cover
Contact Name
Arfan Amrin
Contact Email
Arfan Amrin
Phone
-
Journal Mail Official
jep@stiem.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391529     EISSN : 2580524X     DOI : https://doi.org/10.35906/jep
Jurnal Ekonomi Pembangunan dengan nomor ISSN 2339-1529 (cetak) dan 2580-524X (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari-Juni & Juli-Desember) oleh Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Palopo. Jurnal Ekonomi Pembangunan memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang Ekonomi Pembangunan (Perencanaan dan Analisis Pembangunan; dan Bisnis. Jurnal ini menerima penyerahan naskah dengan berbagai topik dan tidak terbatas pada perencanaan anggaran sektor publik; perencanaan pembangunan desa; analisis kebijakan publik dan regional; akuntansi; manajemen investasi; perbankan; manajemen keuangan; pajak daerah dan retribusi; serta bisnis dan hukum bisnis.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2022)" : 8 Documents clear
PENINGKATAN AKSES KEUANGAN MASYARAKAT MELALUI SISTEM KEUANGAN INKLUSIF DI INDONESIA Baginda parsaulian
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.1033

Abstract

ABSTRAKPerkembangan inklusi keuangan (financial inclusion) didasari dampak krisis kepada kelompok in the bottom of the pyramid yang umumnya tidak tersentuh layanan leuangan (unbanked). Inklusi keuangan (financial inclusion) menjadi kunci dari upaya pemerintah dalam membangun sektor keuangan yang kuat dan inklusif serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi layanan sektor perbankan melalui tingkat inklusi keuangan (financial inclusion). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literature review. Pada penelitian ini terlihat bahwa tingkat Inklusi keuangan (financial inclusion) di Indonesia mengalami perbaikan oleh karena pemberlakuan berbagai regulasi terkait dimana masyarakat pengguna yang memiliki akses layanan keuangan dengan usia di atas 15 tahun mengalami kenaikan dari 20% (2011) menjadi 36% (2014) dan terus meningkat menjadi 48,9% (2017). Apabila dibandingkan dengan negara lain, tingkat Inklusi keuangan (financial inclusion) tersebut adalah yang paling cepat pertumbuhannya bila dibandingkan dengan negara-negara berkembang lain se-kawasan Asia Pasifik. Untuk meningkatkan pemahaman terkait jasa-jasa keuangan dan perbankan harus dilakukan dengan edukasi jasa keuangan dan perbankant terutama edukasi bagi masyarakat yang berpendapatan rendah, kaum wanita serta penduduk di daerah tertinggal yang belum terjangkau dengan layanan keuangan dan perbankan serta dibarengi dengan upaya pemerintah dalam peningkatan infrastruktur fisik sehingga dapat menjangkau masyarakat di berbagi daerah di Indonesia. Kata Kunci : Stabilitas Keuangan, Financial InclusionABSTRACTThe development of financial inclusion is based on the impact of the crisis on groups in the bottom of the pyramid which are generally not touched by financial services (unbanked). Financial inclusion is the key to the government's efforts to build a strong and inclusive financial sector and to support sustainable development in Indonesia. The purpose of this study is to determine the distribution of banking sector services through the level of financial inclusion. The method used in this study is a literature review. In this study, it can be seen that the level of financial inclusion in Indonesia has improved due to the implementation of various related regulations where users who have access to financial services aged over 15 years have increased from 20% (2011) to 36% (2014). and continues to increase to 48.9% (2017). When compared to other countries, the level of financial inclusion is the fastest growing compared to other developing countries in the Asia Pacific region. To increase understanding related to financial and banking services, education in financial and banking services must be carried out, especially education for people with low incomes, women and residents in disadvantaged areas who have not been reached by financial and banking services, as well as government efforts to improve physical infrastructure. so that it can reach people in various regions in Indonesia.Kata Kunci : Financial Stability, Financial Inclusion
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK SEBELUM DAN SETELAH MENERAPKAN MOBILE BANKING PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI Rohmaniah Nova Nur Afifah; M Taufiq
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.1035

