cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Published by Universitas Tidar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
ANALISIS COST VOLUME PROFIT SEBAGAI DASAR PERENCANAAN LABA YANG DIHARAPKAN (STUDI PADA PERUSAHAAN KOPI DI KABUPATEN JEMBER) Ulfah Setia Iswara; susanti susanti
Riset Akuntansi Keuangan Vol 2, No 2 (2017): RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v2i3.501

Abstract

Suatu perusahaan membutuhkan perencanaan untuk membantu manajemen dalam penaksiran tingkat laba yang ingin diperoleh, dengan analisis Cost-Volume-Profit yang berfokus pada berbagai faktor yang mempengaruhi perubahan dalam komponen laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan analisis CVP sebagai dasar perencanaan laba yang diharapkan untuk tahun 2017. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasusPeneliti mengumpulkan informasi perusahaan kemudian melakukan analisis data. Analisis CVP dilakukan dengan analisis break event point (BEP), contribution margin, dan margin of safety. Hasil penelitian menunjukkan di tahun 2016 margin kontribusi sebesar Rp 144.070.100. Penjualan minimum sebesar Rp 140.695.100 dan titik impas Rp 84.375.000. Perusahaan menetapkan laba sebesar 22% dari tahun sebelumnya. Untuk mencapai laba yang diharapkan, penjualan ditargetkan sebesar Rp 256.071.100 pada tahun 2017. Manajemen dapat menerapkan analisis CVP untuk membantu dalam merencanakan laba di tahun mendatang.
DESENTRALISASI FISKAL DAN STABILITAS HARGA DI INDONESIA Sasana, Hadi
Riset Akuntansi Keuangan Vol 2, No 2 (2017): RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v2i3.496

Abstract

Desentralisasi fiskal dan pelaksanaan otonomi daerah meningkatkan kewenangan pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan mereka dan menjalankan fungsi alokasi dalam menetapkan prioritas pembangunan daerah. Desentralisasi fiskal dan pelaksanaan otonomi daerah diharapkan dapat meningkatkan persamaan perkembangan daerah, sesuai dengan motivasi pemerintah daerah untuk mengembangkan daerahnya berdasarkan potensi spesifiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi, dan inflasi di provinsi-provinsi di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, desentralisasi fiskal memiliki hubungan yang positif namun secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Kedua, kesempatan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
EVALUASI SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MATURITY LEVEL Chaidir Iswanaji; Nuwun priyono; siti arifah; sudati nur safiah
Riset Akuntansi Keuangan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Riset Akuntansi Keuangan
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v2i2.184

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh faktor internal daneksternal terhadap evaluasi sistem pengambilan keputusan pada UniversitasTidar Magelang dengan Menggunakan Model Maturity Level. Penelitian inidilakukan sejak bulan Maret hingga Agustus 2012 di lingkungan UniversitasTidar Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kausalitasdibantu dengan software 17.0. Penelitian mengambil 35 sampel civitasakademika Universitas Tidar Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwafaktor internal memiliki pengaruh signifikan terhadap sistem pengambilankeputusan dengan menggunakan model maturity level pada Universitas TidarMagelang. Sedangkan, faktor eksternal tidak memiliki pengaruh signifikanterhadap terhadap sistem pengambilan keputusan dengan menggunakan modelmaturity level pada Universitas Tidar Magelang.Kata Kunci: sistem pengambilan keputusan, model maturity level
FAKTOR-FAKTOR PENENTU PENGUATAN EKONOMI TERHADAP KEUNGGULAN DAYA SAING PRODUK BATIK DI KELURAHAN KRAMAT SELATAN DENGAN PENDEKATAN ONE VILLAGE ONE PRODUCT Chaidir Iswanaji
Riset Akuntansi Keuangan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Riset Akuntansi Keuangan
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v1i1.64

