cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Orientasi Baru
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk karya tulis, laporan penelitian dan resensi buku. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian Teologi Kontekstual, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal terbit 2 kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 564 Documents
Di Antara Identitas dan Kebersamaan: Masalah Misi dan Universalisme di Dalam Trito Yesaya Singgih, Emmanuel Gerrit
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 06, TAHUN 1992
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3793.085 KB)

Abstract

----
Teologi Kitab Suci. Pergumulan Antara Monoteisme Abrahamik dan Doktrin Trinitas Djam'annuri, Djam'annuri
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.69 KB)

Abstract

Buku karangan Tom Jacobs, lmanuel: Perubahan dalam perumusan iman akan Yesus Kristus, dibahas pada Fakultas Teologi Universlfas Sanata Dharma pada tanggal 17 Juni 2000. Sebagai outsider, dekan Fakultas Ushuluddin menanggapi buku seorang alim-ulama terkemuka kistiani, sebagai sebuah pengembaraan intelektual, juga spiritual. Buku itu menjelajah pergumulan orang beriman kristiani, bagaimana "monoteisme Perjanjian Lama dapat didamaikan dengan wahyu Alkitab mengenai Allah sebagai Bapak, Anak, dan Roh Kudus". Pergumulan iman Abraham akan Allah yang Esa menghubungkan orang yahudi, orang kristiani, dan orang muslim bagaikan dalam satu pengharapan. Juga usaha teologi dewasa ini - dalam lingkungan orang lslam lebih dikonotasikan dengan llmu Kalam, yakni salah satu cara menghayati iman - mengaitkan orang muslim dengan orang kristiani dalam suatu pergumulan serupa. Teologi muslim dan teologi kristiani kini menghadapi pertanyaan, bagaimana sabda Allah menyapa manusia yang menghadapi problem sosial kekinian, problem kehidupan yang aktual dan konkret. Penanggap teologis yang outsider melihat perbedaan yang cukup signifikan antara teosentrik dalam teologi lslam di satu pihak dan kesan yang diberikan oleh teologi kristiani di lain pihak, yakni bahwa teologi itu begitu berkisar seputar tokoh Yesus Kristus, sedemikian rupa sehingga Bapa atau Allah sengaja atau tidak sengaja menjadi terkesampingkan. Selanjutnya, teologi muslim yang mengakui wahyu atau Firman Allah dalam bahasa yang pasti akan mempertanyakan: Bagaimana Allah dan manusia berkomunikasi sungguh kalau bahasa komunikasi hanya merupakan sebuah “metafora"?
Persekutuan Peguyuban-Peguuban. Menggereja dalam Konteks Masyarakat Majemuk Purwatma, Matheus
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1259.594 KB)

Abstract

Iman menjadi plausibel dalam diskursus hidup yang berlangsung dalam paguyuban iman, sehingga iman terjalin dengan soal hidup. Oleh karena itu, pantas diperhatikan proses penegasan dalam Gereja setempat, pembawa warta kabar gembira di dunia, pada sisi mereka yang tersingkir dan miskin.Karangan ini memperkenalkan sekaligus merefleksikan suatu proses seperti itu. Dalam, rangkaian Temu-Pastoral keuskupan Agung Semarang, umat menegaskan Arah Dasar Keuskuan, sekaligus membentuk diri sebagai communion of communities, yakni persekutuan dari peguyuban basis gerejawi, yang menghayati iman secara inklusif-toleran dalam tanggung jawab sosial-politik sehari-hari. Proses ini mengandaikan bahwa wujud hidup umat telah berubah dari Gereja-pelayanan menjadi Gereja peguyuban-peguyuban yang berkumpul dalam tanggung jawab manusiawi (basic human communities), untuk menghayati iman dalam hidup pribadi dan sosial yang aktual. Peralihan itu menggeserkan pusat grafitasi Gereja pada jemaat basis, membuka dalam hidup jemaat setempat suatu sumber baru bagi inisiatif kristiani, menempatkan para pelayan pastoral sebagai penghubung antara inisiatif paguyuban manusiawi dan Gerejasemesta yang ingin mengabdi pada kabar gembira. Apakah dengan “temu Pastoral” seperti itu tercipta suatu kejalinan baru antara iman dan soal-soal hidup?
Menegakkan Kerajaan Allah Di Indonesia Hadiwardaya, Al. Purwa
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 10, TAHUN 1997
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.351 KB)

