cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 9 Documents clear
Dampak Industrialisasi Pedesaan terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor Ayuningtias, Thessa; Murdianto, Murdianto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.827 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.143-156

Abstract

Rural industrialization is a development step to push the economic growth. Implementation of rural industrialization program not focused in the city but in rural area with purpose so that the development could disseminate evenly until the grassroots level. There was a shifting of livelihood caused by industrial penetration in rural area, from agriculture to non agriculture. Meanwhile from an economic view, the presence of industry could open an employment and business opportunity for the people around there. The aim of this research is to analyze the correlation of the impact of rural industrialization with community welfare between them who have livelihood in industrial and non industrial sectors. This research is using quantitative approach with survey method and supported by qualitative data. The result of this study shows that there are different correlations in the impact of rural industrialization with community welfare between them who have livelihood in industrial and non industrial sectors.Keywords: livelihood, agriculture, non agriculture--------------------------ABSTRAKIndustrialiasasi pedesaan merupakan suatu langkah pembangunan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kegiatan industri ini tidak dipusatkan di perkotaan, melainkan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan dengan tujuan agar pembangunan tersebar secara merata hingga ke lapisan akar rumput. Hadirnya industri di pedesaan, jika dilihat dari aspek sosial telah menggeser kehidupan pertanian. Sedangkan dari aspek ekonomi, berdirinya suatu industri di pedesaan dapat membuka kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha bagi warga sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dampak industrialisasi pedesaan dengan kesejahteraan masyarakat antar kelompok dengan pola nafkah industri dan non industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan didukung oleh data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hubungan dampak industrialisasi pedesaan dengan kesejahteraan masyarakat antara kelompok dengan pola nafkah industri dan non industri.Kata kunci: nafkah, pertanian, non pertanian
Strategi Hubungan Masyarakat dalam Meningkatkan Citra Organisasi Nirlaba World Wide Fund for Nature – Indonesia Adiningtyas, Adella; Hubeis, Aida Vitayala S; Hapsari, Dwi Retno
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.085 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.223-236

Abstract

Non-profit organizations engaged in environmental issues has been increasingly recognized by many people. The success of non-profit organizations that pursued by increasing the positive image obtained from media relations. This study aimed to analyze the strategy of Public Relations (PR) WWF-Indonesia in improving the image of the organization. This study was conducted with a quantitative approach and qualitative approach. The method used is survay on two student organizations Bogor Agricultural University who worked with WWF-Indonesia, they are from Fisheries Diving Club (FDC) and the Association of Student Interest in Sciences of Communication and Community Development (HIMASIERA). Data analysis included Spearman Rank test and Chi Square used to look at the relationship between PR strategy with the image of a non-profit organization. The results of the study, namely: 1) there is a relationship between individual characteristics with the image of a company that is formed; 2) there is a relationship between the public relation activities undertaken by the company's image.Keywords: environmental issue, media relation, student organizations ------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKOrganisasi nirlaba yang bergerak di isu-isu lingkungan telah semakin diakui oleh banyak orang. Keberhasilan organisasi nirlaba yang dikejar dengan meningkatkan citra positif yang diperoleh dari hubungan media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi hubungan masyarakat WWF-Indonesia dalam meningkatkan citra organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah survai pada dua organisasi mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang bekerja dengan WWF-Indonesia yang berasal dari Fisheries Diving Club (FDC) dan Asosiasi Mahasiswa Peminat Ilmu Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (HIMASIERA). Analisis data termasuk uji Rank Spearman dan Chi Square, digunakan untuk melihat hubungan antara strategi PR dengan citra sebuah organisasi nirlaba. Hasil studi, yaitu: 1) terdapat hubungan antara karakteristik individu dengan citra perusahaan yang terbentuk; 2) ada hubungan antara kegiatan hubungan masyarakat yang dilakukan oleh citra perusahaan.Kata kunci: isu lingkungan, hubungan media, organisasi mahasiswa
Dampak Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Situbondo terhadap Peluang Bekerja dan Berusaha Muthahharah, Afiefah; Adiwibowo, Soeryo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.529 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.157-166

