cover
Contact Name
Arfan Amrin
Contact Email
Arfan Amrin
Phone
-
Journal Mail Official
jep@stiem.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391529     EISSN : 2580524X     DOI : https://doi.org/10.35906/jep
Jurnal Ekonomi Pembangunan dengan nomor ISSN 2339-1529 (cetak) dan 2580-524X (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari-Juni & Juli-Desember) oleh Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Palopo. Jurnal Ekonomi Pembangunan memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang Ekonomi Pembangunan (Perencanaan dan Analisis Pembangunan; dan Bisnis. Jurnal ini menerima penyerahan naskah dengan berbagai topik dan tidak terbatas pada perencanaan anggaran sektor publik; perencanaan pembangunan desa; analisis kebijakan publik dan regional; akuntansi; manajemen investasi; perbankan; manajemen keuangan; pajak daerah dan retribusi; serta bisnis dan hukum bisnis.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 20 Documents clear
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK MISKIN, PENGELUARAN PEMERINTAH BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP IPM DI KOTA PAYAKUMBUH Nadhifa Ar Rahmah; Lukman Lukman; Resi Pratiwi; Nur Ari Sufiawan
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1492

Abstract

ABSTRAKIndeks Pembangunan Manusia menjelaskan tentang bagaimana penduduk dapat mengakses hasil dari pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Indeks Pembangunan Manusia memiliki tiga komponen dasar yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan dan standar hidup layak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari variabel-variabel jumlah penduduk miskin, pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan terhadap Indek Pembangunan Manusia di Kota Payakumbuh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder menurut runtun waktu (time series) periode 2012-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk miskin berpengaruh positif dan tidak signifikan, variabel pengeluaran pemerintah bidang pendidikan bepengaruh negatif dan tidak signifikan dan variabel pengeluaran pemerintah bidang kesehatan berpengaruh positif dan tidak signifikan.Kata Kunci: Jumlah Penduduk Miskin; Pengeluaran Pemerintah; IPMABSTRACTThe Human Development Index explains how people can access the results of development in obtaining income, health, education, and so on. The Human Development Index has three basic components, namely longevity and healthy living, knowledge and a decent standard of living. This study aims to see the effect of the variables on the number of poor people, government spending on education and government spending on health on the Human Development Index in Payakumbuh City. The analytical method used in this study is multiple linear regression analysis. The data used is secondary data according to the time series for the 2012-2021 period. The results showed that the variable number of poor people had a positive and insignificant effect, the variable government expenditure on education had a negative and insignificant effect and the variable government expenditure on health had a positive and insignificant effect.Keywords: Number of Poor Population; Government Spending; HDI
PENGELOLAAN SUMBER DAYA BERORIENTASI GREEN ECONOMY (ANALISIS BIBLIOMETRIK) Romi Kurniadi; Wahyu Nia Puspita; Puspita Sari; Melandia Agustin
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1467

