cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25482300     EISSN : 25482181     DOI : -
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Terbarukan merupakan jurnal elektronik yang mempublikasikan hasil penelitian, knowledge sharing dari dosen, mahasiswa maupun kalangan industri yang berfokus pada teknologi kimia pengolahan bahan alam dan energi secara berkelanjutan. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2022)" : 6 Documents clear
Studi Model Adsorpsi Cr(VI) Menggunakan Karbon Aktif Dari Tempurung Kelapa Pada Sistem Kolom Dengan Variasi Laju Alir Reihan Subhan; M. Fahmi Shidiqi; A.S. Dwi Saptati N.H.; Bambang Ismuyanto
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2022.006.02.01

Abstract

Lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan kehidupan berkelanjutan. Namun, permasalahan lingkungan masih terjadi karena adanya zat pencemar yang dilepaskan ke lingkungan oleh industri atau yang umum disebut limbah. Salah satu senyawa dalam limbah cair yaitu Cr(VI). Cr(VI) merupakan senyawa beracun karena bersifat karsinogen dan memiliki daya larut dan mobilitas tinggi pada lingkungan serta umum ditemukan pada industri pembersih logam, pembuatan baterai, dan industri penyamakan kulit. Penyisihan Cr(VI) dapat dilakukan menggunakan adsorpsi sistem kolom dengan karbon aktif tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh laju alir umpan terhadap kemampuan adsorpsi Cr(VI) oleh karbon aktif dari tempurung kelapa menggunakan sistem adsorpsi kolom dengan pendekatan model Thomas, Adam-Bohart, dan Yoon-Nelson.. Variabel proses yang digunakan yaitu variasi laju alir 10mL/menit, 15mL/menit, 20mL/menit, dan 25mL/menit. Laju alir 10 mL/menit memiliki nilai kapasitas terbaik yaitu 2704 mg/g berdasarkan pendekatan model Thomas dan Yoon-Nelson. Pendekatan matematis model Thomas dan Yoon-Nelson merupakan model yang sesuai berdasarkan nilai regresi linear (R2) yang cukup baik, yaitu 0,7821, 0,8305, 0,9034, 0,9319.
Variasi Penambahan Dosis Biochar Cangkang Kelapa Sawit Terhadap Emisi Karbon Dioksida di Topsoil Aryo Sasmita; Ulfa Septianda
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2022.006.02.02

Abstract

Respirasi tanah merupakan salah satu penyumbang emisi CO2 ke atmosfer sehingga meningkatkan pemanasan global. Salah satu upaya untuk menguranginya adalah dengan pengaplikasian biochar dari limbah pertanian untuk menurunkan nilai CO2 dari proses respirasi tanah. Cangkang kelapa sawit berpotensi menjadi biochar, karena mengandung hemiselulosa, selulosa dan lignin. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan variasi dosis biochar cangkang kelapa sawit terhadap emisi CO2 yang dihasilkan dari proses respirasi tanah dan mendapatkan karakteristik biochar yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan SNI 06-3730-1995. Biochar cangkang sawit dipirolisis dengan suhu 600°C selama 1 jam dan diaktivasi menggunakan NaOH. Biochar kemudian ditambahkan ke tanah dengan variasi dosis 0, 8, 10, dan 12% lalu diinkubasi selama 10 hari. Emisi CO2 dari laju respirasi tanah diukur dengan metode titrasi asam basa. Dari penelitian ini diketahui bahwa biochar cangkang sawit terbuat telah mematuhi syarat untuk kadar air, kadar abu, dan kadar volatil dan kadar fixed carbon sesuai SNI. Pada perlakuan penambahan dosis 12% biochar cangkang sawit menghasilkan emisi CO2 terbesar pada waktu inkubasi hari ke-2 yaitu 0,0384 mgCO2-C/g tanah. Nilai ini lebih besar 75% jika dibandingkan tanah tanpa penambahan biochar.
Pembuatan Briket dari Serbuk Kayu dan Daun Jati Kering Menggunakan Molase sebagai Bahan Perekat Rafi Hidayat; Rosita Dwityaningsih; Taufan Ratri Haarjanto
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2022.006.02.03

Abstract

Langkanya jumlah bahan bakar menyebabkan permasalahan terhadap pemenuhan sumber energi. Oleh karena itu, mendapatkan bahan alternatif penukar bahan bakar fosil yang..lebih..ramah lingkungan dilakukan. Serbuk kayu dan daun jati kering merupakan biomassa yang belum digunakan..secara optimal. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan briket dari serbuk kayu dan daun jati kering. tujuan dari penilitan ini adalah untuk mengetahui kualitas briket serbuk kayu dan daun jati kering berdasarkan SNI 01-6235-2000. Pembutan briket dari serbuk kayu dan daun jati kering dengan menggunakan molase sebagai perekat dapat menjadi sumber enetgi alternatif. Penelitian ini menggunakan metode pirolisis pada suhu 300⁰C dengan variasi waktu 2 jam dan 3 jam pada serbuk kayu dan daun jati kering. briket yang telah jadi dilakukan pengujian nilai kalor, kadar abu, kadar air, nilai kerapatan, uji laju pembakaran, dan lama mulai terbakar sesuai dengan SNI 01-6235-2000. Dari hasil penelitian didapatkan briket dengan komposisi terbaik yaitu perbandingan serbuk kayu dan daun jati kering adalah sampel H dengan komposisi serbuk kayu 100%, perekat molase sebanyak 25 gram pada waktu pengarangan 3 jam, briket tersebut mempunyai nilai kalor 6197 kal/g, kadar abu 64%, kadar air 2,18%, kerapatan 0,77 g/cm3, laju pembakaran 4,85 g/menit, dan lama mulai terbakar 10 detik.
Pengaruh Pengeringan Daun Stevia rebaudiana dan Jumlah Siklus Soxhletasi terhadap Kadar Gula Rifka Sabrina Zaini; Haifatuz Zahro; Vivi Nurhadianty; Aji Hendra Sarosa
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2022.006.02.04