Abstract

The objective of this research is to analyze the impact of Pasir Putih Beach’s tourisms on job and business opportunities. The results show that, first, tourism at Pasir Butih Beach strongly promote job and business opportunities for local i.e. hotel and homestay, boat rental, restaurants, peddlers, retailers, and packman. Second, with regards to full job in tourism sector, the economic contribution of tourism to total household income is quite significant. The average monthly income of the rental boatman could reach 69.3 percent (or Rp 859 700) of the total monthly income. Meanwhile for the peddler the contribution of tourism sector to the total household income reach 73.1 percent (or Rp 544 400). As for merchandise, the contribution from tourism reaches 50.3 percent (or Rp 455 500) out of the total household income.Keyword: tourism, job opportunity, business opportunity, and household income-------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPenelitian ini menganalisis dampak obyek wisata pantai Pasir Putih Situbondo, Jawa Timur, terhadap peluang bekerja dan berusaha. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, kegiatan pariwisata membuka peluang usaha dan bekerja di bidang (i) akomodasi, yaitu hotel dan penginapan; (ii) jasa transportasi, yaitu ojeg perahu; (iii) jasa rumah makan/kuliner; (iv) pedagang, yaitu sebagai pedagang kaki lima di kawasan pantai, pedagang keliling, dan pedagang yang membuka kios. Kedua, kontribusi pendapatan dari sektor pariwisata ini tergolong dominan. Pendapatan per bulan pengusaha ojeg perahu dari pariwisata mencapai 69.3 persen (atau Rp 859 700) dari total pendapatan rumahtangga. Adapun pendapatan per bulan pedagang kaki lima dari pariwisata mencapai 73.1 persen (Rp 544 400) dari total pendapatan rumah tangga. Sementara pendapatan per bulan usaha kios cinderamata dari pariwisata mencapai 50.3 persen (Rp 455 500) dari total pendapatan rumahtangga.Kata kunci: pariwisata, peluang bekerja, peluang berusaha, pendapatan
Hubungan Komunikasi Pemasaran dengan Tingkat Kualitas Daya Saing UMKM Kerajinan di Kota Bogor Diahnisa, Tiffany; Kusumastuti, Yatri Indah
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.02 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.237-244

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) has an important role in local and national economy. Many MSME’s product penetrated local, national, and international market. This study aims to identify the implementation of marketing communication used by MSMEs craft, identify quality level of competitiveness of MSME’s craft, analyze the relationship characteristics of MSME’s craft with the implementation of marketing communications, and analyze the relationship between the implementation of marketing communications with the quality level of competitiveness of MSME’s craft. This study combined quantitative approach using questioner method and supported by qualitative data using depth interview method. The results showed that the implementation of the marketing communications MSME’s craft in the city of Bogor has classified moderate, while mostly using social media as a communication medium and Word of Mouth (WOM) as the promotion mix, while in terms of the quality competitiveness, MSME’s craft in Bogor has classified moderate in quality level of competitiveness. The conclusion from this study is the implementation of marketing communications especially variety of media communication and promotion mix related quality level of competitiveness.Keywords: communication media, economy, promotion mix ---------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan nasional. Banyak produk UMKM menembus pasar lokal, nasional, dan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan komunikasi pemasaran yang digunakan oleh kerajinan UMKM, mengidentifikasi tingkat kualitas daya saing kerajinan UMKM, menganalisis karakteristik hubungan kerajinan UMKM dengan pelaksanaan komunikasi pemasaran, dan menganalisis hubungan antara pelaksanaan komunikasi pemasaran dengan tingkat kualitas daya saing kerajinan UMKM. Penelitian ini mengkombinasikan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan didukung oleh data kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kerajinan komunikasi pemasaran UMKM di Kota Bogor telah diklasifikasikan sedang, sementara sebagian besar menggunakan media sosial sebagai media komunikasi dan WOM (mulut ke mulut) sebagai bauran promosi, sedangkan dalam hal daya saing kualitas, kerajinan UMKM di Bogor telah diklasifikasikan sedang dalam tingkat kualitas daya saing. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi dari komunikasi pemasaran terutama berbagai media komunikasi dan bauran promosi terkait tingkat kualitas daya saing.Kata kunci: bauran promosi, media komunikasi, perekonomian
Hubungan Pengembangan Wisata dengan Strategi Nafkah dan Taraf Hidup Rumah Tangga Nelayan Desa Karimunjawa Setyawan, Luki; Satria, Arif
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.975 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.167-182

