cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2: Mei 2021" : 6 Documents clear
Meningkatkan Metode Bermain Peran Dalam Mengembangkan Perilaku Prososial Bagi Anak di TK Moisipido Toli-toli: Improving Role Playing Methods in Developing Prosocial Behavior for Children at Moisipido Toli-toli Kindergarten Astini; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2092

Abstract

Penelitian ini bertujuan Meningkatkan Metode Bermain Peran Dalam Mengembangkan Perilaku Prososial Bagi Anak di TK Moisipido Toli-toli. Metode bermain peran dipilih karena dapat mengembangkan perilaku prososial anak melakukan interaksi sosial anak dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah 20 anak Kelompok B TK Moisipido Toli-toli. Objek penelitian ini yaitu kemampuan perilaku prososial anak yang meliputi kemampuan berinteraksi, tanggung jawab, dan saling membantu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi.Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase seluruh aspek menunjukkan 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan perilaku prososial anak meningkat setelah adanya tindakan melalui Metode bermain peran. Dari data kegiatan Pratindakan menunjukkan persentase kemampuan perilaku prososial anak secara keseluruhan dengan perolehan hasil 0% dengan kategori BB = Belum Berkembang, 5% dengan kategori MB=Mulai Berkembang, 80% BSH berkembang sesuai harapan, dan 15% anak yang kategori BSB=Berkembang Sangat Baik. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pada siklus II sudah sesuai dengan kritria yang telah diterapkan oleh peneliti yaitu dari 20 anak itu haruslah ada 80% (16 anak) dalam kategori BSH=Berkembang Sesuai Harapan.
Peran Guru Dalam Peningkatan Kreativitas Menggambar Anak Melalui Pencampuran Warna Pada Kelompok B1 Di Tk Aisyiyah Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso: Teacher’s Role In The Inrcease Of Children’s Drawing Creativity Through Color Mixture At Group B1 Of Aisyiyah Kingdergarten Tambarana, Poso Pesisir Utara District, Poso Regency Mutiara Permati
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam peningkatan kreativitas menggambar anak melalui pencampuran warna dan penerapan pencampuran warna yang dilakukan oleh guru yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan kepala sekolah, 2 orang guru termaksud guru kelompok dan guru pendamping B1, 2 orang tua dari anak kelompok B1, dan 16 orang anak di kelompok B1. Data yang dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peningkatan kreativitas menggambar anak melalui pencampuran warna dilaksanakan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun proses perencanaan disusun dalam RPPM (Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan) agar tujuan yang ditetapkan dapat tercapai dengan kegiatan pembagian tugas dan kegiatan pembelajaran, menetapkan tema dan tujuan yang akan dicapai oleh anak, menentukan alat dan bahan seperti cotton bud yang digunakan untuk menggambar, cat air, dan kertas lembar kerja anak, serta langkah-langkah yang disesuaikan dengan metode yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Proses yang paling penting dilakukan oleh guru adalah mengevaluasi kegiatan dengan cara memberikan penilaian kepada anak terhadap indikator-indikator yang akan dicapai. Dalam proses penerapan pencampuran warna yang diberikan oleh guru melalui metode yang bervariasi seperti tanya jawab, demonstrasi dan praktek langsung membuat anak menjadi termotivasi dan mempunyai banyak kesempatan untuk mengembangkan kreativitas menggambar anak untuk menghasilkan ide-ide baru, sehingga banyak manfaat yang dirasakan dan sebagai langkah awal bagi anak mengenal warna dan dunia sains dan akan berpengaruh bagi masa depan anak selanjutnya.