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi pada industri perbankan saat ini sangat pesat. Kesederhanaan teknologi yang digunakan diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kecepatan bertr ansaksi yang dikenal dengan istilah Mobile Banking. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan kinerja keuangan bank-bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum dan setelah mengaplikasikan mobile banking. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan menggunakan dua alat analisis yaitu metode Paired Sample T-Test dan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Kinerja keuangan bank dapat diukur dari berbagai indikator. Indikator yang digunakan oleh peneliti diataranya: Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Desposite Ratio (LDR) dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara variabel ROA dan ROE sebelum dan setelah penerapan mobile banking. Kemudian sebaliknya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara variabel LDR dan BOPO.Kata Kunci: Mobile Banking; ROA; ROE; LDR; BOPO ABSTRACTThe development of technology in the banking industry is currently very fast. The simplicity of the technology used is expected to provide convenience and speed of transactions, known as Mobile Banking. This study aims to compare the financial performance of banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) before and after the implementation of mobile banking. The method in this study is quantitative, using two analytical tools. Namely, the Paired Sample T-Test method and the Wilcoxon marked rank test. Bank financial performance can be measured from various indicators. The indicators used by researchers include Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Deposite Ratio (LDR) and BOPO. The results showed a significant difference between the ROA and ROE variables before and after the implementation of mobile banking. Then, on the contrary, there is no significant difference between the LDR and BOPO variables.Keywords: Mobile Banking; ROA; ROE; LDR; BOPO
ANALISIS PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENGANGGURAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN GRESIK Fauzaini Nanda Cahyani; Sri Muljaningsih
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.977

Abstract

ABSTRAKKemiskinan merupakan kondisi seseorang yang kurang mampu untuk bisa memenuhi kehidupanya sehari hari, kebutuhan hidup pada umumnya yang seharusnya didapatkan yakni pangan, sandang, tempat tinggal, kesehatan serta pendidikan. Faktor yang terjadi disebabkan sumber daya yang kurang, pendapatan yang rendah serta pengangguran yang tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui berapa banyak pengaruh jumlah penduduk, tingkat pengangguran serta tingkat pendidikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Gresik. Penelitian ini kuantitatif dengan memakai analisis regresi linier berganda dengan data rutut waktu (time series). Hasil penelitian menerangkan bahwasanya jumlah penduduk serta tingkat pendidikan secara bersamaan memiliki pengaruh negatif serta signifikan terhadap kemiskinan di kabupaten gresik, disisi lain tingkat pengangguran memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Gresik.  Kata Kunci: Kemiskinan, Jumlah Penduduk, Pengangguran, Pendidikan.  ABSTRACTPoverty is a condition in which a person cannot meet his basic needs. These necessities include food, clothing, shelter, health, and education. Factors that arise due to a lack of resources, a low income, and high unemployment. The purpose of this research is to determine how much of an impact the population, unemployment rate, and education level have on poverty in Gresik Regency. This study is quantitative, as it employs multiple linear regression analysis on time series data. According to the study's findings, the population and education level have a negative and significant effect on poverty in Gresik Regency, while the unemployment rate has a negative but not significant effect on poverty in Gresik Regency.Keywords: Poverty, Population, Unemployment, Education.
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI KAWASAN KERJASAMA UTARA-UTARA Deswita Adam; Fahrudin Zain Olilingo; Ivan Rahmat Santoso
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.1039

