cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Preventia
ISSN : 25282999     EISSN : 25283006     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Preventia merupakan jurnal dari program studi ilmu kesehatan masyarakat. Jurnal Preventia terbit pertama kali bulan Juni tahun 2016. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, memuat artikel hasil penelitian dan hasil pemikiran dibidang Kesehatan Masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
Aktivitas Fisik Berjalan Kaki terhadap Pencegahan Penyakit Tidak Menular (Noncommunicable disease) : Literatur Review Iriyani Harun
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v5i22020p64-79

Abstract

Non-communicable diseases are chronic diseases that tend to last longer and are the result of a combination of genetic, environmental and lifestyle factors that show increasing numbers and are the number one cause of death in the world. One of the factors that cause the increasing prevalence of NCD is physical inactivity to contribute to global death and is expected to continue to increase. In Indonesia, the inactive condition also has increased so that it has a higher risk of suffering from cardiovascular diseases such as hypertension, obesity, hypercholesterolemia, and several other diseases.Walking is one form of simple physical activity that can be accessed by everyone and is beneficial to health, but research related to increasing physical activity, especially walking for handling non-communicable diseases is still very limited, especially in Indonesia. This review article aims to present some information related to the benefits of physical activity, especially walking as an effort to deal with the problem of non-communicable diseases such as hypertension, hypercholesterolemia, and obesity. The study method was conducted on several articles obtained from online search results through, Scopus, PubMed, Google Scholar, Science Direct, published in the last 10 years with keywords walking, physical activity, hypertension, lipid profile, obesity. The results of the study showed that walking interventions and dietary changes had a significant influence on the prevention of non-communicable diseases such as hypertension, hypercholesterolemia, and obesity. Components of walking exercise interventions such as frequency, duration, and intensity are the main keys to the success of the intervention. The review provided can be useful as one of the health promotion strategies to increase daily physical activity and reduce chronic illness in inactive adults.
Literature Review : Stigma Masyarakat Terhadap Covid–19 Kartika Sari Wanodya
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v5i22020p107-111

Abstract

Abstract: The drastic increase in cases of COVID-19 and the way it is transmitted has resulted in fear in the community which has the potential to lead to social stigma. Research in the form of a literature review of 7 studies conducted in 2020 with the aim of knowing the stigma of society against COVID-19. The factor that causes public stigma against COVID-19 is the level of knowledge that affects individual perceptions and actions and the dissemination of non-credible information. The form of stigma given can be in the form of discrimination, labeling and stereotypes. The impact of stigma on COVID-19 can create barriers to contact tracing affect resulting in reporting of cases and stress and potentially disrupting mental health. Prevention of COVID-19 can be done by providing education, health promotion, providing credible information and controlling hoax news, and providing psychological support for counseling to individuals who are stigmatized by society.
Pembuatan Instrumen Teknologi Perencanaan Menu Diet Pratiwi Hariyani Putri; Fildzah Karunia Putri; Endang Sulistiyani
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v5i22020p80-85

Abstract

This study aims to create a Diet Menu Planning Technology Instrument. The model used for making the instrument is procedural. This model is a descriptive model with a description of the development steps according to the research needs. R and D was chosen as the procedural approach. The development steps are (1) analysis of the weaknesses of the diet menu-planning instrument currently in use, (2) analysis of the instrument specifications for new technology, (3) instrument design, and (4) instrument testing. The resource persons in this study were lecturers of the nutrition study program and selected using purposive sampling technique to obtain data on the needs for dietary menu planning technology instruments. The types of data produced in this study are qualitative and quantitative data. The final product of this diet menu planning automatic instrument is named "Menu Harianku". This product is used as an instrument to assist the nutritional care process. The final product is a display of the food menu along with information on nutrients and percentage of fulfillment based on the nutrition needs of each individual. The results of the functionality test show a value of 100 percent, meaning that all the features available can work properly.
Hubungan Stres Kerja dengan Burnout Perawat Rumah Sakit Erianto Fanani
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v5i22020p86-89

