cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Media Teknologi Hasil Perikanan
ISSN : 23374284     EISSN : 26847205     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Media Teknologi Hasil Perikanan adalah berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNSRAT. Media ini akan mempublikasikan hasil penelitian dan kajian pustaka terbaru dalam bidang Teknologi Hasil Perikanan, khususnya yang berhubungan dengan penerapan teknologi bagi peningkatan kualitas produk perikanan, pengembangan produk baru hasil perikanan, keamanan produk hasil perikanan,pemanfaatan limbah hasil perikanan serta topik lain yang berhubungan erat dengan pemanfaatan dan pengolahan hasil perikanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2021)" : 7 Documents clear
PEMANFAATAN KITOSAN DAN EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG UNTUK PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN Pangestika, Widya; Nusaibah, Nusaibah; Dwiyana, Amalia Noer
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.31563

Abstract

Tanaman kecombrang memiliki aktivitas antioksidan dan aktivitas antibakteri, sehingga berpotensi untuk dapat dikembangkan menjadi produk pangan fungsional. Ekstrak bunga kecombrang dan kitosan dapat diolah menjadi minuman kesehatan yang kaya akan manfaat, seperti: menghilangkan haus, menambah tenaga, dan membantu proses pencernaan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya simpan minuman kesehatan pada suhu 4oC dan suhu ruang, dan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap minuman ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman ini dapat bertahan selama 4 minggu apabila disimpan pada suhu 4oC, sedangkan hanya bertahan 3-4 hari apabila disimpan pada suhu ruang. Hasil uji hedonik menunjukan bahwa panelis lebih menyukai F2 (dengan penambahan kitosan 2%) jika ditinjau dari segi kekentalan. Apabila ditinjau dari segi aroma, rasa, dan warna tidak terlihat perbedaan yang signifikan antara satu dengan yang lainnya. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa campuran kitosan dan ekstrak bunga kecombrang dapat dipasarkan sebagai minuman kesehatan.
AKTIVITAS ANTIKANKER SERVIKS RUMPUT LAUT Sargassum sp Tinanggal, Perlina; Sanger, Grace; Pandey, Engel Victor; Makapedua, Daisy Monica
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.31690

Abstract

Kanker merupakan kondisi patologis yang menjadi salah satu utama penyebab kematian didunia. Selama beberapa dekade terakhir, langkah luar biasa telah dibuat untuk mengurangi insiden dan kematian kanker serviks dengan penerapan berbagai strategi pencegahan dan pengobatan. Tujuan penulisan artikel ilmiah untuk menemukan senyawa antikanker baru, yang sangat penting untuk pengobatan kanker dari rumput laut, karena rumput laut adalah salah satu produk laut sumber terbesar metabolit kimia aktif. Penelusuran literature menggunakan kata kunci, Sargassum sp, kanker serviks, HPV, obat antikanker serviks. Metode pengumpulan literature mengunakan elelectronic data base: PubMed, Web of Science, Science Direct, Elsevier, Springer Google and Google Scholar. Hasil yang diperoleh:, mekanisme senyawa antikanker melawan virus, aktifitas sitotoksik  rumput laut melawan sel HeLa dan bebetapa jenis obat antikanker. Dapat disimpulkan bahwa Sargassum sp. mempunyai aktifitas sitotoksik melawan sel HeLa, sehingga dapat dijadikan sumber obat antikanker serviks. Rumput laut Sargassum sp. yang tumbuh melimpah di Indonesia  dapat digunakan didalam pengobatan untuk menurunkan tingkat kasus dan kematian akibat kanker.
PROFIL ASAM AMINO KECAP IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) YANG DIFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN NENAS Angela, Gabriella Caristy; Mentang, Fenny; Onibala, Hens; Montolalu, Roike; Sumilat, Deiske; Luasunaung, Alfret
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.30944

