Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO TERTULAR HIV/AIDS DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA PEKERJA PERUSAHAAN DI TANJUNG JABUNG BARAT PROVINSI JAMBI Puspita Sari; Solihin Sayuti; Pahrur Razi
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v5i1.342

Abstract

Background: HIV or Human Immunodeficiency Virus is a type of virus that attacks the immune system and slowly weakens a person's ability to fight other diseases by destroying important cells that function to control and support the human immune system, Tanjung Jabung Barat Regency has many companies and company workers have a high workload as a result, workers have a risk of contracting HIV / AIDS and STIs, 39 cases of HIV / AIDS cases and 32 STI cases. Method: This type of research is quantitative with a cross sectional study design. Sample 102 people. Sampling by incidental sampling. Data analysis was univariate, bivariate with Chi square and multivariate with logistic regression. Results: The results showed that there was a relationship between marital status, knowledge, perceptions of vulnerability, perceived seriousness, perceived barriers, perceptions of self-efficacy and sexual behavior at risk of contracting HIV / AIDS and STIs. The factor that has a strong influence on risky sexual behavior is the perception of inhibition with the Odds Ratio (OR = 2.416. 95% CI 1.195–4.882). Conclusion: The need for health promotion of workers regarding HIV / AIDS and STIs through various media to increase knowledge of workers and companies are expected to support the provision of communication, information and education (IEC) to company workers, through facilitating and providing access to company workers to obtain information. about HIV / AIDS and STIs such as holding outreach on HIV / AIDS and STIs, posting information posters about HIV / AIDS and STIs and etc.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas PAAL X Kota Jambi Puspita Sari; Solihin Sayuti; Andri Andri
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Vol. 6 - No. 1 - Maret 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i1.16514

Abstract

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan terhadap pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah Cross Sectional. Pada penelitian ini yang menjadi sampel adalah Ibu yang mempunyai bayi umur 9-12 bulan, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 orang. Hasil penelitian menunjukan dari 79 responden, 48 (60,8%) responden memiliki status imunisasi dasar tidak lengkap, 53 (67,1%) responden memiliki pengetahuan kurang baik, 49 (62,0%) responden memiliki dukungan keluarga kurang baik, 48 (60,8%) responden memiliki peran petugas kurang baik. Hasil analisis diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan nilai p value 0,009 (p < 0,05), dukungan keluarga dengan nilai p value 0,007 (p < 0,05) dan peran petugas dengan nilai p value 0,001 (p < 0,05) terhadap pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi. Diharapkan kepada puskesmas meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat sehingga masyarakat memahami akan pentingnya imunisasi dasar lengkap pada bayi selain itu agar petugas kesehatan memberikan informasi dan manfaat tentang pemberian imunisasi pada ibu yang memiliki bayi.
PENDEKATAN EMOTIONAL DEMONSTRATION DALAM UPAYA PENINGKATAN PRAKTEK PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SUKU ANAK DALAM DI DESA PELAKAR JAYA M. Ridwan; La Ode Reskiaddin; Vinna Rahayu Ningsih; Puspita Sari
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4992.374 KB) | DOI: 10.22437/jssm.v2i1.11160

Abstract

Health problems related to clean and healthy living habits are one of the problems that still occur in tribal communities. Based on the results of the initial survey, behavioral aspects, especially the hygiene of individual ethnic children in Pelakar Jaya village, are still lacking, especially the cleanliness of clothes and bodies. In addition, the housing environment is not clean and healthy because there are still lots of garbage scattered about. Efforts can be made to overcome this problem through education with an emotional demonstration approach regarding PHBS. This education aims to increase knowledge and practices related to personal and environmental hygiene. This community service was carried out in Pelakar Jaya Village, Pelepat District, Merangin Regency by 4 lecturers and 5 students. The results of the activity showed that there was an effect of emotional demonstration on increasing community knowledge and skills regarding Clean and Healthy Living Behaviors, especially indicators of washing hands with soap. The need for continuous socialization and monitoring by health center personnel regarding clean and healthy living habits.
Penggunaan Video Animasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Santri Tentang Pencegahan Penyakit Skabies Di Asrama Pondok Pesantren Darul Ikhwan Kabupaten Batang Hari: Penggunaan Video Animasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Santri Tentang Pencegahan Penyakit Skabies Di Asrama Pondok Pesantren Darul Ikhwan Kabupaten Batang Hari Ary Irfan; Solihin Sayuti; Puspita Sari
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v2i1.106

