cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2020)" : 20 Documents clear
Pelatihan ketangguhan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pengurus unit kegiatan mahasiswa (UKM) di Universitas Surabaya Jessica Christina Widhigdo; Joshua Michael Ahuluheluw; Lena Nessyana Pandjaitan
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu104

Abstract

Kegiatan berorganisasi dapat membawa dampak positif dan negatif terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa (psychological well being; PWB). Kepribadian tangguh yang terdiri dari komitmen, kontrol, dan terbuka terhadap tantangan dibutuhkan untuk menghadapi masalah dengan efektif, sehingga dapat memberi manfaat positif dalam keikutsertaan berorganisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan PWB mahasiswa setelah mengikuti pelatihan ketangguhan dan mengeksplorasi keterkaitan antara ketangguhan dan PWB. Partisipan ialah 20 mahasiswa (18-22 tahun) yang terlibat sebagai pengurus UKM. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan analisis non-parametrik Wilcoxon dan Spearman. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan skor PWB pada pengurus UKM setelah mengikuti pelatihan ketangguhan, dan terdapat korelasi positif antara ketangguhan dan PWB.
Pengalaman individu dengan riwayat kleptomania Reti Oktania; Winarini Wilman D. Mansoer
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu105

Abstract

Kleptomania merupakan sebuah gangguan yang dikarakteristikkan dengan adanya dorongan untuk melakukan tindakan mencuri benda-benda tidak dibutuhkan dan tidak menguntungkan. Dorongan tersebut muncul tak tertahankan dan terjadi berulang kali. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana individu yang pernah menampilkan gejala kleptomania memaknai pengalaman terkait perilaku kleptomanianya. Untuk memahami fenomena tersebut dengan lebih mendalam, penelitian ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu studi autoetnografi terhadap diri peneliti sendiri dan studi fenomenologi terhadap dua orang partisipan. Hasil kedua studi menunjukkan bahwa seluruh partisipan memunculkan perilaku kleptomania sejak usia anak-anak dan menunjukkan latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Terdapat enam tema yang dimaknai secara berbeda antar partisipan, yaitu: kekecewaan kepada orang tua, perasaan putus asa, dorongan yang kuat, perasaan malu, perasaan tidak pernah puas, dan keinginan untuk memperbaiki diri. Enam tema tersebut kemudian disimpulkan menjadi tiga tema besar, yaitu: latar belakang keluarga, dinamika internal partisipan, dan keputusan untuk memperbaiki diri.
Pengaruh persepsi dukungan sosial terhadap kesejahteraan di sekolah siswa SMA Ulifa Rahma; Karina Putri Pramitadewi; Faizah Faizah; Yuliezar Perwiradara
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu106

Abstract

Studi-studi terbaru menunjukkan bahwa kesejahteraan di sekolah merupakan prediktor penting terhadap prestasi siswa. Salah satu determinan dari persepsi siswa terhadap tingkat kesejahteraannya di sekolah adalah persepsinya mengenai dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di sekolah siswa SMA. Sebanyak 304 siswa (Musia = 16.27; SD = .815) berpartisipasi dalam studi ini; sampel diperoleh melalui teknik sampling aksidental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan terhadap kesejahteraan di sekolah pada siswa SMA. Dari lima sumber persepsi dukungan sosial yang diukur, dukungan dari guru memiliki pengaruh terbesar terhadap kesejahteraan di sekolah siswa SMA, sedangkan dukungan dari sahabat menunjukkan pengaruh paling kecil. Hasil studi ini merekomendasikan pentingnya manajemen sekolah, terutama sekolah menengah atas, untuk memperhitungkan dan memenuhi dukungan sosial siswanya sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi dan kesejahteraannya di sekolah.
Reliabilitas dan validitas Self-Compassion Scale versi Bahasa Indonesia Dicky Sugianto; Christiany Suwartono; Sandra Handayani Sutanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu107

