cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2019)" : 7 Documents clear
Pengobatan Luka Gores Pada Mencit Menggunakan Ekstrak Minyak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L) Salmawati Salmawati; Ruspeni Daesusi
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.725 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3930

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh minyak bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L) terhadap kesembuhan luka gores pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan kontrol grup desain dan rancangan acak kelompok (RAK) dari 24 mencit dilakukan randomisasi dengan cara acak lengkap, terdiri dari 6 perlakuan dan 4 pengulangan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak minyak bunga cengkeh 25 %, 50%, 75%, 100% dan variabel terikatnya adalah kesembuhan luka gores mencit (Mus musculus) dengan parameter skor rata-rata gabungan dari tingkat eritema dan terbentuknya jaringan baru. Teknik analisis data menggunakan uji Kruskal-wallis dilanjutkan uji Man Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak minyak bunga cengkeh berpengaruh terhadap kesembuhan luka gores pada mencit (Mus musculus) dengan rata-rata skor kesembuhan luka sebanyak 2,225; konsentrasi 50 % sebanyak 2,175; konsentrasi 75 % sebanyak 2,325; konsentrasi 100 % sebanyak 2,45; kontrol positif (betadine) sebanyak 2,1875 dan kontrol negatif (aquades) sebanyak 1,975. Perlakuan yang paling efektif yaitu pemberian ekstrak minyak bunga cengkeh dengan konsentrasi yang paling rendah yaitu 25%. 
Efektivitas Pemberian Pestisida Nabati Filtrat Daun Widuri (Calotropis Gigantea) Terhadap Tingkat Mortalitas Siput Murbai (Pomaceae Canaliculata Lamarck) Latifah Umi; Peni Suharti
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.936 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3931

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitaspemberian berbagai konsentrasi pestisida nabati filtrat daun widuri (Calotropis gigantea) terhadap tingkat mortalitas siput murbai (Pomaceae canaliculata L.) dan untuk mengetahui perlakuan yang paling efektif mempengaruhi tingkat mortalitas siput murbai (Pomaceae canaliculata L.) .Jenis penelitian eksperimental dengan desain Posttest Only Control.Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali pengulangan.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsentrasi berbagai filtrat daun widuri yaitu P0 (0%), P1 (25%), P2 (50%), P3 (75%), dan P4 (100%). Variabel terikatnya yaitu mortalitas siput murbai. Hasil penelitian ini berdasarkan mortalitas siput murbai yaitu (P0 = 0%), (PI=44%), (P2=62%), (P3=74%) dan (P4=94%,). Hasil ANOVA menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian berbagai konsentrasi pestisida nabati filtrat daun widuri (Calotropis gigantea) terhadap tingkat mortalitas siput murbai (Pomaceae canaliculata L.).deengan perlakuan yang paling efektif yaitu pemberian filtrat daun widuri dengan konsentrasi 100%. 
Efektifitas Kompos Cair Sabut Kelapa dalam Mempercepat Pertumbuhan Biji Sawi Daging (Brassica juncea) Vanesha Yulia Ananta; Wiwi Wikanta
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.065 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3926

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian kompos organik cair sabut kelapa dalam mempercepat pertumbuhan biji sawi daging (Brassica juncea).  Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan tanaman sawi daging sebagai sampel dari 4 perlakuan yakni (K) tanpa pemberian kompos , (P1) pemberian kompos 100 ml, (P2) pemberian kompos 150 ml, (P3) pemberian kompos 200 ml. Data yang diambil dari penelitian ini Tinggi batang, Jumlah helaian daun dan Berat daun  dengan Rancangan Acak Lengkap 6  kali ulangan. Teknik analisis data dengan metode uji Anova dan Kruskal wallis α = 0,05. Hasil penelitian ini berdasarkan nilai persentase tinggi batang (K0= 1.45), (P1=1.68), (P2=1.7) (P3=2.01), jumlah helaian daun (K0= 6), (P1=6.3), (P2=6.6) (P3=7.3), dan berat daun K0= (0.76), (P1=0.77), (P2=0.80) (P3=0.91), hasil uji statistic Anova untuk tinggi batang dan helaian daun diterima pada α = 0,05 sedangkan untuk berat daun menggunakan uji statistic kruskal wallis. Kesimpulan Ada pengaruh berbagai volume kompos cair sabut kelapa dalam mempercepat pertumbuhan sawi daging (Brassica juncea) dengan perlakuan yang paling efektif pada pemberian kompos cair volume 200 ml (P3). 
Pengaruh Pemberian Perasan Daun Sukun (Artocar Artilis) Terhadap Penyembuhan Luka Iris Pada Mencit (Mus Musculus) Dan Sebagai Media Edukasi Pada Masyarakat Salam Salam; Ruspeni Daesusi
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.34 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3933

