cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PRABANGKARA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 23 No 2 (2019): Desember" : 6 Documents clear
Media Promosi Dramatari Tektekan Calonarang Di Puri Anyar Kerambitan Tabanan Nova Agung Rama, Wijaya; Santosa, Hendra; A.A. Gde Bagus, Udayana
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23 No 2 (2019): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1448.778 KB)

Abstract

Penciptaan ini bertujuan untuk membuat media promosi bagi Dramatari Tektekan Calonarang di Puri Anyar Kerambitan. Saat ini Puri Anyar Kerambitan belum mempunyai media promosi yang baik untuk memperkenalkan Puri Anyar Kerambitan kepada masyarakat secara luas. Untuk itu solusi mengatasi masalah yang dihadapi Puri Anyar Desa Baturiti Kerambitan Tabanan adalah membuat media komunikasi visual yang bersifat informatif, komunikatif dan estetik. Peranan Desain Komunikasi Visual dalam kasus bertujuan untuk promosi pementasan dramatari Tektekan Calonarang di Puri Anyar Desa Baturiti Kerambitan Tabanan kepada masyarakat luas baik lokal, nasional maupun internasional. Untuk menciptakan karya Desain Komunikasi Visual Untuk Promosi Dramatarai Tektekan Calonarang Di Puri Anyar Kerambitan Tabanan, terdapat dua pokok rumusan ide penciptaan meliputi, (1) Bagaimana proses penciptaan Desain Komuniasi Visual Untuk Promosi Dramatari Tektekan Calonarang ?, (2) Bagaimana bentuk Desain Komuniasi Visual Untuk Promosi Dramatari Tektekan Calonarang ? Teori yang digunakan untuk medukung karya teori Desain Komunikasi Visual, Teori Estetika, dan Teori Semiotika. Metode penciptaan yang dilakukan adalah mengeksplorasi Tektekan Calonarang, menerapkan teori desain, estetika, dan semiotika serta unsur-unsur visual ke dalam proses penciptaan, serta melalui tahapan-tahapan penciptaan desain komunikasi visual. Membentuk wujud Desain Komunikasi Visual promosi berupa website, poster, billboard, t-shirt, katalog, instagram dan video promosi.
Perancangan Rebranding Photo Studio Barokah Putra Fitriyani, Nila Sholikhatul; Pratiwi, Peni; Utami, Birmanti Setia
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23 No 2 (2019): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.405 KB)

Abstract

Barokah Putra merupakan usaha bisnis fotografi yang beralamat di komplek pasar Karangjati, kabupaten Semarang. Bisnis fotografi mengalami perkembangan yang pesat sehingga terjadi persaingan bisnis yang ketat. Perilaku konsumen telah berubah seiring dengan perkembangan zaman, mengakibatkan tingkat konsumen yang menggunakan produk/jasa Barokah Putra menurun. Citra Barokah Putra sebagai penyedia layanan fotografi yang baik hanya diketahui oleh konsumen lama saja. Berbeda dengan pemahaman kalangan muda sebagai calon konsumen baru yang mengaggap bahwa Barokah Putra kurang moderen, sehingga citra yang lama tidak bisa menjangkau target konsumen kembali. Metode yang digunakan dalam perancangan rebranding adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa participant observation dan wawancara yang mendalam kepada client serta target konsumen. Upaya rebranding Barokah Putra dengan mengembangkan differensiasi menjadi studio foto berlayanan “fun photography” yang fleksibel memenuhi kebutuhan konsumen. “Fun Photography” menjadi inovasi layanan studio foto yang akan diusung berdasarkan banyaknya permintaan target konsumen. Perancangan rebranding ini untuk meraih target konsumen potensial yaitu usia 20-25 tahun di wilatah Ungaran dan memiliki kesukaan berfoto untuk mengekspresikan diri. Kegiatan penyampaian pesan kepada target audiens mengenai citra dan posisi barunya dilakukan dengan merancang strategi komunikasi pemasaran terpadu. Hasil dari perancangan berupa logo sebagai corporate identity Barokah Putra beserta media aplikasi logo untuk memperkuat corporate identity Barokah Putra di benak masyarakat. Strategi promosi yang dirancang menggunakan metode pendekatan personal berdasarkan perilaku konsumen dalam berinteraksi terhadap point of contact supaya dapat menyampaikan pesan dengan baik tepat sasaran.
Gaya Bahasa Personifikasi Dalam Novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata Payuyasa, I Nyoman
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23 No 2 (2019): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.207 KB)

Abstract

Novel merupakan karya sastra yang menjadi wadah berkreasi untuk menuturkan sebuah kisah bagi pengarangnya. Novel dibangun dengan berbagai unsur yang salah satunya adalah gaya bahasa. Gaya bahasa menjadikan seorang pengarang memiliki ciri khas yang membuatnya berbeda dengan pengarang lainnya. Salah satu gaya bahasa adalah personifikasi yang diartikan sebagai jenis gaya bahasa yang melekatkan sifat-sifat insani kepada benda yang tidak bernyawa dan ide yang abstrak. Andrea Hirata dalam novel Sirkus Pohon menggunakan banyak gaya bahasa personifikasi dalam menutur ceritanya. Hal ini menjadi daya tarik bagi penulis untuk melakukan kajian penggunaan gaya personifikasi dalam novel Sirkus Pohon. Masalah dan tujuan yang diangkat dalam kajian ini adalah deskripsi gaya bahasa personifikasi dalam novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan gaya bahasa personifikasi diterapkan terhadap berbagai macam bentuk, mulai dari pohon, binatang, dapur, senja, dan lain sebagainya. Gaya bahasa personifikasi dapat memberikan gambaran yang sesuai antara apa yang ingin disampaikan pengarang dan apa yang dibayangkan pembaca, menambah kesan dramatis sekaligus menambah nilai keindahan dalam bertutur.
Dampak Pencemaran Air Sebagai Inspirasi Karya Seni Patung Miyasa, I Nyoman; Arimbawa, I Made Gede; Muka, I Ketut
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23 No 2 (2019): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.325 KB)

