Filter By Year

1945 2024


Found 2 documents
Search Deteksi Dini Motorik Kasar pada Anak Usia 4-6 Tahun

Deteksi Dini Motorik Kasar pada Anak Usia 4-6 Tahun Humaedi Humaedi; Andi Saparia; Besse Nirmala; Ikhwan Abduh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1368

Abstract

Gerak bagi manusia merupakan kebutuhan terlebih bagi anak yang masih dalam proses tumbuh kembang. Penelitian ini berupaya untuk melakukan deteksi dini motorik kasar anak usia 4-6 Tahun di Kota Palu. Penelusuran yang dilakukan menggunakan penelitian deksriptif. Sampel terdiri dari 344 anak terbagi atas 168 orang anak laki-laki dan 176 anak perempuan yang tersebar di 20 lembaga PAUD yang ada di kota Palu dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan 4 jenis tes yakni (1) tes meloncat tanpa awalan, (2) tes berdiri satu kaki, (3) tes kekuatan tangan, dan (4) tes kecepatan. Teknik analisis dengan menggunakan analisis deskriptif persentase. Adapun kesimpulan yaitu hasil pengukuran ditemukan kondisi motorik kasar anak berada pada kategori sedang sehingga dapat dikatakan masih dalam tahap perkembangan. Olehnya itu, hendaknya guru PAUD lebih menekankan model pembelajaran yang memacu kemampuan gerak motorik kasar sehingga dapat mendukung pencapaian prestasi anak di masa depan.
Pemberdayaan Kader Tentang Deteksi Dini Perkembangan Motorik Kasar (Melompat) pada Anak Usia 5 Tahun di Desa Tondomulyo Kec. Jakenan Kab. Pati Nopri Padma Nudesti; Siti Marfu’ah; Retno Wulan
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i02.30

Abstract

Motorik kasar merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap potensi gerak dalam keterampilan olah tubuh dan mobilitas hidup seseorang. Perkembangan motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh dan perkembangan tersebut erat kaitannya dengan perkembangan pusat motorik di otak. Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada balita dan anak prasekolah. Dengan ditemukan secara dini penyimpangan/masalah tumbuh kembang anak, maka intervensi akan lebih mudah dilakukan. Deteksi dini perkembangan dapat dilakukan dengan menggunakan KPSP untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak sesuai umurnya. Selain itu, instrumen ini juga digunakan sebagai alat mendeteksi penyimpangan perkembangan anak agar segera dapat dilakukan intervensi. Pada kegiatan Posyandu kader jarang menggunakan KPSP sebagai deteksi dini perkembangan motorik kasar pada anak usia 5 tahun, dengan adanyan kegiatan pengabdian masyarakat ini, kader tidak hanya memberikan pelayanan pemantaun pertumbuhan tetapi juga dapat melakukan deteksi dini terhadap perkembangan. Baik ibu maupun kader dapat memberikan stimulasi pada anak agar perkembangan motorik kasar dapat berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat pemberdayaan kader tentang deteksi dini perkembangan motorik kasar (melompat) pada anak usia 5 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat dilator belakangi dari hasil penelitian sebelumnya oleh Nopri Padma Nudesti Tahun 2020 dengan judul hubungan Baby SPA dengan perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6 bulan di Riu Mom Kids and Baby SPA menunjukkan bahwa ada hubungan Baby SPA dengan perkembangan motorik kasar pada bayi. Kegiatan ini sebagai penjabaran pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan meliputi peningkatan kebugaran melalui Baby SPA untuk melatih perkembangan motorik kasar pada bayi Kata Kunci: Pemberdayaan Kader, Perkembangan Motorik Kasar

Page 1 of 1 | Total Record : 2