Abstract

Latar belakang: Burnout adalah bentuk respon individu terhadap faktor penyebab stres yang terjadi di tempat kerja. Perawat merupakan profesi yang berisiko sangat tinggi terhadap stres. Selama proses pemberian pelayanan kesehatan, perawat berhadapan dengan situasi yang kompleks dan sarat beban emosional. Tanggung jawab dan tuntutan pekerjaan yang banyak dapat berpotensi menjadi stresor bagi perawat. Stresor yang terjadi secara terus menerus dan tidak mampu diadaptasi oleh individu dapat menimbulkan kondisi burnout. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat stres kerja dan tingkat burnout perawat, serta untuk menganalisis hubungan antara stres kerja dengan burnout yang dialami perawat di rumah sakit. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancang bangun cross-sectional dan bersifat deskriptif analitik. Responden di rumah sakit Islam Malang dipilah menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Job Stress Survey dan Maslach Burnout Inventory. Analisis hubungan menggunakan cqi-square method. Hasil: 82,52 persen responden memiliki tingkat stres kerja sedang dan 17,48 persen responden memiliki tingkat stres kerja rendah. 30,1 persen responden memiliki tingkat burnout tinggi dan 69,9 persen responden memiliki tingkat burnout sedang. Analisis data menunjukkan variabel tingkat stres kerja tidak berhubungan (p lebih dari 0.05) dengan variabel tingkat burnout perawat. Kesimpulan: Perawat di rumah sakit mayoritas memiliki tingkat stres kerja sedang dan tingkat burnout sedang. Namun, hasil analisis hubungan menunjukkan stres kerja yang dialami perawat tidak berhubungan dengan burnout-nya. Dibutuhkan penelitian terhadap faktor penyebab burnout lainnya, seperti faktor individu dan lingkungan sosial di tempat kerja.
Analisis Sensori Smoothies dengan Penambahan Chia Seeds sebagai Pangan Tinggi Serat Farah Paramita; Septa Katmawanti; Agung Kurniawan; Putri Nurul Komariyah; Maurizka Sabrina; Dea Aflah Samah
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v5i22020p90-97

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah dari Triple Burden Malnutrition yang dihadapi oleh oleh Indonesia. Salah satu upaya untuk pencegahan obesitas adalah melalui penerapan pedoman gizi seimbang dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah sumber serat.Smoothies merupakan salah satu cara untuk menikmati sayur dan buah sehingga masyarakat mampu memenuhi kebutuhan seratnya. Terdapat salah satu bahan pangan yang akhir-akhir ini banyak menjadi perhatian untuk penelitian yaitu chia seeds. Chia seeds tinggi akan serat per 100 gram nya, mengandung mineral, vitamin dan sumber asam lemak tidak jenuh yang baik untuk tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan produk berupa smoothies dengan penambahan chia seeds untuk dievaluasis secara sensoris dengan melihat perbedaan tingkat kesukaan rasa, aroma, warna dan kekentalan pada formulasi smoothies dengan penambahan chia seeds 0; 2,5; 5; dan 7,5 gram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan. Uji organoleptik dilakukan pada 35 panelis untuk mengetahui tingkat kesukaan pada rasa, aroma, warna dan kekentalan produk smoothies. Uji statistis anova dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat kesukaan panelis pada empat formulasi smoothies. Uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada parameter rasa dan kekentalan  (p lebih dari 0,05) dan terdapat perbedaan yang signifikan pada parameter aroma dan warna (p kurang dari 0,05).  Penambahan chia seeds dapat memberikan pengaruh pada tingkat kesukaan terhadap parameter warna dan aroma smoothies. Panelis lebih menyukai rasa, aroma dan warna pada formula 1 (tanpa penambahan chia seeds) dan kekentalan pada formula 3 (penambahan chia seeds 5 gram).  
Telaah Determinan Kejadian Hipertensi di Desa Sukamakmur Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Rapotan Hasibuan; Fauziah Ramadhani; Ajeng Husni Nanda; Dirayati Annisa Dalimunthe; Latifah Azmy Nasution; Ayunda Syahfira; Sintia Safitri; Ayu Ariska; Mega Adeliyani; Muhammad Alwi Siregar; Siti Khadijah; Febiayu Rahmanda; Azra Afifah Saktira Nasution
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v5i22020p98-106

Abstract

Hipertensi dapat terjadi pada populasi lanjut usia, dewasa dan usia remaja. Hasil diagnosa dokter pada penduduk usia lebih dari 18 tahun di Indonesia menemukan angka prevalensi hipertensi sebesar 8,4 persen. Sukamakmur adalah salah satu desa di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat memiliki warga mengidap hipertensi sebanyak 59 orang tahun 2019 dan termasuk dalam 3 penyakit terbesar di Kabupaten tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian hipertensi di Desa Sukamakmur. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 70 orang kepala keluarga yang diambil secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner step wise WHO. Analisis statistik univariat dan bivariat (chi-square) dilakukan dengan cara komputerisasi. Temuan penelitian memperoleh angka kejadian hipertensi sebesar 10 persen, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok  dalam kejadian hipertensi. Masyarakat yang mengalami kenaikan tekanan darah adalah sebanyak 7 orang (10 persen) dan yang mengalami kenaikan gula darah sebanyak 3 orang (4,3 persen). Hasil tersebut sesuai dengan data desa yang menyatakan hipertensi lebih tinggi dari diabetes.

Page 1 of 1 | Total Record : 6