cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Desain Interior
ISSN : 25272853     EISSN : 25492985     DOI : -
Jurnal Desain Interior (pISSN 2527-2853 eISSN 2549-2985) menerima artikel penelitian penuh di bidang desain interior dan lingkupnya dari bidang subjek sebagai berikut: Sejarah Desain, Sejarah Interior, Budaya Visual Interior, Metodologi Desain, Proses Desain, Wacana Desain, Desain Interior dan Budaya, Sosiologi Desain, Manajemen Desain, interior dan seni kritik, Antropologi dari desain interior, Artifact desain, desain Industri, desain interior, Kerajinan, Arsitektur, Industri Kreatif, Kebijakan desain, psikologis, Perilaku Meruang, Psikologi Desain, Ergonomi, Sain Interior, pendidikan dan konseptual lainnya di interior Desain.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 6 no 2 (2021)" : 5 Documents clear
Perancangan Jendela dan Partisi Pembatas Dengan Pertimbangan Kenyamanan Termal Daffa Aditya Pratama; Irwana Zulfia Budiono
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i2.10747

Abstract

Pemanasan global menjadi isu yang semakin sering diperbincangkan selama beberapa tahun terakhir. Pemanasan global telah mempengaruhi semua negara termasuk Indonesia. Akibat yang ditimbulkan dari pemanasan global adalah naiknya temperatur rata-rata yang pada akhirnya berdampak pada kenyamanan termal. Kenyamanan termal dibutuhkan dalam semua ruang yang dihuni manusia termasuk bangunan masjid. Dalam kasus masjid SMA Muslimin Rongga, kenyamanan termal tidak berjalan dengan baik karena kurangnya perhatian pada perancangan jendela. Fasilitas yang ada juga tidak mendukung untuk proses belajar-mengajar yang berlangsung dalam masjid bagi siswa SMA Muslimin Rongga. Fasilitas utama yang tidak ditemukan dalam masjid adalah partisi pembatas antara laki-laki dan perempuan. Tantangan yang dihadapi adalah untuk membuat furnitur yang dapat meningkatkan kelancaran aktivitas dalam masjid tanpa mengganggu kenyamanan termal terlalu banyak. Kondisi kenyamanan termal yang kurang baik tidak akan berjalan dengan baik jika furnitur yang ada dalam masjid juga terlalu banyak. Dalam perancangan ini perancang membuat desain jendela dengan mempertimbangkan kenyamanan termal dan sebuah partisi pembatas antara laki-laki dan perempuan yang dapat diubah menjadi meja dan kompartemen penyimpananan barang, buku, dan/atau mukena kaum perempuan. Partisi bekerja dengan sistem bongkar pasang dilengkapi dengan anyaman bambu yang berperan sebagai akses udara agar tidak terkumpul di satu sisi ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dibantu dengan studi literatur terkait pemanasan global, kenyamanan termal manusia serta studi ergonomi dan antropometri. Penulis dan tim abdi masyarakat melakukan kunjungan lokasi untuk menganalisa ruangan dan mengumpulkan data-data yang dibutuhkan seperti temperatur rata-rata, tingkat kelembaban, dan arah angin. Dengan hasil analisa dan studi yang telah dilakukan diharapkan perancangan ini dapat meningkatkan tingkat kenyamanan termal masjid serta dapat memenuhi kekurangan fasilitas masjid yang sesuai dengan standar dan kebutuhan manusia tanpa mengganggu tingkat kenyamanan termal masjid.
Analisa Pemilihan Material pada Bangunan Gudang Atag di Desa Karanganyar Kabupaten Jember Chen Ie Chin
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i2.10917

Abstract

Kabupaten Jember dan perkebunan tembakau merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Tembakau telah menjadi komoditas ekspor terkenal di Jember. Kabupaten Jember merupakan salah satu dari tiga wilayah penghasil tembakau jenis na-oogst di Indonesia. Tembakau na-oogst yang merupakan bahan dasar pembuatan cerutu ini melalui proses pengeringan yang berbeda dengan tembakau jenis lain, sehingga memerlukan tempat pengeringan, kondisi, dan perlakuan yang berbeda pula. Tembakau berjenis na-oogst biasanya dikeringkan dengan bantuan gudang pengeringan atau yang biasa disebut dengan gudang atag sehingga pada wilayah-wilayah penghasil tembakau na- oogst biasanya kerap dijumpai bangunan gudang ini. Gudang yang memiliki fungsi utama sebagai tempat mengeringkan tembakau ini dibangun dengan material-material yang mendukung fungsinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas dan memberi pengertian lebih mendalam kepada masyarakat berkenaan dengan pertimbangan dalam pemilihan material pembentuk gudang atag, termasuk didalamnya kekurangan dan kelebihan dari masing-masing material. Material pembentuk gudang atag menjadi fokus dalam tulisan ini karena perannya yang sangat signifikan terhadap keberhasilan proses pengeringan dan mutu tembakau yang dihasilkan serta dampaknya bagi lingkungan alam dan manusia.
Sudut Virtual dalam Interior Hunian sebagai Presentasi Diri Digital Yasmin Zainul Mochtar; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Lea Kristina Anggraeni
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i2.11788