Implikasi Gadget Terhadap Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Tunas Mekar Kota Palu: The Implication Of Gadget Toward Early Childhood At Taman Kanak-Kanak Tunas Mekar (Tunas Mekar Kinderkarten) Kota Palu Ika Purwijayanti; Abdul Munir; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi gadget terhadap anak usia dini, upaya guru dalam mengatasi gadget terhadap anak usia dini dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi dampak gadget terhadap anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemberian tugas. Agar yang diperoleh terjamin validitas dan kredibilitasnya, maka pengecekan keabsahan data melalui metode mengadopsi, mengedit, dan mengklarifikasi. Penelitian tentang peran guru terhadap penggunaan gadget dalam menumbuh kembangkan motivasi belajar anak paud dapat ditarik kesimpulan bahwa: Implikasi gatget terhadap anak sangat mempengaruhi perkembangan moral serta nilai-nilai agama, gadget menyebabkan interaksi sosial anak dengan lingkungan sekitar berkurang, membuat anak cenderung malas bergerak dan jarang beraktivitas motoriknya, karena sudah menggunakan gadget. Upaya guru dalam mengatasi Gadget terhadap Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Tunas Mekar Kota Palu yaitu Seorang guru mempunyai tugas guna memotivasi siswa untuk menggunakan gadget dengan bijak dalam rangka menunjang proses belajar dan mengajar sehingga menumbuh kembangkan prestasi anak didik. Dari pemaparan dan fenomena di atas maka dapat dilihat bahwa keberadaan gadget saat ini sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, baik dalam belajar dan berelasi. Demikian pula peran guru juga sangat penting dalam mendorong para anak didik untuk meningkatkan prestasi belajar khususnya yang masih duduk di taman kanak-kanak. Kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi dampak Gadget terhadap Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Tunas Mekar Kota Palu yaitu kurangnya antusias anak dalam belajar dan meneyelesaikan pekerjaan rumah dan pembelajaran yang di berikan terkadang tidak disentuh sama sekali oleh peserta didik dikarenakan sudah menggunakan atau bermain gadget. Berdasarkan dari kesimpulan di atas, dengan melihat kenyataan ini maka guru juga berperan untuk tetap memantau dan memberikan tugas yang didapat dari internet baik melalui gadget maupun komputer sesuai dengan mata pelajaran yang ada.
Peningkatan kemampuan berhitung anak melalui permainan balok angka di TK Aisyiyah 1 baolan Toli-toli: Increasing children's numeracy skills through number block gamesat TK Aisyiyah 1 baolan Toli-toli Nisma; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Balok Angka Pada anak Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli, hakekat peningkatan kemampuan berhitung, hakekat permainan balok, faktor - faktor yang mempengaruhi permainan anak, hakekat anak usia taman kanak-kanak dan kemampuan berhitung anak melalui permainan balok angka, permaianan balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak di Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Data-data hasil penelitian diuji kembali keabsahannya dengan menggunakan perpanjangan keikut sertaan, ketekunan pengamatan, dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) kemampuan berhitung anak di Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli dilakukan melalui proses: a) Perencanaan Melalui kegiatan permaianan balok angka kedalam muatan kurikulum sekolah, RPPM dan RPPH, b) Pelaksanaan pembelajaran yang mencakup dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan terprogram, kegiatan rutin, pembiasaan, spontan, keteladanan, dan c) Penilaian dengan menggunakan observasi, catatan anecdotal, portopolio dan penilaian periodik. 2) Faktor mempengaruhi permaianan balok angka Pada anak Kelompok B Tk Aisyiyah 1 Baolan Toli-Toli yaitu: merupakan muatan yang ada dalam kurikulum, ada motivasi intrinsi sekolah, sarana dan prasarana yang memadai.3) mengatasi kendala-kendala tersebut dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam peningkatan berhitung anak di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-toli.4) permainan balok angka memiliki fungsi dan kegunaan yang cukup banyak bagi anak diantaranya sebagai alat permainan edukatif yang menyenangkan bagi anak, membantu mengembangkan kreativitas anak dan membantu mengembangkan aspek perkembangan kognitif khususnya dalam bidang berpikir simbolik yaitu mengenal lambang bilangan. Dalam hal ini bahwa dengan adanya permainan balok angka dalam mengenalkan angka pada anak di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-toli lebih memotivasi anak untuk membuat sesuatu dari bentuk balok, mengembangkan kreatifitas sesuai daya imajinasi anak, mengembangkan kemampuan kognitif dalam hal berpikir khususnya dalam berhitung permulaan dalam mengenal konsep bilangan dengan mudah dan disamping itu guru lebih nyaman dan lebih maksimal dalam memfasilitasi dan memberikan motivasi kepada anak melalui kemampuan permainan balok angka di TK Aisyiyah 1 Baolan Toli-toli.
