cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Agustus" : 15 Documents clear
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Melalui Kegiatan Penyusunan Soal berbasis High Order Thingking Skills dan Analisisnya bagi Dosen Poltekkes Negeri Tanjung Karang Undang Rosidin; Dina Maulina; Nina Kadaritna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.3665

Abstract

ABSTRAK Pembuatan soal yang baik dan benar menjadi sayarat utama dalam menunjang kompetensi profesional pedagogik seorang dosen. Pembuatan soal merupakan bagian dari penilaian yang bertujuan untuk mengukur kompetensi minimal capaian yang diperoleh peserta didik setelah melaksanakan pembelajaran. Penerapan penilaian High Order Thinking Skills (HOTs) menjadi landasan pada sebuah penilaian dengan kemampuan pada ranah kognitif menganalisis, mensintesis dan mengevaluasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan  pembinaan dosen melalui bimbingan teknis ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional Dosen Poltekkes Negeri Tanjung Karang mengenai bentuk penilaian konvensional dan otentik berbasis High Order Thingking Skills. Metode pembinaan bimtek yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menerapkan strategi kontekstual, yaitu mengaitkan antara teori dengan praktik yang disampaikan  dengan metode praktik terbimbing yaitu sistim pengajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah yang dihadapi dosen program studi Teknologi Laboratorium Medis, Program Sarjana Terapan sebanyak 20 orang. Kegiatan bimtek memberikan wawasan dan peningkatan pemaham dosen mengenai Penyusunan kisi-kisi dan analisis soal HOTs. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta bernilai positif mengalami peningkatan dengan rataan skor N-gain sebesar 79 (dalang katagori tinggi). Kajian utama materi pembinaan yang memiliki tingkat pemahaman paling rendah adalah membuatan kisi soal dengan tingkatan kognitif C4, C5 dan C6. Dengan demikian, kegiatan bimbingan teknis dikatagorikan baik dengan berhasil meningkatkan pemahaman peserta secara menyeluruh baik secara teori maupun praktik kerja.Kata Kunci: HOTs; kompetensi pedagogik; pengembangan soal; penilaian.Increasing Pedagogic Competence through Question Forming Activities based on High Order Thingking Skills and Their Analysis for Lecturers of the State Polytechnic of Tanjung Karang ABSTRACTMaking good and correct from a questions becomes the main consideration in supporting the pedagogical professional competence of a lecturer. The making of questions is part of the assessment which aims to measure the minimum competency of the achievements obtained by students after accomplishing the learning. The application of High Order Thinking Skills (HOTs) assessments forms the basis of an assessment with the ability in the cognitive domain to analyze, synthesize and evaluate. The purpose of this activity was to provide guidance to lecturers through technical guidance is to improve the professional competence of Tanjung Karang State Polytechnic Lecturers regarding conventional and authentic assessment forms based on High Order Thingking Skills. The technical guidance method used in this activity are applying contextual strategies, namely linking theory with practice delivered with guided practice methods, namely teaching systems oriented to solving problems faced by lecturers of Medical Laboratory Technology Study Program, Applied Bachelor Program as many as 20 people. The bimtek activity provided insight and increased understanding of lecturers regarding the compilation of the grid and analysis of HOTs questions.The results of the activity showed that there was an increase in the understanding of positive-valued participants that had increased with an average N-gain score of 79 (high category). The main study of coaching material that has the lowest level of understanding is to make a grid of questions with cognitive levels C4, C5 and C6. Therefore, the technical guidance activities are categorized as good by successfully increasing participants' overall understanding both in theory and work practice.Keywords: HOTs; pedagogical competence; problem development; assessment. 
Pelatihan Manajemen Keuangan Rumah Tangga Di Lingkungan RPTRA Asthabrata Endang Pitaloka; Teguh Prasetio
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2489

