cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sport Science
ISSN : 19075111     EISSN : 26204681     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Sport Science diterbitkan oleh jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang, setiap dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2015): June" : 7 Documents clear
PENGARUH LATIHAN SPLIT SQUAT JUMP DAN BOX JUMP TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMKN 3 MALANG Dynel Gusfirnando; Supriyadi Supriyadi; Saichudin Saichudin
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.26 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p7-15

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian adalah untuk: 1) mengetahui pengaruh latihan pliometrik split squat jump terhadap daya ledak otot tungkai, 2) mengetahui pengaruh latihan pliometrik box jump terhadap daya ledak otot tungkai, 3) mengetahui perbedaan antara latihan pliometrik split squat jump dan   box jump terhadap  daya ledak otot tungkai. Penelitian  ini  merupakan  penelitian eksperimen  lapangan  dengan  desain  penelitian pretest-posttest group design. Berdasarkan analisis data, diperoleh tiga kesimpulan yaitu 1) berdasarkan uji-t didapatkan nilai thitung sebesar 4,461 > ttabel (0.05;14) = 2,14 sehingga H0 ditolak dan hipotesis penelitian diterima yaitu ada pengaruh latihan split squat jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, 2) berdasarkan uji-t didapatkan nilai thitung sebesar 8,404 > ttabel (0.05;14) = 2,14 sehingga H0 ditolak dan hipotesis penelitian diterima yaitu ada pengaruh latihan box jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, 3) terdapat perbedaan antara thitung posttest vertical jump split squat jump dan box jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Box jump memberikan pengaruh lebih tinggi terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai jika dibandingkan dengan split squat jump, dilihat selisih peningkatan latihan split squat jump hanya 1,33, sedangkan selisih peningkatan latihan box jump adalah 1,74.Kata Kunci: latihan, split squat jump, box jump, daya ledak otot
STUDI GANGGUAN KESEHATAN DAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI KEDUNGRINGIN III KECAMATAN BEJI KABUPATEN PASURUAN Nur Huda Romadhoni; Mardianto Mardianto; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.138 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p59-65

Abstract

ABSTRAK: Siswa sekolah dasar merupakan anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Dalam periode siswa sekolah dasar banyak ditemui beberapa gangguan kesehatan seperti gangguan kesehatan disentri, ISPA, gondongan, dan cacar air. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) frekuensi gangguan kesehatan, (2) tingkat kesegaran jasmani, (3) hubungan gangguan kesehatan dan tingkat kesegaran jasmani. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan tes kesegaran jasmani Harvard Step up Tes Tinggi Ergonomik dari 64 siswa. Hasil penelitian untuk: (1) frekuensi gangguan kesehatan yang paling banyak terjadi adalah ISPA ada 60 kejadian (48%) dan disentri ada 58 kejadian (46%) dari 125 kejadian, (2) tingkat kesegaran jasmani paling banyak dalam kategori cukup ada 44 siswa (69%) dan kategori baik ada 20 siswa (31%), (3) gangguan kesehatan dan tingkat kesegaran jasmani yang paling banyak terjadi adalah disentri dan ISPA ada 50 siswa, dengan tingkat kesegaran jasmani cukup ada 35 siswa (55%) dan tingkat kesegaran jasmani cukup ada 15 siswa (23,4%). Kata kunci: gangguan kesehatan, tingkat kesegaran jasmani, siswa sekolah dasar
SURVEI TINGKAT KAPASITAS OKSIGEN MAKSIMAL ATLET PORPROV KOTA BATU 2015 Fauzi Trijunaidi Abdillah; Saichudin Saichudin; I Nengah Sudjana
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.017 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p16-30

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this research is to find the level of maximum oxygen capacity (VO2 max) among PORPROV Kota Batu 2015 athletes by measuring the ability of the body of an athlete to consume oxygen through a multistage fitness test. This study used a descriptive quantitative research methodology utilizing a survey approoch. The results of the multistage fitness tests that the use of 177 athletes was that there are 10 athletes (5,64%) whose level of maximum oxygen capacity (VO2 max) was in the superior category , 16 athletes (9,03%) whose level of maximum oxygen capacity (VO2 max) was in the very good category, 27 athletes (15,25%) whose level of maximum oxygen capacity (VO2 max) was in the good category , 59 athletes (33,33%) whose level of maximum oxygen capacity (VO2 max) was in the medium category, 49 athletes (27,68%) whose level of maximum oxygen capacity (VO2 max) was in the poor category, and 16 athletes (9,03%) whose level of maximum oxygen capacity (VO2 max) was in the very poor category.Key Word: Maximum Oxygen Capacity (VO2 Max), Athletes PORPROV Kota Batu.ABSTRAK: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) Atlet PORPROV Kota Batu Tahun 2015 dengan mengukur kemampuan tubuh atlet dalam mengkonsumsi oksigen secara maksimal melalui tes lari multitahap (Multistage Fitness Test). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan survei. Hasil Hasil tes lari multitahap (Multistage Fitness Test) yang menggunakan 177 atlet sebagai sampel menunjukkan bahwa terdapat 10 atlet (5,64%) tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) dengan kategori superior, 16 atlet (9,03%) tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) dengan kategori baik sekali, 27 atlet (15,25%) tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) dengan kategori baik, 59 atlet (33,33%) tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) dengan kategori sedang, 49 atlet (27,68%) tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) dengan kategori buruk, dan 16 atlet (9,03%) tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) dengan kategori buruk sekali.Kata Kunci: Kapasitas Oksigen Maksimal (VO2 Maks), Atlet PORPROV Kota Batu.
PENGEMBANGAN VARIASI MODEL LATIHAN TEKNIK DASAR PASSING DAN SHOOTING DALAM PERMAINAN FUTSAL PESERTASA EKSTRAKURIKULER DI SMP MUHAMMADIYAH 2 MALANG Gigieh Karunia Sasongko
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.895 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p31-46