Abstract

The purpose of this study to analyze the correlation of  tourism development with livelihood strategies and living standard of fisherman household of Karimunjawa Village. Type of attraction that developed in Indonesia is ecotourism and tourism. Tourism development are good not only focus on the balance of nature and level of the economy, but also the welfare of local communities. Fisherman are part of the local community in the implementation of coastal tourism and small islands. This study will analyze about tourism and fisher household. This research combined quantitative approach using questioner method and qualitative approach using interview method. The result of this study explained about the development of tourism had affected the livelihood strategy of fisherman household. Implementation of the strategy is not only living as part of efforts to sustain life, but also improve the standard of living of  fishermen household.Keywords: ecotourism, national park, livelihood structure-----------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPenelitian dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang mencakup dua dusun, yaitu Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Jonggata dan Dusun Ketangge, Desa Sukarara, Kecamatan Pujut. Tujuan penelitian adalah untuk melihat struktur nafkah dan bentuk strategi nafkah rumahtangga penenun. Penelitian ini juga menganalisis pengaruh pemanfaatan lima modal nafkah terhadap resiliensi rumahtangga penenun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan melalui pendekatan survei dan menggunakan kuesioner. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam. Pendekatan lain yang digunakan adalah melalui observasi lapang di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara modal nafkah terhadap tingkat resiliensi, serta memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi rumahtangga penenun di dua dusun. Faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi di Dusun Sade yaitu pinjaman, tingkat alokasi tenaga kerja dan penguasaan keterampilan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi rumahtangga penenun di Dusun Ketangge yaitu pinjaman, tingkat lama waktu bersekolah dan tingkat investasi barang.Kata kunci: ekowisata, taman nasional, struktur nafkah
Efektivitas Pameran sebagai Media Komunikasi Pemasaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bogor Yahya, Amaris Orwin; Lubis, Djuara P
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.16 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.183-194

Abstract

An increasing of  Small Micro Enterprises and Medium (SMEs) in Indonesia as much as 2,41 percent from 2012 to 2013 is a benchmark for the government to pay attention to the type of business that contributes to the commercial sector for economic growth in this country. National Craft Council (Dekranasda) is one of concern for the government to establish a handicraft product's marketing communication activities of SMEs from each region. The exhibition is a promotion tool Dekranasda mainstay performed by considering the characteristics of the products sold and the buyer targets to be achieved. The method of respondent selection is accidental sampling technique a number of 90 respondents. This research was did at Botani Square Bogor Mal by using quantitative method and supported by qualitative approach. The component of effectiveness is attraction, comprehension, acceptance, and persuation. That components are good enough, but need to get an improvement to make the exhibition more effective.Keywords: attraction, comprehension, acceptance, persuation-------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKSebuah peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia sebanyak 2,41 persen dari 2012-2013 merupakan patokan bagi pemerintah untuk memperhatikan jenis usaha yang memberikan kontribusi untuk sektor komersial untuk pertumbuhan ekonomi di negara ini . Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk membangun kegiatan komunikasi pemasaran produk kerajinan UKM dari masing-masing daerah. Pameran ini adalah alat promosi Dekranasda andalan dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik dari produk yang dijual dan target pembeli yang ingin dicapai. Metode pemilihan responden adalah teknik accidental sampling sejumlah 90 responden. Penelitian ini dilakukan di Botani Square Bogor Mal dengan menggunakan metode kuantitatif dan didukung oleh pendekatan kualitatif. Komponen efektivitas adalah daya tarik, pemahaman, penerimaan, dan persuasi. Komponen tersebut cukup baik, tetapi perlu mendapatkan perbaikan untuk membuat pameran lebih efektif.Kata kunci: daya tarik, pemahaman, penerimaan, persuasi
Efektivitas Promosi melalui Twitter pada Perusahaan Pariwisata Bahari “Ibu Penyu” Wulandari, Yunizar Sri; Fatchiya, Anna
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.719 KB)

Abstract

Promotion via twitter performed by Travel Agents "Ibu Penyu" to marketing their service. In addition, the promotion was also made to introduce marine tourism in Indonesia. Twitter presence is considered as one of the media for marine tourism company in expanding economic activity. The purpose of this research are to analyze the characteristics of respondents and promotional activities, analyze the effectiveness of the promotion via twitter and analyze the correlation between the characteristics of the respondents and the effectiveness of promotional activities through the promotion of marine tourism company twitter "Ibu Penyu". The method used in data collection is via an online questionnaire that was distributed to the followers @ibupenyu. Data were analyzed using Spearman-rank correlation test and Chi-square difference test. The results in this study are twitter effective of the promotion. Factors related to the effectiveness of the promotion is age, education level, income level, the frequency of feedback messages, rate the attractiveness of the message, and clarity in the delivery of information.Keywords: media, frequency of feedback messages, attractiveness of the message  ------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPromosi melalui twitter dilakukan oleh agen perjalanan "Ibu Penyu" untuk memasarkan layanan mereka. Selain itu, promosi juga dilakukan untuk memperkenalkan wisata bahari di Indonesia. Kehadiran twitter dianggap sebagai salah satu media untuk perusahaan wisata bahari dalam memperluas kegiatan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik responden dan kegiatan promosi, menganalisis efektivitas promosi melalui twitter dan menganalisis hubungan antara karakteristik responden dan efektivitas kegiatan promosi melalui promosi wisata bahari twitter perusahaan "Ibu Penyu". Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui kuesioner online yang dibagikan kepada para pengikut @ibupenyu. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman-rank dan uji beda Chi-square. Hasil dalam penelitian ini adalah keefektifan twitter pada promosi. Faktor yang berhubungan dengan efektivitas promosi adalah usia, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, frekuensi umpan balik pesan, menilai daya tarik pesan, dan kejelasan dalam penyampaian informasi.Kata kunci: media, frekuensi umpan balik pesan, daya tarik pesan
Analisis Gender dalam Usaha Ternak dan Hubungannya dengan Pendapatan Rumahtangga Peternak Sapi Perah Nadhira, Valenikha Fitri; Sumarti, Titik
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.564 KB)