Abstract

ABSTRAKDampak eksploitasi sumber daya terhadap lingkungan menjadi perhatian penting dalam kegiatan ekonomi. Penggunaan secara efesien sangat dimungkinkan dengan kehadiran teknologi terbaru sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan ekonomi. Tujuan kajian ini berusaha untuk melihat bagaimana pengelolaan sumber daya yang berorientasi green economy dibahas pada kajian sebelumnya. Kajian ini merupakan analisis literatur menggunakan pendekatan bibliometric. Data dikoleksi dari data base Google scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish. Kajian dianalisis secara bibliometric dengan melihat analisis performa dan analisis jejaring kata kunci menggunakan aplikaasi VOS Viewer. Hasil analisis menunjukkan green Economy menjadi topik yang banyak dibahas. Namun yang menjadi perhatian adalah kajian dengan perbaikan ekosistem, modal berupa sumber daya, dan pariwisata. Topik ini menjadi topik yang sedikit dibahas dan memiliki hubungan jaringan yang terbilang jauh dengan green economy. Ini menjadi peluang kajian yang dapat dilakukan pada masa mendatang.Kata Kunci: Green Economy, Sumber Daya Alam, Biblometrik, VOS ViewerABSTRACTThe impact of natural resource exploitation on the environment is an important concern in economic activities. The use of resources efficiently is possible with the latest technology in order to preserve the environment while supporting the sustainability of economic activities. The purpose of this study is to explore how green economy-oriented resource management is discussed in previous studies. This study is a literature analysis using a bibliometric approach. Data were collected from the Google scholar data base using the Publish or Perish application. The study was analyzed bibliometrically by examining performance analysis and keyword network analysis using the VOS Viewer application. The results of the analysis show that green economy is a topic that is extensively discussed. However, the concerns are studies with ecosystem improvement, capital in the form of resources, and tourism. Green economy is a topic that is rarely discussed and has a distant relationship from other keywords. This is an opportunity for studies that can be carried out in the future.Keywords: Green Economy, Natural Resource, Bibliometric, VOS Viewer
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMERINTAH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN KUDUS Farros Althof Swandriano; Muhammad Arif
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1401

Abstract

ABSTRAKProgram Keluarga Harapan atau sering disebut dengan PKH atau Keluarga Penerima Manfaat merupakan salah satu bantuan pusat yang diberikan kepada masyarakat dengan kriteria ekonomi rendah (KM) selain Program Dana Desa untuk menciptakan kemandirian desa dan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bidang pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah Analisis pengaruh Tahun 2018 hingga 2021, Program Keluarga Harapan (PKH), Dana Desa (DD), dan Program Indonesia Pintar (PIP) akan memerangi kemiskinan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kudus. Kementerian Desa, Badan Pusat Statistik, dan sumber lain menyediakan data deret waktu yang digunakan, Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan. Random Effect Model (REM) merupakan model dalam analisis ini dan menggunakan metode analisis data panel. Berdasarkan analisis regresi REM, variabel Dana Desa (DD) dan Program Indonesia Pintar (PIP) berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di beberapa kecamatan kabupaten Kudus antara tahun 2018 dan 2021, sedangkan variabel Program Keluarga Harapan (PKH) tidak berdampak signifikan terhadap kemiskinan di sejumlah kecamatan kabupaten Kudus antara tahun 2018 hingga 2021.Kata Kunci: Dana Desa, Program Keluarga Harapan, Program Indonesia Pintar, KemiskinanABSTRACTThe Family Hope Program or often referred to as PKH or Beneficiary Families is one of the central assistance provided to people with low economic criteria (KM) in addition to the Village Fund Program to create village independence and the Smart Indonesia Program (PIP) in the education sector. The purpose of this study is to analyze the influence of 2018 to 2021, the Family Hope Program (PKH), Village Fund (DD), and the Smart Indonesia Program (PIP) will fight poverty in a number of sub-districts in Kudus Regency. The Ministry of Villages, the Central Bureau of Statistics, and other sources provide the time series data used, the Office of Social Affairs, and the Office of Education. Random Effect Model (REM) is the model in this analysis and uses panel data analysis method. Based on the REM regression analysis, the Village Fund (DD) and Smart Indonesia Program (PIP) variables had a significant effect on poverty in several sub-districts of Kudus district between 2018 and 2021, while the Family Hope Program (PKH) variable did not have a significant impact on poverty in a number of district sub-districts Kudus between 2018 and 2021.Kata Kunci: Village Fund, Family Hope Program, Indonesia Smart Program, Poverty
FLYPAPER EFFECT PADA PENDAPATAN DAERAH TERHADAP BELANJA DAERAH DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2017-2021 Hanna Rachmani Allya; Farida Rahmawati
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1493