Abstract

ABSTRAKKemiskinan merupakan permasalahan yang menjadi kendala pada umumnya dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Pendidikan dan pengangguran diindikasi mempunyai peran sentral terhadap isu tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan di Kawasan Utara-utara. Metode regresi data panel periode 2011-2020 di 4 Kabupaten dengan menggunakan data sekunder berasal dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menemukan bahwa pendidikan dengan menggunakan indikator rata-rata lama sekolah dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh secara simultan terhadap kemiskinan. Secara parsial rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan yang mengindikasikan setiap kenaikan rata-rata lama sekolah dapat menurunkan angka kemiskinan. Selain itu tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan, yang berarti setiap kenaikan angka pengangguran dapat meningkatkan angka kemiskinan.Kata Kunci: kemiskinan; rata-rata lama sekolah; tingkat pengangguran terbuka ABSTRACTPoverty is a problem that becomes an obstacle in general in achieving community welfare. Education and unemployment are indicated to have a central role in this issue. The purpose of this study is to identify the effect of education and unemployment on poverty in the North-North Region. Panel data regression method for the period 2011-2020 in 4 districts using secondary data from the Central Statistics Agency. The results of the analysis found that education using the indicators of the average length of school and the open unemployment rate had a simultaneous effect on poverty. Partially, the average length of schooling has a significant negative effect on poverty which indicates that every increase in the average length of schooling can reduce the poverty rate. In addition, the open unemployment rate has a significant positive effect on poverty, which means that any increase in the unemployment rate can increase the poverty rate.Keywords: poverty; average length of schooling; open unemployment rate
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA MADIUN Dwi Rizky Asyafina; Sri Muljaningsih
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.990

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan ekonomi sangat penting yang tidak terpisahkan pada tercapainya pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, memerlukan analisa pada daerah yang membentuk sektor unggulan agar mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor yang memiliki keunggulan kompetitif dan komperatif, mengetahui struktur ekonomi, serta mengetahui dampak sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun tahun 2016-2019. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis LQ, DLQ, Shift Share serta Typologi Klassen. Secara perhitungan LQ dengan Shift Share mengatakan bahwa sektor yang mempunyai keunggulan komperatif serta kompetitif ialah pengadaan air, perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan, infromasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, administrasi pemerintahan, jasa pendidikan, jasa kesehatan serta jasa lainnya. Kemudian pada struktur ekonomi Kota Madiun di dominasi oleh sektor primer diwakili oleh sektor pertanian, pertambangan. Sektor sekunder yang diwakili oleh sektor industri, listrik air bersih, bangunan dan sektor tersier yang diwakili oleh sektor perdagangan, transportasi, keuangan dan jasa-jasa. Serta, dampak terbesar dalam pembentukan PDRB Kota Madiun pada tahun 2016-2019 dihasilkan oleh sektor perdagangan mencapai 25,93%. Selanjutnya sektor industri pengolahan sebesar 16,23%, diikuti oleh sektor informasi dan komunikasi sebesar 13,12% dan sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar 10,15%.Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, LQ, DLQ, Shift Share, Tipologi KlassenABSRACTEconomic growth is very important that is inseparable from achieving economic development. Therefore, it requires an analysis of the regions that make up the leading sector in order to support economic growth in Madiun City. This study aims to determine the sectors that have competitive and comparative advantages, determine the economic structure, and determine the impact of the leading sectors on economic growth in Madiun City in 2016-2019. The method used is a quantitative method with analysis of LQ, DLQ, Shift Share and Klassen Typology. By calculation, LQ with Shift Share says that sectors that have comparative and competitive advantages are water supply, wholesale and retail trade, transportation and warehousing, information and communication, financial and insurance services, real estate, government administration, education services, health services and services. other. Then the economic structure of Madiun City is dominated by the primary sector represented by the agricultural sector, mining. The secondary sector is represented by the industrial sector, clean water electricity, buildings and the tertiary sector is represented by the trade, transportation, finance and services sectors. And, the biggest impact in the formation of the GRDP of Madiun City in 2016-2019 was generated by the trade sector reaching 25.93%. Next up is the manufacturing sector at 16.23%, followed by the information and communication sector at 13.12% and the financial services and insurance sector at 10.15%.Keywords: Economic Growth, LQ, DLQ, Shift Share, Typologi Klassen
PENGARUH ELASTISITAS BUDIDAYA IKAN TERHADAP PEMBUDIDAYA IKAN BENDUNGAN DI DESA PONRE PONRE KABUPATEN BONE Muhammad Ikbal; Rahmatia Yunus; Anas Iswanto Anwar; Sudarmin Sudarmin
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.1043