Abstract

----
Peran Gereja dalam Masyarakat Pluri-Religius di Asia Hardawiryana, R.
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 05, TAHUN 1991
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4341.246 KB)

Abstract

-----
Allah yang Historis Jacobs, Tom
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 14, TAHUN 2001
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1672.782 KB)

Abstract

Manusia secara fundamental merindukan Allah, yang mengatasi segala-galanya yang ada di dalam dunia. Ia tidak pernah dapat menjangkau Allah, tetapi Allah mendekati dia. Dengan demikian, Allah masuk ke dalam sejarah manusia dan menjadi bagian dari padanya. Allah mendapat suatu ekspresi insani, baik dalam rumusan firman-Nya naupun dalam kisah penampakan-Nya. Dan rumus serta gambaran itu tidak jarang menjadi objek iman sendiri. Dengan demikian terjadilah pluralisme agama dan pluralisme paham Allah. Dan, itu hanya dapat diterima kalau mengakui semua agama, termasuk agamanya sendiri, sebagai historis-relatif. Di dalamnya terwujud relasi dengan Allah yang absolut. Akan tetapi, tidak dapat disangkal ketergantungan pada tradisi dan kebudayaan, juga dalam penghayatan iman itu sendiri. Maka, yang penting sebetulnya bukan paham Allah, tetapi pemahaman akan relasi Allah dengan manusia. Relasi itu bukanlah sesuatu yang historis melulu, melainkan menyangkut hubungan penciptaan. Manusia, diciptakan menuju Allah, merupakan keterbukaan total bagi Allah. Dan, dalam keterarahan total kepada misteri ilahi, manusia dapat menjumpai Allah dalam situasi yang konkret.
Hak Asasi dan Kekuasaan Negara. Antara Tuntutan dan Keniscayaan Peradaban Sudiarja, Antonius
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 11, TAHUN 1998
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.963 KB)

Abstract

----
Misi dan Kristologi Jacobs, Tom
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 05, TAHUN 1991
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2097.78 KB)

Abstract

----
Fakultas Teologi Sebagai Gereja di Tengah Masyarakat Purwatma, Matheus
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 14, TAHUN 2001
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.161 KB)

Abstract

Dari masa ke masa, tugas dan gaya teologi berubah; juga tempat orang belajar teologi berubah: entah di rumah uskup (seperti pada Augustinus) atau di biara (seperti pada Anselmus) atau di universitas (seperti pada Thomas dari Aquino atau pada John Henry Newman) atau di seminari pendidikan imam (seperti dari zaman Carolus Borromeus sampai saat ini). Gaya Studi dan  penelitian berubah menurut tantangan zaman: mulai dengan mengenal dan menafsirkan Kitab Suci sampai perdebatan dengan ilmu sostal-politik dewasa ini. Manakah gaya studi teologi yang berarti bagi tugas Gereja dan hidup manusia dewasa ini? Pokoknya: dari suatu fakultas di universitas dituntut penelitian ilmiah.
Profil Gereja Di Masyarakat Indonesia. Wawancara Dengan Bapak Uskup Agung Jakarta, Mgr Leo Soekoto Sj Dan Sekretaris Eksekutif Kwi, Mgr Valentinus Kartosiswoyo Pr Sindhunata, Gabriel Posseti
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 07, TAHUN 1993
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1944.951 KB)

Abstract

---