Abstract

Stevia rebaudiana merupakan tanaman yang digunakan sebagai pengganti gula dengan tingkat kemanisan 200-300 kali lebih tinggi dan memiliki nol kalori sehingga aman untuk dikonsumsi. Stevioside dan rebaudioside A adalah salah satu komponen yang berperan memberikan rasa manis dalam daun Stevia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeringan daun Stevia dan jumlah siklus soxhletasi terhadap kadar gula. Metode isolasi daun Stevia yang digunakan pada penelitian ini adalah soxhletasi dengan pelarut etanol 96%. Penentuan kadar gula menggunakan refraktometer dan identifikasi gugus fungsi menggunakan analisa Fourier Transform Infra Red (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan pada siklus ke-3 didapatkan hasil terbaik untuk nilai kadar gula sebesar 44% untuk bahan segar dan 50% untuk bahan kering. Sehingga diketahui bahwa daun Stevia yang telah dikeringkan memiliki nilai kadar gula terbaik dibandingkan dengan bahan segar. Berdasarkan hasil spektra IR didapatkan gugus fungsi penyusun senyawa stevioside dan rebaudioside A.
Pengaruh Pelarut Hydrogen Rich Water terhadap Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Gita Indah budiarti; Endah Sulistiawati; Vaniaa Insani Syita Harmony; Safira Izza Gusti Zarni
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2022.006.02.05

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang mematikan. Kanker disebabkan oleh adanya radikal bebas. Radikal bebas dapat dihambat menggunakan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari tanaman dan buah-buahan, salah satunya bunga telang. Bunga telang mengandung antosianin dan flavonoid yang dapat menangkal oksidasi radikal bebas. Zat aktif pada bunga telang dapat diperoleh dengan ekstraksi menggunakan pelarut. Pelarut yang digunakan saat ini adalah etanol 70-90%. Apabila pemurnian tidak sempurna sisa etanol pada ekstrak dikhawatirkan akan menyebabkan masalah baru untuk tubuh. Alternatif pelarut yang digunakan adalah hydrogen rich water (HRW). Selain lebih aman, HRW juga lebih kaya antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan uji kandungan atau aktivitas antioksidan pada ekstrak bunga telang menggunakan pelarut HRW. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan sampel, ekstraksi sampel dengan metode maserasi menggunakan HRW (pH 5 dan 9) selama variasi waktu (3 dan 5 jam) serta pembanding etanol 70% selama variasi waktu 3 jam. Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH.Hasil penelitian ini diperoleh IC50 pada HRW pH 5, 9 waktu 3 jam, pH 5 dan 9 waktu 5 jam, serta etanol 70% pembanding berturut-turut 1653.51; 908.9641; 1176.0798; 1345.06 ; 978.44 ppm. Aktivitas antioksidan berdasarkan IC50 tersebut tergolong sangat lemah.
Analisis Efisisensi Sel Surya a-Si:H Berdasarkan Penyusun Lapisan Aktif soni prayogi
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2022.006.02.06

Abstract

Studi yang kami lakukkan membahas tentang pembuatan sel surya a-Si:H (Silikon Amorf Terhidrogenasi) dengan menggunakan teknik Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition (PECVD). Sel surya a-Si:H yang kami hasilkan dideposisi pada substrat kaca Indium Tin Oxide (ITO) yang memiliki lapisan konduktif pada lapisannya. Pembuatan lapisan aktif pada sel surya a-Si:H dengan cara mecampur gas silan dan hidrogen secara bersama didalam chamber PECVD.  Sementara pada lapisan pasif sel surya a-Si:H dijaga dengan struktur yang tetap. Setelah sel surya a-Si:H terbentuk ditambah lapisan logam di bagian belakang yang berfungsi sebagai kontak listrik dan reflektor cahaya. Selain itu juga, sifat fisis yaitu ketebalan-morfologi, sifat optik yaitu celah pita, sifat elektrik yaitu konduktivitas listrik, dan karakterisasi I-V sel surya a-Si:H dikarakterisasi dengan simulator surya dan sinar matahari. Hasil kami memperlihatkan,  sel surya a-Si:H lapisan aktif yang diperoleh dari pekerjaan ini, mendapatkan efisiensi konversinya yang cukup baik sebesar 8,48%. Kami meyakini bahwa pekerjaan yang kami lakukkan menjadi upaya yang baik dalam menyelesaikan permasalahan energi terbarukan di indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6