Penerapan Guru Dalam Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan di TK Ta’mir Toli-Toli: The Application of Teachers in Character Education Through Methods Habituation at Ta'mir Toli-Toli Kindergarten Rosna Nurdin
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Penerapan Guru dalam Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan Di TK Ta’mir Toli-toli. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan, wawancara, dan dokumentasi, serta teknik analisis data menggunakan teknik penyajian data, mereduksi data,verifikasi data,serta menggunakan pengecekan keabsahan data. Adapun hasil dari penelitian ini TK Ta’mir Toli-toli melaksanakan penerapan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan adalah sekolah tidak hanya menginginkan anak cerdas padai kognitifnya saja namun juga berkembang pada sisi kepribadiannya, 2) Nilai-nilai pendidikan karakter di TK Ta’mir Toli-toli antara lain disiplin, tanggung jawab, tertib, religius, toleransi, budaya antri, sopan santun, mandiri, menghargai, percaya diri, patuh, kepemimpinan, jujur, empati, tolong- menolong, dan kasih sayang. 3) Proses penanaman nilai-nilai karakter dilakukan melalui program-program sekolah. 4) Metode yang digunakan untuk menanamkan nilai karakter yaitu, metode bercerita, metode keteladanan, metode karyawisata, metode pembiasaan, metode bernyanyi. 5) Peran dari guru yaitu sebagai teladan dan pembimbing anak dalam penanaman nilai-nilai karakter di TK Ta’mir Toli-toli. 6) Faktor pendukung meliputi: (a) Guru yang memiliki kompetensi, (b) Guru yang berkomitmen dalam pelaksanaan pendidikan karakter, (c) Orang tua yang ikut berperan dalam pelaksanaan pendidikan karakter. 7) Sedangkan faktor penghambatnya meliputi: (a) Sebagian kecil orang tua masih ada yang menyerahkan pendidikan anak kepada sekolah, (b) Ketidakkonsistenan sebagian orang tua dalam pembiasaan kepada anak untuk berperilaku baik.
Meningkatkan Percaya Diri Anak Usia Dini Melalui Metode Bernyanyi Di TKNegeri Pembina Tolitoli: Increasing Early Childhood Confidence Through Methods Singing at TK Negeri Pembina Tolitoli Satria Lahadji; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini dengan menggunakan metode bernyanyi di depan kelas pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Toli-toli. Penelitian ini dilakukan karena kurangnya rasa percaya diri di kelompok B TK Negeri Pembina. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian yang dikembangkan oleh Kurt Lewin yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun objek lokasi Penelitian Tindakan Kelas di TK Negeri Pembina Toli-toli Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rasa percaya diri anak yang terjadi pada setiap Siklus dari Siklus 1 dan Siklus 2. Dimana pada pertemuan 1 Siklus 1 jumlah anak yang tuntas sebanyak 1 anak atau 17% anak yang sudah tuntas, kemudian mengalami peningkatan ketuntasan pada pertemuan kedua sebanyak 2 anak 33% anak . Pada Siklus 2 pertemuan ke-1 mengalami peningkatan ketuntasan kegiatan bernyanyi pada anak kelas B TK Negeri Pembina Toli-toli sebanyak 5 anak atau 83%, dan pada pertemuan ke 2 semua anak tuntas dalam kegiatan bernyanyi atau 100% tuntas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6