Abstract

KPPPA data in 2015 showed that the index of gender inequality in Indonesia is still relatively high compared to other ASEAN countries, about 0,5. In order to achieve development including the development of animal husbandry sector, the role of men and women and also gender equality should be understood by all stakeholders. However, it turns out the woman is not fully in control of the resources and benefits. The general purpose of this study is to analyze the level of gender equality in the dairy cattle business and to analyze the relationship between the level of gender equality in the dairy cattle business and income of dairy farmer’s household in Pangalengan. This research use simple random sampling technique, cross tabulation analysis and Rank Spearman statistical test. Research showed that there is still gender inequality at control over resources and benefits. Gender equality in household cattle business has a significant relationship with a household income of dairy farmers.Keywords: access, control, dairy cattle business----------------------ABSTRAKData KPPPA 2015 menunjukkan bahwa Indeks Ketimpangan Gender di Indonesia masih terbilang tinggi dibandingkan Negara ASEAN lainnya, yaitu 0,5. Pada hakekatnya dalam mewujudkan pembangunan, termasuk pembangunan peternakan harus memahami kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Pada kenyataanya, perempuan tersebut tidak sepenuhnya memegang kontrol atas sumber daya dan manfaat.  Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis kesetaraan gender dalam usaha ternak sapi perah dan menganalisis hubungan kesetaraan gender dalam usaha ternak dengan pendapatan rumah tangga peternak sapi perah. Penelitian menggunakan teknik simple random sampling, analisis tabulasi silang dan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada ketidaksetaraan gender pada kontrol atas sumber daya dan manfaat. Kesetaraan gender  dalam rumah tangga usaha ternak memiliki hubungan yang signifikan dengan pendapatan rumah tangga peternak sapi perah.Kata Kunci : akses, kontrol, usaha ternak sapi perah
Pengambilan Keputusan Inovasi pada Adopter Pertanian Organik Sayuran di Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur Ulfah, Maria; Sumardjo, Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.792 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.209-222

Abstract

An organic farm continue to be disseminated to farmers, but until now still quite a lot of farmers who do not adopt organic farming. The farmer's decision to adopt or reject the adoption of organic farming of vegetables can be seen from the stage of the decision making process of innovation. This research was done in the village of Ciputri, subdistrict Pacet, Cianjur District. The purpose of this research is to analyze the decision-making innovations on organic vegetable farming adopter and the factors related to the decision making innovation in adopter organic farming of vegetables. This research uses census on the population of farmers who adopting organic farming of vegetables and continue to adopting. The results showed that the level of knowledge adopter of organic farming of vegetables included in the category of being the real factors related to the level of knowledge that is land area and the level of courage to take risks. At the level of persuasion including the high category with tangible factors related to the level of persuasion that is the level of conformance. At the implementation level adopter of organic farming of vegetables including the medium category with tangible factors related to the implementation level is the level conformity procedures.Keywords: adoption, knowledge level, persuasion level, implementation level-----------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPertanian organik terus disosialisasikan kepada para petani namun sampai saat ini masih cukup banyak petani yang tidak mengadopsi pertanian organik. Keputusan petani untuk mengadopsi atau menolak adopsi pertanian organik sayuran dapat dilihat dari tahap proses pengambilan keputusan inovasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengambilan keputusan inovasi pada adopter pertanian sayuran organik dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan inovasi pada adopter pertanian organik sayuran. Penelitian ini menggunakan metode sensus pada populasi petani yang mengadopsi pertanian organik sayuran dan tetap melanjutkan untuk mengadopsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan adopter pertanian organik sayuran termasuk pada kategori sedang dengan faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat pengetahuan yaitu: luas lahan dan tingkat keberanian mengambil resiko. Pada tingkat persuasi termasuk kategori tinggi dengan faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat persuasi yaitu tingkat kesesuaian. Pada tingkat implementasi adopter pertanian organik sayuran termasuk kategori sedang dengan faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat implementasi yaitu tingkat kesesuaian prosedur.Kata kunci: adopsi, tingkat pengetahuan, tingkat persuasi, tingkat implementasi

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2017 2017