cover
Contact Name
Wiwit Apit Sulistyowati
Contact Email
wiwit.apit@gmail.com
Phone
+628562734789
Journal Mail Official
ejournaljka@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pemuda No.32, Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Akuntansi
ISSN : 25799975     EISSN : 25799991     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jka
Core Subject : Economy,
Jurnal Kajian Akuntansi adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati. Jurnal Kajian Akuntansi diterbitkan dalam bentuk print and online (Open Journal System) pada tahun 2017. Jurnal Kajian Akuntansi menerbitkan artikel naskah dua kali setahun (Juni dan Desember). Ada 16 artikel setiap volume. Topik artikel mencakup Akuntansi Keuangan, Akuntansi Syariah, Keuangan, Sistem Informasi Akuntansi, Audit, Akuntansi Perilaku, Akuntansi Manajemen, Perpajakan, Tata Kelola Perusahaan, Akuntansi Pendidikan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Lingkungan dan Akuntansi Etika dengan mengacu pada standar dan prosedur penelitian ilmiah yang ditetapkan oleh dewan editorial untuk publikasi. Artikel naskah dapat berasal dari peneliti, akademisi, praktisi, dosen, mahasiswa dan pengamat akuntansi lainnya yang tertarik dalam penelitian di bidang akuntansi.
Articles 238 Documents
Peran Keadilan dan Kepercayaan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil Menengah Nadia Fajriana; Gugus Irianto; Wuryan Andayani
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v4i2.4039

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the correlation between procedural justice, distributive justice, and cognitive-based trust and voluntary compliance by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) taxpayers. This study also examnines the role of cognitive-based trust as a moderating variable in the relationship between procedural justice and distributive justice and its impact on voluntary compliance by MSMEs taxpayers. The model for this study was developed from The Psychology of Justice Theory and the Slippery Slope Framework. The population of this study is the MSMEs taxpayers in Malang, Indonesia. The sample in this study were 64 MSMEs taxpayer respondents who completed a questionnaire distributed through the Google Forms platform. The data from questionnaires was processed using the SmartPLS 3.0 statistical tool. The results of the study show that procedural justice, distributive justice, and cognitive-based trust can increase voluntary taxpayer compliance while cognitive-based trust is unable to moderate the relationship between procedural justice and distributive justice on voluntary taxpayer compliance.Keywords: Distributive justice; Procedural justice; Tax compliance; Trust; MSMEs.Abstrak Kajian ini ini memiliki tujuan untuk menganalisis peran dari hubungan keadilan prosedural, keadilan distributif, dan kepercayaan berdasarkan kognitif terhadap kepatuhan sukarela pada wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kajian ini juga menjelaskan peran kepercayaan berdasarkan kognitif sebagai variabel moderator hubungan antara keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap kepatuhan sukarela wajib pajak UMKM. Model dari kajian ini dikembangkan dari The Psychology of Justice Theory dan kerangka kerja Slippery Slope. Populasi dari kajian ini adalah wajib pajak UMKM yang terletak di Kota Malang, Indonesia. Sampel pada kajian ini sejumlah 64 responden wajib pajak UMKM. Kajian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui Platform Formulir Google. Data yang telah diperoleh dari penyebaran kuesioner diolah menggunakan alat statistik SmartPLS 3.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa keadilan prosedural, keadilan distributif, dan kepercayaan berdasarkan kognitif dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara sukarela. Kepercayaan berdasarkan kognitif tidak mampu memoderasi hubungan keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap kepatuhan wajib pajak secara sukarela.Kata Kunci: Keadilan distributive; Keadilan procedural; Kepatuhan pajak; Kepercayaan; UMKM.
Pengaruh Komunikasi Organisasi terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah: Studi Kasus Kabupaten Kudus Zaenal Afifi; Dennyca Hendriyanto Nugroho
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v2i1.1241

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja aparat pemerintah, untuk memperoleh bukti empiris pengaruh komuniasi organisasi terhadap kinerja aparat pemerintah dengan partisipasi anggaran sebagai variabel moderating. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pejabat SKPD Kabupaten Kudus. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner 120 yang siap digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa uji pengaruh langsung variabel komunikasi organisasiterhadap kinerja aparat pemerintah menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,228 dengan arah positif dan dengan p-value = 0,040 < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis H1, dapat diterima. Hasil selanjutnya variabel partisipasi anggaran sebagai variabel moderating menunjukkan nilai koefisien sebesar -0,077 dengan arah negatif dan dengan p-value 0.379 > 0.05 . Hasil ini berarti bahwa partispasi anggaran memperlemah hubungan antara komunikasi organisasi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah.Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Partisipasi Anggaran, Kinerja Aparat
Determinan Kinerja Maqashid Syariah Perbankan Syariah Indonesia Ruhry Prilevi; Rifqi Muhammad; Johan Arifin
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v4i1.3318