Abstract

ABSTRACT Introduction: According to the Indonesian Ministry of Health, the prevalence of scabies in Indonesia is 5.60-12.95% and scabies ranks third of the 12 most common skin diseases in Indonesia. Scabies disease generally attacks individuals who live in groups such as Islamic boarding schools. The use of animated videos is one of the promotive efforts to increase students' knowledge in preventing scabies disease. The purpose of the study was to determine the effect of using animated video media in increasing students' knowledge about scabies prevention at the Darul Ikhwan Islamic boarding school, Danau Embat Village, Batanghari Jambi Regency. with a sample of 30 respondents. How to collect data by using a questionnaire that is filled directly by the respondent. The design of this study used a quasi-experimental design with One Group Pretest Posttest. The data obtained were then processed using the paired t-test. The results showed an increase in the average knowledge of students by 14.67%. Based on the paired t test, the p-value is 0.002 <0.05. The conclusion of this study is that the use of animated videos has a significant effect on increasing students' knowledge about scabies prevention at the Darul Ikhwan Islamic Boarding School, Batangahri Regency. This media can be used as an alternative media to educate students about the prevention of scabies. ABSTRAK Pendahuluan: Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia prevalensi Scabies di Indonesia sebesar 5,60- 12,95 % dan Scabies menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Penyakit Scabies pada umumnya menyerang individu yang hidup berkelompok seperti pondok pesantren. Penggunaan Video Animasi menjadi salah satu upaya promotif untuk meningkatan pengetahuan santri dalam melakukan pencegahan penyakit Scabies. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi dalam peningkatan pengetahuan santri tentang pencegahan skabies di pondok pesantren Darul Ikhwan Desa Danau Embat Kabupaten Batanghari Jambi. dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Cara Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang diisi secara langsung oleh responden. Desain penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan One Group Pretest Postest. Data yang  didapat  kemudian diolah menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukan adanya kenaikan rata rata pengetahuan santri sebesar 14,67%. Berdasarkan uji paired t test diperoleh p-value 0,002 <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunan Video Animasi berpengaruh secara bermakna untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang pencegahan Scabies di Pondok Pesantren Darul Ikhwan Kabupaten Batangahri. Media ini dapat dijadikan sebagai media alternative untuk mengedukasi santri mengenai pencegahan Scabies.
Kearifan Lokal Suku Anak Dalam (SAD) di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Ridwan; Puspita Sari
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v7i2.523

Abstract

Suku anak dalam (SAD) mengungsi kehutan di masa pandemik virus covid-19. Fenomena ini terjadi pada saat pemerintah memberlakukan social distancing. SAD di desa pelakar jaya mengungsi kehutan/kebun untuk menghindari penularan virus Covid-19. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang perilaku SAD masuk ke hutan dan kehidupan di masa pandemik virus Covid-19. Bahan dan metode, Jenis penelitian ini Kualitatif dengan desain Studi kasus. Jumlah informan sebanyak 10 orang, sample diambil dengan teknik Purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan dengan Content Analysis. SAD ketika awal pendemic Covid-19, pergi kehutan atau kebun untuk menghindari penyakit, saat ini mereka tinggal di pondok sederhana atau sudung. SAD meninggalkan pemukiman di dasari oleh kebiasaan melangun yaitu meninggalkan rumah untuk menghindar dari suatu bahaya atau kesedihan. Kesimpulan kearifan lokal melangun mendasari perilaku mengasingan dengan pergi kehutan atau kebun disaat pandemic covid-19, untuk menghindar dari penyakit sesuai dengan pesan nenek moyang warga SAD
Determinants of Santri Behavior in the Formation of Healthy Santri in Islamic Boarding Schools in Batanghari Regency Puspita Sari; Guspianto .; La Ode Reskiaddin; Solihin Sayuti
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v5i1.1392

Abstract

Islamic boarding schools are known as the oldest Islamic educational institutions in Indonesia. The Iarge number of Islamic boarding schooIs in Batanghari Regency, as well as the large number of students in each pesantren make this institution a major contribution to deveIopment. The roIe of the poskestren is a form of community-based health efforts (UKBM) in the boarding schooI environment, with the principle of, by and for the boarding school residents. This study aims to determine the behavioral determinants of students in the formation of heaIthy students in Islamic boarding schooIs in Batanghari Regency. This study is a quantitative study with a cross-sectional design. This study invoIved 98 respondents who were seIected by the Proportional Random Sampling technique to be interviewed. Data anaIysis was univariate, bivariate with Chi square and muItivariate with logistic regression. The results showed that 46.9% of respondents had poor student behavior in impIementing poskestren. There is a reIationship between perceived barriers (p-vaue: 0.011) perceptions of self-efficacy (p-value: 0.047), the infIuence of teachers/ustadz (p-vaIue: 0.007), the infIuence of heaIth workers (p-vaIue: 0.020) and the behavior of students. Perceived benefits (p-vaIue: 0.210) did not have a significant reIationship with the behavior of students. The factor that had a strong infIuence on the behavior of students was the influence of teachers/ustadz with an Odds Ratio (OR= 0.323. 95% CI 0.143–0.822). There is a need fr management training and the formation of HeaIthy Santri.
Edukasi Konseling Kesesuaian Pemakaian Kontrasepsi Pada TIM Penggerak PKK Kabupaten Muaro Jambi Lia Nurdini; Asparian; Puspita Sari; Sri Astuti Siregar
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v4i1.22999

