cover
Contact Name
Arif Widiyatmoko
Contact Email
usej@mail.unnes.ac.id
Phone
+6281325660100
Journal Mail Official
usej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung D5 Lantai 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Science Education Journal
ISSN : 22526617     EISSN : 25026232     DOI : https://doi.org/10.15294/usej
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in science curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of science teachers with the aim to advance our knowledge of science education theory and practice
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2015): July 2015" : 30 Documents clear
PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Irsyad, Muhammad; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7940

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran IPA mengharuskan agar pembelajaran IPA menerapkan penilaian yang komprehensif dan berimbang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMP Negeri 2 Kendal, didapatkan bahwa penilaian yang digunakan guru masih mengacu pada tingkatan kognitif rendah dengan menggunakan paper and pencil test, sedangkan aspek afektif dan psikomotorik belum terlaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan asesmen autentik pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan mendeskripsikan keefektifan asesmen autentik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Asesmen autentik dinyatakan sangat layak dengan rerata persentase skor oleh validator asesmen sebesar 91,18% dan validator bahasa sebesar 89,71%. Hasil tanggapan siswa mengenai keterbacaan asesmen autentik diperoleh rerata skor 86% dengan kriteria sangat baik. Uji n-gain digunakan untuk mengetahui efektivitas asesmen autentik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jumlah siswa yang mencapai n-gain dengan kriteria sedang dan tinggi sebanyak 27 siswa dari 30 siswa dengan persentase 90%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan asesmen autentik efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil tanggapan guru terhadap penggunaan asesmen autentik memperoleh rerata persentase 91,25% dengan kriteria sangat praktis. Curriculum implementation in 2013 on science learning requires that learning science implement a comprehensive and balanced assessment. Initial observation result on SMPN 2 Kendal shows that teachers use assessment still refers to the cognitive levels low by using a paper and pencil test, whereas affective and psychomotor aspects have not been implemented. This researches to determine the feasibility of authentic assessment in interaction of living organism with the environment theme and determine the effectivity of authentic assessment to improve student’s critical thinking skills. This research used Research and Development (R&D) method. Authentic assessment is stated very decent with the mean percentage substance validator score of 91.18% and language validator of 89.71%. The results of student’s responses on authentic assessment obtain a mean score of 86% with a very well criteria. N-gain test is used to determine the effectiveness of authentic assessment to improve student’s critical thinking skills. Students who achieve n-gain medium and high criteria is 27 students of 30 students with a percentage of  90%. It shows that the use of authentic assessment is effective to improve student’s critical thinking skills. The results of teacher’s responses on authentic assessment obtain a mean score of 91.25% with a very practical criteria.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU PADA MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH–PERTANYAAN SOCRATIK (MPBM-PS) TEMA CARBON CYCLE UNTUK SISWA SMP KELAS VII Sulistiani, Hani; Sumarni, Woro; Pribadi, Tyas Agung
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui tingkat kelayakan, efektivitas, dan tanggapan guru dan siswa mengenai kepraktisan modul IPA Terpadu pada MPBM-PS Tema Carbon Cycle. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 32 Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII H sebanyak 32 siswa untuk uji coba skala besar. