cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MAJALAH ILMIAH GLOBE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2019)" : 11 Documents clear
ANALISIS KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN NDVI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT WORLDVIEW 2 DI KOTA YOGYAKARTA Noviyanti, Ika Kristina; Roychansyah, Muhammad Sani
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3946.496 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.950

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di kota berimplikasi pada pengelolaan ruang perkotaan yaitu penyediaan ruang terbuka hijau (RTH). Peraturan Mentri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan RTH di Kawasan Perkotaan, mengindikasikan perlunya ketersediaan RTH baik secara kuantitas maupun kualitas di wilayah urban. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa terdapat penurunan kuantitas RTH di beberapa kota termasuk diantaranya Kota Yogyakarta. Pengukuran ketersediaan RTH dengan memanfaatkan teknologi fotogrametri dan penginderaan jauh, selama ini menggunakan berbagai macam metode dan citra satelit dengan resolusi spasial yang beragam. Pada penelitian ini digunakan citra resolusi tinggi yaitu citra WorldView-2 yang belum pernah dipakai dalam penelitian sejenis. Analisis dengan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) sesuai rekomendasi beberapa penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan RTH di Kota Yogyakarta sebagai salah satu variabel kota sehat. Hasil identifikasi RTH pada WorldView-2 tahun 2015 dengan analisis NDVI mampu memberikan deteksi area vegetasi secara lengkap, cepat dan akurat. Berdasarkan hasil analisis NDVI dapat dilihat bahwa RTH berada pada kelas dengan kerapatan vegetasi sedang dan tinggi yaitu sejumlah 3,57 km2 atau 10,98% dari seluruh luas area. Kecamatan dengan luasan RTH terbesar berada di Umbulharjo dan luasan RTH terkecil ada di Pakualaman. Ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Yogyakarta belum memenuhi ketentuan luasan ruang terbuka hijau untuk setiap penduduk yaitu baru seluas 8,64 m2/jiwa.
PENAMBANGAN POLA RUANG WAKTU PADA PETA PRAKIRAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN (WPP) 712, 713, DAN 573 Farda, Nur Mohammad; Jatisworo, Dinarika
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2459.655 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.956

Abstract

Peta PDPI (Prakiran Daerah Penangkapan Ikan) Nasional sejak tahun 2000-an telah diproduksi secara kontinyu oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) setiap dua hingga tiga hari sekali sehingga merupakan sebuah basis data spasial yang besar. Teknologi penambangan data berkembang tidak hanya pada penambangan data yang bersifat spasial namun juga pada data spasial dan temporal. Basis data spasial besar dari kumpulan peta PDPI multitemporal sangat potensial, namun sampai saat ini belum dimanfaatkan secara optimal untuk melihat pola prakiraan penangkapan ikan pada periode waktu tertentu (mingguan, bulanan, dan tahunan). Agregasi data tersebut dalam kurun waktu tertentu, misalnya dalam bentuk kalender tetap, bisa dimanfaatkan nelayan dalam merencanakan penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola hot spot dengan intensitas yang tinggi dari kumpulan titik-titik prakiran daerah penangkapan ikan (PDPI) dalam kurun waktu tahun 2012 hingga 2017. Metode yang digunakan meliputi space time cube untuk menghasilkan basis data multitemporal, Getis-Ord Gi* statistic (Hot Spot Analysis) untuk menghasilkan hot dan cold spot trends, dan selanjutnya trends tersebut dievaluasi menggunakan Mann-Kendall trend test. Hasil akhir dari penelitan ini adalah berupa peta potensi prakiraan daerah penangkapan ikan tahunan di perairan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 712, 713, dan 573.
DINAMIKA SPASIAL DAN TEMPORAL KERENTANAN SOSIAL TERHADAP DAMPAK BENCANA GEMPA BUMI STUDI KASUS: DUSUN JOGO Nurmaya, Acintya; Setiawan, Muhammad Anggri; Purwanto, Taufik Hery
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.727 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.915

