cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2015)" : 15 Documents clear
Identitas budaya pada mahasiswa Batak Toba yang kuliah di Medan Meutia Nauly; Vivi Fransisca
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu29

Abstract

Penelitian ini diawali dengan semakin banyaknya ditemukan mahasiswa Batak yang dibesarkan di Kota Medan, yang tidak lagi menggunakan bahasa Batak, bahkan dengan keluarga mereka sendiri, dan kurangnya pemahaman akan nilai budaya utama Orang Batak, yakni Hamoraon, Hagabeon dan Hasangapon serta pemahaman akan Dalihan na Tolu sebagai konsep hubungan kekeluargaan pada orang Batak. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi non eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan identitas budaya yang terdiri dari aspek perception, importance, esteem, maintenance dan behavioral expression pada mahasiswa Batak Toba yang berkuliah di Universitas Sumatera Utara, ditinjau dari tempat subjek dibesarkan. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan identitas budaya pada mahasiswa Batak Toba yang berkuliah di Universitas Sumatera Utara, ditinjau dari tempat subjek dibesarkan, dalam hal ini antara yang lahir dan besar di Tanah Batak Toba dan yang lahir dan besar di Kota Medan. Identitas budaya mahasiswa yang lahir dan besar di Tanah Batak Toba lebih kuat dibandingkan yang dimiliki oleh mahasiswa yang lahir dan besar di Kota Medan. Diutarakan adanya kebutuhan untuk tetap mentransmisikan nilai-nilai budaya terhadap generasi muda, agar nilai-nilai ini tetap terjaga.
Hubungan problematic online game use dengan pola asuh pada remaja Juandika Tri Sulistyo; Evanytha Evanytha; Vinaya Vinaya
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu31

Abstract

Fitur hiburan yang berkembang seiring dengan perkembangan internet memberikan dampak positif dan negatif terhadap penggunanya. Salah satu dampak negatifnya ialah munculnya perilaku bermain game online sampai batas ia menciptakan dampak psikologis, sosial, sekolah, dan bekerja sehingga menimbulkan kesulitan dalam kehidupan seseorang dikenal dengan istilah Problematic Online Game Use (POGU). Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara pola asuh yang diberikan orang tua pada remaja dengan Problematic Online Game Use (POGU). Partisipan penelitian ini adalah remaja Indonesia yang berusia 14-24 tahun, sebanyak 200 orang. POGU dalam penelitian ini dilihat dari sudut pandang teori Kim & Kim (2010). Alat ukur yang digunakan adalah Problematic Online Game Use Scale yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia serta alat ukur pola asuh yang diadopsi dari penelitian Chandi (2007). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh authoritative dan POGU, sedangkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tiga tipe pola asuh lainnya yaitu authoritarian, permissive, dan neglected dengan POGU. Penelitian ini menunjukkan tingginya kecenderungan Problematic Online Game Use pada remaja dengan pola asuh authoritative, dibandingkan dengan pola asuh authoritarian, permissive, dan neglected.
Hubungan antara work-family enrichment dengan work engagement pada perawat wanita C. M. Indah Soca R. Kuntari
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu32

Abstract

Perawat wanita yang sudah menikah, menjalankan dua peran utama dalam kehidupannya yaitu peran di pekerjaan dan keluarga. Menjalankan dua peran tersebut tidak selalu menimbulkan konflik, namun justru bisa memperkaya (enrichment) pengalaman dan meningkatkan kualitas hidup perawat yang menjalaninya. Work-family enrichment terjadi jika pengalaman dalam menjalankan peran di pekerjaan, meningkatkan kualitas hidup pada peran di keluarga, demikian pula sebaliknya. Peningkatan kualitas hidup dapat meningkatkan semangat dan kondisi psikologis yang positif dalam menjalankan peran sebagai perawat, dimana hal ini merupakan indikasi dari work engagement. Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan antara work-family enrichment dengan work engagement pada perawat wanita. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 53 perawat wanita yang telah menikah. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Work-Family Enrichment dan Utrech Work Engagement. Hasil yang diperoleh menunjukkan hubungan positif yang signifikan antarawork-family enrichment dengan work engagement pada perawat wanita.
Pengaruh kepribadian, letak kendali perilaku, dan motivasi terhadap otonomi remaja memilih perguruan tinggi Hanrezi Dhania Hasnin
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu386

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh dimensi kepribadian, letak kendali perilaku dan motivasi terhadap otonomi remaja dalam memilih perguruan tinggi. Responden terdiri dari 222 remaja, berusia antara 16 hingga 20 tahun, telah lulus dari sekolah menengah umum, telah memilih perguruan tinggi yang ingin dimasuki dan sedang mengikuti bimbingan belajar sebagai persiapan ujian masuk perguruan tinggi. Data yang dikumpulkan berasal dari kuesioner The Big Five Personality Traits, Levenson’s IPC Locus of Control, motivasi dan otonomi perilaku yang diadaptasi untuk kepentingan penelitian ini. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa beberapa dimensi dari kepribadian, letak kendali perilaku dan motivasi berpengaruh terhadap otonomi remaja dari pengaruh ayah, ibu, atau keduanya dalam memilih perguruan tinggi. Lebih lanjut, hasil-hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) chance dan motivasi dorongan orang lain berpengaruh negatif, sedangkan motivasi karir berpengaruh positif terhadap otonomi remaja dari pengaruh ayah dalam memilih perguruan tinggi. (2) tidak ada pengaruh dari semua dimensi kepribadian, letak kendali perilaku, dan motivasi terhadap otonomi remaja dari pengaruh ibu. (3) chance berpengaruh negatif terhadap otonomi remaja dari pengaruh orangtua.
Pengaruh kepribadian, letak kendali perilaku, dan motivasi terhadap otonomi remaja memilih perguruan tinggi Hanrezi Dhania Hasnin
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu30

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh dimensi kepribadian, letak kendali perilaku dan motivasi terhadap otonomi remaja dalam memilih perguruan tinggi. Responden terdiri dari 222 remaja, berusia antara 16 hingga 20 tahun, telah lulus dari sekolah menengah umum, telah memilih perguruan tinggi yang ingin dimasuki dan sedang mengikuti bimbingan belajar sebagai persiapan ujian masuk perguruan tinggi. Data yang dikumpulkan berasal dari kuesioner The Big Five Personality Traits, Levenson’s IPC Locus of Control, motivasi dan otonomi perilaku yang diadaptasi untuk kepentingan penelitian ini. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa beberapa dimensi dari kepribadian, letak kendali perilaku dan motivasi berpengaruh terhadap otonomi remaja dari pengaruh ayah, ibu, atau keduanya dalam memilih perguruan tinggi. Lebih lanjut, hasil-hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) chance dan motivasi dorongan orang lain berpengaruh negatif, sedangkan motivasi karir berpengaruh positif terhadap otonomi remaja dari pengaruh ayah dalam memilih perguruan tinggi. (2) tidak ada pengaruh dari semua dimensi kepribadian, letak kendali perilaku, dan motivasi terhadap otonomi remaja dari pengaruh ibu. (3) chance berpengaruh negatif terhadap otonomi remaja dari pengaruh orangtua.

Page 2 of 2 | Total Record : 15