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Untuk mengetahui tingkat kelayakan modul digunakan instrumen angket. Keefektifan modul dalam meningkatkan hasil belajar diukur menggunakan instrumen tes pretest dan posttest. Kemudian tanggapan guru dan siswa diukur menggunakan instrumen angket. Hasil penilaian kelayakan modul pada tahap I menyatakan modul ”lolos” ke tahap penilaian berikutnya, yaitu penilaian kelayakan tahap II. Penilaian kelayakan tahap II didapat bahwa kelayakan komponen isi (substansi), penyajian, dan kebahasaan modul dikatakan “layak digunakan tanpa revisi”. Ketuntasan klasikal siswa mencapai 93.75 % dengan normalitas gain rata-rata sebesar 0.753 dan tergolong pada kriteria tinggi. Aktivitas dari 32 siswa, 31 siswa tergolong pada kriteria diatas baik. Guru dan siswa menilai kemodulan dan kepraktisan modul dengan kriteria sangat baik. Simpulan yang dapat diperoleh adalah Modul IPA Terpadu pada Model Pembelajaran Berbasis Masalah–Pertanyaan Socratik (MPBM-PS) Tema Carbon Cycle layak digunakan dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. This study aims to develop, determine the feasibility, effectiveness, and the responses of teachers and students about the practicality of Integrated Science module on MPBM-PS Themes Carbon Cycle. Type of this study is the Research and Development (R & D). The experiment was conducted in SMP Negeri 32 Semarang. The sample in this study were students of class VII H as many as 32 students to large-scale trials. Samples were taken by random sampling technique. The instrument used to determine the feasibility of the module is a questionnaire instrument. The effectiveness of the module in improving learning outcomes were measured using the test instrument pretest and posttest. And then the teacher and student responses were measured using questionnaires. The results of the feasibility assessment module in stage I declare the module "passes" to the next stage of assessment, namely the phase II feasibility assessment. Phase II feasibility assessment found that the feasibility of the content component (substance), presentation, and linguistic module is said to "fit for use without revision". Classical completeness students achieve normality 93.75% with an average gain of 0.753 and belonging to the high criteria. Activity of 32 students, 31 students are belonging to the above criteria either. Teachers and students assess kemodulan and practicality module with the criteria very well. The conclusions of this study are the Integrated Science Module on Problem Based Learning Model-Socratic Questioning (MPBM-PS) Carbon Cycle Scene fit for use and effectively to increase the result of student learning. 
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI IPA TERPADU TOPIK PERUBAHAN MATERI BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA. Jazuli, Mim; Wardani, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan alat evaluasi berbasis kontekstual untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Langkah awal pada penelitian ini dimulai dengan observasi. Berdasarkan hasil observasi, guru belum memiliki alat evaluasi untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan alat evaluasi berbasis kontekstual untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Desain penelititan ini adalah penelitian Research and Development dengan uji coba skala kecil pada kelas IX B, uji coba skala besar pada VIII C, dan uji pemakaian pada kelas VII F SMP Negeri 2 Boja. Data penelitian yang akan diambil adalah penilaian alat evaluasi oleh pakar, angket keterbacaan siswa dan guru, uji validitas, realibilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran soal, tes kemampuan berpikir kritis siswa dan angket tanggapan siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian alat evaluasi oleh pakar memperoleh rata-rata skor 3,63 dengan kriteria layak, tanggapan siswa memperoleh skor 90,56%, dan tanggapan guru sbesar 100% dengan kriteria sangat baik. Kemampuan berpikir kritis siswa diukur dengan alat evaluasi memperoleh skor rata-rata 72,71% dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat evaluasi IPA terpadu topik perubahan materi berbasis kontekstual untuk mengukur kemampuan berkir kritis siswa valid dan layak digunakan. This research is done to know the expediency of contextual based evaluation tool to measure students’ critical thinking ability. First step in this research begins with observation. Based on the observation result, teachers hadn’t have evaluation tool to measure students’ critical thinking. Therefore, the research is done to develop contextual based evaluation tool to measure students’ critical thinking. The research design is research and development with small scale experiment on XI B class, the big scale experiment on VIII C class, and consumption test to VII F in Junior High School 2 Boja. Research data to be retrived is the valuation by epert evaluation tool, test validity, reability, distinguishing, and level of dificulty, test students’ critical thinking and questionnaire responses of student and teacher. Its result shows that the developed evaluation tool is valid and suitable to be used with average score 3,63 from the experts, studentss response achievement is 90,56% and teacher response achievement is 100% with excellent criteria. Students’ critical thinking is measured by evaluation tool  shows that the average score is 72,71% which is included to good criteria. The conclusion is the contextual based changing material topic of integrated science evaluation tool is valid and suitable to use.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS ETNOSAINS TEMA ENERGI DALAM KEHIDUPAN UNTUK MENANAMKAN JIWA KONSERVASI SISWA Rahayu, Wiwin Eka; Sudarmin, Sudarmin
