cover
Contact Name
Yusuf Adam Hilman, S.I.P, M.Si
Contact Email
aristo@umpo.ac.id
Phone
+6281296125801
Journal Mail Official
aristo@umpo.ac.id
Editorial Address
Jalan Budi Utomo NO 10 Siman Ponorogo, Lt 02 Gedung Perkuliahan, FISIP UMPO
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
ARISTO
ISSN : 23385162     EISSN : 25278444     DOI : 10.24269
Core Subject : Education, Social,
ARISTO is a Journal that is published biannually or twice a year, which is in January and July. It is published by Social and Political Science Faculty, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Journal ARISTO aims to share the scientific studies that are conducted by scientists from Universitas Muhammadiyah Ponorogo and other institutions. Journal ARISTO receives manuscripts that depict the findings of the field study based research or literature review within the scope of social, politic and humanities.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015): July" : 6 Documents clear
MEDIA DAN PILKADA (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 08 April 2015) Ayub Dwi Anggoro
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.715 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.4

Abstract

Media dan Pilkada (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 08 April 2015) Media Mataraman merupakan media lokal yang ada di kabupaten Ponorogo. Dalam edisi 02-08 April 2015 dari media tersebut mengangkat tema jelang politik pilkada kabupaten ponorogo yang mengangkat dua calon bupati kabupaten Ponorogo. Media Mataraman mengangkat sosok Sugiri Sancoko. Permasalahan yang ingin diungkapkan dalam penelitian ini adalah bagai mana wartawan media Mataraman membingkai berita tersebut. Dan pesan apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat akan berita tersebut.Dengan menggunakan teori analisa framing model pan dan kosicki dengan itu dapat dilihat secara mendetail unsur sintaksis berita, unsur Skrip berita, unsur Tematik berita serta unsur Retoris berita. Sehingga diperoleh hasil dari anal aisa yang mendalam dari anali sa framing berita. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena lebih banyak melakukan pemaknaan isi berita. Pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan dengan wawancara dengan informan, kemudian data-data tersebut dianalisa dengan menggunakan model analisa pandan kosicki . Dari penelitian ini dapat memberi kan kesimpulan bahwa dengan melakukan penelitian yang di lakukan di Media Mataraman bagaimana seorang wartawan dalam membingkai pesan yang di salurkan dalam sebuah teks berita. Dari analisa framing ini dapat dilihat cara setiap wartawan dalam penulisan berita membangun sudut pandang.
HEGEMONI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN GREBEG SURO MASYARAKAT PONOROGO Ekapti Wahjuni
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.53 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.5

Abstract

Perayaan Grebeg Suro merupakan sebuah agenda rutin tahunan yangdiselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo dan mendapatkan perhatianserta dinantikan oleh masyarakat Ponorogo yang berdomisili di kota Ponorogo maupun dikota lain, termasuk para turis dari manca negara. Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogomerespon dengan baik dengan menyusun berbagai agenda kegiatan untuk mewarnaikemeriahan Perayaan Grebeg Suro. Berbagai acara yang digelar dalam Perayaan GrebegSuro, mulai acara Malam Pembukaan Grebeg Suro, Festival Reyog Nasional, Kirab Pusaka,Malam Penutupan Grebeg Suro, Larung Risallah Doa, dan berbagai acara lainnya yangmampu menarik penonton atau pengunjung yang sangat besar. Pusat Keramaian berada diAloon-Aloon Ponorogo, mulai dari sebelum pembukaan sampai dengan penutupan acaraPerayaaan Grebeg Suro, bahkan sampai beberapa hari setelah acara penutupan, tidakpernah sepi dari pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan HegemoniPemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Grebeg Suro Masyarakat Ponorogo.Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatoris, dengan menggunakan metodepengamatan secara langsung serta melakukan wawancara. Metode analisis data penelitiandengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan dilakukan analisis data secara naratif.Penyelenggaraan perayaan Grebek Suro telah terhegemoni oleh Pemerintah Daerah, karena semua kegiatan peringatan 1 Muharram yang biasanya dilakukan oleh masyarakat secara sporadis, telah dilembagakan dengan aturan Pemerintah Daerah. Hal ini tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat, karena masyarakat lebih bisa menerima agenda-agenda yang telah diprogramkan oleh pemerintah. Kegiatan Grebek Suro terbukti mampu memberikan dampak saling menguntungkan bagi pelaku bisnis besar (misalnya rumah makan dan hotel), pelaku bisnis menengah ke bawah, usaha ekonomi kecil yang berada di aloon-aloon Ponorogo dan sekitarnya. Disamping itu, pelaksanaan Perayaan Grebeg Suro dapat digunakan sebagai sarana mempromosikan produk dan hasil alam unggulan serta bidang pariwisata Kabupaten Ponorogo.
INDONESIA SEBAGAI EMERGING POWER: PERSPEKTIF EKONOMI MILITER Robby Darwis Nasution
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.145 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.6