Abstract

AbstractThis study was conducted to evaluate the effect of return on assets (ROA), capital adequacy ratio (CAR), non-performing financing (NPF) and the characteristics of sharia supervisory boards (DPS) on the performance of Maqashid Syariah in Indonesia. This study examines the performance of Maqashid Syariah based on the financial statements of 12 selected Sharia Commercial Banks (BUS) in Indonesia. The results of this study indicate that CAR has a positive influence on Maqashid Syariah, while NPF has a negative influence on Maqashid Syariah. Further investigation shows that capital adequacy is an important factor influencing Maqashid Syariah. While a high CAR value will increase public confidence in BUS. Therefore, BUS needs to apply the principle of prudence in distribution so that it can reduce the NPF so that Maqashid Syariah can be achieved in the form of welfare for stakeholders. Other results show that ROA has a positive correlation with Maqashid Syariah's performance, meaning that Islamic banks have a profit orientation but are not a top priority in their final mission. This research has implications for management to formulate its operationalperformance to not only pursue the commercial aspects, but also social aspects and sharia compliance to improve the performance of Maqashid Sharia which is the ideal of establishing an Islamic bank.Keywords: Maqashid sharia, full-fledged islamic bank, Financial performance.AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh return on asset (ROA), capital adequacy ratio (CAR), non performing financing (NPF) dan karakteristik dewan pengawas syariah (DPS) terhadap kinerja Maqashid Syariah di Indonesia. Penelitian ini menguji variablel penentu kinerja maqashid Syariah berdasarkan laporan keuangan 12 Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia terpilih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan menggunakan statistik deskriptif untuk melakukan analisis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CAR memiliki pengaruh positif pada Maqashid Syariah, sedangkan NPF memiliki pengaruh negatif pada Maqashid Syariah. Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa kecukupan modal merupakan faktor penting yang mempengaruhi Maqashid Syariah. Sementara nilai CAR yang tinggi akan meningkatkan kepercayaan publik pada BUS. Oleh karena itu, BUS perlu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran sehingga dapat mengurangi NPF agar Maqashid Syariah dapat dicapai dalam bentuk kesejahteraan bagi stakeholder. Hasil lain menunjukkan bahwa ROA memiliki korelasi positif terhadap kinerja Maqashid Syariah, artinya bahwa bank syariah memiliki orientasi terhadap laba namun bukan menjadi prioritas utama dalam misi akhirnya. Penelitian ini memiliki implikasi bagi manajemen untuk merumuskan kinerja operasionalnya untuk tidak sekedar mengejar aspek komersial samata, namun juga aspek sosial dan kepatuhan syariah untuk meningkatkan kinerja Maqashid Syariah yang menjadi cita-cita pendirian bank syariah.Kata kunci: Maqashid syariah, Bank umum Syariah, Kinerja keuangan.
Peringkat Obligasi Ditinjau dari Produktivitas dan Penerapan Corporate Governance Perception Index (CGPI) Janiman Janiman; Muhammad Burhanudin; Agung Yulianto
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 1, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v1i2.765

Abstract

AbstractThis research objective is to analyze the effect of productivity and the corporate governance perception index (CGPI) implementation on bond rating of company which listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) period 2012-2015. The research object used publishing company bonds registered in IDX during the period of the study. The research population used corporate bonds registered in IDX during years of research. The sample determination used nonprobability sampling method by purposive sampling, sample criteria in the determination of research are publishing company bonds in IDX which have a CGPI score from IICG and corporate bonds in the IDX ranked by PT PEFINDO. The number of sample specified criteria were 39 samples. Research method using ordinal logistic regression analysis. Based on the research result, the productivity proxied by asset turnover has no effect on the rating of the bonds, and the corporate governance perception index (CGPI) implementation proxied by the CGPI score has an effect on the ranking of the bond. Keywords: Asset turnover; Bond rating; CGPI score; Implementation of the Corporate Governance Perception Index (CGPI); Productivity.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produktivitas dan penerapan corporate governance perception index (CGPI) terhadap peringkat obligasi perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 20122015. Objek dalam penelitian berupa perusahaan penerbit obligasi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berupa obligasi korporasi (corporate bond) yang terdaftar di BEI selama tahun penelitian. Untuk penentuan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan menggunakan purposive sampling, kriteria dalam penentuan sampel penelitian diantaranya, perusahaan penerbit obligasi di BEI yang telah mendapatkan skor CGPI dari IICG dan obligasi korporasi di BEI yang diperingkat oleh PT PEFINDO. Jumlah sampel sesuai kriteria yang ditentukan sebanyak 39 sampel. Metode penelitian menggunakan analisis ordinal logistik regresi. Berdasarkan hasil penelitian, produktivitas yang diproksikan dengan perputaran aktiva tidak memiliki pengaruh terhadap peringkat obligasi, dan penerapan corporate governance perception index (CGPI) yang diproksikan dengan skor CGPI yang didapat perusahaan memiliki pengaruh terhadap peringkat obligasi.Kata kunci: Asset turnover; Peringkat Obligasi; CGPI score; Implementation of the Corporate Governance Perception Index (CGPI); Productivity.
Determinan Pertumbuhan Ekonomi Ditinjau dari Pendapatan Daerah dan Tingkat Kemandirian Daerah Putri Puspita Ayu; Tika Septiani
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 3, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v3i2.2731