Abstract

Pencemaran air dapat memengaruhi kualitas kehidupan ekosistem air. Pencemaran lingkungan yang terjadi selama ini disebabkan oleh berbagai hal, terutama perbuatan manusia yang tidak memerhatikan keserasian alam dan kelestariannya. Pencemaran air terjadi karena adanya zat aditif berbahaya yang masukke dalam air karena kegiatan manusia yang menyebabkan penurunan kualitas air. Pencipta merespon fenomena pencemaran air melalui karya seni patung. Pencipta merumuskan ide penciptaan menjadi tiga yaitu Bagaimana mentransformasikan tema dampak pencemaran air menjadi sebuah karya seni patung? Bagaimana tehnik mewujudkan patung yang terinspirasi dari dampak pencemaran air? Tujuan dari penciptaan ini adalah untuk mentransformasikan, memilih, dan menggali tehnik pembuatan patung dari dampak pencemaran air. Proses penciptaan ini melalui empat tahapan yakni eksplorasi, improvisasi, pembentukan, dan finishing. Adapun metode yang digunakan pada penciptaan ini metode dekonstruksi didukung dengan teori seni patung, postmodern dan simbolisme. Hasil penciptaan pada karya ini terdapat enam karya utama yaitu berjudul Terjebak, Menggelepar, Melarat, Dalam Putaran, Perangkap Kapitalis, dan Terpasung. Karya-karya patung bergaya dengan media kayu dan plat stenles menggunakan teknik pahat dan tehnik las.
Triad Psikoanalisis Lacan Pada Tokoh Seth Dalam Film “City Of Angels” Basuyoga Prabhawita, Gede
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23 No 2 (2019): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.271 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana triad psikoanalisis Lacan mampu menjelaskan secara rinci tentang bagaimana menganalisis perkembangan manusia dari lahir, tahap cermin, akses pada bahasa dan kematangan subjek di dalam budaya. Psikoanalisis mencoba memahami bagian tidak sadar manusia dalam pembentukan identitas diri. Konsep 3 kata kunci psikoanalisis Sigmund Freud kemudian berkembang ditangan Jacques Lacan dan mampu menjabarkan psikologi subjek atau manusia, yaitu The Real, The Imaginary dan The Symbolic. Film “City of Angels” menceritakan tentang kisah cinta dua insan yang berbeda dimensi, antara malaikat dan manusia. Sang malaikat yang diperankan oleh Nicholas Cage (Seth) jatuh cinta pada seorang dokter bedah jantung yang diperankan oleh Meg Ryan (Maggie Rice). Tokoh Seth dalam cerita ini menggambarkan fase awal kehidupan manusia yang dimulai dari The Real, The Imaginary hingga fase The Symbolic. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi yang didukung oleh studi pustaka terkait, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan memahami psikologi tokoh Seth dalam memenuhi hasratnya menjadi seorang manusia. Data disajikan dalam bentuk deskripsi teks naratif berupa kata-kata, pendapat dan gagasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga kata kunci Lacan membantu penonton film “City of Angels” untuk memahami dan memaknai secara psikologi tokoh Seth yang memutuskan melangkah dari dunia yang tidak terbahasakan, menuju dunia hasrat yang diatur oleh hukum-hukum yang mengikat.
Tema Cerita Tantri Pada Lukisan Kaca Anak-anak Di Komunitas Batu Belah Art Space Di Desa Lepang, Klungkung Supriyatini, Sri
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23 No 2 (2019): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1994.156 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengenalkan kembali cerita lokal Bali yang mengandung pendidikan moral sebagai tema lukisan pada benda-benda pakai seperti gelas, piring, mangkuk yang nantinya dapat sebagai benda cinderamata, serta dapat bersinergi membangun industri kreatif pada komunitas ini, yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja. Cerita dipilih adalah “Pedanda Baka serta Kura-kura dan Angsa” yang mengandung nilai pendidikan etika dan moral, yaitu nilai kejujuran, toleransi, kerja keras dan gotong royong. Nilai ini diperlukan masyarakan terutama generasi muda sebagai tonggak identitas bangsa. Komunitas lukis kaca Batubelah Art Space berdiri sejak tahun 2007 atas prakarsa seniman I Wayan Sujana “Suklu”. Anggota komunitas ini terdiri dari anak-anak usia 8- 18 tahun. Komunitas ini mempunyai spesifikasi produk memanfaatkan kaca limbah, seperti bekas pintu, jendela, lampu kapal, genteng kaca sebagai media melukis. Permasalahan yang dihadapi dari anggota komunitas ini setelah dewasa mereka tidak melukis lagi, tetapi mereka bekerja atau kuliah di luar bidang seni, alasannya karena tidak dapat mengandalkan nafkah dari menjual lukisan kaca. Sejak berdirinya sampai sekarang komunitas Batubelah telah berpameran sebanyak 7 kali di beberapa galeri ternama Bali. Penemuan permasalahan itu, maka perlu diadakan pembinaan lewat program Pengabdian Masyarakat dengan memasukan tema cerita Tantri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6