Abstract

ABSTRAKPengaruh elastisitas budidaya ikan terhadap pembudidaya ikan bendungan di desa ponre ponre Kabupaten Bone. Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk menentukan aspek yang mempengaruhi tingkat permintaan serta penawaran pada pendapatan masyarakat di bendungan Ponre-Ponre, dengan menggunakan analisis elastisitas. Jenis penelitian adalah survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel yang digunakan adalah masyarakat yang menjalankan budidaya ikan bendungan  yang terdiri 18 petambak. Tekhnik sampling dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data yaitu melalui survei dan dokumentasi. Analisis elastisitas dan uji regresi linear sederhana berbasis SPSS digunakan untuk membantu dalam analisis dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh ppada permintaan dan penawaran yaitu tingkat harga, ketersediaan, tingkat pendapatan atau daya beli, selera konsumen, jumlah penduduk dan cuaca, kebijakan pemerintah, faktor alam Serta faktor-faktor pendapatan yaitu, cuaca, waktu panen, pemesanan, ketersediaan. Sedangkan analisis elastisitas dan uji regresi linear berganda pada budidaya ikan bendungan Ponre-Ponre menunjukkan tidak ada pengaruh elastisitas pada pendapatan masyarakat. Oleh karena itu diharapkan pemerintah diharapkan melakukan pembinaan tentang bagaimana budidaya ikan bendungan Ponre-Ponre agar dapat lebih meningkatkan produksi budidaya ikan bendungan.  Kata Kunci : Elastisitas, Budidaya Ikan Bendungan, Pendapatan MasyarakatABSTRACTThe effect of fish farming elasticity of dam fish farmers in ponre ponre village, Bone regency. This study was conducted to find out the aspects that influence the level of demand and supply on community income in the Ponre-Ponre dam by using elasticity analysis. This type of research is a survey with a quantitative approach. The population and sample used were people who run dam fish farms consisting of 18 farmers. The sampling technique in this study is saturated sampling technique. The method of data collection is through surveys and documentation. Elasticity analysis and simple linear regression test based on SPSS were used to assist in analysis and decision making. The results show that the factors that influence supply and demand are price level, availability, income level or purchasing power, consumer tastes, population and weather, government policy, natural factors and income factors, namely, weather, harvest time, booking, availability. While the analysis of elasticity and multiple linear regression test on Ponre-Ponre dam fish farming showed no effect of elasticity on people's income. Therefore, it is hoped that the government can provide guidance on how to cultivate fish from the Ponre-Ponre dam in order to further increase the production of dam fish.Keywords: Elasticity, Dam Fish Cultivation, Community Income
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO KEUANGAN SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 Amalia Permata Nur; Choiroel Woestho
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.1003

