cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal TABARO Agriculture Science
ISSN : 25806165     EISSN : 25978632     DOI : -
Artikel dapat berupa hasil-hasil penelitian mutakhir (paling lama 5 tahun yang lalu), ulasan (review) singkat, analisis kebijakan atau catatan penelitian singkat (research note) mengenai teknik percobaan, alat, pengamatan, dan hasil awal percobaan (preliminary result), yang mencakup salah satu disiplin ilmu dalam bidang teknologi budidaya pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan, sosial ekonomi pertanian, dan biologi tanaman
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: DESEMBER 2018" : 7 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI POLA TANAM JAGUNG MANIS-SAYURAN DI DESA KETULUNGAN KECAMATAN SUKAMAJU KABUPATEN LUWU UTARA Dewi Marwati Nuryanti; Rusida Rusida; Niken Nur Kasim; Nuraeni Nuraeni
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.491 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.130

Abstract

Penelitian ini di laksanakan di Desa Ketulungan Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara, pada Juli  2017 sampai dengan Februari  2018, bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usahatani pola tanam jagung manis-sayuran. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja berdasarkan jumlah petani yang paling banyak mengusahakan usahatani pola tanam jagung manis-sayuran yaitu sejumlah 244 petani. Responden dipilih secara acak sebesar 10% dari popolasi adalah 24 petani.  Data terdiri dari data primer yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden melalui wawancara dengan berpedoman pada daftar pertanyaan serta observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait yang berhubungan dengan penelitian ini. Penelitian mengunakan metode analisis biaya dan pendapatan dengan rumus Pi=TRi-TCi, kemudian dilanjutkan dengan analisis R/C untuk mengetahui kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukan.terdapat 4 macam pola tanam 1). Pola tanam jagung manis-kangkung-bayam sebanyak 83,33% dengan pendapatan sebesar Rp 6.982.867 dan nialai R/C Ratio 1,57; 2). Pola  tanam jagung manis-kacang panjang-timun sebanyak  8,33% dengan pendapatan sebesar Rp 9.868.386 dan nilai R/C Ratio 1,93; 3). Pola  tanam jagung manis-kacang panjang-paria sebanyak 4,17%  dengan pendapatan sebesar Rp 10.208.215 dan nilai R/C Ratio 1,96; 4). Pola tanam jagung manis-timun sejumlah 4.17% dengan pendapatan sebesar Rp 7.671.974 dan nilai R/C Ratio 1,86. Dari empat pola tanam tersebut yang memberi keuntungan yang paling baik adalah pola tanam jagung manis-kacang panjang-paria karena memiliki nilai R/C Ratio tertinggi yaitu sebesar 1,96. Ini berarti dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1,- akan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 1.98,-
KONFLIK LAHAN DAN ALTERNATIF SOLUSI PADA AREAL IUPHKm GAPOKTAN TANDUNG BILLA KOTA PALOPO Adib Munawar
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.703 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.135

Abstract

Konflik tenurial adalah berbagai bentuk perselisihan atau pertentangan klaim penguasaan, pengelolaan, penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan. Konflik juga dapat ditimbulkan oleh adanya pemberian izin pemanfaatan hutan kepada satu pihak dan terdapat pihak lain yang juga memiliki kepentingan berbeda terhadap kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik yang terjadi pada lahan yang sudah diberikan izin IUPHKm kepada Gapoktan Tandung Billa dan alternatif solusi yang ditawarkan. Penelitian dilakukan antara Agustus sampai November 2018 di Kelurahan Battang dan Battang Barat Kecamatan Wara Barat Kota Palopo. Data yang dikumpulkan adalah alur sejarah konflik, akar konflik, dinamika aktor dan modal sosial dengan analisis data menggunakan pendekatan kualitatif. Kesimpulan penelitian adalah terdapat kelompok masyarakat yang melakukan klaim terhadap lahan yang masuk dalam ijin usaha pemanfaatan hutan kemasyarakatan (IUPHKm) Gapoktan Tandung Billa sebagai lahan hak milik dan lahan adat yang telah dikelola secara turun temurun. Akar permasalahan dipicu oleh keinginan sebagian kelompok masyarakat tersebut untuk mendapatkan pengakuan sebagai kawasan hutan adat atau lahan hak milik untuk dapat dikelola sendiri. Solusi konflik yang disarankan adalah diadakan penyelesaian konflik dengan jalur mediasi dan bersama-sama tergabung dalam kelompok perhutanan sosial
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KACANG HIJAU (Vigna radiata L .) Hijria Hijria; Pertiwi Pertiwi Syarni
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.83 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.131

