAS ini mencapai 85% dengan kriteria sangat praktis; (4) Uji efektivitas penggunaan modul pembelajaran telah meningkatkan kompetensi 4C siswa kelas V dengan Sig. (dua ekor) 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPAS yang dibedakan berdasarkan kebijaksanaan lokal Sad Kerthi Loka Bali telah dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kompetensi 4C siswa kelas V di SD Gugus II Busungbiu pada tahun ajaran 2024/2025.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Rossanti; Saragih, Sehatta; Siregar, Syarifah Nur
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3gav5k16

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) yang valid dan praktis untuk memfasilitasi KPMM siswa fase D pada materi bangun ruang sisi lengkung. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli dan angket respons siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi oleh tiga orang validator serta uji coba terbatas kepada 12 siswa kelas IX SMP Negeri 7 Tualang. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif menggunakan skala Likert untuk menentukan tingkat kevalidan dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memperoleh rata-rata nilai validitas sebesar 93,43% dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil angket respons siswa pada uji coba kelompok kecil menunjukkan rata-rata nilai kepraktisan sebesar 88,65% dengan kategori sangat praktis. Kontribusi: Berdasarkan hasil tersebut, modul ajar berbasis PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan sebagai salah satu alternatif perangkat pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi bangun ruang sisi lengkung.
Pengembangan modul ajar materi kegiatan ekonomi berbasis education for sustainable development (ESD) Rizka Devya Safitri; Pupun Nuryani; Mela Darmayanti
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol. 10 No. 1 (2025): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v10i1.130

Abstract

This research was conducted due to the urgent need to integrate sustainable development principles into economic activity materials to raise students' awareness of social and environmental impacts. However, learning this material is still suboptimal due to the lack of learning resources that comprehensively discuss this material.  The purpose of this research is to design teaching modules for economic activity materials based on Education for Sustainable Development (ESD). This study employs the Design and Development (D&D) method, referencing the ADDIE model. Research data was obtained through expert validation and testing. Data analysis techniques utilize both qualitative and quantitative analysis. The research outcomes consist of a teaching module comprising three chapters, designed to develop students' cognitive, socio-emotional, and behavioral domains. The learning activities in the module are structured using ESD-based methods and pedagogy relevant to the economic activity material. Based on expert validation results, the teaching module received an average rating of “Very Suitable” for use. Meanwhile, the effectiveness test using the N-Gain formula indicated that the teaching module falls into the “ Medium” category. Thus, the ESD-based teaching module has proven effective in supporting the learning process of economic activity materials.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN APLIKASI ZIPQUIZ UNTUK MATERI PELUANG KELAS VIII Resitaningtyas, Icha; Hanifah, Hanifah; Sumardi, Hari; Muchlis, Effie Efrida
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta kepraktisan modul ajar matematika pada materi peluang kelas VIII yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dan aplikasi evaluasi digital Zep Quiz. Metode yang digunakan adalah model pengembangan Plomp yang meliputi lima tahap: investigasi awal, desain, konstruksi, evaluasi, dan implementasi. Modul dirancang untuk mendukung pembelajaran kontekstual, aktif, dan kolaboratif sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa modul berada pada kategori “sangat valid” dengan rata-rata skor 85,42%. Sementara itu, hasil uji kepraktisan berdasarkan respon siswa juga menunjukkan kategori “sangat praktis” dengan rata-rata skor 92%. Penggunaan Zep Quiz terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam evaluasi formatif. Dengan demikian, modul ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas VIII.

Page 91 of 96 | Total Record : 951