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara produk lokal standar global dengan produk kualitas khusus, hubungan antara otonomi dan kreativitas dengan kualitas produk khusus dan hubungan antara sumber daya manusia dengan kualitas produk khusus. Selain itu, itu adalah untuk mengetahui pengaruh produk global standar lokal, otonomi, dan kreativitas, sumber daya manusia dan juga pengaruh kualitas produk khusus terhadap kemampuan kompetitif dari produk batik di Kramat Kabupaten Selatan. Penelitian ini telah dilakukan sejak Februari upto Juli 2013. Ini milik survei penelitian dengan total populasi dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data inti. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan program yang Amos. The Structural Equation Model dengan statistik digunakan untuk menguji variabel baik faktor atau variabel yang dapat diamati. Penelitian ini mengambil 100 perajin batik sebagai sampel dari masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sumber daya manusia dengan kualitas produk khusus. Hal ini ditunjukkan oleh nilai p antara sumber daya manusia dan kualitas produk khusus seperti 0033 kurang dari 0,05. Tidak ada hubungan antara produk lokal, otonomi, dan kreativitas dengan produk kualitas khusus karena nilai p lebih tinggi dari 0,05 adalah 0.387 dan 0.065. Kemampuan kompetitif dari produk batik tidak influented oleh produk lokal, otonomi, kreativitas dan sumber daya manusia. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai probabilitas lebih tinggi dari 0,05, nilai probabilitas produk lokal 0868 otonomi dan kreativitas 0.838 dan sumber daya manusia 0848. Selain itu, kualitas produk khusus tidak mempengaruhi kemampuan kompetitif dari produk karena nilai probabilitas adalah 0.871. Produk batik dari Magelang tidak tepat dianalisis dengan OVOP karena membuktikan bahwa produk batik dari Magelang bukan milik produk kualitas khusus dari Kota Magelang. Pendekatan OVOP yang tepat digunakan untuk menganalisis kualitas produk khusus kabupaten.
ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK HOTEL KATEGORI KOS ( Studi Empiris Wajib Pajak Kota Semarang) Imam Aziz Ardhyanto; Hadi Sasana
Riset Akuntansi Keuangan Vol 2, No 2 (2017): RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v2i3.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wajib pajak yang mempengaruhi kepatuhan pajak untuk membayar pajak hotel, dimana kategori asrama dalam penelitian ini adalah pemilik kost di Semarang. Variabel independen yang digunakan untuk mempengaruhi kepatuhan wajib pajak antara lain: kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan, peradilan perpajakan, transparansi dan akuntabilitas, otoritas pajak pelayanan dan sanksi perpajakan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode cluster sampling, sedangkan sumber data adalah jenis data primer dengan kuesioner sebagai instrumen. Kuesioner diberikan kepada 102 responden menggunakan skala Likert 1 sampai 5. Analisis data data dilakukan dengan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 24 untuk Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kesadaran wajib pajak berpengaruh positif signifikan terhadap wajib pajak. kepatuhan, (2) Pengetahuan tentang wajib pajak perpajakan berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, (3) Keadilan perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, (4) Transparansi dan akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, (5) pajak pelayanan pihak berwenang tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dan (6) Sanksi pajak berpengaruh signifikan secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
UNDANG-UNDANG OTONOMI DAERAH DAN PEMBANGUNAN EKONOMI DAERAH Yulia Devi Ristanti; Eko Handoyo
Riset Akuntansi Keuangan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Riset Akuntansi Keuangan
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v2i2.220

Abstract

Otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan otonomi daerah selain berlandaskan pada acuan hukum, juga sebagai implementasi tuntutan globalisasi yang harus diberdayakan dengan cara memberikan daerah kewenangan yang lebih luas, lebih nyata dan bertanggung jawab, terutama dalam mengatur, memanfaatkan dan menggali sumber-sumber potensi yang ada di daerah masing-masing.Peraturan-peraturan yang di wewenangkan pada pemerintah daerah juga mengenai peraturan perekonomian. Perekonomian pemerintah daerah bisahasilkan melalui potensi daerah masingmasing. Otonomi daerah ini juga sudah diatur dalam undang-undang negara republik indonesia no 32 tahun 2004 dan no 23 tahun 2014.Kata kunci: Otonomi Daerah, undang-undang otonomi daerah, perekonomiandaerah
RISET AKUNTANSI BERBASIS PASAR MODAL DI INDONESIA : KAJIAN TERHADAP KEBERMANFAATAN AKUNTANSI DALAM EMERGING MARKET Utpala Rani
Riset Akuntansi Keuangan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Riset Akuntansi Keuangan
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v1i1.65