Abstract

Abstrak: Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai obat yang digunakan masyarakat indonesia secara tradisional adalah sukun (Artocarpus artilis). Daun sukun mengandung β-sitosterol dan golongan Flavonoid (kan,1987; Dalimarta, 2003). Senyawa Flavonoid umumnya bersifat antioksidan dan banyak yang telah digunakan sebagai salah satu komponen bahan baku obat-obatan. Secara tradisional rebusan daun sukun dilaporkan dapat mengobati penyakit kulit, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan penyakit asma, hepar, dan juga ginjal (Syah, 2006). Berdasarkan uraian di atas tentang senyawa yang terkandung dalam daun sukun, maka hendak diteliti potensi daun sukun dalam upaya pertolongan pertama khususnya luka iris. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen dengan 3 perlakuan yaitu tanpa pemberian perasan daun sukun, pemberian betadine dan pemberian perasan daun sukun. Banyaknya replika 9 ekor untuk satu perlakuan. Data kesembuhan berupa skor kesembuhan luka dari parameter kemerahan luka, infeksi luka dan pertautan kedua tepi luka, analisis data menggunakan anova dengan α = 0,05. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian perasaan daun sukun (Artocarpus artilis) terhadap penyembuhan luka iris pada mencit (Mus musculus) dan sebagai media edukasi pada masyarakat.  
Uji Efektifitas Salep Getah Pepaya Muda (Carica papaya L) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Mecit (Mus musculus) Dan Implementasinya Sebagai Bahan Media Edukasi Masyarakat Ramadani Darin; Anjisman Anjisman
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.777 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3928

Abstract

Abstrak: Luka pada kulit sering terjadi pada masyarakat dan bisa terjadi kapan dan dimanapun sehingga diperlukan pengobatan dengan kandungan zat aktif dan efektif yang dapat membantu penyembuhan luka. Selain dari pengobatan konvensional, pengobatan tradisional masih menjadi pilihan masyarakat salah satunya adalah getah pepaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui getah pepaya (Carica papaya L.) dapat mempercepat proses penyembuhan luka sayat. Penelitian ini bersifat prospektif eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap, bersifat komparatif. Sebanyak 24 mencit jantan dikelompokkan menjadi 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 6 mencit. Setiap mencit dibuat luka dengan panjang 1 cm dengan kedalaman 0.5 mm. Kelompok I sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, dan IV diberikan getah pepaya masing-masing dengan konsentrasi 100%, 75% dan 50%. Pengamatan dilakukan setiap hari pada waktu siang hari sampai luka sayat menutup secara sempurna. Analisis data menggunakan metode one way anova dengan α = 0,05 yang dilanjutkan dengan uji duncan. Data yang perlu diamati (1) ada tidaknya pembengkakan; (2) Pengukuran panjang luka sayat hingga sembuh; dan (3) waktu lama penyembuhan luka. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata lama penyembuhan luka pada kelompok I, II, III, dan IV secara berurutan sebagai berikut ± 14 hari, ± 12 hari, ± 10 hari, dan ± 8 hari. Kesimpulan penelitian ini adalah getah pepaya (Carica papaya L.) mempunyai efek untuk proses penyembuhan terhadap luka sayat pada kulit. Bentuk media edukasi masyarakat yang dibuat dari hasil penelitian adalah brosur tentang salep getah pepaya.
Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Terhadap Kemampuan Literasi Sains Lilis Nur Indah Sari; Lina Listiana
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.874 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3935

Abstract

Abstrak: Literasi sains merupakan kemampuan menggunakan pengetahuan, mengidentifikasi isu-isu, menjelaskan fenomena dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti dalam rangka memahami serta membuat keputusan berkenaan dengan alam. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi dan hasil belajar kognitif siswa, mengetahui keterlaksanaan pembelajaran biologi menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajar kognitif  siswa, dan mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap respon siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian menggunakan siswa kelas X IPA SMA Muhammadiyah 07 Surabaya, data yang terkumpul di analisis menggunakan gain score dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains meningkatkan sebesar 47% pada kelompok eksperimen , analisis data statistik uji-T data hasil belajar kognitif diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 (p<α) dengan ketuntasan belajar secara klasikal pada kelas eksperimen sebesar 79,1%. Keterlaksanaan guru mengelola pembelajaran menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah pada kategori baik, dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah pada kelompok eksperimen sebesar 83,2% menunjukkan respon yang positif.
Uji Pemberian Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos Caudatus) Terhadap Aktivitas Kecoa Amerika (Periplaneta americana) Rizqiyyati Afifah; Lina Listiana
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.068 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3929

Abstract

Abstract: The increasing population of American cockroaches (Periplaneta americana) which are Arthopoda vectors can transmit, move or become a source of transmission of disease on humans. Therefore, it is necessary to control the American cockroach population (Periplaneta americana) by giving vegetable insecticide from leaf extract of kenikir (Cosmos caudatus). Leaf extract of Kenikir (Cosmos caudatus) has active compounds such as essential oils, flavonoids, saponins, alkaloids, and tannins which can affect the activity of American cockroaches (Periplaneta Americana). This study aimed  to (1) determine the effect of leaf extract of kenikir (Cosmos caudatus) on the activity of American cockroaches (Periplaneta americana). The type of this research was an experimental study using the Posstest-Only Control Design, consisting of 5 treatments and each design was carried out 5 times. The population of this study was American cockroaches (Periplaneta americana) obtained by the researcher from American cockroach sellers (Periplaneta americana) in the Bratang area, Surabaya City, East Java. The independent variable was the various concentrations of leaf extract of kenikir (Cosmos caudatus). While, the dependent variable was the activity of American cockroaches (Periplaneta americana). Data were analyzed using One-Way ANOVA. Based on the results of the study, it was concluded that (1) there was an effect of various concentrations of leaf extract of kenikir (Cosmos caudatus) on the activity of American cockroaches (Periplaneta americana).  

Page 1 of 1 | Total Record : 7