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menganalisis terjadinya fenomena Flypaper Effect terkait dengan belanja daerah yang terdapat di provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh dari dana alokasi umum, pendapatan asli daerah, serta juga dana alokasi khusus pada belanja daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur tahun 2017-2021. Metode yang ada pada riset yakni menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik Analisa data yang sesuai untuk dipergunakan pada riset ini adalah menggunakan analisis regresi data panel. Berdasarkan pada hasil penelitian yang mempergunakan regresi data panel memperlihatkan bahwasanya di provinsi Jawa Timur tahun 2017-2021 tidaklah terjadi Flypaper Effect terhadap belanja daerah. Dari hasil riset ini menunjukan bahwasanya dana alokasi umum serta pendapatan asli daerah berpengaruh secara signifikan pada belanja daerah. Sedangkan dana alokasi khusus berpengaruhnya negatif pada belanja daerah.Kata Kunci:         PAD, DAU, DAK, Flypaper Effect.  ABSTRACTThis study analyzes the occurrence of the Flypaper Effect phenomenon related to regional spending in the province of East Java. This study aims to determine the effect of general allocation funds, regional original income, as well as special allocation funds on regional spending in East Java Province in 2017-2021. The existing method in research is to use quantitative descriptive analysis. The appropriate data analysis technique to be used in this research is to use panel data regression analysis. Based on the results of research using panel data regression, it shows that in the province of East Java in 2017-2021 there was no Flypaper Effect on regional spending. The results of this research show that the general allocation fund and local revenue have a significant effect on regional spending. Meanwhile, special allocation funds have a negative effect on regional spending.Keywords: PAD, DAU, DAK, Flypaper Effect.
ANALISIS TINGKAT PENGANGGURAN DENGAN MENGGUNAKAN DATA PANEL PADA KABUPATEN / KOTA DI PROVINSI BANTEN Adi Wibowo Noor Fikri; Tanti Novianti; Choiroel Woestho
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1344

Abstract

ABSTRAKTingginya angka pengangguran dapat menjadi salah satu indikator dalam mengukur tingkat keberhasilan pertumbuhan ekonomi. Hal yang bisa mempengaruhi tingkat pengangguran pada suatu wilayah diantaranya tingkat upah dan nilai produk domestik regional bruto (PDRB). Penelitian ini mengkaji bagaimana dampak tingkat upah dan PDRB terhadap tingkat pengangguran dengan menggunakan data panel. Data yang dihimpun merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) berupa tingkat pengangguran, tingkat upah dan PDRB antara tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 pada 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Dengan menggunakan model pembobotan cross section weight, diketahui terdapat pengaruh signifikan secara serentak antara tingkat upah, PDRB terhadap tingkat pengangguran. Sementara dengan menggunakan model yang sama untuk pengujian parsial terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara tingkat upah terhadap tingkat pengangguran dan PDRB terhadap tingkat pengangguran.Kata Kunci: Tingkat Pengangguran, Tingkat Upah, PDRB, Data PanelABSTRACTThe high unemployment rate can be an indicator in measuring the success rate of economic growth. Things that can affect the unemployment rate in a region include the level of wages and the value of gross domestic regional product (GDRP). This study examines how the impact of the wage rate and GDRP on the unemployment rate by using panel data. The data collected is secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) in the form of unemployment rates, wage rates and GDRP between 2017 and 2021 in 8 Regencies/Cities in Banten Province. By using the cross section weighting model, it is known that there is a significant effect simultaneously between the wage rate, GDRP on the unemployment rate. Meanwhile, by using the same model for partial testing, there is a partial significant effect between the wage rate on the unemployment rate and GDRP on the unemployment rate.Keywords: Unemployment Rate, Wage Rate, GDRP, Panel Data
DAMPAK PEMBIAYAAN BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH TERHADAP NILAI TUKAR PETANI DI SUMATERA BARAT PASCA COVID-19 Fadlan Ashabul Hamid; Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah; Nur Ari Sufiawan; Putri Ayu
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1470