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau, serta mengetahui varietas terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian dilakukan di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan pada bulan Februari sampai April 2018. Penelitian menggunakan dua faktorial yang disusun dalam rancangan acak lengkap kelompok, terdiri atas tiga ulangan sebagai blok, faktor pertama yaitu pupuk organik  dengan tiga macam, yaitu tanpa pemberian pupuk organik PADAT (kompos), pupuk Takakura dan pupuk Bokashi. Faktor kedua adalah varietas yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu varietas Vima 1, varietas Vima 3 dan varietas Murai. Sehingga terdapat sembilan kombinasi perlakuan. Selanjutnya kombinasi perlakuan ditempatkan pada rancangan acak lengkap kelompok dengan tiga ulangan, sehingga terdapat 27 satuan percobaan berupa petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik Takakura memberikan hasil bobot kering 100 biji lebih baik dan varietas Murai memberikan pertumbuhan jumlah bintil akar lebih tinggi. Perlakuan pupuk organik dan macam varietas tidak terjadi interaksi.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI ECENG GONDOK DENGAN DUA JENIS AKTIFATOR Asrijal Asrijal; Ambo Upe; Rahmawati Rahmawati; Sulfiani Sulfiani; Aslidayanti Aslidayanti
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.455 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.136

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi kedelai terhadap pemberian bokashi eceng gondok dengan dua jenis aktifator.  Penelitian dilaksanakan di Desa Leweng Kecamatan Takkalalla Kabupaten Wajo.  Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri atas tiga (3) perlakuan yaitu Tanpa Bokashi (b0), Bokashi 2 tha-1 dengan Aktivator EM4 (b1), dan Bokashi 2 tha-1 dengan Aktivator Tadabur (b2).  Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga jumlah kombinasi perlakuan sebanyak 9 kombinasi (9 petakan perlakuan).  Hasil penelitian menunjukkah bahwa Rata-rata produksi kedelai per hektar aplikasi bokashi eceng gondok dengan aktifator EM4 sebanyak 0,80 ton perhektar, sedangkan aplikasi bokashi eceng gondok dengan aktifator Tadabur sebanyak 0,79 ton perhektar. Aplikasi bokashi eceng gondok dengan aktifator EM4 jauh lebih baik, dibandingkan dengan bokashi eceng gondok dengan aktifator Tadabur
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS DAN SENSITIFITAS USAHA BUDIDAYA BUAH NAGA (Hylocereus sp.) DI DESA LENYEK KECAMATAN LUWUK UTARA KABUPATEN BANGGAI SULAWESI TENGAH Wahyudi Hasan; Bakri Maula; Ramadhani Chaniago
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.715 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.132

Abstract

Pengembangan komoditas buah naga khususnya buah naga yang ada di Kabupaten Banggai umunya masih menggunakan teknik dan peralatan usahatani yang sederhana serta sistem pemasarannya masih terbatas, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan petani. Adapun tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui analisis kelayakan bisnis dan analisis sensitifitas usahatani buah naga di Desa Lenyek Kabupaten Banggai. Data yang bersifat kualitatif dianalisis untuk mengkaji aspek non finansial, yaitu aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, aspek hukum dan aspek lingkungan. Sedangkan analisis data secara kuantitatif dilakukan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha budidaya buah naga. Metode analisis kuantitatif yang digunakan adalah analisis kelayakan finansial berdasarkan kriteria kelayakan investasi, yaitu NPV, IRR, Net B/C dan PP. Selain itu, dilakukan pula analisis sensitivitas untuk melihat sampai berapa besar penurunan jumlah produksi buah naga, serta kenaikan salah satu komponen input yang masih dapat ditoleransi. Berdasarkan analisis kelayakan bisnis pada usaha budidaya buah naga di Desa Lenyek dengan (NPV) sebesar Rp. 213.879.418; (IRR) sebesar 30,6; Net (B/C) yaitu 1,86, dan PP yaitu 36,5 bulan, maka usaha ini layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Penurunan Produksi sebesar 40 % dan Peningakatan Biaya Produksi 30 % analisis sensifitasnya layak namun nilai IRR sangat kecil sedangkan Penurunan Harga Jual sebesar 60 % analisis senfitasnya tidak layak.
FITOREMEDIASI LAHAN YANG MENGALAMI CEKAMAN LOGAM BERAT NIKEL DENGAN MENGGUNAKAN TUMBUHAN ENDEMIK BELIMBING BAJO (Sarcotheca celebica Veldk) Naima Haruna; Tatik Wardiyati; Moch. Dawam Maghfoer; Eko Handayanto
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.95 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.133