Abstract

Abstrak Kegiatan Pelatihan Manajemen Keuangan Rumah Tangga ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Asthabrata. Adapun tujuan kegiatan ini adalah: Memberikan pengetahuan mengelola keuangan yang baik bagi rumah tangga; Membantu mitra menyusun prioritas kebutuhan rumah tangga; Membantu mitra mengalokasikan kebutuhan rumah tangga; Membantu mitra menyusun dan menerapkan perancanaan keuangan rumah tangga. Metode pelaksanaan program terdiri dari: Sosialisasi program dan FGD; Pelatihan; Bimbingan dan Pendampingan; Evaluasi program melalui observasi dan kuesioner. Pelatihan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan pengelola RPTRA Asthabrata. Berdasarkan hasil obseravasi dan data kuesioner diketahui bahwa setelah mengikuti program pelatihan pengetahuan peserta mengenai manajemen keuangan rumah tangga meningkat; peserta mampu menyusun dan menerapkan rencana keuangan rumah tangga menggunakan formulir dan amplop perencanaan keuangan rumah tangga; peserta dapat membedakan kebutuhan rumah tangga berdasarkan prioritas kebutuhan dengan keinginan konsumsi rumah tangga; terjadi perubahan pola konsumsi rumah tangga dimana peserta dapat mengalokasikan pengeluaran rumah tangga sesuai dengan konsep keuangan rumah tangga ideal; 29% peserta mampu memiliki dan tabungan; 15% peserta memiliki arus kas negatif. Secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa program pelatihan berjalan efektif dan mampu merubah perilaku dan pola keuangan rumah tangga.Kata Kunci: ibu rumah tangga; manajemen keuangan rumah tangga; RPTRA. Household Financial Management Training in the Asthabrata RPTRAAbstractThe family financial management training is part of the community service program. This training is carried out in Asthabrata's Child-Friendly Integrated Public Space (RPTRA). The objectives of this training are to provide family financial management knowledge, to identify household needs prioritize, to suggest the ideal allocation of household needs, to implement family financial planning. The program implementation method consists of socialization and FGD; training; consultation and coaching; evaluation through observation and questionnaires. The training attended by 35 housewives and RPTRA Asthabrata staffs. Based on observations and questionnaire data, the result showed that after participating in the training program the level of family financial management knowledge increased; participants were able to compile and implement a family financial plan using forms and family financial planning envelopes; participants can distinguish household needs based on priority needs with the desire for household consumption; there is a change in household consumption pattern where participants can allocate an ideal household expenditure; 29% of participants own saving fund; 15% of participants have a negative cash flow. Overall, it can be concluded that the training program runs effectively.Keywords: family financial management; houswives; RPTRA
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Pengelolaan Usaha Rumahan di Tangerang Selatan Esust Setiawati; Siti Rozinah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2611

Abstract

Keberdayaan kaum perempuan di bidang ekonomi adalah salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan.  Kaum perempuan juga mempunyai andil besar dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat. Salah satunya kaum perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan melakukan kegiatan usaha produktif  rumah tangga, dengan memproduksi dan menjual makan rumahan. Peluang bisnis makanan rumahan masih terbuka karena makanan rumahan merupakan makanan pokok masyarakat, dimana makanan tersebut dibutuhkan setiap saat. Bisnis makanan rumahan tidak terlalu sulit dilakukan, karena ibu-ibu rumah tangga dapat melakukan kegiatan produksi atau memasak sekaligus untuk keluarganya dan bahan bakunya mudah diperoleh di pasar-pasar tradisional.  Kegiatan pengabdian masyarakat  ini, bertujuan untuk (1) memanfaatkan potensi ibu rumah tangga untuk memperoleh penghasilan tambahan guna menopang ekonomi keluarga. (2) Meningkatkan perekonomian/kesejahteraan keluarga. Luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah  Ibu-ibu Rumah Tangga RW 04, Kelurahan Pisangan Timur, Cirendeu, dapat memperbaiki manajemen usaha dan mencari peluang usaha yang dapat dilakukan dari rumah tanpa harus meninggalkan keluarga.Kata Kunci: ekonomi keluarga; ibu rumah tangga; pemberdayaan; usaha rumahanEmpowerment Of Household Mothers In Efforts To Improve The Family Economy Through Management Of Home Business In South TangerangABSTRACTThe success of women in the economic field is one indicator of welfare. Women also have a big role in poverty alleviation activities through community empowerment. One of them is women can improve welfare by carrying out household business activities, by producing and selling home. Home-based food business opportunities are still open because home-based food is community food, where food is needed all the time. Home-based food business is not too difficult to do, because housewives can do production or cooking activities at the same time for agriculture and raw materials are easily obtained in traditional markets. This community service activity aims to (1) utilize the potential of households to obtain additional benefits to support the family's economy. (2) Improve family finances / welfare. The outputs of community service activities are Housewives of RW 04, Kelurahan Pisangan Timur, Cirendeu, can improve business management and look for business opportunities that can be done from home without having to open a family.Keywords: empowerment; family economy; housewife; home business. 
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Untuk Mendorong Peningkatan Kualitas Siswa Tingkat SMA Ika Purnamasari; Memi Nor Hayati; Desi Yuniarti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.3565