Abstract

ABSTRAKPembiayaan Bank Konvensional dan Syariah di Indonesia merupakan salah satu penunjang pelaksanaan pembangunan dalam rangka peningkatan mutu hidup. Pembiayaan Sektor pertanian dilakukan pasca pandemic Covid-19 oleh Bank Konvensional dan Syariah di Sumatera Barat tentu jadi perhatian. Adanya pembiayaan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani. Kesejahteraan petani di dalam studi ini diproxykan dengan Nilai Tukar Petani atau NTP yang merupakan rasio antara indeks harga yang diterima petani dengan harga yang dibayar petani. Namun demikian, tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh apakah ada pengaruh signifikan dan positif terhadap pembiayaan sektor pertanian yang dilakukan oeh Bank Konvensional dan Bank Syariah di Sumatera Barat setlah Pandemi. Jenis studi ini adalah studi yang dilakukan untuk menguji bagaimana pengaruh antara variabel satu dengan variabel. Jenis data yang digunakan adalah sekunder dalam bentuk bulanan. Adapun untuk analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan data bulanan dari Januari 2021 sampai Juli 2022. Hasil dari Penelitian ini adalah Pembiayaan Bank Konvensional terhadap NTP Sumatera Barat pasca Covid-19 tidak signifikan namun pertumbuhan positif terhadap pertumbuhan petani. Sedangkan pembiayaan Bank Syariah terhadap NTP signifikan berslope negative terhadap NTP di Sumatera Barat Pasca Pandemi Covid-19.Kata Kunci: Nilai Tukar Petani, Pembiayaan, Regresi.ABSTRAKConventional and Shariah Bank Financing in Indonesia in one of the support for the implementation of development in order to improve the quality of life. Financing the agricultural sector carried out after the Covid-19 pandemic by Conventional and Islamic Banks in West Sumatra is certainly a concern. The existence of this financing is expected to improve the welfare of farmers. The welfare of farmers in this study is proxied by the farmer exchange Rate of NTP which is the ratio between the price index received by farmer and the price paid bg farmers. However, the purpose of this study is to examine whather thare is a significant and positive influence on the financing of the agricultural sector carried out by conventional Bank and Islamic Bank is West Sumatra after the pandemic. This type of study is a study conducted to test how the influence between on variable and another. The type of data used is secondary in monthly form. As for data analysis using multiple regression analysis with monthly data from January 2021 to july 2022. The results of this study are Conventional Bank Financing on the West Sumatra NTP after Covid-19 is not significant but positive growth on farmer growth. Meanwhile, Islamic Bank financing of NTP is significant with a negative slope towaeds NTP in west Sumatra after the Covid-19 Pandemic.Keywords: Farmer Exchange Rate, Financing, Regression.
DAMPAK SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH Anggrismono Anggrismono; Lia Ayu Ma’rifatul Aviva
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1437

Abstract

ABSTRAKSektor pariwisata di Jawa Tengah merupakan sektor yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Provinsi Jawa Tengah memiliki hotel dan restoran sebagai sarana untuk menunjang pariwisata dan dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan data time series tahun 2015 - 2020 yang dipadukan dengan data cross section dari 29 kabupaten dan 6 kota di Provinsi Jawa Tengah. Model data panel Terdapat pengujian yaitu uji pemilihan model, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kontribusi atau pengaruh jumlah wisatawan, belanja daerah, jumlah hotel, dan jumlah restoran terhadap pendapatan asli daerah. Jumlah wisatawan, belanja daerah, dan jumlah hotel memberikan kontribusi positif signifikan, namun jumlah restoran memberikan kontribusi negatif signifikan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah.Kata kunci: Pariwisata, Jumlah Hotel dan Restoran, Pendapatan Asli DaerahABSTRACTThe tourism sector in Central Java is a sector that has the potential to be developed as a source of regional income. Central Java Province has hotels and restaurants as a means to support tourism and can contribute to local revenue in Central Java. This study aims to analyze the effect of the tourism sector on Regency / City Original Revenue in Central Java Province. The data used in this study are quantitative and secondary data. This study uses a panel data regression method with time series data from 2015-2020 combined with cross section data from 29 districts and 6 cities in Central Java Province. Panel data model There are tests, namely model selection test, classical assumption test, and hypothesis testing. The results of this study indicate that there is a contribution or influence of the number of tourists, regional spending, the number of hotels, and the number of restaurants on local revenue. The number of tourists, regional expenditures, and the number of hotels made a significant positive contribution, but the number of restaurants made a significant negative contribution to the Regional Original Revenue of the Regency and City in Central Java Province.     Keywords: Tourism, Number of Hotels and Restaurants, , Regional Original Income
ANALISIS SEKTOR BASIS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH WILAYAH TAPAL KUDA JAWA TIMUR Salwa Aurellia Winjaya; M Taufiq
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1498