Abstract

Peningkatan kepadatan penduduk dan permukiman berbanding lurus terhadap kerentanan sosial. Penelitian ini mengintegrasikan teknologi geoinformasi dalam penilaian kerentanan sosial secara spasial dan temporal dengan skala detail. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat kerentanan sosial secara spasial setiap unit rumah pada pagi, siang, sore, dan malam hari. Metode pengolahan data dengan teknik sensus untuk mendapatkan informasi anggota penghuni rumah. Interpretasi citra Quickbird dilakukan untuk menganalisis kenampakan tapak bangunan. Bobot dari tiap parameter kerentanan sosial menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Dinamika spasial dan temporal kerentanan sosial terhadap gempa bumi di Dusun Joho didukung dengan hasil analisis data berupa nilai kerentanan tertinggi terdapat pada parameter penduduk lansia sebesar 41% dan parameter kerentanan sosial terendah adalah kepadatan penduduk sebesar 7%. Di antara 354 total bangunan, 126 rumah terklasifikasikan dalam tingkat kerentanan sosial rendah (36%) pada pagi dan siang hari. Kerentanan sosial sedang (39%) pada sore dan malam hari sebanyak 138 bangunan dan kerentanan sosial tinggi (51%) pada sore dan malam hari sebanyak 179 rumah.
KELIMPAHAN DAN SEBARAN SPASIAL-TEMPORAL FITOPLANKTON DI ESTUARI SUNGAI SIAK KAITANNYA DENGAN PARAMETER OSEANOGRAFI amri, khairul; Ma?mun, Asep; Priatna, Asep; Suman, Ali; Prianto, Eko; Muchlizar, Muchlizar
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.062 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.976

Abstract

Kelimpahan fitoplankton menunjukkan tingkat produktivitas perairan. Dalam upaya pemanfaatan sumberdaya hayati estuari Sungai Siak, diperlukan kajian kondisi komunitas dan kelimpahan fitoplankton serta hubungannya dengan kondisi oseanografi yang menggambarkan produktivitas perairannya. Untuk itu, telah dilakukan penelitian mengenai hubungan antara kelimpahan dan sebaran spasial-temporal fitoplankton dengan parameter oseanografi di estuari Sungai Siak. Penelitian ini dilakukan secara in-situ di 16 titik sampling pada April, Mei, Juni, Agustus, September, Oktober dan November 2015. Hasil penelitian menemukan 54 genera dari 3 kelas yaitu Chyanophyceae, Dinophyceae dan Bacilliriophycaea. Kelas Bacilliriophycaea merupakan yang dominan (85%) dengan jenis yang terbanyak dan selalu ditemukan di setiap stasiun adalah Chaetoceros dan Rhizosolenia. Kelimpahan fitoplankton tergolong sedang, dengan kelimpahan tertinggi pada Juni dan Oktober serta terendah April. Indeks keanekaragaman (H?) dan indeks keseragaman (E) tergolong tinggi masing-masing 4,39-5,46 dan 0,83-0,94, sementara indeks dominansi (D) termasuk kategori rendah (0,03-0,16). Indeks komunitas ini menunjukkan fitoplankton di perairan ini keanekaragaman dan kestabilan komunitasnya sedang dan tidak ada spesies yang mendominasi. Uji korelasi menunjukkan terdapat keterkaitan yang erat antara kelimpahan dengan Oksigen (0,667); salinitas (0,663), kecerahan (0,628); pH (0,472); arus (0,283); dan suhu (0,046). Komponen utama oseanografi perairan ini  mempengaruhi secara signifikan (75%) dengan selang kepercayaan 95%. Meskipun tingkat kecerahan perairan dan kandungan Oksigen  terlarut tergolong rendah, namun parameter oseanografi lainnya seperti suhu, salinitas dan pH masih berada pada kisaran yang masih dapat mendukung kehidupan fitoplankton di estuari Sungai Siak.
PENILAIAN KERENTANAN BANGUNAN TERHADAP TSUNAMI MENGGUNAKAN MODEL PTVA-4 DI KAWASAN WISATA BATUHIU, KABUPATEN PANGANDARAN Nisaa', Ratri Ma'rifatun; Sartohadi, Junun; Mardiatno, Djati
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.81 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.905