Abstract

Era kepemimpinan SBY, merupakan era baru bagi Indonesia untuk bisa tampil danmenunjukkan eksistensinya terhadap dunia internasional. Berangkat dari era reformasidimana Indonesia mengalami masa keterpurukan di bidang ekonomi yang tercermin lewattingginya inflasi saat itu, maka di era kepemimpinan SBY perlahan perekonomian Indonesiaberlahan-lahan sudah bisa bangkit dari keterpurukan tersebut. Bukan hanya di sektorekonomi, tetapi di dalam keaktifan di kancah internasional juga merupakan salah satuindikator kebangkitan Indonesia. Keaktifan Indonesia dalam kancah internasional terlihatdari masuknya Indonesia dalam G-20 dan menjadi The Next 11, yaitu Negara-negara yangmengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan dalam beberapa tahun kedepan akanmuncul menjadi Negara dengan ekonomi yang kuat. Selain itu, demi menjaga keamananwilayah, pada era SBY ini mulai meningkatkan alutista baik sektor darat, laut, ataupunudara. Hal ini dilakukan demi menjaga kedaulatan dan mencegah konflik yang sering terjadidengan Negara-negara tetangga, peningkatan kekuatan militer ini semata-mata untuk mengembalikan militer Indonesia kembali menjadi macan Asia.
SIKLUS POLITIK ANGGARAN DI KABUPATEN PONOROGO (Studi Kasus Dana Hibah dan Bantuan Sosial APBD 2013) Sulton .
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.83 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.1

Abstract

Perdebatan publik terkait besarnya alokasi anggaran hiba dan bantuan sosial padaAPBD Ponorogo 2013, diduga terkait dengan kepentingan elite dalam kontestasi politik tahun2014. Dengan teori ekonomi politik terutama siklus politik anggaran model Rogoff dan Sibert(1988) yang menegaskan bahwa pemilih lebih memilih politisi dan membentuk ekspektasirasional mengenai kemampuan incumbent terkait hasil kebijakan fiskal, penelitian iniberusaha mendiskripsikan bagaimana siklus politik anggaran di kabupaten Ponorogoterutama dalam kasus alokasi hiba dan bantuan sosial pada APBD tahun 2013, Datadihimpun dari dokumen, hasil observasi dan wawancara, serta diskusi terfokus denganinforman yang ditetapkan secara purposive, terutama dari unsur TAPD, Satker terkait, dananggota badan anggaran DPRD. Analisis data dengan teknik komparasi model interaktifmenyimpulkan bahwa alokasi anggaran hibah dan bantuan sosial pada ABPD Ponorogotahun 2013, terkait dengan kontestasi politik dalam pemilu tahun 2014. Pertimbangan alokasianggaran lebih pada faktor discretionary power eksekutif dan legislatif daerah. Pengelolaandana hiba dan bantuan sosial diliputi berbagai penyimpangan karena lemahnya mekanismepengelolaan anggaran. Modusnya berupa pemberian bantuan tanpa pengajuan, melebihialokasi, pemotongan bantuan, tidak adanya pertanggungjawaban, dan proposal atau bantuanfiktif. Ini terjadi karena adanya korupsi politik, yaitu ekspliotasi politik oleh eksekutif dan legislatif daerah dalam upaya memperoleh keuntungan politik tertentu. Akibatnya pengelolaan anggaran hiba dan bantuan sosial, jauh dari prinsip-prinsip transparansi danakuntabilitas yang dipersyaratkan oleh peraturan perundangan-udangan yang berlaku.
PERLAWANAN KULTURAL MASYARAKAT SOMOROTO TERHADAP SKETSA SEJARAH ASAL USUL KOTA PONOROGO OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO Jusuf Harsono
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.524 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.2