Abstract

Areal bekas galian tambang Nikel di Sorowako dan sekitarnya termasuk lahan yang mengalami cekaman logam berat Nikel karena rata-rata masih mengandung Nikel lebih dari 5000 mg.kg-1. Keberadaan logam berat Ni dalam tanah tidak dapat hilang secara alami sehingga diperlukan upaya remediasi dan proses remediasi banyak dipilih karena dianggap ramah lingkungan adalah fitoremediasi. Salah satu jenis tumbuhan endemik yang berpotensi untuk proses fitoremediasi adalah belimbing bajo (Sarcotheca celebica Veldk.) karena tumbuhan liar ini toleran dan banyak tumbuh di sekitar lahan penambangan Nikel tanpa mengalami gangguan toksisitas. Kemampuan belimbing bajo untuk tumbuh normal pada lingkungan yang mengalami cekaman logam Nikel dapat disebabkan karena belimbing bajo mampu menyerap logam Nikel yang berlebihan dari lingkungannya dan mengakumulasi logam Nikel dalam organ tubuhnya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan tumbuhan belimbing bajo dalam menurunkan jumlah kandungan Nikel dalam tanah yang mengalami cekaman logam berat Nikel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif yaitu mendeskripsikan hasil observasi terhadap pertumbuhan dan analisis kandungan Nikel pada tanah maupun jaringan tumbuhan belimbing bajo. Hasil analisis tanah menunjukkan bahwa kandungan Ni total tanah yang mengalami cekaman logam Ni menurun sebesar 70, 84% setelah media ditanami belimbing bajo selama 25 MST dan diberi pupuk NPK, sedang hasil analisis jaringan daun menunjukkan adanya logam Nikel yang terakumulasi pada daun sebesar 143,77% pada umur 12 MST.  Disimpulkan bahwa belimbing bajo dapat menjadi salah satu tumbuhan endemik yang dapat dimanfaatkan untuk remediasi logam berat Nikel dari lahan yang mengalami cekaman karena dapat menurunkan kandungan logam berat Ni.
KARAKTERISTIK EDIBLE FILM KOMPOSIT DARI PATI SAGU, GELATIN DAN LILIN LEBAH (BEESWAX) Rahmi Azizah Mudaffar
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 2: DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.064 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v2i2.134

Abstract

Edible film merupakan pengemas lapis tipis yang dapat langsung dikonsumsi oleh manusia dan bersifat ramah lingkungan karena bahan bakunya berasal dari hasil-hasil pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat edible film komposit (gabungan hidrokoloid dan lipid) dari pati sagu dengan penambahan berbagai konsentrasi gelatin dan lilin lebah (beeswax) serta untuk mengetahui pengaruh konsentrasi beeswax terhadap karakteristik edible film komposit. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap I, membuat edible film dengan perlakuan penambahan konsentrasi gelatin (1%, 2% dan 3%).  Tahap II, edible film yang  memiliki laju transmisi uap air terkecil pada tahap I (konsentrasi gelatin terbaik) digunakan untuk menentukan pengaruh konsentrasi beeswax yang tepat pada edible film dengan konsentrasi 0,5%, 0,75% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pati sagu mempunyai kadar air 9,22%, suhu gelatinisasi 620C, kadar pati 84,56% dan kadar amilosa 7,2 %. Hasil penelitian pada edible film pati sagu diperoleh ketebalan tertinggi pada penambahan beeswax 1% (0,129 mm) sedangkan terendah pada penambahan beeswax 0,5% (0,098 mm). Kuat tarik tertinggi pada penambahan beeswax 1%  (1,180 N/mm2 ) sedangkan terendah pada penambahan beeswax 0,5% (0,591 N/mm2). Persen pemanjangan edible film tertinggi pada penambahan beeswax 0,5% (351,08%) sedangkan terendah penambahan beeswax 1% (227,38%). Laju transmisi uap air edible film tertinggi pada penambahan beeswax 0,5% (0,037 g/m2.jam) sedangkan terendah penambahan beeswax 1% (0,027 g/m2/jam).

Page 1 of 1 | Total Record : 7