Abstract

Model PTVA-4 perlu dikaji lebih lanjut untuk wilayah pesisir di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah menilai kerentanan bangunan terhadap tsunami menggunanan PTVA-4. Namun, diperlukan penyesuaian parameter dan atribut PTVA-4 sesuai dengan kondisi bangunan di kawasan wisata Batuhiu. Model genangan tsunami dibuat dengan menggunakan formula Hawke?s Bay. Interpretasi foto udara dan survei lapangan dilakukan untuk mendapatkan infromasi karakteristik bangunan. Model PTVA-4 diterapkan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil yang didapatkan adalah mayoritas bangunan di pesisir Batuhiu terklasifikasikan kerentanan tinggi (51 bangunan) dan kerentanan sedang (41 bangunan) dari total 180 bangunan. Sebanyak 88 bangunan terklasifikasikan kerentanan rendah karena berlokasi jauh dari pantai dan juga dihalangi oleh sebuah bukit kecil. Parameter yang memerlukan penyesuaian adalah material bangunan dan kedalaman fondasi. 
Front Cover Globe Vol. 21 No. 2 Jurnal, Pengelola
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.154 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.1094

Abstract

Preface Globe Vol. 21 No. 2 Jurnal, Pengelola
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.298 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.1099

Abstract

RESPONS PANTAI TERHADAP GELOMBANG PASANG AKIBAT SIKLON DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Malawani, Mukhamad Ngainul; Marfai, Muh Aris; Hadmoko, Danang Sri; Putra, Mega Dharma; Setyawan, Nicky; Prakosa, Sigit Hadi; Mardiyanto, Mardiyanto; Widagdo, Brianardi; Yoga, Aldhila Gusta H.; Sasongko, Mohamad Haviz Damar; Handayani, Tiara
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.09 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons wilayah pesisir akibat kenaikan muka air laut atau gelombang pasang. Gelombang pasang dapat diakibatkan oleh berbagai faktor. Analisis pada penelitian ini hanya mencakup gelombang pasang yang diakibatkan oleh fenomena siklon. Secara alami wilayah pesisir dapat memiliki perbedaan dalam merespons kejadian gelombang pasang. Perbedaan respons tersebut dapat dipengaruhi oleh kondisi fisik pesisir seperti tipe pesisir, lebar gisik, dan kemiringan gisik. Lokasi sampel dalam penelitian ini ada di sembilan pantai di DIY. Pantai tersebut antara lain adalah Pantai Pasir Medit (bermangrove), Pantai Glagah (berlaguna), Pantai Trisik, Pantai Baru, Pantai Goa Cemara, Pantai Depok (lurus-landai), Pantai Baron (berteluk), Pantai Somandeng (bertebing), dan Pantai Pulang Syawal (ber-platform). Observasi dilakukan secara terstruktur mencakup pengukuran tinggi dan jangkauan genangan, pendataan kerusakan fasilitas (termasuk jenis kerusakan dan estimasi kehilangan dalam nilai rupiah). Observasi ini dilakukan hari ke-1 dan ke-2 setelah kejadian siklon tanggal 19 Juli 2018. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai jenis tipe pesisir yang ada di DIY memiliki respons yang berbeda-beda. Dengan membuat matriks dapat diketahui bahwa setiap tipe pesisir mempunyai dampak dan kerawanan yang berbeda-beda dari kejadian gelombang pasang. Matriks ini diharapkan dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya guna menilai respons wilayah pesisir terhadap gelombang pasang dan dapat digunakan untuk kegiatan mitigasi bencana di wilayah pesisir.
Back Cover Globe Vol. 21 No. 2 Jurnal, Pengelola
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.199 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.1095

Abstract

Index Globe Vol. 21 No. 2 Jurnal, Pengelola
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 21, No 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.232 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2019.21-2.1100

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 11