Abstract

Karya tulis ilmiah (KTI) merupakan karya ilmiah yang ditulis dengan mengikuti kaidah ilmiah. Kaidah ilmiah sebagai syarat utama dalam penulisan sebuah karya dimaksudkan agar karya yang dihasilkan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Tujuan kegiatan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah yaitu menumbuhkan minat, semangat, serta ide kreatif dan inovatif dari siswa-siswi kelas X dan XI SMAN 5 Samarinda untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah penulisan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Seluruh peserta pelatihan mengikuti kegiatan hingga akhir dengan tingkat kehadiran sebesar 100%. Peserta kegiatan antusias untuk bertanya, mengeksplorasi ide, serta mengemukakan pendapat. Dengan demikian, kedepannya diharapkan adanya kegiatan lanjutan dengan melibatkan guru pendamping untuk mengoptimalkan perannya dalam penyusunan karya tulis ilmiah bagi peserta didik.Kata Kunci: kaidah ilmiah; KTI; peserta didik. Training on Writing Scientific Papers to Encourage Quality Improvement of High School Level Students ABSTRACT The scientific paper is an essay written by following scientific rules that are the main requirement so that the resulting essay can be justified scientifically. The purpose of the training is to increase the interest, enthusiasm, creative, and innovative ideas from students of class X and XI of SMAN 5 Samarinda to create a scientific paper that is following the rules. Based on the implementation of the training, it can be concluded that it is run well and received support from the school. All participants follow this activity until the end with an attendance rate of 100%. They are enthusiastic to ask, explore, and express their ideas and opinions. Then, in the future, it is expected that there will be further activities involving the teachers to optimization the role of assistants to create their student’s scientific papers.Keywords: scientific paper; scientific rules; students.
Program Penyuluhan Pra Nikah untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Pernikahan Islami Karimulloh Karimulloh; Ratih Arruum Listiyandini; Chandradewi Kusristanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.2893

Abstract

Islam mengatur cara memilih pasangan yang ideal dan menjelaskan hak dah kewajiban yang akan dilaksanakan setelah mereka berumah tangga. Namun meningkatnya perceraian di Indonesia adalah sebuah pertanda mengenai ketidaksiapan pasangan suami istri terhadap hak dan kewajiban mereka dalam melaksanakan tugasnya. Penyuluhan persiapan pranikah perpektif Islam ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah sehingga dapat mempersiapkan mereka dalam memilih pasangan hidup dan mengemban tanggung jawab dalam pernikahan. Penyuluhan ini memberikan tema-tema menarik seperti konsep memilih pasangan hidup, proses ta’aruf dan Khitbah, hak dan kewajiban suami istri, serta mempersiapkan keturunan yang sholih dari sisi Islam dan psikologi. Partisipan penyuluhan adalah remaja akhir dan dewasa muda yang belum menikah baik laki-laki maupun perempuan. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan partisipan mengenai persipan pranikah perspektif IslamKata kunci: pra-nikah; pernikahan; islam; penyuluhan Islamic Perspective Pre-Marriage Extension Program to Increase Knowledge of Islamic MarriageABSTRACT Islam regulates how to choose the ideal partner and explains the rights and obligations that will be carried out after they are married. However, the increasing rate of divorce in Indonesia is a sign of the unpreparedness of married couples towards their rights and obligations in carrying out their duties. Education of Islamic perspective premarital preparations has been done done to increase the knowledge of the late adolescents regarding the concept of sakinah, mawaddah, wa rahmah and also to prepare their readiness to choose partner based on Islamic criteria and for being more thoughtful about responsibility in marriage life. This program provides interesting themes such as the concept of choosing a spouse, the process of ta'aruf and khitbah, the rights and obligations of husband and wife, and offspring issues from the side of Islam and psychology. Participants are single late teenagers and young adult, both men and women. Outreach results indicate an increase in participants' knowledge regarding the concept of marriage in Islamic perspective.Key words: pre-marital; marriage; islam; education

Page 2 of 2 | Total Record : 15