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7943

Abstract

Penelitian didasari dengan masih terbatasnya sumber belajar yang dapat digunakan oleh siswa secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan modul IPA terpadu berbasis etnosains dengan tema energi dalam kehidupan untuk menanamkan jiwa konservasi siswa untuk dapat mengetahui kelayakan, keefektifan modul IPA yang telah dikembangkan, dan untuk mengetahui tingkat karakter konservasi siswa melalui implementasi modul IPA yang dikembangkan. Penelitian menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development). Data penelitian yang didapatkan dianalisi secara deskriptif persentase. Hasil uji kelayakan modul IPA terpadu tahap I untuk keseluruhan penilaian pakar dinilai positif dan lolos validasi tahap I. Hasil validasi tahap II oleh pakar isi sebesar 85%, oleh pakar bahasa sebesar 82,5%, dan oleh pakar penyajian sebesar 90%. Berdasarkan hasil analisis hasil belajar, ketuntasan klasikal hasil pre test saat implementasi modul yang dikembangkan sebanyak 4 siswa dari 34 siswa sedangkan ketuntasan klasikal hasil post test sebanyak 30 siswa dari 34 siswa dengan nilai gain sebesar 0,58 denga kriteria sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa modul IPA terpadu yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPA. Hasil observasi dan angket, tingkat karakter siswa berada pada tingkat mulai berkembang. The research based on the limited source of study that is used by the student. The arm of this research is to develop science modul that based on ethnoscience with a theme is energi in lif for leading the conservation soul of the student get appropriateness, effectivennes of the science modul which has been being developed, and do know the conservation character level. The research uses research and development (R & D). data of the research which is getten by the researcher is analyzed in percentage descriptive. The result of the feasibility test of science module step one for all experts is regarded positive and pass the validation step one. The result of validation step two by the content expert is 85%, the language expert is 82,5%, and the presentation expert is 90%. According to the analysis result of the study, the classical thoroughness pre test when module implementation which is developed 4 students of 34 students while the classical thoroughness post test are 30 students of 34 students with n-gain score are 0,58 in average criteria. This result shows that integrated science module that is effectively for learning science. The result of the observation and  questionnaire character of conservatian show that the level of student character begin to increase.  
PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK BERBASIS INKUIRI PADA MATERI KLASIFIKASI BENDA Triamijaya, Setya; Haryani, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7944

Abstract

Asesmen autentik pembelajaran IPA kurikulum 2013 mencakup penilaian baik dalam proses dan hasil pembelajaran yang meliputi penilaian aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kelayakan asesmen autentik berbasis inkuiri pada materi klasifikasi benda serta profil hasil belajar siswa.Langkah awal pada penelitian ini dimulai dengan observasi. Hasil observasi menunjukkan, guru masih mengacu pada penilaian tugas akhir yang diperoleh siswa untuk ranah kognitif dan belum mengembangkan penilaian afektif dan psikomotorik. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan asesmen autentik berbasis inkuiri. Desain penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R&D) dengan uji coba skala kecil pada kelas VII, Uji coba skala besar pada VIIB dan uji pemakaian pada kelas VII A SMP Kristen 1 Blora. Berdasarkan hasil validasi dari pakar asesmenmemperoleh presentase sebesar 89,13% dan untuk bahasa memperoleh presentase sebesar 90,10% dengan kriteria sangat layak. Hasil angket tanggapan siswa dan guru pada uji coba produk memperoleh skor presentase sebesar 82,7% dan 90% dengan kriteria sangat layak, maka asesmen autentik berbasis inkuiri dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPA. Berdasarkan hasil analisis ketuntasan klasikal lebih dari 85% siswa telah mencapai ketuntasan belajar pada aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan. Authentic assessment in science learning in the curriculum of 2013 includes an assessment of learning process as well the result of learning process that includes assessing aspects of knowledge, attitudes, and skills. The research purposes was to determine the feasibility authentic assessment based on inquiry on the matter of classification of objects as well as the profile of students learning outcomes. First step in this research begins with observation. Based on the observaion result, the assessment by teachers still refers to cognitive assessment, whereas affective and psychomotor aspects have not been performing well.The research was used a Research and Development (R & D) method. The phase of research were divided into three groups: small scale experiment on VII class, large scale scale experiment on the VII A, and product testing to VII B.. Based on the results of the validation by assessment experts obtained a percentage of 89,13% and for language experts obtained a percentage of 90,10% which is a remarkable criteria. The results of the students’ and teacher’s interview sheet on product trials scored a percentage of 82,7% and 90% which is a remarkable criteria. The validation results of the experts, responses of science teacher and students’ feedback, the authentic assessment based on inquiry deemed relevant to be used in science teaching. Based on the results of the analysis of classical completeness, more than 85% of students have achieved mastery learning on aspects of knowledge, attitudes and skills.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA IPA TERPADU SUNDIAL FOTOTROPISME PADA TEMA GERAK UNTUK SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) Maftuh, Muhamad; Parmin, Parmin; Dewi, Novi Ratna
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7726

Abstract

Pembelajaran IPA terpadu seharusnya didukung oleh beberapa hal diantaranya adanya alat peraga IPA terpadu yang berbasis tematik karena IPA adalah pengetahuan yang bersifat empiris. Kenyataan di MTs Al Ishlah Pulokulon, masih sulit ditemukan adanya alat peraga IPA terpadu yang di dalamnya benar-benar terpadu. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D). Penelitian diujicobakan pada kelas VIII E MTs Al Ishlah Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Data non tes dianalisis secara deskriptif persentase, sedangkan data tes dianalisis menggunakan analisis n-gain. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil rerata persentase uji kelayakan ahli media dan ahli materi secara berturut-turut sebesar 93.00% dan 95.00% yang keduanya masuk dalam kriteria sangat layak. Rerata persentase hasil angket tanggapan kemudahan penggunaan dan hasil observasi dalam pembelajaran secara berturut-turut sebesar 84.00% dengan kriteria sangat baik dan 83.00% dengan kriteria sangat aktif. Ditinjau dari tes hasil belajar terdapat peningkatan hasil pretest-posttest dengan rerata gain siswa sebesar 0,76 yang masuk kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat peraga IPA terpadu sundial fototropisme  pada tema gerak untuk siswa MTs yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.     Integrated science learning should be supported by several things including the integrated teaching aid based integrated thematic because science is empiris knowledge learning. Reality in MTs Al Ishlah Pulokulon, are still hard to find the integrated science teaching aid which really integrated. This research was conducted by Research and Development (R & D). Research tested on 8th E class of MTs Al Ishlah Pulokulon Grobogan. Non-test data were analyzed by descriptive percentages, while the test data were analyzed using n-gain analysis. Based on the results of research obtained the mean percentage of expert validation based teaching aid and material respectively is 93.00% and 95.00% that both included in very active criteria. The mean percentage of results of students’ questionnaires of easy to use and observations in learning, respectively is 84.00% with very good criteria and 83.00% with very active criteria. Terms of achievement test results are an increase in pretest-posttest with a mean gain of students is 0,76 that entered on high criteria. Results of this research showed that the teaching aid sundial fototropisme integrated science in a motion theme for student MTs are valideffective used in learning.Pembelajaran IPA terpadu seharusnya didukung oleh beberapa hal diantaranya adanya alat peraga IPA terpadu yang berbasis tematik karena IPA adalah pengetahuan yang bersifat empiris. Kenyataan di MTs Al Ishlah Pulokulon, masih sulit ditemukan adanya alat peraga IPA terpadu yang di dalamnya benar-benar terpadu. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D). Penelitian diujicobakan pada kelas VIII E MTs Al Ishlah Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Data non tes dianalisis secara deskriptif persentase, sedangkan data tes dianalisis menggunakan analisis n-gain. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil rerata persentase uji kelayakan ahli media dan ahli materi secara berturut-turut sebesar 93.00% dan 95.00% yang keduanya masuk dalam kriteria sangat layak. Rerata persentase hasil angket tanggapan kemudahan penggunaan dan hasil observasi dalam pembelajaran secara berturut-turut sebesar 84.00% dengan kriteria sangat baik dan 83.00% dengan kriteria sangat aktif. Ditinjau dari tes hasil belajar terdapat peningkatan hasil pretest-posttest dengan rerata gain siswa sebesar 0,76 yang masuk kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat peraga IPA terpadu sundial fototropisme  pada tema gerak untuk siswa MTs yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK KOMIK BERPENDEKATAN PENGEMBANGAN KONTEKSTUAL PADA TEMA BUNYI UNTUK SISWA SMP/MTs Yatno, Rohadi; Susilowati, Sri Mulyani Endang; Dewi, Novi Ratna
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7727

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah media pembelajaran IPA Terpadu yang menarik yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran berupa komik. Latar belakang penelitian ini adalah adanya tuntutan pelaksanaan pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPA di tingkat SMP/MTs. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Produk yang telah dikembangkan divalidasi oleh dua dua pakar kemudian dilakukan pengujian skala kecil dan skala besar. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data validasi produk oleh pakar, angket tanggapan guru dan siswa terhadap komik, motivasi belajar siswa serta data pemahaman konsep siswa. Untuk mengimplementasikan pembelajaran terpadu di SMPN 2 Moga terdapat beberapa permasalahan yaitu guru yang mengajar IPA pada saat ini berlatarbelakang bidang fisika, kimia dan biologi. Selain itu belum adanya media pembelajaran IPA Terpadu dan variasi bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian penilaian komik IPA Terpadu oleh pakar menunjukkan kriteria sangat layak dengan rata-rata perolehan skor sebesar 89,74% dan komik yang dikembangkan dikatakan efektif karena dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga hasil belajar pun menjadi maksimal, terbukti dengan 100% siswa tuntas belajar. Berdasarkan hasil penelitian di SMPN 2 Moga dapat disimpulkan bahwa komik IPA Terpadu pada tema bunyi dan sistem koordinasi dan alat indra pada manusia layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kelas VIII di SMPN 2 Moga.  This research aims to create an integrated science teaching materials that attact qualified and effective learning that is used in comics. Background of this study is that there is the demand for integrated learning in subjects floor science SMP/MTs. Research methods used are research and development (R and D). In this study, a product that has been developed is validated by two experts then perfotmed testing of small scale and large scale. The data analyzed in this study is the data product validation by experts, a survey of teachers and students perception of comics science integrated teaching materials, data, learning motivation of students and students conceptual understanding of data. Existing problems in the field to imploment integrated learning are teachers in the current science background fields of physics, chemistry and biology. Additionally because of the lack of theaching materials and variations science integrated teaching materials used in the learning process. The results showed that the evaluation of theaching materials comics science integrated by highly qualified experts suggest criteria with the average turnover of a score of 89.74% and comics said developed effective because if can increase students learning motivation to learn even be maximal yield, as evidenced by 100% of students finished. Based on the research results it can be concluded that the integrated science comic teaching materials on the theme of sound and system coordination and tool sense organ on human with qualifield and effective use in learning class VII in SMPN 2 Moga. 