Abstract

Declining economic growth rate in West Java province for the last six years (2012-2016) resulted in the purchasing power of low society. This situation led to the weakening of economic activity in West Java province during this period, so it is necessary to do efforts to stimulate related parties especially the provincial government of West Java to be more centered on local economic empowerment to increase its regional revenues. This condition will have an impact on increasing economic growth. The purpose of this article was intended to examine the influence of indigenous revenue, transfer income, other legitimate revenues and the level of regional independence to economic growth in the province of West Java. This study uses a method of verificative. The population in this study was all the local governments of the regency and city of West Java in 2012-2017 and obtained 162 samples of research data consisting of 1 province, 26 districts and cities. The data analysis techniques in this study used multiple regression analyses. Based on the results of regression analysis showed that the economic growth rate of the district and the city of West Java province was significantly influenced by the regional original revenue (PAD), transfer income, other legitimate income, and the level of Regional independence.Keyword: Economic growth; Local revenue; Transfer income; Other legitimate revenues; Level of independenceAbstrak Menurunnya laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat selama enam tahun terakhir (2012-2016) menghasilkan daya beli masyarakat yang rendah. Situasi ini menyebabkan melemahnya kegiatan ekonomi di Provinsi Jawa Barat dalam kurun waktu tersebut, sehingga perlu dilakukan upaya menstimulasi pihak terkait khususnya pemerintah provinsi Jawa Barat agar lebih terpusat pada pemberdayaan ekonomi lokal untuk meningkatkan pendapatan daerahnya. Kondisi tersebut akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Tujuan artikel ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, lain-lain pendapatan yang sah dan tingkat kemandirian daerah terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Studi ini menggunakan metode verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pemerintah daerah Kabupaten dan kota Jawa Barat pada 2012-2017 dan diperoleh 162 sampel data penelitian yang terdiri dari 1 provinsi, 26 kabupaten dan kota. Teknik analisis data dalam kajian ini menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota Se-provinsi Jawa barat dipengaruhi secara signifikan oleh pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, pendapatan lain-lain yang sah, dan tingkat kemandirian daerah.Kata kunci : Pertumbuhan ekonomi; Pendapatan asli daerah; Pendapatan transfer; Lain-lain pendapatan yang sah; Tingkat kemandirian
Pengaruh Partisipasi Anggaran dan Budget Emphasis terhadap Budgetary Slack pada Rumah Sakit Nhazib Alqais Junjunan; Agung Yulianto
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 3, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v3i1.2133

Abstract

Budgetary slack is a shortage of revenues and over costs that are deliberately incorporated into the budget so that mid-and lower-level managers are more easily reaching the budget objectives. This article aims to analyze the impact of budget participation and budget emphasis partial to slack budgetary in the General Hospital of Cirebon. This study was conducted at 5 public hospitals in Cirebon and by using judgment sampling method obtained 60 respondents as samples. The data analysis techniques in this study use multiple linear regression. Before using regression analysis, the test was carried out in advance, which included the validity test and the classical assumption test, which included the test of normality, multicollinearity test, and heteroskedasticity test. Results of the study showed that a partial participation in budget and budget emphasis affected the slack budgetary.Keywords: Budgetary participation; budget emphasis; and budgetary slack.
Agresivitas Pajak Korporasi, Perubahan Auditor, dan Client Importance: Bukti Empiris di Indonesia Antonius Herusetya; Kezia Natalie
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 5, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v5i1.3591