Abstract

ABSTRAKWilayah Tapal Kuda masih sering kali dianggap sebagai wilayah tertinggal diantara wilayah lainnya di Jawa Timur dengan dibuktikan rendahnya perolehan PAD kabupaten/kota diwilayah tersebut. Secara sepintas sektor basis kabupaten/kota wilayah Tapal Kuda adalah Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sesuai dengan letak geografis wilayah Tapal Kuda. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran sektor basis dan sektor non basis masing – masing kabupaten/kota wilayah Tapal Kuda dengan analisis LQ dan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh sektor basis dan sektor non basis terhadap PAD wilayah Tapal Kuda. Selanjutnya, kajian ini memiliki temuan bahwa masing – masing kabupaten/kota wilayah Tapal Kuda mengalami perbedaan sebaran dan terjadi pergesaran sektor basis dan sektor non basis disetiap tahunnya. Selain itu, sektor basis dan sektor non basis diketahui berpengaruh signifikan terhadap PAD diwilayah Tapal Kuda baik secara simultan maupun parsial.Kata Kunci: PAD, Pertumbuhan Ekonomi, PDRB, Sektor Basis, Sektor Non Basis.ABSTRACTThe Horseshoe region is still often regarded as an underdeveloped region among other regions in East Java, as evidenced by the low PAD of regencies/municipalities in the region. At first glance, the basic sectors of the regencies/municipalities of the Horseshoe region are the Agriculture, Forestry, and Fisheries Sectors in accordance with the geographical location of the Horseshoe region. Therefore, this study was conducted to determine the distribution of basic sectors and non-basic sectors in each regency/city in the Horseshoe region using LQ analysis and regression analysis to determine the influence of basic sectors and non-basic sectors on PAD in the Horseshoe region. Furthermore, this study found that each district/city in the Horseshoe region experienced differences in distribution and shifts in the basic and non-basic sectors in each year. In addition, the basic sector and non-basic sector are known to have a significant effect on PAD in the Horseshoe region both simultaneously and partially.Keywords: PAD, Economic Growth, GRDP, Base Sector, Non-Base Sector.
PENGARUH DIGITALISASI DAN VARIABEL-VARIABEL EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI ASIA Khubbi Abdillah
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1368