Abstract

Kecap ikan adalah salah satu produk hasil fermentasi dengan bahan baku ikan. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan tongkol ( Euthynnus Affinis C. ) yang merupakan hasil tertinggi komoditi perikanan di Sulawesi Utara yang memiliki kandungan protein, asam lemak omega-3, vitamin dan mineral yang tinggi dan juga sangat kaya gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi terbaik dari buah nenas yang ditambahkan dan meningkatkan pengaruh konsentrasi buah nenas terhadap lama fermentasi dan profil asam amino. Penelitian menggunakan penambahan sari buah nanas dengan konsentrasi (0%, 10%, 15% dan 20%) dan garam 10% dengan lama penyimpanan selama 10 hari dalam inkubator.Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Asam Amino, Kadar Protein, Kadar Karbohidrat, Kadar Lemak, Kadar Nitrogen, Kadar Abu, Kadar Air, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel kecap ikan sari buah nanas 15% dengan garam 10% dapat mempercepat proses hidrolisis pada hari ke-10. Dari mutu kimiawi, hasil laporan asam amino LC / MS didapatkan 9 kandungan utama yang ada pada kecap ikan tongkol 15% yaitu: L-Leucine, L-Valine, L-Tryosine, L-Cystine, AABA, L-Alanine, L-Glutamic Asam, Glisin, dan L-Serin.Hasil analisis kandungan proksimat (kadar air 61,3%, kadar abu 9,22%, kadar lemak 1,52%, kadar protein 3,98%, kadar karbohidrat 3,11%) pada kecap ikan tongkol 15% masih dalam standar mutu kecap ikan yang baik, dan kandungan nitrogen kecap ikan tongkol 15% dapat memenuhi Standar Industri Thailand Grade 1.
OPTIMALISASI FORMULASI NORI RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii DENGAN DAUN SINGKONG (Manihot utilisima) Aulia, Alfiana; Munandar, Aris; Surilayani, Dini
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.33882

Abstract

Nori is the seaweed snack which has high nutrition. Generally, nori is made from the Porphyra, but it is hard to find in Indonesia. This research tried to replace the raw material of nori with the K. alvarezii seaweed and cassava leaf which are easy to found in Indonesia. The purpose of this research is to determine the best formulation of nori and identify its characteristics. This research used a Completely Randomize Design (RAL) with different formulations of the K. alvarezii seaweed and cassava leaf. The results showed that the best nori is nori with the formulation of K. alvarezii seaweed and cassava leaf is 60:40. The organoleptic test showed that nori has color of blackish green (3.83), slightly scented of cassava leaf (3.50), compact texture (4.10), and few have the sense of cassava leaf (3.13). Chemical analysis showed that water content 5.63%, ash content 3.28%, protein content 5.72%, fat content 1.01%, carbohydrate 84.36%, and crude fiber 6.03%. Nori merupakan snack rumput laut yang memiliki gizi tinggi. Umumnya terbuat dari rumput laut Porphyra, namun keberadaannya sulit ditemukan di Indonesia. Penelitian ini mencoba untuk mengganti bahan baku pembuatan nori dengan menggunakan rumput laut K. alvarezii dan daun singkong yang banyak ditemukan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan formulasi nori terbaik dan mengidentifikasi karakteristiknya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perbedaan formulasi rumput laut dan daun singkong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nori terpilih adalah nori dengan formulasi rumput laut dan daun singkong 60:40. Nori yang dihasilkan berwarna hijau kehitaman (3,83), sedikit beraroma daun singkong (3,50), memiliki tekstur yang kompak (4,10), dan sedikit memiliki rasa daun singkong (3,13). Hasil analisis kimia menunjukkan nilai kadar air sebesar 5,63%, kadar abu 3,28%, kadar protein 5,72%, kadar lemak 1,01%, karbohidrat 84,36%, dan serat kasar 6,03%.
PENERAPAN PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) PENGOLAH TERIPANG ASAP DI KELURAHAN MANADO TUA SATU KECAMATAN BUNAKEN KEPULAUAN KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Salindeho, Netty; Pandey, Engel Victor
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.33958