Abstract

Increased Unmed Need Contraception is a problem that is of concern because it will increase unwanted pregnancies which will have an impact on the health of mothers and children. Muaro Jambi Regency is the Regency with the highest unmet need for contraception in Jambi Province at 14.54% and the trend in the use of contraception is very dominating, namely pills and injections at 85.8%, which if leftunchecked will have an impact on increasing the unmed need for contraception which is even higher. This community service activity has the aim of increasing the knowledge and counseling skills of the PKK Mobilization Team in Muaro Jambi Regency in providingappropriate information regarding the suitability of contraceptive use to guide the community to make the rightdecisions in rational contraceptive use. Thereare several methods used during providing education, namely lectures,discussions and counseling assistance. This service was carried out at the Muaro Jambi Regency Village Empowerment Office with a target number of 30 PKK mobilizing teams. The results of this community service activity show that there is a significant difference in the knowledge of PKK cadres in the suitability of using contraceptives compared to before participating in mentoring (test score from 78.3 to 86.3). The application of education and counseling on the suitability of contraceptive use needs to be carried out on an ongoing basis as aneffort to improve family planning services by using rational contraceptive use.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendampingan Keikutsertaan KB Pada Pasangan Usia Subur Di Desa Bukit Suban Kabupaten Sarolangun Asparian; Lia Nurdini; Sri Astuti Siregar; Puspita Sari
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v4i1.23009

Abstract

Suku Anak Dalam (SAD) is an indigenous community that lives in seclusion in the lowland forest with a seminomadic lifestyle and utilizes natural products to survive. In a society that adheres to patriarchal views, women tend to be powerless in making decisions, one of which is the decision to participate in family planning. Lack of knowledge, education, and the low economic level of SAD women makes it necessary to empower SAD women.The family planning program is one of the programs promoted by the government to increase the empowerment of women of childbearing age in the SAD community. Empowering women through family planning assistance should be a top priority in empowering this community to reduce population growth. The purpose of this intervention is to increase the knowledge, attitudes and skills of women of childbearing age with SAD to understand and choose appropriate and appropriate contraceptive methods. The method used in this service is a Focus Group Discussion (FGD) on women of childbearing age partners with SAD. The results of the analysis using the T test obtained a p-value of 0.000 which means that after assistance with family planning program socialization interventions, demonstrations and counseling on the selection of contraceptives there was an increase in knowledge, attitudes, and practices among women of childbearing age couples participating in family planning.Keywords: Indigenous community, contraception, empowerment.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KESADARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI PERILAKU MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA SUKU ANAK DALAM DI SEKOLAH HALOM PUTRI TIJAH Puspita Sari; Seli Pitriyanti; Asparian; M. Ridwan; Sri Astuti Siregar
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i1.1859

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi seberapa penting peran guru dalam meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat disekolah suku anak dalam. Dengan pembiasaan yang dilakukan di sekolah, guru berharap agar anak didik dapat menjaga hidup bersih dan sehat dengan mandiri dimanapun mereka berada. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya derajat kesehatan di Indonesia adalah penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang belum baik, termasuk di lingkungan sekolah. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah sekumpulan perilaku yang di praktekkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang di lakukan bertujuan menjadikan seseorang mampu menolong diri sendiri untuk menjadi sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat melalui perilaku mencuci tangan pada siswa suku anak dalam di sekolah halom putri tijah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah mengetahui (1) gambaran karekteristik informan (2) untuk mengetahui peran guru sebagai fasilitator, pembimbing, penyedia lingkungan, model(contoh), agen perkembangan kognitif, dan manajer dalam meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat melalui perilaku mencuci tangan pakai sabun pada siswa suku anak. Penelitian ini dimaksudkan agar peran guru dapat memotivasi siswa untuk hidup sehat, agar secara mandiri terhindar dari penyakit.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Melalui Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa dalam Penerapan Protokol Kesehatan di SMPN 19 Kota Jambi Solihin Sayuti; Almuhaimin Almuhaimin; Sofiyetti Sofiyetti; Puspita Sari
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 2 (2022): Vol. 6 - No. 2 - September 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i2.20624