Abstract

Wabah Covid-19 telah mendorong banyak perubahan gaya hidup dari masyarakat. Kegiatan pembelajaran dan bekerja yang dahulu dilakukan secara tatap muka dari sekolah dan kantor, kini bergeser menggunakan media video conference dan dilakukan dari dalam rumah. Dengan fenomena ini, rumah yang pada awalnya adalah bersifat privat akhirnya bisa diakses secara visual oleh publik secara digital. Penelitian ini bermaksud mengkaji sudut virtual yang digunakan untuk kepentingan video conference dan melihat bagaimana pengguna menyesuaikan diri dengan kebutuhan ruang yang baru tersebut, hubungan pilihan latar interior yang ditampilkan dengan presentasi diri secara digital. Mahasiswa diambil sebagai sampel untuk penelitian ini dengan pengambilan data dengan kuesioner dan foto latar interior video conference. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dengan survei dan metode visual dengan menggunakan autofotografi.
Produk Interior Modular Berbasis Budaya Nusantara Dengan Memanfaatkan Material Rotan Untuk Interior Cafe Onesimus Bonar Naibaho
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i2.8125

Abstract

Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di dunia, maka semakin banyak produk yang di butuhkan untuk menjalani hari. Kayu merupakan material yang paling banyak dipakai untuk membuat sebuah produk. Dari waktu ke waktu penggunaan material ini menjadi berlebihan dan berujung pada kerusakan lingkungan, hal ini dikarenakan pengolahan hutan yang buruk menjadikan ekologi hutan dan alam terganggu. Maka dari itu melalui produk ini saya mengajak masyarakat beralih untuk memanfaatkan rotan di mana rotan sendiri memiliki banyak keunggulan seperti lebih ekonomis dan mudah dibentuk. Rotan merupakan material yang mudah didapat khususnya di indonesia, hal itu adalah wajar karena indonesia sendiri merupakan penghasil rotan terbesar di dunia. Produk yang akan didesain yaitu satu set furniture yang akan di tempatkan pada interior sebuah cafe, hal ini dipertimbangkan dengan perkembangan trend cafe yang terus meningkat maka saya melihat adanya peluang yang baik untuk membuat produk interior untuk cafe. Desain produk menggunakan desain modular yang merupakan sebuah rancangan desain yang terdiri atas beberapa modul terpisah yang dapat dengan mudah dibongkar pasang serta di konfigurasi. Tidak lupa akan konsep Budaya Nusantara yang ingin ditekankan pada produk ini, di mana budaya lokal seringkali dianggap sebelah mata dan tidak keren sehingga kurang disegani. Melalui produk ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat bahwa konsep Budaya Nusantara juga bisa keren dan bersaing , baik secara estetika yang unik/indah, maupun secara fungsi.
Penerapan Teknologi Modular Dalam Konsep Perancangan Arsitektur Dian Kusumowardani
Jurnal Desain Interior Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v6i2.11714

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia saat ini telah mengubah pola hidup manusia, yang menuntut manusia untuk menggunakan teknologi dalam mewujudkan tuntutan kehidupan manusia yang lebih efisien, terampil dan lebih cerdas. Seiring dengan perkembangan teknologi pada rancang bangun arsitektur bangunan di dunia pada umumnya dan juga di Indonesia menjadi hal yang sangat menarik dengan modernisasi dan adanya adaptasi dari teknologi yang bersifat tradisional menuju penerapan teknologi yang modern sesuai tuntutan pemenuhan kebutuhan manusia akan kepraktisan dan efisiensi dalam dunia rancang bangun. Teknologi Modular pada rancang bangun arsitektur yaitu penerapan dimensi atau ukuran dasar berupa modul dasar yang digunakan sebagai dasar-pada perencanaan, sehingga dalam perancangannya modul dasar tersebut dapat berkembang menjadi dimensi modular yang merupakan kelipatan dari modul dasar menjadi jalan keluar akan tuntutan bangunan yang efisien, terampil dan lebih cerdas tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5