Abstract

Ponorogo sebagai sebuah obyek kajian seni budaya sudah sering dilakukan olehberbagai pihak namun sebagai sebuah obyek kajian dengan berbagai perspektif belum banyakdilakukan. Penelitian dengan judul: Perlawawanan cultural masyarakat Somoroto atas sketsasejarah asal - usul Ponrogo oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, adalah salah satu penelitiian yang dimaksudkan untuk mengkaji peristiwa budaya dari berbagai perspektifyaitu: social - budaya, sejarah dan poltik. Penelitian ini bermaksud mencari penjelesantentang latar belakang atau motif hingga masyararakat Somoroto menyelenggarakan kirabpusaka Grebeg Tutup Suro dengan semangat swadaya setiap tahun yang penyelenggaraanyaterpisah dengan agenda yang dilaksanakan oleh Pemkab Ponorogo. Fenomena social-budayaini diteliti dengan metode Interview dan Observasi. Key Informan penelitian ini terdiri daritokoh masyarakat Somoroto, pejabat Pemkab Ponorogo, penonton kirab dan warga umumPonorogo. Para tokoh dimintai informasinya karena para tokoh yang terdiri dari para waroktersebut adalah para penggagas kegiatan budaya tersebut. Intepretative - understandingadalah metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini mengingat tidak semua data bisadidapatkan dengan menggunakan metode yang lain. Penelitian ini menghasilkan sebuahkesimpulan penting yaitu : Pertama, bahwa masyarakat Somoro dengan kegiatan KirabPusakanya telah melakukan perlawanan kulturalnya untuk menuntut hak sejarahnya. Kedua,adanya potensi konflik yang cukup tinggi karena kegiatan kegiatan budaya yang tidak dikajilebih jauh.
KREDIBILITAS BUPATI INCUMBENT PADA PILKADA 2015 DI KABUPATEN PONOROGO Niken Lestarini
ARISTO Vol 3, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.442 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i2.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kredibilitas Bupati Incumbent PadaPemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 di Kabupaten Ponorogo. Pilkada serentak 2015yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2015 di Kabupaten Ponorogo terdapat 4pasangan Calon Bupati dan Calon wakil Bupati. Salah satu calon Bupati adalah BupatiIncumbent yaitu Bapak H. Amin, SH Kredibilitas beliau menarik untuk dikaji dan dianalisiskarena beliau mengawali karir Politiknya sebagai Kepala Desa dan awal pendidikan formaladalah Sekolah Dasar. Untuk menjawab permasalahan-permasalahan tentang kredibilitas diatas maka diangkat fokus penelitian berikut : Kredibilitas dari persepsi komunikan(masyarakat) terhadap Bupati Incumbent dan kredibilitas yang berkenaan dengan sifat-sifatkomunikator (Bupati Incumbent). Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif danteknik pengumpulan data menggunakan teknik indept interview atau wawancara mendalamdengan beberapa informan dilakukan melalui teknik snowball (bola salju) dan observasidengan mengamati saluran media yang digunakan dan menggunakan teknik dokumentasi.Adapun teknik analisis data dengan mereduksi data, mengumpulkan data, menyajikan datadan menghasilkan kesimpulan bahwa kredibilitas Bupati Incumbent dalam Pilkada 2015 diKabupaten Ponorogo sangat bagus baik ditinjau dari persepsi komunikan, sifat-sifatkomunikator dan media yang digunakan meskipun kemenangan calon masih tergantung bariberbagai aspek paling tidak ditinjau dari sisi kredibilitasnya bupati incumbent di Kabupaten Ponorogo diperhitungkan sebagai 3 calon kuat dan mampu bertarung dengan calon-calon yang lain. Saran yang disampaikan dalam penelitian ini adalah bahwa Penilaian terhadap Kredibilitas calon pemimpin merupakan hal yang sangat penting apalagi bagi pemimpin publik bahkan politik tetapi aspek-aspek yang lain juga sangat penting dimiliki oleh calon pemimpin agar menjadi pemimpin benar-benar sukses dan khusnul khotimah

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): July : Forthcoming Vol 14 No 2 (2026): July : Forthcoming Vol 14, No 1 (2026): January : (Fortchoming ) Vol 14 No 1 (2026): January Vol 13, No 2 (2025): July Vol 13 No 2 (2025): July Vol 13, No 1 (2025): January: Forthcoming Issue Vol 13 No 1 (2025): January Vol 12 No 3 (2024): Election and Regional Election in Indonesian Vol 12, No 3 (2024): Election and Regional Election in Indonesian Vol 12, No 2 (2024): July Vol 12, No 2 (2024): July : in press Vol 12 No 2 (2024): July Vol 12 No 1 (2024): Januari Vol 12, No 1 (2024): Januari Vol 11, No 2 (2023): July Vol 11 No 2 (2023): July Vol 11 No 1 (2023): January Vol 11, No 1 (2023): January Vol 10 No 3 (2022): December / Special Issue : Local Governance Vol 10, No 3 (2022): December / Special Issue : Local Governance Vol 10, No 2 (2022): July Vol 10 No 2 (2022): July Vol 10 No 1 (2022): January Vol 10, No 1 (2022): January Vol 9, No 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): January Vol 8, No 2 (2020): July Vol 8, No 1 (2020): Januari Vol 7, No 2 (2019): July Vol 7 No 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): Januari Vol 7 No 1 (2019): Januari Vol 6 No 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): July Vol 6 No 1 (2018): Januari Vol 6, No 1 (2018): Januari Vol 5 No 2 (2017): July Vol 5, No 2 (2017): July Vol 5, No 1 (2017): January Vol 5 No 1 (2017): January Vol 4 No 2 (2016): Aristo Vol. 7 2016 Vol 4 No 1 (2016): ARISTO Vol. 6 Tahun 2016 Vol 4, No 2 (2016): July Vol 4, No 1 (2016): January Vol 3 No 2 (2015): Juli Vol 3, No 2 (2015): July Vol 3, No 1 (2015): January Vol 3 No 1 (2015): Januari Vol 2, No 2 (2014): July Vol 2 No 2 (2014): Agustus Vol 1, No 2 (2013): July Vol 1 No 2 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): January Vol 1 No 1 (2013): January More Issue