cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JURNAL ENGGANO
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 26155958     EISSN : 25275186     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Enggano is published twice a year, in April and September, and contains a mixture of academic articles and reviews on all aspects of marine science and fisheries.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2023)" : 5 Documents clear
Inventarisasi Ikan Tembakul (Oxudercinae) dari Lingkungan Intertidal Kabupaten Bengkalis Juliana, Juliana; Mahatma, Radith; Muhammad, Ahmad
JURNAL ENGGANO Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.8.2.165-171

Abstract

Ikan tembakul (mudskipper) banyak dijumpai di lingkungan intertidal baik mangrove maupun pantai Kabupaten Bengkalis. Namun informasi mengenai jenis-jenis ikan tembakul di Kabupaten Bengkalis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis ikan tembakul yang ada di lingkungan intertidal Kabupaten Bengkalis. Pengambilan sampel ikan tembakul dilakukan pada Oktober 2020 dengan menggunakan tangguk, pancing atau langsung dengan tangan di Tanjung Leban dan Bukit Batu Laut. Hasil penelitian ini ditemukan lima spesies dari tiga genus ikan tembakul yang terdiri dari Boleophthalmus boddarti, Periophthalmodon schlosseri, Pn. septemradiatus, Periophthalmus chrysospilos dan P. variabilis.
Kesesuaian Wisata Snorkeling dan Diving di Gusung Perlang Perairan Perlang Bangka Tengah Robi Gunawan; Sudirman Adibrata; Andi Gustomi
JURNAL ENGGANO Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.8.2.154-164

Abstract

ABSTRAK Gusung Perlang is located in Perlang Village, Central Bangka Regency. Gusung Perlang has underwater potential, namely coral reef ecosystems that becomes a tourist attraction in which the unique shape, color, and diversity of the biota with high selling value. This study aims to determine the value of the tourism suitability index, the carrying capacity of the snorkeling, and diving tourism area in the east Gusung Perlang waters. Moreover, the process of sampling is carried out in August 2021 at Gusung Perlang, Central Bangka Regency. The method of this study uses purposive sampling. Coral reef data is collected using the UPT (Underwater Photo Transect) method, reef fish using the visual census method and the time swim method. In addition, the data analysis is based on the tourism suitability index (IKW) matrix. The results of the Snorkeling Tourism Suitability Index (IKW) show that the location is suitable for station 1 (78.95%), station 3 (78.95%) and station 5 (77.19%), the location is conditional status in station 2 (70.18%). ) and station 4 (70.18%). The results of the tourism suitability index (IKW) calculation for diving show that the location is suitable for station 3 (77.78%), the location is conditional status in station 1 (72.22%), station 2 (62.96%), station 4 (62.96). %) and station 5 (74.07%). Keywords: Suitability, Gusung Perlang, Snorkeling, Diving
Evaluasi Mutu Kualitas Air Kolam IPAL Tambak Udang Skala Rakyat Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah Notonegoro, Hartoyo
JURNAL ENGGANO Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.8.2.172-180

Abstract

Budidaya perikanan khususnya tambak udang merupakan salah satu andalan yang banyak dikembangkan dan dikelola oleh masyarakat karena memberikan kontribusi ekonomi melalui peningkatan pendapatan, baik sebagai produk utama maupun sampingan. Keberadaan tambak udang selain dapat menghasilkan tanaman berupa udang juga dapat menghasilkan limbah dari tambak udang yang berpotensi mencemari lingkungan perairan dan selanjutnya mempengaruhi kehidupan organisme perairan. Salah satu tambak udang yang memiliki IPAL di wilayah pesisir Indonesia terletak di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan hasil wawancara dengan kelompok masyarakat tambak skala kecil di Desa Kurau Barat, selama ini pengendalian kualitas air pada IPAL dan limbahnya hanya menggunakan ikan sebagai bioindikator pencemaran air. Belum adanya pengendalian air limbah tambak udang sesuai baku mutu, sehingga perlu dilakukan evaluasi kesesuaian baku mutu air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air IPAL tambak untuk tambak udang berdasarkan baku mutu effluent dari tambak udang dan menganalisis pencemaran IPAL tambak berdasarkan metode Storet. Tiga stasiun berbeda di lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling, dengan pertimbangan dapat mewakili kondisi lokasi penelitian. Hasil pengukuran kualitas air terdapat tiga parameter yang melebihi ambang batas baku mutu air menurut PP No.22 Tahun 2021 yaitu pH, BOD dan amoniak. Berdasarkan hasil perhitungan analisis STORET pada tambak IPAL tambak udang di Desa Kurau Barat sudah termasuk dalam kategori tercemar sedang.
Struktur Komunitas Mangrove di Desa Sungai Nibung Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Kusuma, Anma Hari
JURNAL ENGGANO Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.8.2.135-146