Abstract

Pengolahan dan Pengasapan Teripang di Sulawesi Utara merupakan salah satu sumber penghasilan nelayan. Melihat potensi ketersediaan teripang yang melimpah di Sulawesi Utara perbaikan mutu yang menyangkut perbaikan pengolahan dan pemasaran teripang asap perlu di lakukan. Nelayan-nelayan di desa ini terdiri dari nelayan penangkap dan pengolah hasil tangkapan. Dari kelompok pengolah hasil tangkapan, ada beberapa  nelayan yang membentuk kelompok usaha kecil pengolah teripang asap. Untuk teripang asap diasap dan dijual ke Manado. Tujuan program ini yaitu meningkatkan produksi, pemasaran dan keuangan pada pengusaha kecil pengolah teripang asap di Kelurahan Manado Tua Satu,  target  agar trampil dan mandiri secara ekonomi.  Target khusus kegiatan ini menghasilkan produk teripang  asap yang unggul, sanitasi dan higiene, daya awet dan penggunaan bahan baku kayu asap yang ramah lingkungan serta memberikan kelangsungan usaha dan manajemen yang tangguh. Permasalahan yang di hadapi oleh pengolah teripang pada dasarnya adalah keterbatasan pengetahuan dan wawasan teknologi, menyebabkan produk teripang yang di produksi belum sesuai dengan standar mutu teripang asap (SNI). Pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan yang melibatkan kelompok pengolah teripang (mitra) dengan melaksanakan kegiatan tersebut mitra mengikuti setiap metode pelaksanaan yang diterapkan pada program ini. Langkah-langkah yang ditetapkan bersama untuk mengatasi masalah yang dihadapi kelompok.
Pengaruh Bahan Kemasan Berbeda terhadap Mutu Bandeng Presto dengan Pengemasan Vakum pada Suhu Dingin Nursafira, Julia; Munandar, Aris; Surilayani, Dini
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.33963

Abstract

Bandeng Presto is a form of processed fishery products made from milkfish with the addition of salt, spices and through heating and pressure processing. Period the storage for bandeng presto is around 2-5 days. Low sheilf can be caused by high nutrient content, as well as enviromental influences and contamination of microorganism. Purpose of this study was to determine the type of packaging material that is best for the quality of bandeng presto with optimal shelf life. This study used  factorial completely randomized design with 2 factors, namely packaging (polypropylene and polyethylene) with storage time (0.7.14 and 21 Days). The parameters observed in this study were organoleptic, moisture content, ash content, fat content, protein content, and total plate count (TPC).The results of this study indicate that the treatment using the type of polypropylene packaging with the vacuum technique is a treatment with an optimal shelf life of 21 days at cold temperatures and has characteristics value his a moisture content value 61.09%, ash content 4.78%, fat content 6.56%, protein content 34.60%, microbes total 4.21x105colony/gand bandeng presto have the appearance of golden yellow, less fresh odor, bland taste, dense texture, slightly mushy and dried mucus.
Pengujian TPC, Kadar Air dan pH pada Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) Asap Cair Yang Disimpan Pada Suhu Ruang Upet, Emanuel; Salindeho, Netty; Reo, Albert R; Montolalu, Lita; Kaparang, Josefa T; Makapedua, Daisy M; Dotulong, Verly
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.9.2.2021.31144

Abstract

Mackarel Tuna fish (Euthynnus affinis) is a leading commodity as a source of food for people in North Sulawesi. The purpose of this study was to process mackarel tuna (Euthynnus affinis) using liquid smoke stored at room temperature and then tested the product quality, namely) water content, total plate count (TPC), and pH value. The results of the research the resulting moisture content ranged from 35.7 to 58.3%, according to the Indonesian National Standard (SNI) 2725: 2013 that the maximum water content of smoked fish with the maximum heat smoking method was 60%, the total plate count (TPC) was around The average total plate number of smoked fish produced is 0.52 x 10-4 to 2.83 x 10-5 cabbage / g, this value shows in accordance with SNI 2725: 2013 that the total plate number of smoked fish with the maximum heat smoking method is 5 x 104 kol / g, while the average pH value is 5.64, this value shows the pH of smoked fish is below neutral pH, so it can be concluded that the smoked fish contains acid. It is concluded that this research has fully met the requirements for public consumption so that it can be produced as a fishery product.

Page 1 of 1 | Total Record : 7