Abstract

ABSTRACT: The purpose of  the research and development is to develope efectivity of passing dan shooting training to ekstrakulikuler futsal member in SMP Muhammadiyah 2 Malang with develeoping guide book. The design of this research use research and development design with procedural research model. The result of small group test is valid, and the result of large group test is very valid. So variation of training model basic technique  passing and shooting on futsal of ekstrakulikuler member in SMP Muhammadiyah 2 Malang good to use.ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas latihan passing dan shooting untuk peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Muhammadiyah 2 Malang dengan mengembangkan buku panduan. Metode penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan mengacu pada model pengembangan (research and development) dari Borg dan Gall. Hasil uji coba kelompok kecil diperoleh hasil sangat valid, dan pada uji coba kelompok besar diperoleh hasil sangat valid. Sehingga variasi model latihan teknik dasar passing dan shooting dalam permainan futsal peserta ekstrakurikuler di SMP Muhammadiyah 2 Malang layak digunakan.Kata kunci: latihan teknik dasar passing dan shooting, peserta ekstrakurikuler
PENGETAHUAN GIZI IBU HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI ANAK DI SD NEGERI DITOTRUNAN 1 KABUPATEN LUMAJANG Ian Rizky Maulana; Desiana Merawati; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.511 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p47-52

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu terhadap status gizi anak di SD Negeri Ditotrunan 1 Kabupaten Lumajang. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara dan tes antropometri (pengukuran status fisik) dari jumlah populasi 720 siswa yang terdiri dari 6 tingkatan kelas. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dan proportional sample, hingga didapatkan sampel berjumlah 88 siswa. Hasil penelitian adalah: (1) sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan gizi baik dan sebagian besar siswa memiliki status gizi normal; (2) berdasarkan pengelompokan pengetahuan gizi ibu rendah, sedang dan tinggi tidak ada hubungan yang signifikan dengan status gizi anak SD Negeri Ditotrunan 1 Kabupaten Lumajang; (3) Namun bila tidak dikelompokkan berdasarkan tingkat pengetahuan gizi terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dan status gizi anak di SD Negeri Ditotrunan 1 Kabupaten Lumajang.Kata Kunci: pengetahuan gizi ibu, status gizi
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN INTERVAL TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI WASIT KOMUNITAS FUTSAL MALANG (KFM) Bagus Wahyu Prastyo
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.985 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p1-6

Abstract

ABSTRAK : Wasit dituntut untuk memiliki kondisi fisik dan kebugaran jasmani yang baik, tanpa kondisi fisik dan kebugaran jasmani yang baik seorang wasit tidak akan bisa memimpin pertandingan secara maksimal. Untuk memperoleh kondisi fisik yang baik latihan yang dapat dilakukan seorang wasit adalah dengan menggunakan latihan interval training. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan fisik interval training terhadap kebugaran jasmani wasit Komunitas Futsal Malang (KFM). Hasil penelitian diperoleh dari tes multistage fitness test (bleep test) menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest - Posttest Design dengan tahapan pretest (tes awal) – treatment (perlakuan) – posttest (tes akhir). Dengan nilai t hitung = 31,58 ≥ ttabel =  2,145, maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh dari pemberian latihan interval training terhadap peningkatan kebugaran jasmani wasit Komunitas Futsal Malang (KFM).Kata Kunci : interval training, wasit, futsal, kebugaran jasmani
PENGARUH VARIASI LATIHAN LADDER DRILL TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAKBOLA U-16 SSB KIJANG MERAH Imam Sholeh; Supriyadi Supriyadi; I Nengah Sudjana
Jurnal Sport Science Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.668 KB) | DOI: 10.17977/um057v5i1p53-58

Abstract

ABSTRAK: Sepakbola merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua kelompok berlawanan yang masing-masing bertujuan untuk memasukkan bola ke gawang kelompok lawan. Ladder drill adalah suatu bentuk latihan melompat menggunakan satu atau dua kaki dengan melompati tali yang berbentuk tangga yang diletakkan dilantai atau tanah. Kelincahan pada umumnya didefinisikan sebagai Kemampuan mengubah arah secara efektif dan cepat, sambil berlari hampir dalam keadaan penuh. Kelincahan terjadi karena gerakan tenaga yang eksplosif. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental. Hasil dari penelitian ini adalah  dari data Pretest didapat hasil terendah untuk tes zig zag run adalah 08,30 detik dan tertinggi adalah 08,55 detik sedangkan rata-rata 08,41 detik. Dan pada pengukuran Posttest didapat hasil terendah untuk tes zig zag run adalah 07,67 detik dan tertinggi adalah 07,89 detik sedangkan rata-rata 07,76 detik. Dari data menunjukan rata-rata perbedaan mean antara Pretest dan Posttest sebesar 0,65 detik. Hasil perhitungan Hasil perhitungan t-hitung kelincahan menunjukan hasil sebesar 23,83 dan sedangkan t-tabel untuk taraf signifikansi 5% yang ditetapkan dalam uji hipotesis tercatat 2,145. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh  Variasi Latihan ladder drill terhadap peningkatan kelincahan Pemain sepakbola U-16 SSB Kijang Merah.Kata Kunci : Sepakbola, Ladder Drill, Kelincahan

Page 1 of 1 | Total Record : 7