Abstract

ABSTRAK Digitalisasi merupakan topik yang menarik untuk diteliti dalam mendorong kemajuan teknologi dan merangsang peningkatan pertumbuhan ekonomi. Kegiatan ekonomi saat ini tidak terlepas dari penggunaan teknologi informasi komunikasi melalui jaringan telekomunikasi dan penggunaan internet dengan melakukan transaksi e-commerce and online business. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi dan variabel ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan regresi GMM Tahun 2005 sampai 2021 dengan bantuan perangkat lunak STATA di 48 negara Asia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel penggunaan internet tiap individu yang tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pengguna internet pada jaringan kabel rumah yang memiliki dampak yang lebih tinggi dibandingkan pengguna internet pada telepon seluler. Selanjutnya, pembentukan modal tetap bruto memberikan kontribusi paling besar diantara variabel lainnya. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya meningkatan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di bidang telekomunikasi agar masyarakat mendapatkan kemudahan akses internet, mencetak tenaga kerja yang terampil bidang teknologi melalui pendidikan formal maupun informal.Kata Kunci: Digitalisasi, Variabel-variabel Ekonomi, Pertumbuhan EkonomiABSTRACT Digitalization is an interesting topic to be researched in encouraging technological progress and stimulating increased economic growth. Current economic activities cannot be separated from the use of information and communication technology through telecommunications networks and the use of the internet by conducting e-commerce and online business transactions. This study aims to analyze the effect of digitalization and economic variables on economic growth. This study uses GMM regression from 2005 to 2021 with the help of STATA software in 48 Asian countries. The results showed that only the individual internet usage variable had no significant effect on economic growth. Fixed broadband subscriptions which have a higher impact than mobile cellular subscriptions. Furthermore, gross fixed capital formation provides the largest contribution among other variables. Therefore, the government should increase the budget for infrastructure development in the telecommunications sector so that people have easy internet access, and produce skilled workers in the field of technology through formal and informal education.Keywords: Digitalization, Economic Variables, Economic Growth
KONSEKUENSI VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP NON-PERFORMING LOANS PADA BANK PENGKREDITAN RAKYAT DI INDONESIA Meisitha Ulva Hamdi; Bintang Rizky AMS; Weriantoni Weriantoni; Putri Ayu
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1482

Abstract

ABSTRAK Pemberian kredit merupakan tulang punggung kegiatan perbankan. Oleh karena itu, pendapatan bank yang paling besar ialah bunga atas kredit yang diterima oleh nasabah, sebagian besar dialokasikan untuk kredit. Namun, seiring meningkatkannya pertumbuhan kredit, dapat juga menyebabkan banyaknya kredit macet atau non-performing loans (NPL), dimana nasabah tidak mampu membayar kewajibannya pada periode atau jangka waktu yang telah disepekati. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan Bank Pengkreditan Rakyat memiliki tingkat NPL 4% < NPL < 8% dari tahun 2010 hingga 2021.  Berdasarkan Bank Indonesia, tingkat NPL yang dianggap sehat adalah di bawah 5% dari total kredit yang diberikan. Dalam penelitian ini akan diketahui apakah variabel makroekonomi (pengangguran, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi) berkolerasi dengan tingkat NPL pada Bank Pengkreditan Rakyat, total observasi 384 dengan mengambil sampel 32 provinsi di Indonesia, menggunakan time series dari tahun 2010 hingga 2021.  Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan data panel, dengan teknik analisa Random Effect Model (REM), pengujian ini menggunakan program Stata versi 14.0. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel makroekonomi  memiliki pengaruh secara signifikan terhadap NPL pada Bank Pengkreditan Rakyat. Artinya bahwa adanya peningkatan variabel makro ekonomi akan memberikan pengaruh pada peningkatan NPL pada Bank Pengkreditan Rakyat.Kata Kunci: Inflasi, NPL, Pengangguran, Pertumbuhan EkonomiABSTRACTGranting credit is banking operational system support. Therefore, the biggest bank income from interest on loans received by debtors, most of it’s allocated for credit. Along with increasing credit growth, it can also cause increasing non-performing loans (NPL), in which debtors’re unable to pay their loan in the agreed time frame. Based on data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), since 2010 - 2021 years Rural Banks has 4% < NPL < 8% level. Based on Bank Indonesia, the level of NPL that considered healthy is below 5% of total loans. This research aims to determine whether macroeconomic variables (unemployment, inflation, and economic growth) correlate with the level of NPL at Rural Banks. The research method’s used in this research is a quantitative method, using panel data by stata program version 14.0. Total of 384 observations by taking  sample of 32 provinces in Indonesia using time series period ranging from 2010 - 2021, with the Random Effect Model (REM) analysis technique. The results of this research indicate that macroeconomic variables have a significant effect on NPLs at Rural Banks. This means that an increase in macroeconomic variables will impact on increasing NPLs at Rural Banks.                                                                                                                      Key Words: Economic Growth, Inflation,  NPL, Unemployment

Page 1 of 2 | Total Record : 20