Abstract

AbstractThis study examines the association of tax aggressiveness with voluntary auditor changes, both because of auditor dismissal and resignation. Our study also examine the role of the auditor's economic dependence to the client in the relationship of tax aggressiveness and auditor changes. Using observation data from the manufacturing sector in the Indonesia Stock Exchange and using logistic regression of tax shelter prediction model, we find a positive association between tax aggressiveness and voluntary auditor changes. We also find evidence that the economic dependence of auditors on their clients weaken the positive relationship between tax aggressiveness and auditor changes. This findings have implications for the stakeholders that the client-auditor relationship is sensitive due to the tax aggressiveness activities, and this relationship can be moderated by the auditor's economic interest in the client.Keywords: Auditor change; Client importance; Tax aggressiveness; Tax avoidance; Tax shelter.Abstrak Studi ini menguji hubungan agresivitas pajak dengan perubahan auditor secara sukarela, baik karena pemutusan hubungan kerja oleh klien maupun pengunduran diri auditor. Studi ini juga menguji peran kepentingan ekonomi auditor terhadap klien dalam hubungan agresivitas pajak dan perubahan auditor. Menggunakan data observasi pada sektor manufaktur di Bursa Efek Indonesia dan menggunakan model regresi logistik dari model prediksi tax shelter, studi ini menemukan bukti adanya hubungan positif antara agresivitas pajak dan perubahan auditor secara sukarela. Studi ini juga menemukan bahwa kepentingan ekonomi auditor terhadap klien memperlemah hubungan positif agresivitas pajak dan perubahan auditor. Temuan ini memberikan implikasi bagi para pemangku kepentingan bahwa hubungan client-auditor yang sensitif oleh karena aktivitas agresivitas pajak dapat dimoderasi dengan adanya kepentingan ekonomi auditor terhadap klien.Katakunci: Agresivitas pajak; Kepentingan ekonomi; Penghindaran pajak; Perubahan auditor;Tax shelter.
Pengaruh Anomali Pasar terhadap Return Saham Perusahaan LQ-45 Allan Moechamad Zaennoer Kasdjan; Nazarudin .; Junaedi Yusuf
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 1, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v1i1.512

Abstract

Abstract The debate about the concept of efficient markets are still common among experts until now. However emerged a number of new studies which suggested market anomaly which is a deviation from the concept of efficient markets. One kind of market anomalies is most often observed seasonal anomalies in this study consisted of the day of the week effect, week four effect, and the January effect. This research aims to determine whether there are significant market anomalies on stock return. The unit of analysis in this study is the daily stock return data LQ-45 from the date of July 1st, 2013 to June 30th , 2014. The sample in this research is secondary data and selected by using purposive sampling method. The sample of this research consist of 37 companies listed in index LQ-45 consistently in the period July 1st, 2013 to June 30th, 2014. The analysis method of this research used regression analysis with dummy variable.The result of this research showed that the day of the week effect didnt have negative significant effect to stock return, week four effect didnt have negative significant effect to stocks return, and Jauary effect didnt have positive significant effect to stock return. Keywords: Day Of The Week Effect; Week Four Effect; January Effect; Stock Return; Market Anomaly.Abstrak Perdebatan tentang konsep pasar yang efisien masih umum di kalangan para ahli sampai sekarang. Namun, kemunculan pasar anomali yang merupakan penyimpangan dari konsep pasar yang efisien. Salah satu jenis anomali pasar adalah anomali musiman yang paling sering diamati dalam penelitian ini yang terdiri dari efek hari minggu, efek minggu keempat, dan bulan Januari Efek Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada anomali pasar (efek hari minggu, efek minggu ke empat, pengaruh Januari) terhadap return saham. Unit analisis dalam penelitian ini adalah data return saham harian LQ-45 Dari tanggal 1 Juli 2013 sampai 30 Juni 2014. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dengan metode purposive sampling. Konsistensi LQ-45 pada periode 1 Juli 2013 sampai 30 Juni 2014. Metode analisis dalam penelitian ini adalah hasil dari penelitian ini Pengaruh efek minggu ini tidak berpengaruh negatif terhadap return saham, pengaruh minggu ke empat tidak memiliki Efek negatif terhadap return saham, dan efek January tidak berpengaruh positif terhadap return saham.Kata kunci: Day Of The Week Effect; Week Four Effect; January Effect;Stock Return; Anomali Pasar.
Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan Yayasan Berdasarkan PSAK 45 Dev Anand
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v2i2.1745