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA IPA TERPADU PADA TEMA PEMISAHAN CAMPURAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Apriliyanti, Dharis Dwi; Haryani, Sri; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan alat peraga IPA terpadu terhadap peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS) pada tema pemisahan campuran. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D), dengan subjek penelitian guru IPA dan siswa kelas VII SMP N 1 Kembang. Instrumen yang digunakan meliputi  tes, angket, wawancara, lembar validasi dan lembar observasi. Data yang dianalisis berupa hasil validasi pakar dan hasil penerapan dalam pembelajaran. Hasil analisis validasi pakar menunjukkan bahwa alat peraga yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian pakar materi maupun alat peraga dengan persentase rata-rata sebesar 96,25% dan 87,50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga  yang dikembangkan mampu meningkatkan KPS siswa, dengan nilai N-gain mencapai 0,71 yang termasuk dalam kriteria tinggi. Peningkatan KPS tertinggi terjadi pada indikator mengamati sedangkan terendah pada indikator berkomunikasi. Hasil belajar menggunakan alat peraga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari  0% siswa tuntas KKM pada pretest menjadi 85,19% pada posttest. Data observasi sikap ilmiah siswa menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan alat peraga dapat merangsang keaktifan siswa dengan  persentase 55,56% siswa sangat aktif dan 44,44% siswa aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan telah memberi kesempatan siswa untuk berpartisipasi secara aktif dan meningkatkan motivasi belajar karena dihubungkan dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari. This study aims to investigate the feasibility of teaching aids for integrated natural science toward the improvement of Science Process Skills on the theme of mixture separation. Research design used in this study was research and development (R & D), with natural science teacher and seventh graders of SMP N 1 Kembang as the research subject. The instrument used in this study included test, questionnaire, interview, validation sheet, and observation sheet. The analyzed data was in form of the result of expert validation and the result of implementation in learning. The result of expert validation showed that the developed props was feasible to be used as learning media based on the evaluation from material expert and props expert with average percentage of 96.25% and 87.50%. The result of this study showed that the developed props could improve students’ Science Process Skills, with the value of N-gain reaching 0.71 that was included in high criteria. The highest improvement of Science Process Skills occurred in indicator of observing, while the lowest occurred in indicator of communicating. The learning outcome using the props showed an improvement of students’ learning outcome and 0% student who completed the Minimum Mastery Criteria in the pre-test became 85.19% in the post-test. The data of students’ scientific attitude observation showed that learning using the props could stimulate students’ activeness with percentage of 55.56% very active students and 44.44% active students in learning. The implemented learning has provided an opportunity for students to participate actively and improve learning motivation because it was connected to students’ experiences in daily life.
PENGEMBANGAN ASESMEN FORMATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SELF REGULATION SISWA PADA TEMA SUHU DAN PERUBAHANNYA Rahmawati, Inna Latifa; Hartono, Hartono; Nugroho, Sunyoto Eko
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7922

Abstract

Perubahan dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ke kurikulum 2013 pada tujuan dan pendekatan untuk memperoleh tujuan pembelajaran IPA, menyebabkan evaluasi sebagai cara untuk mengukur ketercapaian tujuan juga mengalami perubahan. Evaluasi berfungsi untuk memantau proses, kemajuan dan perbaikan hasil belajar secara berkesinambungan. Salah satu bentuk penilaian yang menilai proses sekaligus memberikan feedback untuk perbaikan proses belajar mengajar adalah asesmen formatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan asesmen formatif yang valid dan meningkatkan kemampuan self regulation, serta mengetahui pengaruh kemampuan self regulation terhadap hasil belajar siswa pada tema “Suhu dan Perubahannya”. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development, dengan desain pengembangan yang diadaptasi dari Sugiyono. Berdasarkan penilaian pakar, asesmen formatif dinyatakan valid secara isi, konstruksi, dan bahasa dengan kriteria layak dengan sedikit revisi (rata-rata 3,64) dan reliabel berdasar uji empiris (r = 0,694). Pada uji coba skala kecil, diperoleh keterbacaan asesmen formatif sebesar 94%, beberapa item direvisi agar sesuai dengan perkembangan bahasa siswa SMP. Hasil temuan penelitian menunjukkan (1) penggunaan asesmen formatif meningkatkan kemampuan self regulation siswa (n gain = 0,303); (2) kemampuan self regulation yang meningkat dengan diterapkannya asesmen formatif dalam pembelajaran, berpengaruh kuat (r = 0,64) dan signifikan (thitung = 4,737) terhadap peningkatan prestasi akademik siswa; serta (3) kemampuan self regulation berperan 41% terhadap prestasi akademik siswa, sementara 59% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian, asesmen formatif yang dikembangkan telah memenuhi kriteria produk pengembangan yaitu valid, praktis, efektif, dan menunjukkan nilai tambah. The change from Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) to Kurikulum 2013 on purpose and approach to reach purpose in science education made evaluation as the way to measure achievement also changed.  Evaluation functioned to monitor the process, progression, and  remedical of learning outcome continuously. One kind of evaluation to assess process also give feedback in teaching and learning activity’s remedical is formative assessment. This research aimed to get valid formative assessment that increase self regulation ability and to know relation between self regulation ablility with academic achievement  in “Temperature and Its Changing”. This was research and development kind of research, with design adopted from Sugiyono. According to validator, design of formative assessment was valid with some revisions based on content, construct, and language (mean score = 3.64) and reliable based on empirical analysis (r = 0.694). In small experiment, design of formative assessment got 94%, some items were corrected in order to appropriate with language development of junior high school students. Result of the research showed that (1) the using of formative assessment increased students’ self regulation ability (n gain = 0.303); (2) self regulation ability that increased because of the using of formative assessment had strong affect (r = 0.64) and significant (t = 4.737) on students’ academic achievement, and (3) self regulation ability played role on students’ academic achievement (41%), whereas 59% other was influenced by another factors.Thereby, the developed formative assessment qualified as developed product, that was valid, practical, effective, and having added value. 
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI SMART SCIENCE SERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN BERPENDEKATAN SAINTIFIK PADA SISWA SMP Cahyaningrum, Rahajeng Lintang; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7934

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah atau pendekatan saintifik, maka dari itu pengembangan media pembelajaran berbasis permainan monopoli berpendekatan saintifik diharapkan dapat memenuhi tuntutan Kurikulum 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran monopoli smart science berpendekatan saintifik seri interaksi makhluk hidup dengan lingkungan pada pembelajaran di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, metode analisis butir soal, dan metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan persentase tanggapan siswa pada tahap uji coba sebesar 87,3% dan uji pemakaian 88,8%, serta persentase tanggapan guru sebesar 91,1%. Total rata-rata nilai akhir hasil belajar siswa sebesar 79,2 dan total rata-rata ketuntasan klasikal seluruh kelas sebesar 3,2 dengan kategori nilai B+. Analisis N-gain menunjukkan hasil sebesar 0,427 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa media monopoli smart science seri interaksi makhluk hidup dengan lingkungan berpendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Curricullum 2013 pressed upon us the learning method using scientific approach, therefore it hoped that the development of learning media based on scientifically-approached monopoly board game could help fulfill the demand of the aforementioned curricullum. The purpose of this research is to find out the the effectiveness of scientifically-approached smart science monopoly"Living Individuals Interaction with Environment" board game to the middle school students.  The methods used for this research are data collecting, tasks analysis, and data analysis. The research' results show on preliminary field testing, 87.3% of approvement from students being tested, while it rose to 88.8% during main field testing, also teachers approvement was as high as 91.1%. The students' finals grade averaged on 79.2, and the average total of classical fulfillment of all classes was 3.2, or B+ grade category. The analysis of grade gains shows 0.427gain with middle criteria. Based on the results above, it can be concluded that scientifically-approached smart science monopoly"Living Individuals Interaction with Environment" board game was able to improve students' learnings.

Page 2 of 3 | Total Record : 30