Abstract

Welas diri (self-compassion) merupakan sebuah sikap yang sehat terhadap diri dan berkaitan dengan kesehatan mental.Self-Compassion Scale (SCS) merupakan instrumen yang umum digunakan untuk mengukur welas diri, tetapi belum ada penelitian yang melihat kualitas psikometrik dari adaptasi SCS Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan adaptasi dan uji psikometrik SCS Bahasa Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini adalah 329 mahasiswa aktif di salah satu universitas di Jakarta dan sekitarnya yang direkrut dengan convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah SCS yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan diberi nama Skala Welas Diri (SWD). Berdasarkan hasil uji psikometrik menggunakan confirmatory factor analysis (CFA), uji validitas konstruk, dan koefisien Cronbach’s Alpha, ditemukan bahwa SWD memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, serta memiliki model teoretis yang sama dengan SCS. Disimpulkan bahwa SWD dapat digunakan sebagai skala yang mumpuni untuk mengukur welas diri.
Efikasi diri guru, pemahaman tentang karakter siswa, dan pemahaman tentang keterampilan Abad ke-21 sebagai prediktor gaya mengajar tipe fasilitator Aditya Wiranata Sa'pang; Rijanto Purbojo
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri guru, pemahamannya tentang karakter siswa generasi Z, dan pemahamannya tentang keterampilan abad ke-21 terhadap gaya mengajar guru tipe fasilitator di Sekolah Dian Harapan Jakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah partisipan 60 orang. Data diperoleh melalui kuesioner yang terdiri dari Teachers’ Sense of Efficacy Scale, Karakteristik Generasi Z, West Virginia 21st Century Teaching and Learning Survey, dan Teaching Style Survey. Analisis data dan uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linear berganda dan uji F Simultan. Hasil yang diperoleh adalah sebesar 60.7% efikasi diri guru, pemahaman guru tentang karakter siswa generasi Z, dan keterampilan abad ke-21 berkontribusi secara simultan terhadap gaya mengajar guru tipe fasilitator. Dengan demikian, ketiga faktor tersebut berperan penting dalam gaya mengajar guru tipe fasilitator.
Perbedaan gender mengenai kepuasan pernikahan pada individu yang menikah dengan adat Nyentana di Bali Ni Made Karinadevi Permata Jati; Hartanti Hartanti
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu116

Abstract

Pernikahan menurut adat Nyentana merupakan tradisi pernikahan unik di Bali yang menentang sistem patriarkal dengan menempatkan perempuan dalam status yang lebih penting. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ada perbedaan yang signifikan mengenai kepuasan pernikahan antara perempuan dan laki-laki yang menikah sesuai dengan pernikahan tradisional Nyentana. Tujuh puluh tiga orang berusia 20¬40 tahun (M = 30; SD = 5.5) yang melakukan pernikahan Nyentana berpartisipasi dalam penelitian ini. Partisipan mengisi kuesioner Nyentana ENRICH Marital Satisfaction Scale, yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan beberapa pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan gender yang signifikan antara individu yang menikah dengan tradisi Nyentana. Kepuasan pernikahan di dua kelompok subjek dikategorikan tinggi. Kepuasan pernikahan yang tinggi disebabkan karena kepercayaan yang kuat tentang tradisi Nyentana sebagai cara untuk melanjutkan garis keturunan keluarga, karena komunikasi yang baik antar pasangan, serta karena kesetaraan dalam pengambilan keputusan rumah tangga.
Integrasi terapi kognitif perilaku dengan terapi syukur untuk menangani individu dengan gangguan simtom somatik dengan fitur kepribadian schizoid-avoidant: Studi kasus Karina Devany; Elizabeth Kristi Poerwandari
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu127

Abstract

This study presents a brief treatment report of a 22-year-old-female, with a diagnosis of somatic symptom disorder and exacerbated by schizoid-avoidant personality features. Both conditions induced anxiety and many other difficulties in her functioning. Her negative self-views were the main issues that led to excessive negative emotionality, both internally (somatization) and externally (interpersonal relationship difficulties). The purpose of this case report is to illustrate an integrated treatment process consisting of cognitive-behavioral therapy and gratitude therapy. Gratitude therapy helps to alter the preoccupation of negative perspectives. Conclusions on the effectiveness of treatment were interpreted with an eye on the study’s methodological limitations.
Pemaafan pada keluarga korban ledakan bom di Surabaya Charis Pratama; Wahyuni Kristinawati
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu138