Abstract

AbstractNonprofit organizations in Indonesia today have not prioritized financial management systems in accordance with applicable standards, but still tend to emphasize the quality of program priorities. Whereas the financial statements which are the result of the financial management system are the tools of accountability for the management of resources managed by management, and are used as a means of controlling and evaluating managerial and organizational performance. The purpose of this study is to apply financial accounting standards for non-profit organizations in Indonesia based on Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) No. 45. This research uses descriptive - qualitative method, which is a method that is carried out by collecting data, and analyzing data to get a clear picture of the problems or phenomenon. The data collection techniques in this study are field surveys, unstructured interviews and literature studies. This study provides solutions, recommendations and directions for the preparation of the Financial Report of the Hajjah Roestilah Foundation, so this study will create a new shape of Hajjah Roestilah's Financial Statements that are in accordance with the provisions stipulated in the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) No. 45. The expected final result of this study is a new financial statements that can be used as an accurate source of information for decision makers.Keywords: Non-profit organization, PSAK No. 45, financial statements, accountabilityAbstrakOrganisasi nirlaba di Indonesia dewasa ini belum memprioritaskan sistem pengelolaan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku,namun masih mengedepankan terhadap prioritas keunggulan program yang dijalankan. Padahal laporan keuangan yang merupakan hasil dari sistem pengelolaan keuangan merupakan alat pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya yang dikelola oleh manajemen, dan digunakan sebagai alat pengendali serta sebagai alat evaluasi kinerja manajerial dan organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenerapkan standar akuntansi keuangan yang berlaku pada organisasi nirlaba sejalan dengan PSAK No. 45. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data, serta menganalisa data yang nantinya akan memperoleh kejelasan mengenai permasalah yang diteliti. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan survei lapangan,wawancara tidak tersruktur dan studi kepustakaan. Penelitian ini memberikan solusi, rekomendasi serta arahan terhadappenyusunan Laporan Keuangan Yayasan Hajjah Roestilah, agar Laporan Keuangan tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertuang di PSAK No. 45, sehingga Laporan keuangan tersebut dapat digunakan sebagai sumber informasi yang akurat bagi para pengambil keputusan.Kata kunci: Organisasi nirlaba, PSAK No. 45, laporan keuangan, pertanggungjawaban
Etnisitas dan Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Publik di Indonesia Antonius Singgih Setiawan; Ellen Fransysca
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v4i2.4003

Abstract

AbstractAccounting conservatism is debated in practice, literature, and financial accounting research. The principle of conservative accounting is considered as an action to control the optimistic behavior of management and business owners but the potential to cause biased information. This study aims to examine the influence of ethnicity of authorized officials in the publication of corporate financial statements on accounting conservatism in public companies in Indonesia. A total of 71 samples of manufacturing companies listed on the IDX in 2019 and fulfilling sampling criteria were used to test the hypothesis. The research data were analyzed using independent sample t-test. The results showed that the difference in the ethnicity of the official level in the company's financial reporting would affect the level of accounting conservatism in a company. Pribumi ethnicities with general characteristics as ethnicities that prioritize stability in their business tend to have higher conservatism characteristics compared to Tionghoa ethnic groups who tend to be more willing to take risks in their every decision. An important implication of the results of this study is that the authorized officials in publishing the company's financial statements must be able to control their conservative principles.Keywords: Accounting conservatism; Ethnicity; Manufacturing sector; Pribumi ethnic; Tionghoa ethnic.AbstrakKonservatisme akuntansi menjadi perdebatan dalam praktik, literatur dan penelitian akuntansi keuangan. Prinsip konservatisme akuntansi dinilai sebagai tindakan untuk mengendalikan perilaku optimistis manajemen dan pemilik usaha namun berpotensi menimbulkan informasi yang bias. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh etnisitas pejabat yang berwenang dalam pemublikasian laporan keuangan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan publik di Indonesia. Sebanyak 71 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2019 dan memenuhi kreteria sampling digunakan untuk menguji hipotesis. Data penelitian di analisis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kelompok etnisitas pejabat yang berwenang dalam pelaporan keuangan perusahaan akan berpengaruh pada tingkat konservatisme akuntansi di suatu perusahaan. Etnis Pribumi dengan karakteristik umum sebagai etnis yang lebih mengedepankan sifat stabil dalam berusaha cenderung memiliki sifat konservatisme yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok etnis Tionghoa yang cenderung lebih berani ambil risiko pada setiap keputusan mereka. Implikasi penting dari hasil penelitian ini adalah para pejabat yang berwenang dalam pemublikasian laporan keuangan perusahaan harus dapat mengendalikan prinsip konservatime mereka.Kata Kunci: Etnisitas; Etnis Pribumi; Etnis Tionghoa; Konservatisme akuntansi; Sektor manufaktur.

Page 7 of 24 | Total Record : 238