Abstract

ABSTRAKPenurunan laba tidak sebanding dengan naiknya beban usaha yang harus dikeluarkan untuk menyelesaikan proyek yang dikerjakan oleh PT, Waskita Karya Tbk, PT. Adhi Karya, Tbk. PT. Pembangunan Perumahan, Tbk, dan PT. Wijaya Karya, Tbk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan 4 (empat) perusahaan BUMN sektor konstruksi yang terdaftar di BEI sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian merupakan studi komparatif sebagai desain penelitian dengan data kuantitatif yang digunakan adalah data time series tahun 2019 – 2020. Dengan populasi dan sampel yang dipilih adalah laporan keuangan 4 (empat) perusahaan konstruksi BUMN periode tahun 2019 – 2020. Data akan dianalisis menggunakan rasio keuangan. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak buruk terhadap kinerja keuangan perusahaan BUMN sektor konstruksi. Terjadi penurunan tingkat penjualan sehingga memengaruhi profit perusahaan serta utang perusahaan meningkat dan beban yang harus tetap ditanggung perusahaan selama berlangsungnya kegiatan operasional perusahaan. Perusahaan yang mampu mempertahankan eksistensinya yaitu WIKA dengan peningkatan kinerja yang relative baik dibanding 3 (tiga) perusahaan lain dengan nilai ROI sebesar 3,31%. Perusahaan yang mengalami keterpurukan selama pandemi Covid-19 terjadi pada WSKT yang mengalami kerugian yang cukup besar dibanding 3 (tiga) perusahaan lain dengan nilai ROI sebesar -8,9%.Kata Kunci: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Aktivitas, Rasio ProfitabilitasABSTRACTThe decrease in profit is not proportional to the increase in operating expenses that must be incurred to complete the project undertaken by PT, Waskita Karya Tbk, PT. Adhi Karya, Tbk. PT. Housing Development, Tbk, and PT. Wijaya Karya, Tbk. This study aims to determine the differences in the financial performance of 4 (four) state-owned construction companies listed on the IDX before and during the Covid-19 pandemic. This research is a comparative study as a research design with quantitative data used is time series data for 2019 - 2020. With the population and sample selected are the financial statements of 4 (four) BUMN construction companies for the period 2019 - 2020. The data will be analyzed using financial ratios. Based on the results of data analysis conducted, it was concluded that the Covid-19 pandemic had a negative impact on the financial performance of state-owned companies in the construction sector. There was a decrease in the level of sales so that it affected the company's profit and the company's debt increased and the burden that the company had to bear during the company's operational activities. The company that is able to maintain its existence is WIKA with a relatively good increase in performance compared to 3 (three) other companies with an ROI of 3.31%. The company that experienced a downturn during the Covid-19 pandemic occurred at WSKT which experienced a fairly large loss compared to 3 (three) other companies with an ROI of -8.9%. Keywords: Liquidity Ratio, Solvency Ratio, Activity Ratio, Profitability Ratio 
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN DI PAYAKUMBUH Ainiyah Siregar; Nur Ari Sufiawan; Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v8i1.1005

Abstract

ABSTRAKProgram Keluarga Harapan atau lebih dikenal dengan PKH merupakan salah satu jenis bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejhteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas PKH dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Kota Payakumbuh. Subjek penelitian ini adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh yang terdiri dari 98 responden. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif, kemudian hasil penelitian di jelaskan menggunakan analisis deskriptif. Efektivitas didasarkan pada standar acuan  Libang Depdagri melalui aspek input, proses, dan output. Secara keseluruhan analisis efektivitas Program Keluarga Harapan dalam menanggulangi Kemiskinan di Kota Payakumbuh dinyatakan cukup efektif, dengan hasil rata-rata perhitungan keseluruhan variabel sebesar 63,67%. Berarti dana bantuan PKH yang diberikan sudah cukup membantu meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarga penerima manfaat, terutama dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.Kata kunci: Efektivitas, PKH, KemiskinanABSTRACTThe Family Hope Program or better known as PKH is a type of conditional social assistance provided to poor families that has components of health, education, and social welfare. This study aims to determine the effectiveness of PKH in an effort to reduce poverty in Payakumbuh. The subjects of this study were Beneficiary Families (KPM) in five sub-districts in Payakumbuh City which consisted of 98 respondents. The method used is a qualitative approach, then the research results are explained using descriptive analysis. Effectiveness is based on the reference standard for Research and Development of the Ministry of Home Affairs through aspects of input, process, and output. Overall, the analysis of the effectiveness of the Family Hope Program in tackling Poverty in Payakumbuh City is stated to be quite effective, with an average calculation of the overall variables of 63.67%. This means that the PKH assistance funds provided are sufficient to help improve the economic welfare of the beneficiary families, especially in accessing education, health and social welfare services.Keywords: Effectiveness, PKH, Poverty

Page 1 of 1 | Total Record : 8