Abstract

Bencana teknologi yang menyebabkan meninggalnya anggota keluarga dapat menimbulkan kesedihan dan kemarahan pada individu. Meski mengalami trauma yang serius, persepsi serta reaksi individu atas bencana tersebut beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses pemaafan pada individu yang kehilangan anggota keluarga (anak dan pasangan) dalam peristiwa bom di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deduktif terhadap dua partisipan, dengan teori interpersonal process of forgiveness and unforgiveness sebagai kerangka berpikir. Analisis tematik digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukan terdapat empat tema utama mengenai pemaafan pada korban: konteks personal (ciri kepribadian dan komitmen agama), persepsi pasca kejadian, respons emosional, dan respons perilaku. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemaafan dapat berbeda antara satu individu dan individu yang lain, bergantung pada perbedaan ciri kepribadian, komitmen agama, dan persepsi terhadap kejadian yang memengaruhi respons emosional dan perilaku individu terhadap pihak yang dianggap bersalah.
Pemaknaan pengalaman hidup ibu dari anak yang mengidap leukemia limfoblastik akut Anggita Hotna Panjaitan; Winarini Wilman Mansoer
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu140

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ibu dengan anak yang menderita Leukemia Limfoblastik Akut (LLA). Ibu dengan anak yang mengidap penyakit kronis, seperti LLA, harus mengelola peran mereka sebagai seorang pengasuh untuk anak yang sakit, sekaligus menangani tanggung jawab domestik. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, wawancara dan obervasi dilakukan kepada dua orang ibu yang memiliki beberapa anak, dan satu di antaranya mengidap LLA di usia 7 dan 9 tahun. Pengumpulan data dilakukan dalam dua pertemuan. Enam tema muncul dari dari partisipan: 1) mengatasi titik balik kehidupan mereka, 2) proses pembelajaran, 3) menerima dukungan, 4) keterhubungan dengan Tuhan dan orang-orang senasib, 5) tidak ada ibu yang sempurna, dan 6) satu hal dalam satu waktu. Hasil studi ini memberikan wawasan kepada komunitas yang lebih luas, serta praktisi profesional, untuk dapat memahami dengan lebih baik dinamika psikologis yang dialami para ibu atau pengasuh, serta untuk memberi informasi yang bermanfaat dalam merancang program dukungan kesehatan mental bagi pengasuh anak-anak dengan penyakit kronis.
"Kail sejengkal janganlah menduga dalam lautan": Mengapa psikologi perlu lebih daripada studi empiris Karel Karsten Himawan
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu348

Abstract

Mayoritas studi di bidang psikologi menekankan pada paradigma berbasis pada bukti yang mengandalkan observasi objektif (positivisme) maupun integritas dan kompetensi peneliti (konstruktivisme) dalam menginterpretasikan sebuah realita. Paradigma ini seringkali diimplementasikan secara reduksionistik, di mana studi ilmiah di bidang psikologi hanya dapat dilakukan melalui metode empiris yang mengandalkan data primer. Ini adalah realita yang terjadi, terutama di Indonesia, di mana kebanyakan publikasi ilmiah di bidang psikologi mengisyaratkan studi empiris dengan metode kuantitatif dan/atau kualitatif. Dalam catatan ini, saya memperkenalkan berbagai metode alternatif selain studi yang mengandalkan data primer untuk menjustifikasi nilai kebenaran dan kegunaan dari suatu argumen. Berkenaan dengan hal itu, catatan ini juga hendak menginformasikan langkah strategis Jurnal Psikologi Ulayat untuk mewadahi bentuk publikasi dengan telaah sejawat selain studi empiris demi mewujudkan diseminasi yang cepat dan akurat mengenai perkembangan pengetahuan di bidang psikologi ulayat di Indonesia.

Page 2 of 2 | Total Record : 20