Abstract

This study aimed to explore theadvance of market-based accounting research in Indonesia during 1990-2012. Focusing on the usefulness of accounting information, this study revealed that those researches mainly held to examine the applicability of theories used in previous foreign researches. Some studies shown different results, which could be interpreted that not all theories could be applied to explain the same phenomenon, especially concerning the specific characteristic of environment. This notion should be the researchers’ attention in order to make a more comprehensive conclusion about the phenomenon.
KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM ERA OTONOMI DAERAH (Studi Kasus Pemerintah Daerah Kota Magelang) Muhamad Wahyudi; Eva wulandari
Riset Akuntansi Keuangan Vol 2, No 2 (2017): RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v2i3.498

Abstract

Akuntabilitas Pemerintah Daerah ditunjukkan melalui pengelolaan anggaran daerah secara ekonomis, efisien dan efektif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja dan kemampuan keuangan Pemerintah Kota Magelang dengan rasio keuangan dan analisisShare Growth. Data yang digunakan berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012 sampai dengan 2016. Menggunakan metode studi kasus dan pendekatan deskriptif. Metode analisis yang digunakan adalah metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah belum konsisten, dimana mengalami trend positif dan trend negatif. Kemandirian pemerintah dalam membiayai kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat masih kurang.
DETERMINAN PERSEPSI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS PENGGELAPAN PAJAK Dwianto Mukhtar Latif; Widya Ais Sahla
Riset Akuntansi Keuangan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v3i1.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara orientasi etis (ethical orientation) yang ditandai dengan idealisme dan relativisme dengan pengambilan keputusan etis dalam penggelapan pajak. Selain itu, penelitian ini juga ingin menguji faktor-faktor individual seperti gender dan tingkat religiusitas sebagai penentu pengambilan keputusan etis. Survey dilakukan dengan menggunakan kuisioner kepada mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat. Teknik analisis yang akan digunakan adalah dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa idealisme tidak terbukti berhubungan negatf dengan keputusan etis penggelapan pajak. Sedangkan relativisme yang juga merupakan unsur orientasi etis terbukti berhubungan positif dengan persepsi keputusan etis penggelapan pajak. Tingkat religiusitas terbukti berhubungan negatif dengan persepsi keputusan etis penggelapan pajak. Gender juga terbukti mempengaruhi persepsi keputusan etis penggelapan pajak dimana responden wanita terbukti 6.5% lebih tinggi menilai bahwa penggelapan pajak merupakan perilaku yang tidak etis dibandingkan dengan responden pria.
PENGANGGARAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PRODAMAS) KOTA KEDIRI novie astuti setianingsih
Riset Akuntansi Keuangan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v3i1.601

Abstract

Program Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat (PRODAMAS) adalah suatu program dari pemerintah Kota Kediri yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masyarakat ditingkat kelurahan yang berbasis di wilayah Rukun Tetangga (RT) sebagai upaya mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, dan sosial kemasyarakatan.            Dari penelitian diperoleh  nilai koefisien b1 adalah sebesar 0,247 dengan signifikan 0,157 (p<0,05), berarti Kelurahan berpengaruh positif terhadap rencana anggaran biaya Prodamas. Nilai koefisien b2 adalah sebesar 0,659 dengan signifikan 0,125 (p<0,05), berarti PPTK berpengaruh positif terhadap rencana anggaran biaya Prodamas. Nilai koefisien b3 adalah sebesar 0,548 dengan signifikan 0,183 (p<0,05), berarti Pendamping berpengaruh positif terhadap rencana anggaran biaya Prodamas. Nilai koefisien b4 adalah sebesar 0,409 dengan signifikan 0,052 (p<0,05), berarti warga RT/RW berpengaruh positif terhadap rencana anggaran biaya Prodamas.