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya. Covid19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut corona virus 2 (servere acute respiratory syndrome corona virus 2 atau SARS-coV-2).Virus Covid-19 merupakan salah satu jenis virus corona yang menular ke manusia dan menyerang sistem pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi kesehatan melalui media video terhadap tingkat pengetahuan siswa dalam penerapan protokol kesehatan di SMPN 19 Kota Jambi. Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi-Experiment dengan pendekatan The Non-Randomized Without Control Group Pretest And Posttest Design. Sampel penelitian ini berjumlah 72 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Hasil penelitian dari 72 responden di peroleh nilai rerata sebelum dilakukan edukasi kesehatan penerapan protokol kesehatan (pre-test) adalah 6,40 dengan nilai minimal 6,40 dan nilai maksimal 8, sedangkan nilai rerata setelah dilakukan edukasi kesehatan (pos-test) adalah 7 dengan nilai minimal dan nilai maksimal 10. Hal ini menunjukan peningkatan dari nilai pre-test dengan nilai rerata perbandingan antara pre-test post-test adalah 2,28. Terrdapat juga 53 (74%) responden yang meningkat pengetahuannya, 11 (15%) responden yang tetap pengetahuannya dan 8 (11%) responden yang menurun pengetahuannya. Hasil uji analisis bivariat dengan Wilcoxon T-Test pada responden Pre-tes dan Post-Tes hasil pengujian data menunjukkan nilai p = 0,000 <0,05, maka dapat disimpulkan secara statistic terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi video. Bagi sekolah diharapkan ditengah pandemi COVID-19 siswa dapat mematuhi protokol kesehatan dan dapat memberikan penambahan media video dalam proses pembelajaran agar kedepannya pembelajaran lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan.
Co-Authors . Asparian, . Adelina Fitri Adila Solida Almuhaimin Almuhaimin Alpari Nopindra Alyasha Shaghira Alyasha Shaghira Amalina Cahya Aditya Andree Aulia Rahmat Andree Aulia Rahmat Andri Andri Andy Amimr Anisa Anisa Annisa Aruna El Tivani Arnild Augina Arnild Augina Mekarisce Ary Irfan Ary Irfan Ashar Nuzulul Putra Budi Aswin Budi Aswin Sanrus Chendy Yugu Tanca David Kusmawan Dina Lucia Nadapdap Dini As-sa'diah Fadillah Fadillah Nurtafiana Fahrul Rusdianto Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fefi Tri Yuzela Filma Kumala Sari Fuji Arinda Fitri Gesin Junilza Guspianto Guspianto Guspianto Guspianto Hendra Dhermawan Sitanggang Herwansyah, Herwansyah Hubaybah Hubaybah Hubaybah, Hubaybah Ismi Nurwaqiah Ibnu Ismi Nurwaqiah Ibnu Isti Fardilah Jonathan Disyon Manurung Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Katherin Salsabilah La Ode Rekiaddin La Ode Reskiaddin La Ode Reskiaddin Lestari Indah Lia Nurdini Lucky Enggrani Fitri M . Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Taufik Akbar M.Rifqi Azhary Melandia Agustin Mhd Fathul Rozi Monica Evi Fania Girsang Muhammad Agung Perdana Muhammad Nafis Ariqi Muhammad Raihan Octario Varid Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Azhari Muhammad Rifqi Azhary Muhammad Rizky Muhammad Syukri Nadela Annisa Natasya Zalta Amany Nuralifah Maulidya Istiqomah Oka Lesmana Oka Lesmana S. Puti Zunina Putri Elinna Putri Fara Diba Putri, Fitria Eka Rahma Safitri Rani Rizqi Dwi Larasati Razi, Pahrur Rd. Halim Rheyna Leony Rifqi Azhari Rika Safitri Rini Sumita Romi Kurniadi Rumita Ena Sari Sarah Soldia Oktavia Selfy Safitri Seli Pitriyanti Serly Ananda Saputri Serly Ananda Saputri Serly Marisa Pataysia Sihotang Shafa Kimiko Sherly Karlina Shirin Ebadi Rinaldi Silvia Mawarti Perdana Silvia Mawarti Perdana Sofiyetti Sofiyetti Solihin Sayuti Solihin Sayuti Solihin Sayuti Sri Astuti Siregar Syahirah Salawah Syahmardi Yacob Try Syeftiani tsaabitah zakhirah Usi Lanita Usi Lanita Vebby Markorolina Vika Aprianoza Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih Wahyu Nia Puspita Wilda Andriani Safitri Zavira Nadwa