Abstract

Mangrove merupakan tumbuhan khas yang hidup di pesisir tropis yang dipengaruhi oleh pasang surut dan mampu beradaptasi dengan salinitas. Mangrove banyak sekali memiliki fungsi ekologi dan ekonomi. Desa Sungai Nibung merupakan salah satu desa yang memiliki potensi mangrove. Saat ini keberadaan kawasan mangrove di lokasi tersebut sebagian besar telah mengalami alih fungsi untuk keperluan pertambakan dan penebangan liar. Penelitian ini bertujuan mengkaji struktur dan sebaran mangrove berdasarkan karakteristik lingkungan di Desa Sungai Nibung. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2022. Lokasi penelitian di Desa Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Komposisi mangrove di Desa Sungai Nibung memiliki kategori pertumbuhan mangrove yang lengkap mulai dari pohon, anakan, dan semai. Kompisisi vegetasi mangrove yang ditemukan di Desa Sungai Nibung sebanyak 5 (lima) jenis, yaitu jenis Avicennia marina, Avicennia officinalis, Exoecaria agallocha, Bruguiera cylindrica dan Rhizophora apiculata. Kenaekaragaman jenis mangrove di lokasi penelitian ini cukup tergolong tinggi dengan kondisi fisika-kimia perairan yang medukung untuk pertumbuhan mangrove. Kata kunci : Desa Sungai Nibung, Parameter Fisika-Kimia, Vegetasi Mangrove
Komposisi Nutrisi Rumput Laut Coklat (Phaeophyta) dan Merah (Rhodophyta) Asal Perairan Teluk Sepang Kota Bengkulu herliany, vivien; Utami, Maya Angraini Fajar; Wilopo, Mukti Dono; Permatasari, Nurul
JURNAL ENGGANO Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.8.2.147-153

Abstract

Seaweeds have potential uses as functional foods. But until now, there is still few information about the nutritional composition of seaweeds, especially from Teluk Sepang Beach, Bengkulu City. This study was held to examine the chemical characteristics of brown and red seaweeds from Teluk Sepang Beach, Bengkulu City. This research was carried out in November 2021-March 2022. This research used descriptive exploratory method by analyzing the proximate composition of 8 species of seaweeds (4 species of brown seaweeds and 4 species of red seaweeds). Water, protein, crude fat, ash and crude fiber content refer to the AOAC (2016) procedure while carbohydrate content is calculated based on by difference. The chemical characteristics of seaweeds (water content, ash, crude protein, crude fiber, crude fat and carbohydrates content) varied from one species to another. But in general the proximate composition of all seaweeds species was still in the range of values ​​found in seaweeds. The largest composition in seaweesd is carbohydrates (13.644% - 69.91±0.71%) and ash, which have an important role for humans nutrition and the food industry. The content of protein (0.97±0.33%. - 2.88±0.23%) and crude fat (0.19±00% - 4.12±0.32%) in seaweeds is relatively low so it can be used as low fat foods. Crude fiber in seaweeds(1.16±0.16% - 7.65±0.53%) showed that seaweeds can be used as functional foods.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5